Kedatangan Sekte Pedang Teratai

Sudah dua hari Arya berada di Sekte Bunga Matahari. Selama 2 hari itu pula, Arya selalu di mintai Liu Wei untuk mengajarinya berlatih.

Satu hari lagi Arya berencana akan keluar dari Sekte Bunga Matahari untuk melanjutkan perjalanannya.

Tok.. Tok... Tok..

"Permisi, apakah saudara Arya ada di dalam?”

Ketika pintu kamarnya di ketuk seseorang, Arya saat itu tengah berlatih jurus barunya di alam jiwa.

"Di luar sana ada seseorang yang ingin bertemu denganmu." Dewa Petir menghentikan latihan Arya.

"Baiklah ku rasa untuk saat ini sudah cukup." Arya lekas keluar dari alam jiwanya, lalu bangkit dari meditasinya berjalan membukakan pintu kamarnya.

Di depan kamarnya telah berdiri 5 orang yang sudah ia kenal. Orang itu tidak lain adalah Liu Wei, Sun Yu, tetua Yang Zi, Hong Duan dan Patriark dari Sekte Bunga Matahari yaitu Wang Bai.

"Apa ada sesuatu yang penting sehingga Patriark sendiri sampai datang menemuiku?" Tanya Arya sesaat setelah membukakan pintu, tak lupa ia juga membungkukkan badannya untuk memberi hormat.

"Maaf atas ketidak sopananku Patriark, silahkan masuk."

Setelah mereka semua masuk ke dalam ruangan sederhana yang beberapa waktu ini menjadi kamar untuk Arya. Mereka langsung menyampaikan keperluan mereka datang menemui pemuda itu.

"Maaf sebelumnya, apakah benar seperti yang di katakan Liu Wei, bahwa saudara Arya besok akan berencana melanjutkan perjalanan?" Tanya Patriark Wang Bai membuka percakapan.

"Benar Patriark, besok junior akan kembali melanjutkan perjalanan. Tetua Yang Zi sekarang sudah sembuh, sudah tidak ada alasan lagi bagiku untuk berlama-lama berada di sekte ini." Balas Arya lalu tersenyum ke arah tetua Yang Zi.

"Oh iya, apakah senior semua ada yang tau dimana letak Sekte Lembah Petir?" Sebenarnya Arya bisa saja menanyakan hal tersebut pada Dewa Petir. Tapi dia berfikir setidaknya pertanyaan itu bisa di gunakan untuk basa-basi sekedar untuk mencairkan suasana.

"Oh jadi benar apa yang di katakan oleh Sun Yu, jika saudara Arya mencari keberadaan tempat sekte Lembah Petir." Sambung tetua Hong Duan, yang kemudian membuat semua orang yang berada di sana mengalihkan pandangan kepadanya.

Arya mengerutkan dahinya lalu tersenyum ke arah Sun Yu dan mengangguk pelan. "Jadi tetua tau dimana lokasi Sekte itu?" Tanya Arya menatap tetua Hong Duan.

"Iya saya tahu... Sekte Lembah Petir berada di sebelah Utara, jika berjalan kaki akan menghabiskan waktu berbulan-bulan. Sekte Lembah Petir sendiri adalah salah satu Sekte terbesar aliran putih, namun beberapa tahun belakangan ini mereka sedang menutup diri paska terjadinya pertempuran antara aliansi aliran putih dengan aliansi aliran hitam." Ujar tetua Hong Duan menjelaskan.

"Maaf atas kelancanganku... saya kesini berniat untuk mengucapkan terimakasih pada saudara Arya karena telah menyembuhkan lukaku. Setelah anda menyembuhkanku, Aku baru menyadari satu hal. Anda bukan hanya telah mengobati racun Perusak syaraf didalam tubuhku, tapi juga racun-racun dari sisa-sisa pil Kultivasi yang ku konsumsi sebelumnya. Sehingga kini membuat tubuhku bisa berkembang lebih cepat dalam berkultivasi.." Ucap Tetua Yang Zi menyerobot pembicaraan.

