Masa lalu Tubuh Arya

2 bulan pelatihan fisik Arya telah berlalu. Sekarang Arya sudah berumur genap 7 tahun. Pelatihan rutinnya pun sudah ditingkatkan sampai 5 kali lipat dari sebelumnya.

Kultivasi Arya saat ini, telah berada di tahap awal tingkat 10. Penguasaan dari Kitab Dewa Naga Emas, sudah mencapai tingkat langit dari setiap tahap jurus pertama Pernafasan Naga Emas. Tenaga dalamnya sendiri, kini sudah mencapai 90 lingkaran. Namun kualitas tulangnya masih berada di tulang macan putih.

______

Arya yang sudah bersiap-siap melakukan latihan rutinnya. tiba-tiba Zhen Long menghampirinya dan lalu menjelaskan.

"Ya'er... kakek rasa pondasi tubuhmu sekarang sudah lebih dari sempurna untuk bisa memulai mempelajari setiap jurus yang akan kakek ajarkan. Jadi mulai sekarang kau sudah tidak perlu lagi berlatih fisik, karena mulai sekarang kau akan kakek latih teknik-teknik beladiri." Zhen Long tersenyum ramah.

"Baiklah kek, kalau begitu ayo segera kita mulai saja latihannya kek." timpal Arya bersemangat.

Zhen Long hanya tersenyum dan mencubit hidung Arya, lalu berkata: ”Ya'er... sebelum berlatih jurus-jurus, kakek akan terlebih dulu mengajarkan teknik perubahan energi Qi menjadi elemen Api, Air, Kayu, dan Angin."

Karena hanya memang 4 elemen itu saja yang dikuasi oleh Zhen Long, jadi dia tidak bisa mengajarkan elemen-elemen lain yang di miliki Arya.

"Mulailah dengan memikirkan elemen apa yang ingin kau keluarkan, lalu cobalah mengalirkan Qi mu dan pusatkanlah ke kedua tanganmu, kontrol energi Qi mu lalu hempaskan energi itu keluar dari tanganmu." Zhen Long menjelaskan sambil mempraktekkannya.

Arya mencoba mempraktekkan nya, namun usahanya selalu saja gagal. Tentu saja hal itu tidak membuatnya menyerah begitu saja. Bocah itu terus mencoba dan mencoba, hingga akhirnya diapun berhasil menciptakan sebuah api kecil yang samar-samar terlihat di telapak tangannya.

Keberhasilan kecil itu membuat Arya semakin termotivasi, sampai-sampai dirinya kehabisan Qi dan akhirnya tumbang tidak sadarkan diri.

"Kau terlalu memaksakan diri, nak... Padahal seorang jenius sekalipun membutuhkan waktu berbulan-bulan untuk bisa menguasai perubahan energi. Perkembanganmu ini benar-benar melebihi perkiraanku...."

Zhen Long memasang senyuman, kemudian menghampiri Arya lalu menggendongnya menuju ke arah goa yang berada di dekat mereka.

"Istirahatlah dulu nak... kakek akan pergi dulu mencarikan sumberdaya untukmu." gumam Zhen Long dalam hati setelah membaringkan tubuh Arya.

Pria paruh baya itu menatap Arya beberapa saat sebelum dirinya melangkah keluar dari goa.

__________

(Di dalam alam bawah sadar)

Arya melihat seorang wanita cantik berumur sekitar 26'an tahun, nampak wanita itu sedang terbaring di atas ranjang. Dan di sebelahnya juga terdapat seorang wanita lagi yang terlihat sedang membantu persalinan wanita tersebut.

Ketika Arya sedang serius mengamati kejadian dihadapannya itu, tiba-tiba Dewa Petir muncul di sampingnya.

"Dialah ibu dari tubuh yang kau pakai." Kata Dewa Petir sambil menunjuk ke arah wanita yang sedang melahirkan tersebut.

Arya tidak mengindahkan perkataan dari Dewa Petir, perhatiannya masih terfokus melihat wajah wanita itu. Seorang wanita yang terlihat mirip dengan wajahnya saat ini. Beberapa saat kemudian, nampak seorang bayi laki-laki terlahir.

