Kesal

"Maaf nyonya, biar mereka saja yang membawa belanjaannya, lebih baik kita temui tuan Tom, beliau sudah menunggu!" ajak mineger pada Asiyah, Asiyah hanya mengangguk mengikuti arah langkah kaki mineger menuju restoran.

"Permisi tuan" sapa sopan mineger pada Tom. Tom menatap datar Asiyah dan nampak acuh pada mineger.

"Duduklah!" seru Tom mengarah pada Asiyah.

"Dan kau kembalilah!" perintah Tom pada mineger super market.

"Baik tuan, saya permisi" Asiyah mengangguk sebagai jawaban. sepeninggal mineger Asiyah duduk di depan Tom. Dan tak butuh lama ada waiters yang menghampiri mereka berdua bertanya menu apa yang akan di pesan

"Pesanlah! dari tadi pagi kamu belum makan kan, dan aku tak mau gara-gara itu kau menyusahkan ku" ketus Tom pada Asiyah.

"Maaf tuan, tapi saya tidak akan makan" tolak Asiyah. Mendengar tolakan Asiyah membuat Tom kesal. padahal Tom sudah baik hati menyuruhnya makan di restoran mahal ini.

"CK! apa kau pikir aku akan meracuni mu" cibir Tom.

"Bukan begitu tuan" jawab Asiyah.

"Sebenarnya apa mau mu?" sarkas Tom tidak sabar.

"Saya tidak menginginkan apa-apa tuan"

"Apa kau yakin tidak akan menyusahkan ku nanti, karena dari tadi pagi kau belum makan bahkan minum saja tidak"

"Saya yakin tidak akan menyusahkan anda tuan"

"Bawakan menu spesial hari ini!" pinta Tom.

"Baik tuan" waiters itu pergi menyiapkan hidangan yang di suru oleh Tom. Asiyah nampak memperhatikan sekitar, nampak begitu ramai pengunjung saat makan siang, setelah terpenjara lama akhirnya dia bisa merasakan kembali dunia luar. Di bilang rindu memang Asiyah tidak menampik hal itu, bahkan dia selalu teringat dengan para rekan juga murid nya.

Waiters datang membawa menu spesial hari ini untuk Tom.

"Silahkan tuan dan nyonya!" ujar waiters membungkuk sopan seraya undur diri dari hadapan Tom dan Asiyah.

"Cepat makanlah!"

"Tidak tuan, terima kasih" tolak Asiyah lagi. Tom merasa sangat kesal mendapat tolakan dari Asiyah, padahal dia sudah mencoba untuk lebih baik, tapi Asiyah malah menyulut emosinya kembali, hilang sudah nafsu makan Tom. Dia segera berdiri menatap Asiyah tajam.

"Go home!" sarkas Tom. Asiyah menatap hidangan yang ada di meja belum di sentuh oleh Tom.

"Tapi-"

"Pulang!" Tom melangkah terlebih dahulu meninggalkan Asiyah. Asiyah hanya bisa menarik nafas dalam, dia tahu Tom marah. Dia pun mengikuti langkah Tom yang cepat.

BRAK!!

Tom menutup pintu mobil dengan keras, Asiyah memejamkan mata, sedikit takut dan shok. Gio memperhatikan dari belakang bersama dengan para bodyguard yang mengikuti Tom. Asiyah menatap ke arah Gio, Gio mengangguk sebagai isyarat agar Asiyah segera naik ke dalam mobil. Asiyah pun membuka pintu dan dia duduk kembali di sebelah Tom. Mobil melaju dengan kecepatan tinggi, sebelum Asiyah selesai memasang sabuk pengaman. Di dalam hati Asiyah tak henti-hentinya berdoa dan berdzikir karena Tom menyalip semua kendaraan yang ada di depannya. Tidak sampai lima belas menit mereka sudah sampai di rumah. Tom menghentikan mobilnya di depan teras, bergegas dia turun dan membanting lagi pintu mobil dengan kasar, meninggalkan Asiyah yang masih di dalam. Lagi-lagi Asiyah menenangkan dadanya dan beristigfar dalam hati. Asiyah turun dari mobil, sampai di dalam dia berpapasan dengan Bu Lena.