"Sama-sama tetua Yang Zi, itu sudah kewajibanku membantu orang-orang yang membutuhkan. Baguslah jika tetua bisa kembali meningkat Kultivasi." Arya tersenyum tapi dia merasa ada sesuatu hal lain di balik perkataan dari tetua Yang Zi barusan.

"Jadi untuk itu, Kami datang kemari... Saya sebagai Patriark dari Sekte Bunga Matahari meminta saudara Arya untuk menetap selama beberapa hari lagi di sekte kami. Saya minta saudara Arya membantu mengobati atau setidaknya meningkatkan Kultivasi para murid. Karena dalam 3 hari ke depan sekte kami akan mengadakan sebuah turnamen antar sekte kecil untuk mencari generasi muda berbakat. Turnamen itu sendiri juga akan di hadiri besar seperti Sekte Pedang Teratai yang selama ini menjadi pelindung keamanan untuk sekte-sekte kecil seperti kami. Dan kabarnya sekte Pedang Teratai sendiri juga akan mendatangkan salah satu anak dari tetua mereka untuk di ikut sertakan dalam kompetisi turnamen tersebut... Sebagai tuan rumah dari turnamen ini, saya sangat berharap setidaknya ada salah satu dari murid sekte kami bisa menjadi juara 3 dalam turnamen tersebut untuk mengharumkan nama Sekte ini. Saya mohon bantuannya saudara Arya untuk membuatkan pil peningkat kultivasi." Patriark Wang Bai menjelaskan tujuan mereka mendatangi Arya dengan tatapan penuh harap.

Arya diam beberapa waktu, pemuda itu belum bisa mencerna maksud dari penjelasan panjang lebar yang di sampaikan Patriark Wang Bai. Yang bisa dia simpulkan dari penjelasan tersebut adalah sekte ini menginginkan muridnya menjuarai kompetisi tersebut.

"Baiklah Patriark, aku akan tinggal untuk beberapa hari lagi disini. Dan aku akan membuatkan beberapa pil untuk meningkatkan Kultivasi para murid. Setelah turnamen ini selesai, mohon para senior untuk tidak lagi menghentikanku melanjutkan perjalanan." Ucap Arya yang sebenarnya juga penasaran akan turnamen tersebut.

"Datanglah ke acara turnamen, aku akan menunjukkan hasil dari latihanku selama ini. dan aku akan membuktikan bahwa aku akan menjadi juara dalam turnamen itu." Ucap Liu Wei dengan penuh semangat, hingga membuat perhatian semua orang yang berada di sana tertuju padanya.

Arya hanya tersenyum dan mengangguk "Baiklah, aku juga penasaran ingin melihat semua hasil dari latihanmu selama ini." Gumam Arya dalam hati.

_______

Keesokan harinya, Sekte Bunga Matahari mulai ramai kedatangan para pendekar dari berbagai Sekte. Dan yang membuat semua orang begitu antusias adalah saat mendapati kedatangan salah satu Sekte besar yaitu Sekte Pedang Teratai.

Semua orang tengah membicarakan mengenai anak dari tetua Sekte Pedang Teratai yaitu Zhao Lang. Banyak yang mengatakan bahwa Zhao Lang adalah pria yang suka bertingkah semaunya dengan mengandalkan nama besar dari Ayahnya sebagai Tetua Sekte serta kakeknya sebagai mantan Patriark Sekte Pedang Teratai. Dia sering kali melecehkan para gadis dan menidurinya, bahkan juga suka membuat keonaran menindas para murid yang berada di sektenya.

Berita itu juga sampai terdengar ditelinga Arya. Saat itu Arya tengah berjalan bersama Sun Yu dan Liu Wei untuk menuju ke tempat para murid. Pemuda itu tidak sengaja mendengar para Pendekar sedang membicarakan tentang kepribadian Zhao Lang.

"Berhenti nona." Beberapa orang tiba-tiba menghadang langkah mereka bertiga.

"Maaf, ada urusan apa kalian menghentikan kami?" Kata Liu Wei dengan nada agak tinggi.

"Kau boleh pergi asalkan tinggalkan kedua gadis ini. tuan kami menginginkannya..." Ucap salah seorang diantara mereka sambil menunjuk ke arah Arya.