"Bayi itulah tubuh yang kau pakai saat ini, Arya." Kata Dewa Petir.

Mendengar tangisan seorang bayi, muncul seorang pria yang nampak berumur sekitar 30'an tahun masuk ke dalam ruangan tersebut dengan tergesa-gesa.

Pria itu menghampiri si bayi, lalu buru-buru mengendong bayi kecil tersebut. Nampak pria itu tersenyum bahagia dengan matanya yang berkaca-kaca, ia terus menimang-nimang si bayi tanpa memperdulikan lumuran darah yang masih menempel di tubuh si bayi tersebut.

"Xun'er... bolehkah aku memberikannya nama?" Tanya pria tersebut sambil menoleh ke arah wanita yang baru saja melahirkan.

Ibu dari si bayi hanya menganggukkan kepalanya pelan.

"Kalau begitu, kau akan ku beri nama.... Li Xian. Bagaimana... apakah kau suka dengan nama ini, Xun'er?" Kata pria tersebut sambil memandangi si bayi, lalu kemudian memandangi wanita yang berada disampingnya.

"Itu nama yang terdengar bagus." Balas wanita dari si bayi sambil tersenyum haru.

"Jadi namaku adalah Li Xian, lalu siapa nama kedua orangtuaku?" Arya menoleh kepada Dewa Petir.

"Benar.... itu adalah nama dari pemilik tubuhmu. kau lebih suka nama yang mana, Arya atau Li Xian? nama ayahmu adalah Li Hongyi, sementara ibumu sendiri bernama Nie Xun" Dewa Petir menjelaskan.

Arya hanya diam tidak membalas ucapan dari Dewa Petir. Saat ini dirinya hanya fokus mengamati kejadian demi kejadian yang di alami oleh tubuhnya di masalalu.

Arya melihat bagaimana dirinya di besarkan oleh kedua orangtuanya dengan penuh kasih sayang.

Menurut kebanyakan orang di dunia ini, Li Xian adalah orang yang cacat sebab ia tidak memiliki Dantian. Namun walau bagaimanpun kondisi Li Xian, kedua orangtuanya tetap tulus menyayanginya.

Sudah berbagai cara yang telah di usahakan oleh kedua orang tuanya untuk menyembuhkan Li Xian, namun semua usaha mereka tersebut, selalu saja tak membuahkan hasil.

Akhirnya Arya mengetahui, jika pemilik tubuh yang dipakainya saat ini sebelumnya tidak memiliki Dantian. Itu adalah kondisi tubuh yang langka, dimana di dunia kultivator ini hampir semua orang memiliki Dantian. Walaupun memang tidak semua orang bisa menggunakannya dengan baik, dan berhasil menjadi seorang pendekar atau kultivator.

Ayah dan ibunya Li Xian adalah anggota dari Sekte Lembah Petir, mereka berdua menjabat sebagai Tetua di Sekte tersebut.

Semasa Li Xian berada di lingkungan sekte lembah petir, dirinya selalu dikucilkan oleh anak-anak sebayanya. Walaupun di sekte tersebut terdapat banyak anak seumuran dengannya, namun hanya segelintir dari mereka yang mau berteman dengannya. Sebab mereka tidak ingin mempunyai teman yang lemah dan tidak berguna layaknya sampah. Sebab itulah Li Xian selalu mengurung diri di dalam rumahnya.

Kedua orang tuanya sebenarnya sangat marah mendapati anaknya di kucilkan di sekte tersebut. Merasa iba akan nasib anaknya, ayah dan ibunya Li Xian membawanya pergi dari Sekte lembah petir, dan berniat menyerahkan Li Xian untuk diasuh oleh kakeknya.

Namun dalam perjalanan mereka di sebuah hutan, mereka di hadang oleh puluhan pendekar.

