Darah Perawan

Tatapan mata Zoran yang tajam serta taringnya yang keluar tak membuat Gelya takut. Gadis itu berdiri di depan Zoran dengan tubuh yang sedikit menggigil karena ia sudah basah dengan hujan.

Zoran memasukan kembali taringnya. Ia dengan gerakan cepat masuk ke kamarnya yang ada di lantai dua, dan turun kembali sambil membawa handuk.

"Keringkan tubuhmu. Nanti kamu sakit."

Gelya menerima handuk itu lalu mulai mengeringkan rambutnya dan bagian-bagian tubuhnya yang basah.

"Kenapa kamu ada di depan rumahku pada jam seperti ini. Apakah kamu tidak takut bahaya? Bagaimana jika aku tak ada dan mereka berhasil memangsa kamu?" tanya Zorna. Ia terlihat kesal.

"Apa peduli mu jika aku dimangsa oleh mereka? Biar saja mereka mengisap darahku sampai habis. Bukankah kamu tak mencintai aku? Kamu pernah bilang kalau aku bisa membangkitkan rasa kemanusiaan dalam dirimu yang telah lama hilang namun kenyataannya kamu menunjukan sikap aslimu. Tak punya hati jadi tak mengerti bagaimana terlukanya aku saat aku merasa sangat dicintai lalu dihempaskan begitu saja." Gelya melemparkan handuk yang ada di tangannya. Ia bermaksud akan pergi karena merasa percuma saja datang ke sini. Namun sebelum kakinya sampai di depan pintu, Zoran dengan cepat sudah berdiri di hadapannya.

"Aku memang tak punya hati, Gelya. Dan aku jujur saat mengatakan kalau kamu membangkitkan rasa kemanusiaan dalam diriku yang telah lama hilang." Zoran menatap Gelya. "Aku menghindari mu untuk kebaikan mu sendiri."

"Kalau memang dari awal kamu tahu kalau kehadiran mu di sampingku akan membuat aku dalam bahaya, lalu mengapa kamu mendekatiku?" Gelya melangkah mendekati pintu. "Awas. Jangan halangi langkahku, aku harus pulang."

Zoran tak bergeming.

"Apakah ada pintu lain untuk keluar?" tanya Gelya sambil mengitari seluruh ruangan itu. Ia melihat ada pintu samping. Gelya berlari ke arah sana namun sebelum ia sampai di dekat pintu, Zoran dengan kecepatan bergerak nya segera memeluk Gelya dari belakang. Ia memejamkan matanya. Menghirup harumnya rambut gadis itu. Memendamkan kepalanya di sana.

"Jangan halangi langkahku." kata Gelya berusaha melepaskan diri dari pelukan Zoran namun pada kenyataannya pelukan itu sangat ia rindukan.

Zoran membalikan tubuh Gelya. Menatap ke mata gadis itu dengan tajam. "Sesuatu dalam dirimu begitu kuat mengikat aku. Aku takut semakin dekat denganmu membuat aku tak bisa menahan diri untuk bercinta denganmu dan mengisap darahmu. Aku tak pernah punya perasaan sedalam ini pada vampire manapun apalagi pada manusia. Kamulah orang pertama yang membuat aku memiliki perasaan sedalam ini dan aku takut tak akan bisa menghentikannya. Tak akan bisa melepaskannya."

"Kalau begitu jangan lepaskan."

"Gelya.....!" Zoran langsung mencium perempuan itu dengan sejuta kerinduan yang ia miliki. Gelya pun membalas ciuman itu dengan sama hangatnya. Zoran bahkan mengangkat tubuh gadis itu seperti koala dan tanpa melepaskan ciumannya, ia melangkah menuju ke kamarnya. Secara cepat Zoran menaiki tangga dan masuk ke salah satu kamar yang luas dengan nuansa hitam, putih dan coklat. Ia membaringkan tubuh Gelya di atas ranjang king size nya yang dialasi dengan seprei berwarna putih.

Gelya mendesah pelan saat ciuman Zoran sudah turun ke lehernya.

Zoran memejamkan matanya. Leher Zoran dengan pembuluh darah nya yang bergerak membuat lelaki itu berusaha untuk terus menahan dirinya. Syukurlah malam ini Zoran sudah meminum 2 gelas darah.

Ciuman Zoran kini turun ke bawa. Ia dengan cepat melepaskan kaos Gelya yang basah begitu juga penutup kedua gunung kembarnya.

Gelya memejamkan matanya saat tangan Zoran membelai kulit di dadanya, meremas 2 gundukan itu dengan lembut sementara bibirnya sudah ada di perut Gelya.

Gelya kembali merasakan apa yang dialaminya dalam mimpi.