"Jaga bicaramu, atau ku bungkam mulutmu selamanya. Segera menyingkir dari sini atau..." Bentak Liu Wei yang terpotong

"Wah.. wah.. wah... ternyata di tempat ini ada seorang gadis cantik yang kasar. Tapi aku suka dengan itu." Suara yang terdengar dari belakang beberapa orang yang menghadang mereka bertiga, sebelum menunjukkan dirinya.

"Tuan muda Zhao Lang..." Ucap para penghadang itu serempak.

"Pemuda.. sebaiknya kau pergilah dari ini, aku tidak punya urusan denganmu. Tinggalkan para gadis ini untukku, jika kau ingin selamat..." Ucap Zhao Lang dengan tatapan merendahkan kepada Arya.

"Siapa kau, berani-beraninya berkata seperti itu di sekte kami. Jika aku ingin bersama dia, apa hak mu melarangku." Liu Wei menunjukkan tatapan yang sama seperti yang dilakukan Zhao Lang kepada Arya.

"Hahaha... Jadi kalian berasal dari sekte rendahan ini. Asalkan kalian tau, aku Zhao Lang anak dari tetua Sekte Pedang Teratai. Sekte sampah seperti ini tidak ada artinya di mataku." Zhao Lang tertawa lantang lalu membuang ludah ke tanah.

"Tarik ucapanmu atau..." Hardik Liu Wei yang di hentikan oleh Sun Yu.

"Maaf Tuan atas kesalah pahaman ini. Mohon tuan membiarkan kami untuk lewat. Kami sedang ada tugas, saya harap tuan mengerti." Sun Yu berkata sopan dengan menelangkupkan tangannya.

"Kau kira akan mudah pergi setelah berurusan denganku. Bawa para gadis ini untukku." Zhao Lang lalu memerintahkan para anak buahnya.

"Jangan sentuh mereka atau..." Arya tak melanjutkan perkataannya, dia langsung mengaktifkan Aura Raja dari jurus Aura Naga Emas sesaat sebelum tangan mereka menyentuh tubuh Sun Yu dan Liu Wei.

Seketika tubuh mereka semua terjatuh tak bisa di gerakkan, ada pula yang sampai tidak sadarkan diri setelah terkena tekanan dari Aura Raja Naga Emas.

Melihat kejadian itu, Sun Yu dan Liu Wei keheranan dengan apa yang mereka lihat saat ini. Kedua gadis itu memang tidak merasakan seperti apa yang mereka rasakan, sebab Arya hanya menggunakan Aura Raja Naga Emas untuk para penghadang tersebut. Karena itulah kedua gadis itu di buat kebingungan dengan situasi yang terjadi.

Zhao Lang sendiri menatap kejadian itu dengan perasaan tidak percaya. "Apa yang sebenarnya terjadi?" Gumamnya dalam hati karena tubuh dan mulutnya tidak bisa digerakkan.

"Sebaiknya kita segera pergi dari sini, tak usah memperdulikan para begundal ini. Kita pasti sudah di tunggu para murid lainnya." Kata Arya lalu mengajak kedua gadis itu untuk melanjutkan perjalanan.

"Apakah semua itu perbuatan dari Arya?" Batin Sun Yu sambil melirik Arya.

Liu Wei sendiri sudah tau jika semua itu pastilah perbuatan dari Arya, sebab itulah gadis itu menatap Arya terus menerus sambil menyenggol bahu pemuda tersebut. "Ajari aku dong" Bisiknya.

"Kau ini" Arya menggeleng pelan sambil menepuk keningnya.

__________

Patriark Adalah sebutan Kepala Sekte laki-laki.

Matriark Adalah sebutan Kepala Sekte Perempuan.

Terpopuler

Comments

Reza Aditiya

Reza Aditiya

baik boleh tapi naif jangan Thor ini dunia kultivator bukan negara Indonesia jadi jangan naif naif banget MC nya lahhh suka bosen susah bener cair novel ya bikin nyaman baca hadeh

2024-02-23

4

Harman LokeST

Harman LokeST

tumbang semua

2024-01-31

0

Arjy Cool

Arjy Cool

Patriak... Papa
Matiak... Mama
Ketriak... Kakek...
Netriak... Nenek...
Detriak... Adik...

