Episode 3 Lahirkan anakku.

"Ada apa dengan Alvano kenapa dia tiba-tiba seperti ini. Ini gawat bagaimana jika Alvano melihat bekas-bekas merah di leherku. Aku tidak mau sampai Alvano tahu. Jika aku baru saja bercinta dan semuanya benar-benar bisa berantakan," batin Diandra dengan penuh ketakutan.

"Sayang apa yang kamu lakukan?" Diandra yang langsung menghentikan Alvano dengan mendorong Alvano dan membuat Alvano berhenti mencium Diandra dengan nafas Alvano naik turun dan dari tatapan matanya yang penuh dengan nafsu.

"Aku ingin kita melakukannya," ucap Alvano dengan suara seraknya yang kembali ingin meraup bibir Diandra. Namun Diandra menahan dengan mendorong dada Alvano dengan wajah bingungnya.

"Sayang apa yang kamu katakan. Bukannya kalau ingin membobol ku. Kita harus menikah dulu. Perawan ku hanya untuk kamu. Jadi jangan melakukannya sekarang. Kita belum sah dan itu komitmen kita," ucap Diandra dengan panik.

"Kamu harus melahirkan anakku Diandra. Aku tidak ingin kehilangan Perusahaanku. Jadi kamu harus mempunyai anak," ucap Alvano yang membuat Diandra bingung dengan apa yang telah dikatakan Alvano.

"Sayang apa maksud kamu melahirkan anak kamu? aku tidak mengerti sayang?" tanya Diandra.

"Aku sudah mengatakan kita harus melakukannya sekarang," tegas Alvano.

"Sayang Aku tidak mau melakukannya sebelum kita menikah. Kamu tahu sendiri sayang jika aku selama ini menjaga kehormatanku dan kesucianku hanya untuk kamu seorang," ucap Diandra dengan penuh Drama yang padahal baru saja dia bercinta dengan seorang pria yang baru ditemuinya tadi. Jadi bagaimana mungkin dirinya masih suci.

Hahhhhhh

Alvano menghela nafas dan langsung bangkit dari tubuh kekasihnya itu yang mencoba untuk menenangkan dirinya dan tidak memaksa kekasihnya untuk melakukan hal tersebut. Karena dia tahu prinsip dari kekasihnya yang memang tidak ingin bercinta sebelum adanya ikatan suci dan selama ini hubungan mereka yang memang terlihat bebas tapi tidak sampai ke arah sana dan hanya sekedar saling memberi kenikmatan satu sama lain saja.

Huhhhh.

Diandra juga menghela nafasnya yang lega bisa menghentikan Alvano untuk tidak menyentuhnya. Diandra juga merapi rapikan pakaiannya dan terutama di bagian atas lehernya agar tidak terlihat adanya kemerahan akibat jejak yang ditinggalkan Gilbert.

"Sayang ada apa sebenarnya. Kenapa kamu malam-malam datang ke tempatku dan melakukan hal tersebut. Kamu biasanya seperti ini dan kamu juga tiba-tiba minta dilahirkan anak. Memangnya aku lembu apa," ucap Diandra heran dengan Alvano.

"Diandra aku ingin kamu melahirkan anakku dan kita memang harus menikah agar kamu bisa melahirkan anakku," ucap Alvano yang membuat Diandra kaget.

"Iya, kita pasti menikah dan aku pasti akan melahirkan anak-anak yang lucu untuk kamu. Tapi semuanya butuh waktu sayang dan kita berdua belum ada rencana untuk ke arah sana," ucap Diandra.

"Tapi kita harus menikah dalam waktu bulan ini," tegas Alvano.

"Apah!" pekik Diandra wajah kagetnya.

"Sayang apa yang kamu katakan. Kenapa tiba-tiba mengajakku menikah. Kamu ini benar-benar sangat aneh sayang," ucap Diandra yang tidak habis pikir dengan permintaan kekasihnya yang tidak masuk akal

"Diandra sepupuku tiba-tiba datang dari Amerika. Kamu tahu Eyang sekarang akan meletakkannya di Perusahaan dan kamu tahu Eyang juga akan memberikan hak Perusahaan sebagian kepadanya. Perusahaan tidak akan dialihkan begitu saja kepadaku. Tanpa aku memiliki keturunan," jelas Alvano pas kekasihnya itu.