Salah satu di antara puluhan pendekar tersebut adalah teman satu sektenya dulu. Orang tersebut keluar dari sekte Lembah Petir di karenakan dendam dan cemburu, sebab Nie Xun menolak cintanya dan lebih memilih menikah dengan Li Hongyi.

Demi menyelamatkan keluarganya, Li Hongyi menghadapi puluhan pendekar tersebut seorang diri lalu menyuruh istrinya membawa Li Xian kabur.

Selama berhari-hari dalam pelarian, tubuh Nie Xun telah mencapai batasnya. Nie Xun kemudian memilih memasuki hutan kematian untuk menghindari kejaran para pendekar. Namun sayangnya, para pendekar tersebut tetap mengejar mereka sampai akhirnya mereka terpojok di bibir jurang kematian.

Karena tidak ada pilihan lain, Nie Xun berusaha melindungi Li Xian dengan sekuat tenaganya. Namun karena di keroyok, ia pun kewalahan dan akhirnya Li Xian berhasil di tangkap, lalu di lemparkan ke dalam jurang kematian.

Melihat anaknya di lemparkan ke dalam jurang kematian, Nie Xun kehilangan semangat hidup dan akhirnya wanita itu memilih mengakhiri hidupnya dengan menusukkan pedangnya sendiri ke tubuhnya.

Potongan-potongan kejadian perjalanan masalalu tubuh Li Xian berakhir sampai disini.

"Lalu mengapa tubuh ini tidak hancur ketika terjatuh ke dalam jurang kematian?" Tanya Arya menatap Dewa petir.

"Sebelumnya tubuhmu memang sudah hancur. Aku di beri tugas untuk memulihkan tubuhmu, tapi tidak dengan nyawa dari pemilik tubuhmu ini....." jawab Dewa Petir menjelaskan, lalu melanjutkan perkataannya:

"Sekarang aku akan memberikan hadiah untukmu... dengan ini kau akan lebih mudah mengendalikan Qi serta tenaga dalammu. Dengan ini pula, pemahamanmu akan meningkat."

Selesai berkata demikian, Dewa Petir lalu meletakkan tangannya di atas kepala Arya. Perlahan muncul sebuah cahaya keemasan, bersamaan dengan itu pula kembalilah kesadaran Arya di dunia nyata.

Arya kemudian membuka matanya, entah kenapa dia merasa kepalanya lebih ringan dari sebelumnya. Pikirannya pun jauh lebih tenang dan jernih.

Dia lantas duduk bersila, berniat menggunakan jurus pertama Pernafasan Naga Emas, untuk mengisi kembali Qi dan tenaga dalamnya yang telah habis terkuras karena latihan sebelumnya.

Selesai memulihkan kondisi tubuhnya, Arya kemudian keluar dari goa menuju ke arah sungai. Ketika dirinya berada di tepi sungai, ia kembali merenungkan kejadian yang menimpa dirinya ketika masih berada di bumi dan kejadian yang terjadi pada tubuh Li Xian.

"Hmm... Li Xian ya, sebaiknya aku memakai nama Arya atau Li Xian?" Batin Arya sambil menatap ikan-ikan yang berenang di dasar sungai.

__________

Para reader yang Budiman gimana menurut kalian?

tokoh utamanya pakai nama Arya Pamungkas atau Li Xian?

Tulis di kolom komentar ya 🙏

Jangan lupa bantu like, vote kritik dan sarannya.

