Bab 16 - Mrs. BlueGlasses

"Benar, nama saya Frida!" Teriaknya dengan sepenuh tenaga, matanya terpejam menahan sakit.

Lucas mengamati Frida dengan tatapan tajam. "Apakah itu nama aslimu?" tanyanya, suaranya dingin dan menekan.

"Iya...!!!" Frida berusaha menjawab, darah mengalir dari sudut bibirnya karena tekanan yang menghancurkan.

Lucas memandang Frida, matanya seperti sedang memikirkan sesuatu.

"Apakah kau memiliki sebuah julukan?" Tanya Lucas lagi kepada Frida.

Frida ingin berbicara, namun tekanan gravitasi membuat mulutnya tak bisa terbuka.

Lucas menghancurkan Shadow Realm miliknya, dan cahaya terang langsung memasuki ruangan tersebut.

Frida menarik napas dalam, berusaha bangkit meski darah mengalir dari mulut dan hidungnya.

"Julukan saya adalah Mrs. BlueGlasses," katanya, pandangannya mulai buram.

Lucas tersenyum tipis yang jahat, "Ternyata benar-benar dia..." Gumam Lucas dalam hati.

......................

Mrs. BlueGlasses adalah salah satu dari Death Triangle Maestiammea, sekelompok pembunuh bayaran paling menakutkan dan mematikan di benua Maestiammea.

Death Triangle Maestiammea adalah sebutan yang berbisik di sudut-sudut gelap setiap kota dan desa.

Mereka adalah tiga sosok yang begitu lihai dalam seni pembunuhan, sehingga bayangan mereka sendiri pun takut untuk mengikuti mereka.

Keberadaan mereka adalah mimpi buruk yang terwujud, dan bahkan raja iblis paling ganas sekalipun merasa waspada karena keberadaan mereka.

Mrs. BlueGlasses, dengan kacamata berbingkai biru yang tak pernah lepas dari wajahnya, memiliki aura dingin yang membuat darah membeku hanya dengan tatapannya.

Legenda mengatakan bahwa di balik lensa birunya, tersembunyi kemampuan untuk melihat ke dalam jiwa korbannya, mengetahui ketakutan terdalam mereka, dan menjadikannya senjata paling ampuh dalam setiap pembunuhan yang dilakukannya.

Dia bergerak seperti bayangan, tak terlihat dan tak terdengar, sampai korban merasakan napas terakhir mereka terhenti di udara yang membeku.

Tiga pembunuh dalam Death Triangle Maestiammea adalah simbol dari kematian itu sendiri.

Mereka bukan hanya pembunuh bayaran, tapi mereka adalah eksekutor takdir yang menyeret jiwa ke dalam kegelapan abadi.

......................

"Itu lah yang di tuliskan dalam novel The greatest war against the devil" Pikir Lucas mengingat.

Lucas mendekati Frida, penyamarannya perlahan menghilang. Rambut kuningnya berkibar dan mata kuningnya bersinar terang.

"Rambut kuning...?" pikir Frida, matanya terbuka lebar. "Itu ciri khas keluarga kekaisaran!"

Lucas menjulurkan tangannya. "Jadilah bawahanku," perintahnya, suaranya tegas dan tidak terbantahkan.

Frida terkejut, bingung dan marah. "Apa maksud Anda?" tanyanya tajam. "Anda baru saja membunuh rekan-rekanku dan sekarang ingin merekrutku?"

"Rekan?" Lucas tertawa dingin. "Apakah kau benar-benar menganggap mereka rekan?"

Frida merasakan keringat dingin mengalir di punggungnya. "Apa yang Anda maksud?" tanyanya, suaranya gemetar.

"Kau pikir aku tidak tahu?" Lucas menatapnya dengan pandangan tajam. "Bahwa kau berencana menghabisi mereka dan mengambil alih organisasi ini?"