"Dan jika dia duluan yang menikah dan memiliki keturunan maka alih Perusahaan utama akan menjadi miliknya dan aku tidak. Jadi karena itu kita berdua harus menikah secepatnya dan memiliki keturunan secepatnya," tegas Alvano.

"Ya tapi aku tidak mungkin menikah dengan kamu secepat itu sayang," ucap Diandra pasti menolak mentah-mentah hal tersebut.

"Sayang aku tidak mungkin menikah dengan kamu dan karirku sedang naik. Sayang aku rasa kamu sangat memahami ku. kamu tahu. ini adalah pekerjaan ku dan pekerjaan ini tidak mudah sayang. Kita menikah, lalu punya anak dan itu artinya tubuhku akan berubah. Jadi tidak mungkin aku menjadi model lagi," ucap Diandra.

"Tetapi jika kita tidak menikah. Aku harus apa lagi. Aku harus diam saja. Di saat Perusahaan yang sudah aku kembangkan dengan baik, harus aku serahkan begitu saja pada seseorang yang baru datang. Itu yang kamu yang inginkan," ucap Alvano.

"Sayang memiliki keturunan tidak harus menikah dan masih banyak cara lain. Ini juga sudah zaman modern," ucap Diandra yang tiba-tiba mengeluarkan ide.

"Apa maksud kamu. Maksud kamu. Kita tidak harus menikah dan kita punya anak tanpa menikah begitu?" tanya Alvano.

"Aduh gawat juga kalau aku menikah dengan Alvano dalam bulan ini. Alvano bisa tahu kalau aku sudah bolong dan aku juga tidak sempat buat operasi rapat," batin Diandra panik.

"Hmmmm, maksud aku gini sayang. Kita akan menikah. Tapi tidak mungkin dalam bulan ini dan oke aku tidak langsung hamil. Karena aku juga terikat kontrak. Tapi untuk pernikahan saat ini itu sangat memburu," ucap Diandra.

"Ya tadi kamu bilang apa. Bukannya apa yang kamu katakan barusan adalah masukan untuk kita menikah," sahut Alvano.

"Sayang bukan begitu. Jika memang syarat untuk mendapatkan Perusahaan utama menjadi milik kamu. Hanya bisa dengan keturunan. Ya sudah kamu bisa memiliki anak dari wanita lain," ucap Diandra yang tiba-tiba saja mempunyai ide konyol.

"Apa maksud kamu. Kamu menyuruhku untuk menikah dengan wanita lain. Diandra apa yang kamu katakan sangat tidak masuk akal. Kita yang berhubungan, kita yang berpacaran dan kita bisa menikah bukan malah menyuruhku dengan orang lain," Alvano marah-marah dengan ide konyol kekasihnya yang tidak masuk akal itu.

"Sayang kamu tenang dulu. Kamu jangan langsung marah-marah seperti itu. Maksud aku begini. Kamu tidak perlu menikahi wanita itu. Kamu hanya perlu membayar rahimnya untuk mengandung anak kamu dan setelah anak kamu lahir dari wanita itu ya sudah. Perusahaan akan jadi milik kamu," jelas Diandra. Alvano diam yang memikirkan perkataan kekasihnya itu.

"Bagaimana ide aku bagus kan dan setelah anak itu lahir dan waktunya sudah tepat kita akan menikah. Aku tidak perlu punya anak lagi. Karena aku sudah punya anak dari kamu dan tugasku hanya membesarkan anak itu dan itu sama saja anak kita berdua," lanjut Diandra.

"Jadi kamu ingin keturunanku dari wanita bayaran, pelacur maksud kamu," ucap Alvano.

"Sayang. Tidak harus pelacur. Aku juga tidak ingin nantinya anakku lahir dari rahim seorang pelacur. Sayang kamu itu punya banyak uang dan aku rasa membayar wanita yang seperti yang kamu inginkan yang sesuai standar kamu bukanlah hal yang sulit. Itu akan mudah kita dapatkan. Yang terpenting kamu fokus saja. Maka semuanya akan baik-baik saja," ucap Diandra.

Alvano diam saja dengan mengusap wajahnya dengan ke-2 tangannya dan Alvano yang terlihat frustasi dengan masalah yang dihadapinya begitu banyak dan belum lagi ditambah dengan ide konyol kekasihnya yang kurang disetujuinya.