Semoga kalian menikmati alur cerita novel ini 👍

Terpopuler

Comments

Muhammad Fathirfadly

Muhammad Fathirfadly

zzzz

2024-07-09

0

Iwan Arema

Iwan Arema

Arya z thooorrr...Lbh k jawax

2024-04-07

3

Jumadi 0707

Jumadi 0707

li xian lanjut mantap

2024-03-31

0

lihat semua
Episodes
1 Awal Mula Berpindah Dimensi
2 Kehidupan Baru
3 Belajar Alkemis
4 Latihan Fisik 1
5 Latihan Fisik 2
6 Latihan Fisik 3
7 Latihan Fisik 4
8 Masa lalu Tubuh Arya
9 Kitab Pedang Bayangan
10 Perpisahan Dengan Zhen Long
11 Asal Muasal Cincin Ruang Semesta
12 Selamat Tinggal Jurang Kematian
13 Memulai Petualangan
14 Bertemu Kembali
15 Mengobati Tetua Sekte Bunga Matahari
16 Rencana Tetua Sekte Bunga Matahari
17 Pemahaman Ilmu Berpedang
18 Keinginan Liu Wei
19 Kedatangan Sekte Pedang Teratai
20 Meningkatkan Kultivasi Para Murid
21 Turnamen Pendekar Muda
22 Turnamen Pendekar Muda 2
23 Turmanen Pendekar Muda 3
24 Turnamen Pendekar Muda 4
25 Turmanen Pendekar Muda 5
26 Final Turnamen Pendekar Muda
27 Hasil Turmanen Pendekar Muda
28 Menjual Pil Giok Suci
29 Masalalu Liu Wei
30 Perpisahan
31 Pria Tua Misterius
32 Niat Baik Yang Dilandasi Kejahatan
33 Tupai Pertapa
34 Diatas Pendekar Suci
35 Terungkap Segalanya
36 Kejar Kejaran
37 Kerajaan Siluman Tupai
38 Memindahkan Sebuah Kerajaan
39 Menjadi Pemimpin Siluman Tupai
40 Kabut Ilusi
41 Penjaga Kabut Ilusi
42 Raja Obat
43 Menuju Pertarungan
44 Menjadi Pengawal Pangeran
45 Pertama Kalinya Membunuh
46 Kecerobohan Dewa Petir
47 Aura Jiwa Shenren
48 Bertemu Kaisar Surga
49 Mengobati Penduduk Desa
50 Siluman Penghuni Sungai
51 Si Kembar Haus Darah
52 Tangisan Desa Fushun
53 Kembalinya Dewa Petir
54 Cairan Pusaran Waktu
55 Menundukkan Harimau Putih
56 Roh Pusaka
57 Penculikan Pangeran Lin Yon Jun
58 Dimana Hantu
59 Keterpaksaan Tindakan Walikota
60 Teknik Penghisap Dimensi
61 Keputusan Arya
62 Arya Vs Patriark Kim Taiqing
63 Hancurnya Sekte Pedang Berduri
64 Mengarang Cerita
65 Racun Tengkorak Iblis
66 Menyebarkan Informasi
67 Pengintai
68 Tiba Di Kerajaan Goading
69 Mengobati Sang Raja
70 Duri Dalam Daging
71 Pertunjukan Yang Menarik
72 Bertarung Melawan Tiga Tetua
73 Persaingan
74 Kekecewaan
75 Bocah Kecil Penjual Permen
76 Tiga Bersaudara
77 Memberikan Kenang-kenangan
78 Raja Para Dewa
79 Jurus Berpindah Dimensi
80 Meninggalkan Istana Goading
81 Pasar
82 Kertas Sihir
83 Membuka Meridian Ketiga Bersaudara
84 Menangkap Pemberontak Dalam Istana
85 Penyerangan Ke Markas Pemberontak
86 Hancurnya Markas Pemberontak
87 Acara Pemakaman
88 Perpisahan Tanpa Kata
89 Penobatan Pangeran Lin Yon Jun
90 Kekuatan Pendekar Kekaisaran Tang
91 Melawan Para Perampok
92 Si Tubuh Besi
93 Asosiasi Lotus Perak
94 Kembalinya Sekte Lembah Petir
95 Sekte Pelarian Dari Kekaisaran Tang
96 Mengajukan Kerjasama
97 Membuka Toko
98 Toko Obat Xian