"Bagaimana dia tahu?" pikir Frida, kebingungan dan ketakutan bercampur dalam matanya.

Mrs. BlueGlasses, yang pada awalnya hanyalah salah satu pemimpin cabang dalam organisasi bayangan bernama Ares.

Dia Mulai dikenal sebagai pembunuh yang sangat mengerikan ketika ia dengan tanpa ampun menghabisi para pemimpin organisasinya sendiri.

Dalam satu malam yang penuh darah, dia menguasai organisasi tersebut sepenuhnya.

Organisasi Ares, yang dulunya merupakan sekumpulan pembunuh dan mata-mata tersembunyi.

Berubah menjadi kekuatan yang tak terbendung setelah berada di bawah kendali Mrs. BlueGlasses.

Pada malam itu, para pemimpin Ares mengadakan pertemuan rahasia.

Dan tidak ada yang menyangka bahwa ancaman terbesar mereka sudah berada di dalam ruangan yang sama, mengenakan kacamata biru yang khas.

Mrs. BlueGlasses telah merencanakan kudeta ini dengan kecerdikan yang luar biasa.

Ia menyelipkan racun mematikan ke dalam anggur yang disajikan untuk para pemimpin.

Racun itu bekerja perlahan, membuat korbannya merasakan energi kehidupannya berkurang sebelum akhirnya meregang nyawa.

Namun, tidak puas hanya dengan meracuni, dia memastikan kematian mereka dengan satu per satu menusukkan belati peraknya ke jantung mereka, memastikan tidak ada yang selamat.

Darah mengalir membasahi lantai, meninggalkan jejak mengerikan yang menjadi saksi bisu dari kebengisan Mrs. BlueGlasses.

Kudeta berdarah itu menggemparkan dunia bawah tanah.

Dalam sekejap, Mrs. BlueGlasses berubah dari seorang pembunuh bayangan menjadi pemimpin yang ditakuti dan dihormati.

Di bawah pimpinannya, Ares berkembang menjadi organisasi terhebat di dunia, dengan pengaruh yang menjangkau setiap sudut benua Maestiammea.

Mereka menjadi dalang di balik kudeta politik, perang saudara, dan berbagai kejahatan lainnya, selalu dengan Mrs. BlueGlasses yang mengatur dari balik layar.

Gumam Lucas, menatap Frida dengan tajam. "Mereka berpikir bahwa kekuatan kegelapan ku lah yang menyerap energi kehidupan mereka," ucapnya dengan nada yang tajam.

Lucas melanjutkan. "Dan yang mereka tak tahu, energi kehidupan mereka perlahan-lahan hilang karena racun yang diam-diam kau berikan."

"Bukankah ini sungguh kematian yang menyedihkan?" Gumam Lucas, menatap Lucas dengan tajam. "Sampai akhir hayatnya, mereka tidak tahu bahwa yang membunuh mereka adalah dirimu."

Frida menatap Lucas dengan mata yang penuh ketakutan dan kebingungan.

Frida menatap Lucas dengan ketakutan yang menusuk. "Sialan, Dia sudah tahu sampai mana?" gumamnya dengan pikiran yang penuh Kepanikan.

Lucas mendekatkan wajahnya dengan telinga Frida. "Semuanya..." Bisik Lucas kepada Frida.

"Maafkan saya," ucap Frida dengan suara yang gemetar, tubuhnya bergetar karena ketakutan. "Saya lupa bahwa Anda bisa membaca pikiran..." lanjutnya dengan suara yang terbata-bata.

"Baiklah." Ujar Lucas, berdiri kembali. "Aku akan memaafkan mu,"

Frida menghembuskan napas panjang karena lega.

"Jika kau menjadi bawahan ku..." Tambah Lucas, melanjutkan perkataannya sebelumnya.

Lucas dan Frida saling memandang satu sama lain, mereka berdua terdiam sejenak.

"Bagaimana jika saya menolak?" Tanya Frida dengan penasaran.