"Kau sudah datang" tanya Bu Lena. Asiyah mengangguk sebagai jawaban. Asiyah pamit pada Bu Lena ke kamar untuk melaksanakan sholat.

BRAK!!

Mendengar suara itu Bu Lena memincingkan mata menatap Asiyah yang ada di depannya . Asiyah hanya diam lalu dia melangkah menuju kamar nya. Bu Lena hanya menggelengkan kepala. Dia hendak melangkah tapi di kejutkan oleh Gio yang berdiri di depan nya.

"Ada apa lagi dengan mereka?" lirih Bu Lena bertanya pada Gio. Gio menggeleng.

"Entahlah, mereka sulit sekali di tebak, padahal tadi mereka baik-baik saja" ucap Gio menghela nafas panjang.

Di kamar Tom uring-uringan. Padahal dia sudah mencoba bersikap baik pada Asiyah untuk menebus rasa bersalah nya, tapi lagi-lagi Asiyah membuat Tom geram.

"Shit!! beraninya dia padaku!" monolog Tom sendiri kesal mengingat perlakuan Asiyah.

"Kenapa juga aku harus khawatir pada nya sedangkan dia_haaa!" Tom meninju udara.

Drttt...

Ponsel Tom bergetar, sempat dia tak perduli, tapi ponselnya terus bergetar. Dengan kesal Tom melihat layar ponsel nya terpampang wajah wanita baya yang cukup cantik (mama) gesernya tombol hijau.

"Tumben mama nelfon?" sarkas Tom.

'Kakakmu akan mengadakan acara tujuh bulan kehamilannya, tak bisakah kau hadir?' mendengar itu Tom memejamkan matanya.

"Bukannya mama yang menginginkan Tom jauh dari kalian?"

'Hem, kau sudah dewasa Tom, dan cukup mudah bagimu untuk menelaah'

"Jika aku berhasil, apa kah aku bisa menentukan pilihan ku?"

"Semua itu kembali pada mu"

Terpopuler

Comments

Ds Phone

Ds Phone

dia pilih kamu ke

2025-03-13

0

Sugiharti Rusli

Sugiharti Rusli

apa selama ini si Tom ditekan yah sama keluarganya,,,

2024-07-17

1

Aprillia siska

Aprillia siska

lanjutin kk,bagus ceritanya ❤️

2024-07-16

0

lihat semua
Episodes
1 Prolog
2 Tawanan
3 Aku Kembali
4 Sebuah Pilihan
5 Bertemu
6 POV Tommy
7 Tuan Kejam
8 POV Author
9 Panik
10 Ikhlas
11 POV Author
12 Menurut
13 POV Tom 2
14 Musim semi
15 Dosakah Bila Membencinya
16 Identitas Asiyah
17 Beradu Pandang
18 Pergi Bersama
19 Ada Apa Dengan Perasaan ku?
20 Kesal
21 Kenapa Harus Peduli
22 Lelah
23 Pergi
24 Status Kita Sama
25 Jauh
26 Asiyah Vs Tom
27 Menebus Kesalahan
28 Kecelakaan
29 Terluka
30 Bertahanlah
31 Hukuman
32 Mimpi
33 Seni seviyorum
34 Bangunlah
35 Berdebar
36 Sengsara
37 Cantik
38 Bukan Mahram
39 Satu Bulan
40 Berlapang Dada
41 Jodoh
42 Dengan Cara ku
43 Ceroboh
44 Makan Malam
45 Menjadi Kekasih Ku
46 Menikahlah Dengan Ku
47 Pengakuan Tom
48 Imam Yang Baik
49 Kedatangan Aslan Dan Khadijah
50 Apa Saya Boleh Memilih?
51 Ingin Memastikan
52 Apa Mungkin Aku Jatuh Cinta
53 Ikhlas Itu Sulit
54 Mawas Diri
55 Pendapat Ku
56 Sah
57 Pengantin Baru
58 Berhasil
59 Mengagumi
60 Bertekuk Lutut
61 Bagian Keluarga
62 Terpenjara Dalam Hidupku
63 Menari-nari
64 Panggil Aku 'Mas'
65 Duduk Berdua
66 Tumbuh Perasaan
67 Berawal Dari Kejahatan
68 Menggenggam Tangan Asiyah
69 Mulai Dari Hal Kecil
70 Kecewa
71 Menemukan Kedamaian
72 Ke Caffe
73 Terobsesi Oleh Wanitamu
74 Kehidupan Masing-masing
75 Sekeras-kerasnya Batu Bila Terkena Hujan Akan Retak
76 Bisa Istiqomah
77 Belum Pantas
78 Mengetahui Kenyataan
79 Cinta Atau Obsesi
80 Awal Yang Baik
81 Menjadi Suami Seutuhnya
82 Bulan Madu
83 Bersalah
84 You're My Life
85 Hadiah Terindah
86 Adam Syamil Dirga
87 Pembawa Rizki
88 Pernikahan Kontrak
89 Ulang Tahun Pernikahan
90 Epilog
Episodes