99 Keputusan Shi Yuan Jie
100 Membeli Senjata
101 Membuat Pil Awet Muda
102 Toko Di Buka Kembali
103 Permainan Catur
104 Mencapai Kesepakatan
105 Pesta Peresmian
106 Teman Lama
107 Menutup Toko
108 Para Penghadang
109 Pemuja Iblis
110 Pertarungan Berakhir
111 Penyelidikan
112 Persaingan Dua Gadis
113 Hasil Penyelidikan
114 Kontrak Ikatan Pusaka
115 Melawan Roh Pusaka
116 Keberhasilan Melakukan Kontrak Pusaka
117 Masalalu Roh Pusaka
118 Jurus Perubahan Wujud
119 Kekesalan Liu Wei
120 Kedai Din Thai Fung
121 Menjalin Aliansi
122 Bergabung Dengan Aliansi Pendekar Surgawi
123 Acara Lelang
124 Pembukaan Lelang
125 Siluman Griffin
126 Pusaka Kipas Naga Angin
127 Burung Phoenix Petir
128 Kericuhan Acara Lelang
129 Siasat Shi Yuan Jie
130 Putri Kerajaan Guangzhou
131 Pusaka Tombak Pembunuh Naga
132 Melelang Penawar Racun Perusak Syaraf
133 Melelang Pil Giok Suci
134 Permintaan Maaf
135 Acara Lelang Berakhir
136 Keributan Di Pintu Gerbang Istana
137 Memenuhi Undangan Raja Thai Yen
138 Arya Vs Jenderal Yu Lang
139 Arya Vs Jenderal Yu Lang ll
140 Duel Berakhir
141 Dugaan Huashan
142 Menyusun Rencana
143 Penculikan
144 Sisi Lain Panglima Chong Quon
145 Menyambut Anggota Baru
146 Teknik Pedang Terbang
147 Pertempuran
148 Melumpuhkan Kultivasi
149 Perjodohan
150 Melatih Keseimbangan
151 Masalalu An Lushan
152 Menyampaikan Berita Baik
153 Dendam Yang Membara.
154 Kebimbangan Patriark Tao Lian
155 Mendatangi Sekte Pedang Teratai
156 Persetujuan
157 Semakin Yakin
158 Kekecewaan Sekte Tapak Iblis
159 Menemukan Tempat Persembunyian
160 Energi Kegelapan
161 Ritual Anggota Baru
162 Hutan Gelap
163 Sekelompok Siluman Singa
164 Serangan Susulan
165 Cerita Dibalik Hutan Hei'an
166 Bertemu Naga
167 Lembah Naga
168 Tiga Darah Berbeda
169 Kebebasan Yang Mengejutkan
170 Melawan Para Siluman Naga
171 Menghadapi Penyusup
172 Menghadapi Penyusup II
173 Pulau Kehidupan
174 Tamu Tidak Di Undang
175 Penyucian Hati
176 Sisi Gelap I
177 Sisi Gelap II
178 Teknik Pengendalian Darah
179 Taichi
180 Duel Naga Vs Harimau
181 Arya Vs Chaizu I
182 Arya Vs Chaizu II
183 Arya Vs Chaizu III
184 Arya Vs Chaizu IV
185 Keluar Dari Hutan Hei'an
186 Latihan Pertama Di Sekte Lembah Petir
187 Sahabat Baru
188 Pencari Pusaka Langit.
189 Penculikan Bayi
190 Mengejar Penculik
191 Pendekar Suci Turun Tangan
192 Penculikan Putri Kaisar
193 Kecerdikan Han Jifan
194 Arya Vs Huashan
195 Pil Serat Gairah
196 Kemarahan Sang Putri
197 Menyampaikan Permasalahan
198 Keputusan Sang Putri
199 Seruling Cahaya Malam
200 Pesan Dari Bangsa Iblis
201 Hujan Meteor
202 Kemunculan Tengkorak Di Langit
203 Kota Mati
204 Tantangan Yang Tidak Sepadan
205 Pengendalian Pikiran
206 Keluar Demi Membalaskan Dendam
207 Perubahan Sikap Arya
208 Sebuah Tamparan Telak
209 Episode Terakhir
210 Pengumuman
Episodes