"Jika kau memilih untuk menolak, konsekuensinya akan berat," ujarnya dengan suara yang tenang namun mengancam.

Frida membenarkan kacamatanya. "Saya berjanji akan menjadi bawahan yang setia"

Lucas tersenyum kecil, kemudian berkata. "Pilihan yang bagus"

Lalu dengan langkah yang percaya diri, ia melangkah ke arah pintu.

Frida dengan ragu-ragu mengikuti langkah-langkahnya.

Lucas berhenti melangkah, dia menoleh ke belakang. "Kenapa kau mengikuti ku?"

"Hah?" Frida merasa bingung dengan pertanyaan Lucas. "Apa maksud anda?"

"Kenapa kau mengikuti ku" Ucap Lucas, sedikit merasa kesal.

"Karena aku bawahan anda..?" Jawab Frida dengan bingung.

Lucas menatap Frida, dia memperhatikan Frida dengan seksama.

"Tetaplah disini dan jadilah pemimpin organisasi Ares," tegas Lucas kepada Frida. "Bukankah kau ingin menjadi seorang pemimpin?"

Frida menatap Lucas dengan penuh kebingungan, dia terdiam untuk beberapa saat.

"Apakah anda serius?" Tanya Frida kepada Lucas.

"Ya" Jawab Lucas dengan cepat, sambil membalikkan badannya.

Dia segera pergi dari sana, dan dengan sangat cepat berlari dari bangunan ke bangunan lainnya.

Frida menatap Lucas yang pergi menjauh, "Bukankah dia pangeran ketujuh, Lucas de Valorian?" Gumamnya. "Seseorang yang dijuluki sebagai pangeran terburuk..??" lanjutnya.

Frida mengeluarkan beberapa lembar kertas dari sakunya, sebuah kertas yang berisi informasi Pangeran ketujuh dan permintaan untuk membunuh Lucas De Valorian.

"Tidak mungkin informasi yang aku buat memiliki kesalahan.." Ucap Frida merasa kesal, dia melepaskan kacamata birunya. "apakah dia benar-benar pangeran Lucas de Valorian..?" Tambahnya.