Hehehehe...

Lanjutkaaaaaaannnnnn Thooooooooooooooooooooooorrrrrr...

2023-12-11

2

lihat semua
Episodes
1 Awal Mula Berpindah Dimensi
2 Kehidupan Baru
3 Belajar Alkemis
4 Latihan Fisik 1
5 Latihan Fisik 2
6 Latihan Fisik 3
7 Latihan Fisik 4
8 Masa lalu Tubuh Arya
9 Kitab Pedang Bayangan
10 Perpisahan Dengan Zhen Long
11 Asal Muasal Cincin Ruang Semesta
12 Selamat Tinggal Jurang Kematian
13 Memulai Petualangan
14 Bertemu Kembali
15 Mengobati Tetua Sekte Bunga Matahari
16 Rencana Tetua Sekte Bunga Matahari
17 Pemahaman Ilmu Berpedang
18 Keinginan Liu Wei
19 Kedatangan Sekte Pedang Teratai
20 Meningkatkan Kultivasi Para Murid
21 Turnamen Pendekar Muda
22 Turnamen Pendekar Muda 2
23 Turmanen Pendekar Muda 3
24 Turnamen Pendekar Muda 4
25 Turmanen Pendekar Muda 5
26 Final Turnamen Pendekar Muda
27 Hasil Turmanen Pendekar Muda
28 Menjual Pil Giok Suci
29 Masalalu Liu Wei
30 Perpisahan
31 Pria Tua Misterius
32 Niat Baik Yang Dilandasi Kejahatan
33 Tupai Pertapa
34 Diatas Pendekar Suci
35 Terungkap Segalanya
36 Kejar Kejaran
37 Kerajaan Siluman Tupai
38 Memindahkan Sebuah Kerajaan
39 Menjadi Pemimpin Siluman Tupai
40 Kabut Ilusi
41 Penjaga Kabut Ilusi
42 Raja Obat
43 Menuju Pertarungan
44 Menjadi Pengawal Pangeran
45 Pertama Kalinya Membunuh
46 Kecerobohan Dewa Petir
47 Aura Jiwa Shenren
48 Bertemu Kaisar Surga
49 Mengobati Penduduk Desa
50 Siluman Penghuni Sungai
51 Si Kembar Haus Darah
52 Tangisan Desa Fushun
53 Kembalinya Dewa Petir
54 Cairan Pusaran Waktu
55 Menundukkan Harimau Putih
56 Roh Pusaka
57 Penculikan Pangeran Lin Yon Jun
58 Dimana Hantu
59 Keterpaksaan Tindakan Walikota
60 Teknik Penghisap Dimensi
61 Keputusan Arya
62 Arya Vs Patriark Kim Taiqing
63 Hancurnya Sekte Pedang Berduri
64 Mengarang Cerita
65 Racun Tengkorak Iblis
66 Menyebarkan Informasi
67 Pengintai
68 Tiba Di Kerajaan Goading
69 Mengobati Sang Raja
70 Duri Dalam Daging
71 Pertunjukan Yang Menarik
72 Bertarung Melawan Tiga Tetua
73 Persaingan
74 Kekecewaan
75 Bocah Kecil Penjual Permen
76 Tiga Bersaudara
77 Memberikan Kenang-kenangan
78 Raja Para Dewa
79 Jurus Berpindah Dimensi
80 Meninggalkan Istana Goading
81 Pasar
82 Kertas Sihir
83 Membuka Meridian Ketiga Bersaudara
84 Menangkap Pemberontak Dalam Istana
85 Penyerangan Ke Markas Pemberontak
86 Hancurnya Markas Pemberontak
87 Acara Pemakaman
88 Perpisahan Tanpa Kata
89 Penobatan Pangeran Lin Yon Jun
90 Kekuatan Pendekar Kekaisaran Tang
91 Melawan Para Perampok
92 Si Tubuh Besi
93 Asosiasi Lotus Perak
94 Kembalinya Sekte Lembah Petir
95 Sekte Pelarian Dari Kekaisaran Tang
96 Mengajukan Kerjasama
97 Membuka Toko
98 Toko Obat Xian
99 Keputusan Shi Yuan Jie
100 Membeli Senjata
101 Membuat Pil Awet Muda
102 Toko Di Buka Kembali