Updated 210 Episodes

1
Awal Mula Berpindah Dimensi
2
Kehidupan Baru
3
Belajar Alkemis
4
Latihan Fisik 1
5
Latihan Fisik 2
6
Latihan Fisik 3
7
Latihan Fisik 4
8
Masa lalu Tubuh Arya
9
Kitab Pedang Bayangan
10
Perpisahan Dengan Zhen Long
11
Asal Muasal Cincin Ruang Semesta
12
Selamat Tinggal Jurang Kematian
13
Memulai Petualangan
14
Bertemu Kembali
15
Mengobati Tetua Sekte Bunga Matahari
16
Rencana Tetua Sekte Bunga Matahari
17
Pemahaman Ilmu Berpedang
18
Keinginan Liu Wei
19
Kedatangan Sekte Pedang Teratai
20
Meningkatkan Kultivasi Para Murid
21
Turnamen Pendekar Muda
22
Turnamen Pendekar Muda 2
23
Turmanen Pendekar Muda 3
24
Turnamen Pendekar Muda 4
25
Turmanen Pendekar Muda 5
26
Final Turnamen Pendekar Muda
27
Hasil Turmanen Pendekar Muda
28
Menjual Pil Giok Suci
29
Masalalu Liu Wei
30
Perpisahan
31
Pria Tua Misterius
32
Niat Baik Yang Dilandasi Kejahatan
33
Tupai Pertapa
34
Diatas Pendekar Suci
35
Terungkap Segalanya
36
Kejar Kejaran
37
Kerajaan Siluman Tupai
38
Memindahkan Sebuah Kerajaan
39
Menjadi Pemimpin Siluman Tupai
40
Kabut Ilusi
41
Penjaga Kabut Ilusi
42
Raja Obat
43
Menuju Pertarungan
44
Menjadi Pengawal Pangeran
45
Pertama Kalinya Membunuh
46
Kecerobohan Dewa Petir
47
Aura Jiwa Shenren
48
Bertemu Kaisar Surga
49
Mengobati Penduduk Desa
50
Siluman Penghuni Sungai
51
Si Kembar Haus Darah
52
Tangisan Desa Fushun
53
Kembalinya Dewa Petir
54
Cairan Pusaran Waktu
55
Menundukkan Harimau Putih
56
Roh Pusaka
57
Penculikan Pangeran Lin Yon Jun
58
Dimana Hantu
59
Keterpaksaan Tindakan Walikota
60
Teknik Penghisap Dimensi
61
Keputusan Arya
62
Arya Vs Patriark Kim Taiqing
63
Hancurnya Sekte Pedang Berduri
64
Mengarang Cerita
65
Racun Tengkorak Iblis
66
Menyebarkan Informasi
67
Pengintai
68
Tiba Di Kerajaan Goading
69
Mengobati Sang Raja
70
Duri Dalam Daging
71
Pertunjukan Yang Menarik
72
Bertarung Melawan Tiga Tetua
73
Persaingan
74
Kekecewaan
75
Bocah Kecil Penjual Permen
76
Tiga Bersaudara
77
Memberikan Kenang-kenangan
78
Raja Para Dewa
79
Jurus Berpindah Dimensi
80
Meninggalkan Istana Goading
81
Pasar
82
Kertas Sihir
83
Membuka Meridian Ketiga Bersaudara
84
Menangkap Pemberontak Dalam Istana
85
Penyerangan Ke Markas Pemberontak
86
Hancurnya Markas Pemberontak
87
Acara Pemakaman
88
Perpisahan Tanpa Kata
89
Penobatan Pangeran Lin Yon Jun
90
Kekuatan Pendekar Kekaisaran Tang
91
Melawan Para Perampok
92
Si Tubuh Besi
93
Asosiasi Lotus Perak
94
Kembalinya Sekte Lembah Petir
95
Sekte Pelarian Dari Kekaisaran Tang
96
Mengajukan Kerjasama
97
Membuka Toko
98
Toko Obat Xian
99
Keputusan Shi Yuan Jie
100
Membeli Senjata
101
Membuat Pil Awet Muda
102
Toko Di Buka Kembali
103
Permainan Catur
104
Mencapai Kesepakatan
105