Episodes
1 Bab 1 - Kebangkitan
2 Bab 2 - Sang Penguasa
3 Bab 3 - Pembersihan
4 Bab 4 - Undangan Kaisar
5 Bab 5 - Bertemu dengan kaisar
6 Bab 6 - Jantung Phoenix
7 Bab 7 - Blood Goddes Witch
8 Bab 8 - Sparring dengan Jorge
9 Bab 9 - Sparring dengan Jorge (2)
10 Bab 10 - Monster yang hampir mencapai kesempurnaan
11 Bab 11 - Ksatria yang setia
12 Bab 12 - Siapa sebenarnya dirimu
13 Bab 13 - Kaisar Yussa Angevin
14 Bab 14 - Shadow Sovereign
15 Bab 15 - Dominasi sang penguasa
16 Bab 16 - Mrs. BlueGlasses
17 Bab 17 - The Book of Imperator
18 Bab 18 - Pertemuan dua Pangeran
19 Bab 19 - Pedang Glaimrend
20 Bab 20 - Lucas Vs Arnoul
21 Bab 21 - Lucas Vs Arnoul (2)
22 Bab 22 - Sebuah Permulaan
23 Bab 23 - Memasuki Akademi
24 Bab 24 - Pertemuan dua karakter utama
25 Bab 25 - Kelas sihir
26 Bab 26 - Apa itu mana?
27 Bab 27 - Buku Sihir Kuno
28 Bab 28 - Keluarga Beaumont
29 Bab 29 - Keluarga Beaumont (2)
30 Bab 30 - Konspirasi?
31 Bab 31 - Sihir Kuno
32 Bab 32 - Noir
33 Bab 33 - Kematian Phineas
34 Bab 34 - Leonidas Pendragon
35 Bab 35 - Shadow Sovereign Vs The Strongest Pendragon
36 Bab 36 - Pembebasan Azura
37 Bab 37 - Melawan orang hebat Kekaisaran
38 Bab 38 - Kedatangan Mrs. BlueGlasses
39 Bab 39 - desas-desus buruk tentang Fairris
40 Bab 40 - Fitnah yang terencana
41 Bab 41 - Di balik bayangan
42 Bab 42 - Penghakiman
43 Bab 43 - Sebuah tawaran
44 Bab 44 - Manipulasi?
45 Bab 45 - Rahasia Seth terungkap.
46 Bab 46 - Suara yang memikat
47 Bab 47 - Lily Van Lecrerc
48 Bab 48 - Rekan baru
49 Bab 49 - Callian Beaumont
50 Bab 50 - Fragmen Primodial
51 Bab 51 - Kebenaran di Balik Fragmen
52 Bab 52 - Menuju Void Nexus
53 Bab 53 - Ke Dalam Kegelapan
54 Bab 54 - Di Pusat Kehampaan
55 Bab 55 - Pengorbanan yang Dituntut
56 Bab 56 — Lima Tahun di Void Nexus.
57 Season 1 End
58 Season 2 — 01-01-2025
59 Chapter 57 — Kehancuran akibat Iblis
60 Chapter 58 — Korban dan Pengorbanan
61 Chapter 59 — Kemunculan Lucas
62 Chapter 60 — The Harbinger of Doom
63 Chapter 61 — Reuni menyedihkan
64 Chapter 62 — Kehangatan Keluarga
65 Chapter 63 — Perubahan Alur
66 Chapter 64 — Bangkitnya Harapan
67 Chapter 65 — Pertemuan orang Kekaisaran
68 Chapter 66 — Kematian banyak orang
69 Chapter 67 — Tak dapat menepati janji
70 Chapter 68 — Bertemu dengan para Dewa
71 Chapter 69 — Bertempur dengan Dewa
72 Chapter 70 — Bertempur dengan Dewa (2)
73 Chapter 71 — Bertempur dengan Dewa (3)
74 Chapter 72 — Bertempur dengan Dewa (4)
75 Chapter 73 — Bertempur dengan Dewa (5)
76 Chapter 74 — Akashic
77 Chapter 75 — Memulai perperangan
78 Chapter 76 —Retakan Pertama
79 Chapter 77 — Jebakan Belisaris
80 Chapter 78 - Serangan Balik Lucas
81 Chapter 79 — Aamon Sang Penghancur
82 Chapter 80 — Keputusan Berbahaya
83 Chapter 81 — Pertemuan dengan Belisaris
84 Chapter 82 — Dekatnya ujung Pertempuran
85 Chapter 83 — Benteng Raja Iblis
86 Chapter 84 — Jalan Berdarah
87 Chapter 85 — Pertempuran Terakhir?
88 Chapter 86 — Melawan 8 penjaga iblis
89 Chapter 87 — Melawan raja iblis
Episodes