Saat tangan dingin Zoran menarik turun celana jeans yang dikenakannya, Gelya semakin melambung tinggi. Seluruh kulit tubuhnya menjadi panas.

Zoran membelai lembut paha dalam gadis itu. Memberikan kecupan-kecupan ringan di sana. Seringan bulu. Melepaskan satu-satunya penutup tubuh Gelya yang masih tersisa.

"Zoran.....!" Gelya menjerit tertahan saat ciuman Zoran kini ada di inti tubuhnya. Gadis itu merasakan sesuatu yang belum pernah dirasakannya. Seluruh tubuhnya bergetar saat ia dibawa ke langit yang tertinggi. Merasakan nirwana saat ia ada di atas ranjang milik seorang vampire.

Jantung Gelya berdetak kencang. Keringat dingin membasahi tubuhnya. Namun sebelum ia kembali kembali dari puncak kenikmatannya, ia dapat merasakan kalau Zoran menghentikan gerakannya.

"Why?" tanya Gelya. Ia sedikit mengangkat tubuhnya untuk melihat lelaki itu.

Zoran menunjukan kedua taringnya yang sudah keluar.

"Aku ingin mengisap darahmu, Gelya. Aku tak bisa menahannya."

Gelya memiringkan kepalanya dan menunjukan lehernya. "Lakukanlah."

"Aku tak akan membiarkan orang lain tahu." Zoran menancapkan taringnya di bahu Gelya. Ia memejamkan matanya. Cairan merah milik Gelya sangat lezat. Hampir saja membuat Zoran lupa diri. Ia segera menutup bekas luka itu dengan tangannya. Ia mengecup dahi Gelya dan setelahnya Zoran turun dari ranjang.

"Ada apa?" tanya Gelya. Ia duduk sambil menarik selimut untuk menutupi tubuh polosnya.

Zoran memasukan taringnya kembali. Ia menuju ke kamar mandi dan menguyur tubuhnya dengan air dingin. Berusaha untuk memendam hasrat ingin bercintanya sebagai seorang vampire. Zoran tak ingin merebut sesuatu dalam diri Gelya yang bukan hak nya.

Saat ia keluar dari kamar mandi, Gelya sudah mengenakan pakaiannya kembali.

"Jangan pakai baju basah. Nanti kamu sakit." Zoran membuka lemari pakaiannya, mengeluarkan sebuah kaos berlengan panjang lalu memberikan kaos itu pada Gelya.

Saat Gelya memakainya, kaos Zoran nampak kebesaran di tubuhnya. Gelya mencium harum kaos itu. "Aku suka parfumnya."

Zoran tersenyum. Ia memegang tangan Gelya lalu mengajaknya duduk di atas ranjang.

Tangan Zoran memegang bekas gigitan nya di bahu Gelya.

"Apakah aku akan berubah menjadi vampire?" tanya Gelya.

Zoran tertawa. Zoran membelai wajah Gelya. "Tidak. Saat aku menancapkan taringku di bahumu, aku tak mengeluarkan racun vampire ku. Lagi pula, salah satu cara untuk bisa menjadikan seseorang itu vampire adalah dengan mengisap darahnya sampai habis. Orang tersebut harus di kubur dalam tanah sehingga tak terkena sinar matahari."

"Lalu mengapa tadi kita tidak bercinta?" tanya Gelya penasaran walaupun sebenarnya ia malu.

Zoran terkekeh. "Kamu tadi mengalami puncak kenikmatan."

"Tapi kamu tidak memasukan....."

Zoran tertawa. "Aku memang vampire yang sudah tak perjaka lagi karena sudah bercinta dengan banyak vampire wanita dan juga manusia. Namun, denganmu aku tak ingin melakukan sama seperti yang aku lakukan dengan perempuan lain. Aku ingin merasakan sesuatu yang istimewa. Darah perawan mu ada dalam tubuhku. Sebenarnya itu secara tak langsung telah mengikat dirimu padaku. Darah perawan akan membuat seorang vampire menjadi lebih kuat."

"Apakah aku perawan pertama yang kau hisap darahnya?"

"Tidak. Namun darahmu adalah darah terenak yang pernah aku minum."

"Mengapa?"

"Aku tak tahu."

Zoran menatap Gelya. "Kamu harus lebih hati-hati jika malam hari. Karena seseorang yang sudah pernah digigit oleh vampire akan diketahui oleh vampire yang lain."

"Oh ya?"

"Apalagi jika mereka tahu kalau kamu masih perawan."

"Apakah banyak vampire di sini?"

"Setahu ku hanya beberapa. Namun entah mengapa semakin banyak vampire yang datang ke sini." Zoran memeluk Gelya. "Sayang, jangan kerja malam lagi."

"Kan ada kamu yang menjaga."

"Ya. Tapi aku tak bisa selalu ada di sampingmu. Aku juga perlu mengurus beberapa pekerjaan dan usahaku."