Alvano mungkin hanya ingin memiliki keturunan dari wanita yang sudah menjadi kekasihnya dan bukan dari wanita lain yang seperti apa yang dikatakan kekasihnya kepadanya.

Memang zaman sekarang pasti banyak wanita yang meminjamkan rahimnya untuk mengandung anak seseorang apalagi jika mendengar bayaran yang mahal. Belum lagi pria itu adalah Alvano.

Bersambung

Terpopuler

Comments

NiaNia

NiaNia

pret

2024-06-06

2

josefina matongo

josefina matongo

🤮

2024-04-30

0

Bivendra

Bivendra

duh nnt qm akan menyesal alvano saat qm tw bhwa yg qm puja² dgn mudahnya celup² sana sini tp sm qm gx mw🤣🤣🤣🤣

2024-04-25

0

lihat semua
Episodes
1 Episode 1 Hasrat Pasangan kekasih
2 Episode 2 Ternyata bermain Api.
3 Episode 3 Lahirkan anakku.
4 Episode 4 Rahim Wanita itu.
5 Episode 5 Kehidupan Kyarra.
6 Episode 6. 5 Miliyar lahirkan anakku
7 Episode 7 Butuh uang
8 Episode 8 Tidak punya pilihan.
9 Episode 9 Perkenalan dengan Eyang.
10 Episode 10 Pernikahan.
11 Episode 11 Sah.
12 Episode 12 Malam untuk Alvano dan Kyarra.
13 Episode 13 Suami penuh kesabaran.
14 Episode 14 Harus tinggal bersama.
15 Episode 15 Melihatnya diam-diam.
16 Episode 16 Simpatik
17 Episode 17 Ciuman yang menagih.
18 Episode 18 Tidak tahan LDR dan akhirnya menyusul.
19 Episode 19 Permintaan Alvano.
20 Episode 20 Malam panas untuk keduanya.
21 Episode 21 Permainan panas
22 Episode 22 keributan manis suami istri.
23 Episode 23 Hasrat Alvano
24 Episode 24 Hubungan Panas di lift
25 Episode 25 ciuman romantis.
26 Episode 26 Cantik dan elegan
27 Episode 27 Pembicaraan menegangkan.
28 Episode 28 Pemaksaan Alvano.
29 Episode 29 suami istri lagi marahan.
30 Episode 30 Perjuangan Kyarra.
31 Episode 31 Malam untuk pasangan suami istri.
32 Episode 32 semakin panas.
33 Episode 33 Hubungan panas Diandra dan Darren.
34 Episode 34 Pernyataan Darren.
35 Episode 35 Pasangan manis.
36 Episode 36 Cemburu pada suami itu wajar
37 Episode 37 Amanda vs Kyarra.
38 Episode 38 Hampir Ketahuan.
39 Episode 39 Lawannya bukan Kyarra.
40 Episode 40 Akhirnya.
41 Episode 41 Mual.
42 Episode 42 Menuruti istri hamil.
43 Episode 43 mendapatkan pelecehan.
44 Episode 44 Istri mode manja
45 Episode 45 Tiba-tiba cemburu
46 Episode 46 Perasaan yang aneh.
47 Episode 47 Panas
48 Episode 48 Musibah.
49 Episode 49 Ruangan menjadi panas.
50 Episode 50 Hampir Saja
51 Episode 51 Istri mulai aneh.
52 Bab 52 Alvano sweet.
53 Episode 53 Ada Rahasia.
54 Episode 54 Kemarahan Darren
55 Bab 55 Hampir saja.
56 Episode 56 Detik-detik ketahuanm
57 Episode 57 kualat.
58 Episode 58 ketakutan Alvano.
59 Episode 59 Yang terjadi.
60 Episode 60 Keanehan.
61 Episode 61 Jadi Ribut
62 Episode 62 Maaf.
63 Episode 63 kabar bahagia atau kabar buruk.
64 Episode 64 Apa itu peringatan.
65 Episode 65 Ribut.
66 Episode 66 Menyelidiki.
67 Episode 67 Berbaikan.
68 Episode 68 Rencana Amanda.
69 Episode 69 Keputusan berat
70 Episode 70 Dalam bahaya.
71 Episode 71 Situasi menegangkan.
72 Episode 73 Pilihan.
73 Episode 73 Perpisahan jauh lebih baik
74 Episode 74 Mengetahui m
75 Episode 75 Jebakan Amanda.
76 Episode 76 Amanda dan Ramon.
77 Episode 77 Ketulusan Diandra.
78 Episode 78 Hancur.
79 Episode 79 Karma Amanda.
80 Episode 80 Rahasia terbongkar.
81 Episode 81 Akhirnya seperti itu.
82 Untuk Pembaca
Episodes