103 Permainan Catur
104 Mencapai Kesepakatan
105 Pesta Peresmian
106 Teman Lama
107 Menutup Toko
108 Para Penghadang
109 Pemuja Iblis
110 Pertarungan Berakhir
111 Penyelidikan
112 Persaingan Dua Gadis
113 Hasil Penyelidikan
114 Kontrak Ikatan Pusaka
115 Melawan Roh Pusaka
116 Keberhasilan Melakukan Kontrak Pusaka
117 Masalalu Roh Pusaka
118 Jurus Perubahan Wujud
119 Kekesalan Liu Wei
120 Kedai Din Thai Fung
121 Menjalin Aliansi
122 Bergabung Dengan Aliansi Pendekar Surgawi
123 Acara Lelang
124 Pembukaan Lelang
125 Siluman Griffin
126 Pusaka Kipas Naga Angin
127 Burung Phoenix Petir
128 Kericuhan Acara Lelang
129 Siasat Shi Yuan Jie
130 Putri Kerajaan Guangzhou
131 Pusaka Tombak Pembunuh Naga
132 Melelang Penawar Racun Perusak Syaraf
133 Melelang Pil Giok Suci
134 Permintaan Maaf
135 Acara Lelang Berakhir
136 Keributan Di Pintu Gerbang Istana
137 Memenuhi Undangan Raja Thai Yen
138 Arya Vs Jenderal Yu Lang
139 Arya Vs Jenderal Yu Lang ll
140 Duel Berakhir
141 Dugaan Huashan
142 Menyusun Rencana
143 Penculikan
144 Sisi Lain Panglima Chong Quon
145 Menyambut Anggota Baru
146 Teknik Pedang Terbang
147 Pertempuran
148 Melumpuhkan Kultivasi
149 Perjodohan
150 Melatih Keseimbangan
151 Masalalu An Lushan
152 Menyampaikan Berita Baik
153 Dendam Yang Membara.
154 Kebimbangan Patriark Tao Lian
155 Mendatangi Sekte Pedang Teratai
156 Persetujuan
157 Semakin Yakin
158 Kekecewaan Sekte Tapak Iblis
159 Menemukan Tempat Persembunyian
160 Energi Kegelapan
161 Ritual Anggota Baru
162 Hutan Gelap
163 Sekelompok Siluman Singa
164 Serangan Susulan
165 Cerita Dibalik Hutan Hei'an
166 Bertemu Naga
167 Lembah Naga
168 Tiga Darah Berbeda
169 Kebebasan Yang Mengejutkan
170 Melawan Para Siluman Naga
171 Menghadapi Penyusup
172 Menghadapi Penyusup II
173 Pulau Kehidupan
174 Tamu Tidak Di Undang
175 Penyucian Hati
176 Sisi Gelap I
177 Sisi Gelap II
178 Teknik Pengendalian Darah
179 Taichi
180 Duel Naga Vs Harimau
181 Arya Vs Chaizu I
182 Arya Vs Chaizu II
183 Arya Vs Chaizu III
184 Arya Vs Chaizu IV
185 Keluar Dari Hutan Hei'an
186 Latihan Pertama Di Sekte Lembah Petir
187 Sahabat Baru
188 Pencari Pusaka Langit.
189 Penculikan Bayi
190 Mengejar Penculik
191 Pendekar Suci Turun Tangan
192 Penculikan Putri Kaisar
193 Kecerdikan Han Jifan
194 Arya Vs Huashan
195 Pil Serat Gairah
196 Kemarahan Sang Putri
197 Menyampaikan Permasalahan
198 Keputusan Sang Putri
199 Seruling Cahaya Malam
200 Pesan Dari Bangsa Iblis
201 Hujan Meteor
202 Kemunculan Tengkorak Di Langit
203 Kota Mati
204 Tantangan Yang Tidak Sepadan
205 Pengendalian Pikiran
206 Keluar Demi Membalaskan Dendam
207 Perubahan Sikap Arya
208 Sebuah Tamparan Telak
209 Episode Terakhir
210 Pengumuman
Episodes