"Kamu punya usaha?"

Zoran mencolek hidung Gelya. "Jadi menurutmu, bagaimana aku bisa membeli rumah mewah ini? Bisa membeli mobil dan motor mewah yang ada di garasi ku? Kamu pikir aku bisa jadi tuyul yang mencuri uang?"

Gelya tertawa. Ia melingkarkan tangannya di lengan Zoran dan menyandarkan kepalanya di lengan kokoh pria itu.

"Zoran, berapa usiamu?"

"Sangat tua. Aku lahir tahun 545 M. Ayahku seorang raja. Aku bangsa Skandinavia. Aku adalah pangeran, putra mahkota. Namun perebutan keserakahan di kerajaan ku membuat adik ayahku berusaha merebut tahta kerajaan. Ayahku mati terbunuh dan kami melarikan diri. Panah dari pasukan pamanku berhasil melukai ku. Panah beracun yang membuat aku hampir mati. Ibuku tak ingin aku mati. Entah bagaimana ia bisa kenal seorang vampire. Seorang wanita tua. Dialah yang menciptakan aku menjadi vampire namun dia harus mati karena dibunuh oleh vampire yang lain. Dia pergi tanpa mengajarkan padaku bagaimana mengendalikan diri sebagai seorang baby vampire." Zoran menghentikan ceritanya sebentar. Sebenarnya menceritakan ini membuatnya harus mengingat perbuatan kejinya di masa lalu.

"Seorang baby vampire selalu penuh amarah dan haus akan darah. Aku membunuh semua keluarga pamanku, membunuh semua pasukannya dan yang lebih mengerikan lagi, aku melukai adik-adik dan ibuku. Mereka awalnya menjadi vampire sepertiku namun ibuku membunuh mereka semua dengan menusuk jantungnya dengan pasak. Dan paling akhir ibuku menghabisi dirinya sendiri. Aku sangat kesepian dan putus asa saat itu. Aku ....!"

"Jangan lanjutkan!" Gelya menutup mulut Zoran dengan tangannya. "Jangan menceritakan sesuatu yang membuat kamu akan kembali bersedih."

Zoran mengecup tangan Gelya. "Terima kasih mau menerima ku walaupun aku seorang vampire."

Gelya mengecup pipi Zoran. "Aku bahagia bersama denganmu, Zoran."

Zoran mengangkat tubuh Gelya dan menaikan ke atas pangkuannya. "Aku pikir kalau aku tak akan pernah jatuh cinta seumur hidupku."

"Berapa usiamu saat diubah menjadi vampire?"

"23 tahun."

"Berarti jika di hitung dari tahun lahirmu, usiamu hampir 1500 tahun?"

"Ya. Dan masih ada vampire yang lebih tua dariku. Mereka adalah pimpinan otoritas tertinggi vampire di seluruh dunia?"

"Kalian punya pimpinan?"

"Ya. walaupun sebenarnya aku tidak terlalu ada di bawa pengawasan mereka karena aku vampire yang tidak hidup berkelompok. Aku lebih suka sendiri."

Gelya hanya mengangguk. Ia tak peduli dengan kisah hidup Zoran. Saat ini ia hanya ingin bersama Zoran.

Cinta memang membutakan ya?

**********

Btw teman-teman, kisah vampire ini tak mewakili suatu agama atau kepercayaan tertentu, tak juga menggambarkan tentang daerah atau kebudayaan tertentu. Tempat tinggal Gelya hanyalah kota fiktif semata.

Jadi jangan ada komentar yang mengatakan kok Gelya atau orang-orang yang ada di kisah ini perilakunya begitu dan lain sebagainya.