Updated 89 Episodes

1
Bab 1 - Kebangkitan
2
Bab 2 - Sang Penguasa
3
Bab 3 - Pembersihan
4
Bab 4 - Undangan Kaisar
5
Bab 5 - Bertemu dengan kaisar
6
Bab 6 - Jantung Phoenix
7
Bab 7 - Blood Goddes Witch
8
Bab 8 - Sparring dengan Jorge
9
Bab 9 - Sparring dengan Jorge (2)
10
Bab 10 - Monster yang hampir mencapai kesempurnaan
11
Bab 11 - Ksatria yang setia
12
Bab 12 - Siapa sebenarnya dirimu
13
Bab 13 - Kaisar Yussa Angevin
14
Bab 14 - Shadow Sovereign
15
Bab 15 - Dominasi sang penguasa
16
Bab 16 - Mrs. BlueGlasses
17
Bab 17 - The Book of Imperator
18
Bab 18 - Pertemuan dua Pangeran
19
Bab 19 - Pedang Glaimrend
20
Bab 20 - Lucas Vs Arnoul
21
Bab 21 - Lucas Vs Arnoul (2)
22
Bab 22 - Sebuah Permulaan
23
Bab 23 - Memasuki Akademi
24
Bab 24 - Pertemuan dua karakter utama
25
Bab 25 - Kelas sihir
26
Bab 26 - Apa itu mana?
27
Bab 27 - Buku Sihir Kuno
28
Bab 28 - Keluarga Beaumont
29
Bab 29 - Keluarga Beaumont (2)
30
Bab 30 - Konspirasi?
31
Bab 31 - Sihir Kuno
32
Bab 32 - Noir
33
Bab 33 - Kematian Phineas
34
Bab 34 - Leonidas Pendragon
35
Bab 35 - Shadow Sovereign Vs The Strongest Pendragon
36
Bab 36 - Pembebasan Azura
37
Bab 37 - Melawan orang hebat Kekaisaran
38
Bab 38 - Kedatangan Mrs. BlueGlasses
39
Bab 39 - desas-desus buruk tentang Fairris
40
Bab 40 - Fitnah yang terencana
41
Bab 41 - Di balik bayangan
42
Bab 42 - Penghakiman
43
Bab 43 - Sebuah tawaran
44
Bab 44 - Manipulasi?
45
Bab 45 - Rahasia Seth terungkap.
46
Bab 46 - Suara yang memikat
47
Bab 47 - Lily Van Lecrerc
48
Bab 48 - Rekan baru
49
Bab 49 - Callian Beaumont
50
Bab 50 - Fragmen Primodial
51
Bab 51 - Kebenaran di Balik Fragmen
52
Bab 52 - Menuju Void Nexus
53
Bab 53 - Ke Dalam Kegelapan
54
Bab 54 - Di Pusat Kehampaan
55
Bab 55 - Pengorbanan yang Dituntut
56
Bab 56 — Lima Tahun di Void Nexus.
57
Season 1 End
58
Season 2 — 01-01-2025
59
Chapter 57 — Kehancuran akibat Iblis
60
Chapter 58 — Korban dan Pengorbanan
61
Chapter 59 — Kemunculan Lucas
62
Chapter 60 — The Harbinger of Doom
63
Chapter 61 — Reuni menyedihkan
64
Chapter 62 — Kehangatan Keluarga
65
Chapter 63 — Perubahan Alur
66
Chapter 64 — Bangkitnya Harapan
67
Chapter 65 — Pertemuan orang Kekaisaran
68
Chapter 66 — Kematian banyak orang
69
Chapter 67 — Tak dapat menepati janji
70
Chapter 68 — Bertemu dengan para Dewa
71
Chapter 69 — Bertempur dengan Dewa
72
Chapter 70 — Bertempur dengan Dewa (2)
73
Chapter 71 — Bertempur dengan Dewa (3)
74
Chapter 72 — Bertempur dengan Dewa (4)
75
Chapter 73 — Bertempur dengan Dewa (5)
76
Chapter 74 — Akashic
77
Chapter 75 — Memulai perperangan
78
Chapter 76 —Retakan Pertama
79
Chapter 77 — Jebakan Belisaris
80
Chapter 78 - Serangan Balik Lucas
81
Chapter 79 — Aamon Sang Penghancur
82
Chapter 80 — Keputusan Berbahaya
83
Chapter 81 — Pertemuan dengan Belisaris
84
Chapter 82 — Dekatnya ujung Pertempuran
85
Chapter 83 — Benteng Raja Iblis
86
Chapter 84 — Jalan Berdarah
87
Chapter 85 — Pertempuran Terakhir?
88
Chapter 86 — Melawan 8 penjaga iblis
89
Chapter 87 — Melawan raja iblis

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!