Updated 210 Episodes

1
Awal Mula Berpindah Dimensi
2
Kehidupan Baru
3
Belajar Alkemis
4
Latihan Fisik 1
5
Latihan Fisik 2
6
Latihan Fisik 3
7
Latihan Fisik 4
8
Masa lalu Tubuh Arya
9
Kitab Pedang Bayangan
10
Perpisahan Dengan Zhen Long
11
Asal Muasal Cincin Ruang Semesta
12
Selamat Tinggal Jurang Kematian
13
Memulai Petualangan
14
Bertemu Kembali
15
Mengobati Tetua Sekte Bunga Matahari
16
Rencana Tetua Sekte Bunga Matahari
17
Pemahaman Ilmu Berpedang
18
Keinginan Liu Wei
19
Kedatangan Sekte Pedang Teratai
20
Meningkatkan Kultivasi Para Murid
21
Turnamen Pendekar Muda
22
Turnamen Pendekar Muda 2
23
Turmanen Pendekar Muda 3
24
Turnamen Pendekar Muda 4
25
Turmanen Pendekar Muda 5
26
Final Turnamen Pendekar Muda
27
Hasil Turmanen Pendekar Muda
28
Menjual Pil Giok Suci
29
Masalalu Liu Wei
30
Perpisahan
31
Pria Tua Misterius
32
Niat Baik Yang Dilandasi Kejahatan
33
Tupai Pertapa
34
Diatas Pendekar Suci
35
Terungkap Segalanya
36
Kejar Kejaran
37
Kerajaan Siluman Tupai
38
Memindahkan Sebuah Kerajaan
39
Menjadi Pemimpin Siluman Tupai
40
Kabut Ilusi
41
Penjaga Kabut Ilusi
42
Raja Obat
43
Menuju Pertarungan
44
Menjadi Pengawal Pangeran
45
Pertama Kalinya Membunuh
46
Kecerobohan Dewa Petir
47
Aura Jiwa Shenren
48
Bertemu Kaisar Surga
49
Mengobati Penduduk Desa
50
Siluman Penghuni Sungai
51
Si Kembar Haus Darah
52
Tangisan Desa Fushun
53
Kembalinya Dewa Petir
54
Cairan Pusaran Waktu
55
Menundukkan Harimau Putih
56
Roh Pusaka
57
Penculikan Pangeran Lin Yon Jun
58
Dimana Hantu
59
Keterpaksaan Tindakan Walikota
60
Teknik Penghisap Dimensi
61
Keputusan Arya
62
Arya Vs Patriark Kim Taiqing
63
Hancurnya Sekte Pedang Berduri
64
Mengarang Cerita
65
Racun Tengkorak Iblis
66
Menyebarkan Informasi
67
Pengintai
68
Tiba Di Kerajaan Goading
69
Mengobati Sang Raja
70
Duri Dalam Daging
71
Pertunjukan Yang Menarik
72
Bertarung Melawan Tiga Tetua
73
Persaingan
74
Kekecewaan
75
Bocah Kecil Penjual Permen
76
Tiga Bersaudara
77
Memberikan Kenang-kenangan
78
Raja Para Dewa
79
Jurus Berpindah Dimensi
80
Meninggalkan Istana Goading
81
Pasar
82
Kertas Sihir
83
Membuka Meridian Ketiga Bersaudara
84
Menangkap Pemberontak Dalam Istana
85
Penyerangan Ke Markas Pemberontak
86
Hancurnya Markas Pemberontak
87
Acara Pemakaman
88
Perpisahan Tanpa Kata
89
Penobatan Pangeran Lin Yon Jun
90
Kekuatan Pendekar Kekaisaran Tang
91
Melawan Para Perampok
92
Si Tubuh Besi
93
Asosiasi Lotus Perak
94
Kembalinya Sekte Lembah Petir
95
Sekte Pelarian Dari Kekaisaran Tang
96
Mengajukan Kerjasama
97
Membuka Toko
98
Toko Obat Xian
99
Keputusan Shi Yuan Jie
100
Membeli Senjata
101
Membuat Pil Awet Muda
102
Toko Di Buka Kembali
103
Permainan Catur
104
Mencapai Kesepakatan
105