Updated 90 Episodes

1
Prolog
2
Tawanan
3
Aku Kembali
4
Sebuah Pilihan
5
Bertemu
6
POV Tommy
7
Tuan Kejam
8
POV Author
9
Panik
10
Ikhlas
11
POV Author
12
Menurut
13
POV Tom 2
14
Musim semi
15
Dosakah Bila Membencinya
16
Identitas Asiyah
17
Beradu Pandang
18
Pergi Bersama
19
Ada Apa Dengan Perasaan ku?
20
Kesal
21
Kenapa Harus Peduli
22
Lelah
23
Pergi
24
Status Kita Sama
25
Jauh
26
Asiyah Vs Tom
27
Menebus Kesalahan
28
Kecelakaan
29
Terluka
30
Bertahanlah
31
Hukuman
32
Mimpi
33
Seni seviyorum
34
Bangunlah
35
Berdebar
36
Sengsara
37
Cantik
38
Bukan Mahram
39
Satu Bulan
40
Berlapang Dada
41
Jodoh
42
Dengan Cara ku
43
Ceroboh
44
Makan Malam
45
Menjadi Kekasih Ku
46
Menikahlah Dengan Ku
47
Pengakuan Tom
48
Imam Yang Baik
49
Kedatangan Aslan Dan Khadijah
50
Apa Saya Boleh Memilih?
51
Ingin Memastikan
52
Apa Mungkin Aku Jatuh Cinta
53
Ikhlas Itu Sulit
54
Mawas Diri
55
Pendapat Ku
56
Sah
57
Pengantin Baru
58
Berhasil
59
Mengagumi
60
Bertekuk Lutut
61
Bagian Keluarga
62
Terpenjara Dalam Hidupku
63
Menari-nari
64
Panggil Aku 'Mas'
65
Duduk Berdua
66
Tumbuh Perasaan
67
Berawal Dari Kejahatan
68
Menggenggam Tangan Asiyah
69
Mulai Dari Hal Kecil
70
Kecewa
71
Menemukan Kedamaian
72
Ke Caffe
73
Terobsesi Oleh Wanitamu
74
Kehidupan Masing-masing
75
Sekeras-kerasnya Batu Bila Terkena Hujan Akan Retak
76
Bisa Istiqomah
77
Belum Pantas
78
Mengetahui Kenyataan
79
Cinta Atau Obsesi
80
Awal Yang Baik
81
Menjadi Suami Seutuhnya
82
Bulan Madu
83
Bersalah
84
You're My Life
85
Hadiah Terindah
86
Adam Syamil Dirga
87
Pembawa Rizki
88
Pernikahan Kontrak
89
Ulang Tahun Pernikahan
90
Epilog

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!