Updated 82 Episodes

1
Episode 1 Hasrat Pasangan kekasih
2
Episode 2 Ternyata bermain Api.
3
Episode 3 Lahirkan anakku.
4
Episode 4 Rahim Wanita itu.
5
Episode 5 Kehidupan Kyarra.
6
Episode 6. 5 Miliyar lahirkan anakku
7
Episode 7 Butuh uang
8
Episode 8 Tidak punya pilihan.
9
Episode 9 Perkenalan dengan Eyang.
10
Episode 10 Pernikahan.
11
Episode 11 Sah.
12
Episode 12 Malam untuk Alvano dan Kyarra.
13
Episode 13 Suami penuh kesabaran.
14
Episode 14 Harus tinggal bersama.
15
Episode 15 Melihatnya diam-diam.
16
Episode 16 Simpatik
17
Episode 17 Ciuman yang menagih.
18
Episode 18 Tidak tahan LDR dan akhirnya menyusul.
19
Episode 19 Permintaan Alvano.
20
Episode 20 Malam panas untuk keduanya.
21
Episode 21 Permainan panas
22
Episode 22 keributan manis suami istri.
23
Episode 23 Hasrat Alvano
24
Episode 24 Hubungan Panas di lift
25
Episode 25 ciuman romantis.
26
Episode 26 Cantik dan elegan
27
Episode 27 Pembicaraan menegangkan.
28
Episode 28 Pemaksaan Alvano.
29
Episode 29 suami istri lagi marahan.
30
Episode 30 Perjuangan Kyarra.
31
Episode 31 Malam untuk pasangan suami istri.
32
Episode 32 semakin panas.
33
Episode 33 Hubungan panas Diandra dan Darren.
34
Episode 34 Pernyataan Darren.
35
Episode 35 Pasangan manis.
36
Episode 36 Cemburu pada suami itu wajar
37
Episode 37 Amanda vs Kyarra.
38
Episode 38 Hampir Ketahuan.
39
Episode 39 Lawannya bukan Kyarra.
40
Episode 40 Akhirnya.
41
Episode 41 Mual.
42
Episode 42 Menuruti istri hamil.
43
Episode 43 mendapatkan pelecehan.
44
Episode 44 Istri mode manja
45
Episode 45 Tiba-tiba cemburu
46
Episode 46 Perasaan yang aneh.
47
Episode 47 Panas
48
Episode 48 Musibah.
49
Episode 49 Ruangan menjadi panas.
50
Episode 50 Hampir Saja
51
Episode 51 Istri mulai aneh.
52
Bab 52 Alvano sweet.
53
Episode 53 Ada Rahasia.
54
Episode 54 Kemarahan Darren
55
Bab 55 Hampir saja.
56
Episode 56 Detik-detik ketahuanm
57
Episode 57 kualat.
58
Episode 58 ketakutan Alvano.
59
Episode 59 Yang terjadi.
60
Episode 60 Keanehan.
61
Episode 61 Jadi Ribut
62
Episode 62 Maaf.
63
Episode 63 kabar bahagia atau kabar buruk.
64
Episode 64 Apa itu peringatan.
65
Episode 65 Ribut.
66
Episode 66 Menyelidiki.
67
Episode 67 Berbaikan.
68
Episode 68 Rencana Amanda.
69
Episode 69 Keputusan berat
70
Episode 70 Dalam bahaya.
71
Episode 71 Situasi menegangkan.
72
Episode 73 Pilihan.
73
Episode 73 Perpisahan jauh lebih baik
74
Episode 74 Mengetahui m
75
Episode 75 Jebakan Amanda.
76
Episode 76 Amanda dan Ramon.
77
Episode 77 Ketulusan Diandra.
78
Episode 78 Hancur.
79
Episode 79 Karma Amanda.
80
Episode 80 Rahasia terbongkar.
81
Episode 81 Akhirnya seperti itu.
82
Untuk Pembaca

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!