Terpopuler

Comments

tintiin21

tintiin21

wah Gelya udh di tandain Zoran... 😁😁😁

2024-04-18

1

Apriyanti

Apriyanti

lanjut thor

2024-04-18

1

Eka elisa

Eka elisa

glya udh kdung cinta ma kmu zoo jdi gimna kmu spa kmu glya tetep cinta... 😁😁😁😁

2024-04-18

2

lihat semua
Episodes
1 Sesuatu yang Aneh
2 Tatapan Matanya
3 Pernyataan Cinta
4 Lelaki Misterius
5 Kencan Pertama
6 Seperti Dejavu
7 Cinta atau Bukan?
8 Menjauh
9 Rindu
10 Darah Perawan
11 Manisnya Cinta
12 Serangan
13 Kerja sama Zoran dan Zein
14 Silsilah Keluarga
15 Kejutan di Awal Bahagia
16 Patah Hati
17 Keras Hati Gelya
18 Cinta Itu Gila
19 Semakin Menjauh
20 Belum Saatnya Berpisah
21 Siapa Gelya yang sebenarnya?
22 Siap Melepaskan
23 Miliki Aku Seutuhnya
24 Bulan Madu Yang Romantis
25 Indahnya Kebersamaan
26 Saat Bulan Purnama
27 Status Berubah
28 Musuh Yang Dekat
29 Milik Zoran
30 Ada Yang Berubah
31 Mencari Tahu
32 Hampir Saja.
33 Pergi Ke Rumania
34 Satu Rahasia Terkuak
35 Membingungkan.
36 Death or love
37 Sepi Tanpamu
38 Hari Wisuda
39 Kita Harus Pergi
40 Keinginan Untuk Hamil
41 Bahaya yang Mengintip
42 Kegelapan Menerpa
43 Ada Yang Berkhianat
44 Terjebak
45 Sebuah Pengorbanan
46 Akhirnya Damai
47 Mungkin Ini Jalan Terbaik
48 Apapun Juga Keinginanmu
49 Tak Bisa Di Hadapanmu
50 Maukah Kau Menikah Denganku?
51 Menjadi Suami dan Istri
52 2 Minggu vs 6 minggu
53 Hamil 2 Anak
54 Ada Yang Baru
55 Anak Ketiga
56 Apakah Benar?
57 Cinta Itu Tetap Ada
58 Darahku Untukmu
59 Menghabiskan Waktu
60 Pemberitahuan
61 Pergi Dalam Damai
62 Demi Hidupmu
63 Perasaan Tak Pernah Salah
64 Sebelum Kematian Zoran
65 2 Lelaki Yang Saling Berkorban
66 Cinta Yang Tak Pernah Mati
67 Sentuhan Manis
68 Penghuni Ruang Bawah Tanah
69 Aku Tahu Siapa Kamu
70 Anneth
71 Sama-Sama Ingin
72 Ini Bukan Napsu tapi tentang Perasaan.
73 Kalian Harus Berpisah
74 Pilihan Mami
75 Hati Seorang Ibu
76 Menua Ditemani Olehmu
77 Jika Kau tak ada Aku pun tak ada
Episodes

Updated 77 Episodes

1
Sesuatu yang Aneh
2
Tatapan Matanya
3
Pernyataan Cinta
4
Lelaki Misterius
5
Kencan Pertama
6
Seperti Dejavu
7
Cinta atau Bukan?
8
Menjauh
9
Rindu
10
Darah Perawan
11
Manisnya Cinta
12
Serangan
13
Kerja sama Zoran dan Zein
14
Silsilah Keluarga
15
Kejutan di Awal Bahagia
16
Patah Hati
17
Keras Hati Gelya
18
Cinta Itu Gila
19
Semakin Menjauh
20
Belum Saatnya Berpisah
21
Siapa Gelya yang sebenarnya?
22
Siap Melepaskan
23
Miliki Aku Seutuhnya
24
Bulan Madu Yang Romantis
25
Indahnya Kebersamaan
26
Saat Bulan Purnama
27
Status Berubah
28
Musuh Yang Dekat
29
Milik Zoran
30
Ada Yang Berubah
31
Mencari Tahu
32
Hampir Saja.
33
Pergi Ke Rumania
34
Satu Rahasia Terkuak
35
Membingungkan.
36
Death or love
37
Sepi Tanpamu
38
Hari Wisuda
39
Kita Harus Pergi
40
Keinginan Untuk Hamil
41
Bahaya yang Mengintip
42
Kegelapan Menerpa
43
Ada Yang Berkhianat
44
Terjebak
45
Sebuah Pengorbanan
46
Akhirnya Damai
47
Mungkin Ini Jalan Terbaik
48
Apapun Juga Keinginanmu
49
Tak Bisa Di Hadapanmu
50
Maukah Kau Menikah Denganku?
51
Menjadi Suami dan Istri
52
2 Minggu vs 6 minggu
53
Hamil 2 Anak
54
Ada Yang Baru
55
Anak Ketiga
56
Apakah Benar?
57
Cinta Itu Tetap Ada
58
Darahku Untukmu
59
Menghabiskan Waktu
60
Pemberitahuan
61
Pergi Dalam Damai
62
Demi Hidupmu
63
Perasaan Tak Pernah Salah
64
Sebelum Kematian Zoran
65
2 Lelaki Yang Saling Berkorban
66
Cinta Yang Tak Pernah Mati
67
Sentuhan Manis
68
Penghuni Ruang Bawah Tanah
69
Aku Tahu Siapa Kamu
70
Anneth
71
Sama-Sama Ingin
72
Ini Bukan Napsu tapi tentang Perasaan.
73
Kalian Harus Berpisah
74
Pilihan Mami
75
Hati Seorang Ibu
76
Menua Ditemani Olehmu
77
Jika Kau tak ada Aku pun tak ada

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!