Pesta Peresmian
106
Teman Lama
107
Menutup Toko
108
Para Penghadang
109
Pemuja Iblis
110
Pertarungan Berakhir
111
Penyelidikan
112
Persaingan Dua Gadis
113
Hasil Penyelidikan
114
Kontrak Ikatan Pusaka
115
Melawan Roh Pusaka
116
Keberhasilan Melakukan Kontrak Pusaka
117
Masalalu Roh Pusaka
118
Jurus Perubahan Wujud
119
Kekesalan Liu Wei
120
Kedai Din Thai Fung
121
Menjalin Aliansi
122
Bergabung Dengan Aliansi Pendekar Surgawi
123
Acara Lelang
124
Pembukaan Lelang
125
Siluman Griffin
126
Pusaka Kipas Naga Angin
127
Burung Phoenix Petir
128
Kericuhan Acara Lelang
129
Siasat Shi Yuan Jie
130
Putri Kerajaan Guangzhou
131
Pusaka Tombak Pembunuh Naga
132
Melelang Penawar Racun Perusak Syaraf
133
Melelang Pil Giok Suci
134
Permintaan Maaf
135
Acara Lelang Berakhir
136
Keributan Di Pintu Gerbang Istana
137
Memenuhi Undangan Raja Thai Yen
138
Arya Vs Jenderal Yu Lang
139
Arya Vs Jenderal Yu Lang ll
140
Duel Berakhir
141
Dugaan Huashan
142
Menyusun Rencana
143
Penculikan
144
Sisi Lain Panglima Chong Quon
145
Menyambut Anggota Baru
146
Teknik Pedang Terbang
147
Pertempuran
148
Melumpuhkan Kultivasi
149
Perjodohan
150
Melatih Keseimbangan
151
Masalalu An Lushan
152
Menyampaikan Berita Baik
153
Dendam Yang Membara.
154
Kebimbangan Patriark Tao Lian
155
Mendatangi Sekte Pedang Teratai
156
Persetujuan
157
Semakin Yakin
158
Kekecewaan Sekte Tapak Iblis
159
Menemukan Tempat Persembunyian
160
Energi Kegelapan
161
Ritual Anggota Baru
162
Hutan Gelap
163
Sekelompok Siluman Singa
164
Serangan Susulan
165
Cerita Dibalik Hutan Hei'an
166
Bertemu Naga
167
Lembah Naga
168
Tiga Darah Berbeda
169
Kebebasan Yang Mengejutkan
170
Melawan Para Siluman Naga
171
Menghadapi Penyusup
172
Menghadapi Penyusup II
173
Pulau Kehidupan
174
Tamu Tidak Di Undang
175
Penyucian Hati
176
Sisi Gelap I
177
Sisi Gelap II
178
Teknik Pengendalian Darah
179
Taichi
180
Duel Naga Vs Harimau
181
Arya Vs Chaizu I
182
Arya Vs Chaizu II
183
Arya Vs Chaizu III
184
Arya Vs Chaizu IV
185
Keluar Dari Hutan Hei'an
186
Latihan Pertama Di Sekte Lembah Petir
187
Sahabat Baru
188
Pencari Pusaka Langit.
189
Penculikan Bayi
190
Mengejar Penculik
191
Pendekar Suci Turun Tangan
192
Penculikan Putri Kaisar
193
Kecerdikan Han Jifan
194
Arya Vs Huashan
195
Pil Serat Gairah
196
Kemarahan Sang Putri
197
Menyampaikan Permasalahan
198
Keputusan Sang Putri
199
Seruling Cahaya Malam
200
Pesan Dari Bangsa Iblis
201
Hujan Meteor
202
Kemunculan Tengkorak Di Langit
203
Kota Mati
204
Tantangan Yang Tidak Sepadan
205
Pengendalian Pikiran
206
Keluar Demi Membalaskan Dendam
207
Perubahan Sikap Arya
208
Sebuah Tamparan Telak
209
Episode Terakhir
210
Pengumuman

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!