Pesta Peresmian
106
Teman Lama
107
Menutup Toko
108
Para Penghadang
109
Pemuja Iblis
110
Pertarungan Berakhir
111
Penyelidikan
112
Persaingan Dua Gadis
113
Hasil Penyelidikan
114
Kontrak Ikatan Pusaka
115
Melawan Roh Pusaka
116
Keberhasilan Melakukan Kontrak Pusaka
117
Masalalu Roh Pusaka
118
Jurus Perubahan Wujud
119
Kekesalan Liu Wei
120
Kedai Din Thai Fung
121
Menjalin Aliansi
122
Bergabung Dengan Aliansi Pendekar Surgawi
123
Acara Lelang
124
Pembukaan Lelang
125
Siluman Griffin
126
Pusaka Kipas Naga Angin
127
Burung Phoenix Petir
128
Kericuhan Acara Lelang
129
Siasat Shi Yuan Jie
130
Putri Kerajaan Guangzhou
131
Pusaka Tombak Pembunuh Naga
132
Melelang Penawar Racun Perusak Syaraf
133
Melelang Pil Giok Suci
134
Permintaan Maaf
135
Acara Lelang Berakhir
136
Keributan Di Pintu Gerbang Istana
137
Memenuhi Undangan Raja Thai Yen
138
Arya Vs Jenderal Yu Lang
139
Arya Vs Jenderal Yu Lang ll
140
Duel Berakhir
141
Dugaan Huashan
142
Menyusun Rencana
143
Penculikan
144
Sisi Lain Panglima Chong Quon
145
Menyambut Anggota Baru
146
Teknik Pedang Terbang
147
Pertempuran
148
Melumpuhkan Kultivasi
149
Perjodohan
150
Melatih Keseimbangan
151
Masalalu An Lushan
152
Menyampaikan Berita Baik
153
Dendam Yang Membara.
154
Kebimbangan Patriark Tao Lian
155
Mendatangi Sekte Pedang Teratai
156
Persetujuan
157
Semakin Yakin
158
Kekecewaan Sekte Tapak Iblis
159
Menemukan Tempat Persembunyian
160
Energi Kegelapan
161
Ritual Anggota Baru
162
Hutan Gelap
163
Sekelompok Siluman Singa
164
Serangan Susulan
165
Cerita Dibalik Hutan Hei'an
166
Bertemu Naga
167
Lembah Naga
168
Tiga Darah Berbeda
169
Kebebasan Yang Mengejutkan
170
Melawan Para Siluman Naga
171
Menghadapi Penyusup
172
Menghadapi Penyusup II
173
Pulau Kehidupan
174
Tamu Tidak Di Undang
175
Penyucian Hati
176
Sisi Gelap I
177
Sisi Gelap II
178
Teknik Pengendalian Darah
179
Taichi
180
Duel Naga Vs Harimau
181
Arya Vs Chaizu I
182
Arya Vs Chaizu II
183
Arya Vs Chaizu III
184
Arya Vs Chaizu IV
185
Keluar Dari Hutan Hei'an
186
Latihan Pertama Di Sekte Lembah Petir
187
Sahabat Baru
188
Pencari Pusaka Langit.
189
Penculikan Bayi
190
Mengejar Penculik
191
Pendekar Suci Turun Tangan
192
Penculikan Putri Kaisar
193
Kecerdikan Han Jifan
194
Arya Vs Huashan
195
Pil Serat Gairah
196
Kemarahan Sang Putri
197
Menyampaikan Permasalahan
198
Keputusan Sang Putri
199
Seruling Cahaya Malam
200
Pesan Dari Bangsa Iblis
201
Hujan Meteor
202
Kemunculan Tengkorak Di Langit
203
Kota Mati
204
Tantangan Yang Tidak Sepadan
205
Pengendalian Pikiran
206
Keluar Demi Membalaskan Dendam
207
Perubahan Sikap Arya
208
Sebuah Tamparan Telak
209
Episode Terakhir
210
Pengumuman

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!