Arya kini sudah bisa memangkas latihan pertamanya satu jam lebih awal dari sebelumnya. Setelah menyelesaikan latihan pertamanya, bocah itu berniat akan kembali memulai latihannya yang kedua.
"Istirahatlah dulu sebentar Ya'er, kakek ingin menunjukkan sesuatu kepadamu.." Zhen Long memanggil Arya, lalu menyuruhnya duduk disampingnya.
Setelah Arya duduk, Zhen Long kemudian mengeluarkan sebuah seruling giok berwarna keemasaan dari ruang hampa. Tentu saja melihat hal itu, Arya sangat terkejut dan ingin bertanya, namun Zhen Long memberi isyarat agar bocah itu tidak bertanya terlebih dahulu.
Zhen Long kembali pada tujuan awalnya untuk menunjukkan sesuatu kepada Arya. Pria paruh baya itu kemudian meniup serulingnya, bersamaan dengan itu terdengarlah harmoni yang indah. kadang berirama sedih kadang juga bahagia, tapi semua nada yang keluar dari seruling tersebut membuat tenang di jiwa.
Perlahan nampak sekelompok burung mendekat, kemudian terbang memutari mereka. Terlihat burung-burung tersebut terbang dengan indah, membentuk sebuah formasi yang seakan sedang menari mengikuti irama seruling yang di mainkan Zhen Long.
Beberapa saat kemudian Zhen Long pun berhenti meniup serulingnya, yang bersamaan dengan itu pula perlahan burung-burung tersebut kembali pergi menjauh dari mereka berdua.
"Kau hanya perlu mengalirkan Qi ke dalam seruling ini. seruling ini bisa membuat orang lain terpana namun sebenarnya seruling ini adalah sebuah benda pusaka yang bisa membuat celaka musuh-musuhmu, jika kau mengalirkan Qi serta energi jiwamu ke dalam seruling ini." Zhen Long menjelaskan.
"Namun kakek lebih senang menggunakan seruling ini sebagai hiburan jika kakek sedang kesepian ataupun ketika banyak pikiran." Lanjut Zhen Long sambil menghembuskan nafas pelan.
"Jadi, kakek saat ini sedang banyak pikiran?" Tanya Arya memasang ekspresi sedih saat melihat wajah Zhen Long yang tampak lesu.
"Ah itu nak... kapan-kapan kakek akan menceritakan kisah hidup kakek... sekarang kakek ingin memberitahukan sesuatu padamu, kalung yang kau pakai itu mungkin saja peninggalan dari orangtuamu, nak." Zhen Long meraih kalung yang di kenakan Arya.
Arya lantas melihat kalung yang dipakainya, sebuah kalung yang berliontin batu giok biru. Zhen Long kembali menjelaskan "Batu ini juga mempunyai fungsi yang sama seperti cincin ruang semesta milik kakek... Namun bedanya, cincin milik kakek adalah pusaka langit." Zhen Long lalu memperlihatkan cincin ruang semesta miliknya pada Arya.
"Yang kau lihat tadi, mengapa kakek bisa mengeluarkan seruling ini secara tiba-tiba. itu semua karena cincin ini nak.... cincin ini bisa menyimpan banyak barang, dan yang paling berbeda dari yang lain, cincin ini bisa di gunakan untuk menyimpan makhluk hidup." Zhen Long kemudian memperlihatkan cara kerja cincinnya memasukan seruling dan mengeluarkannya kembali dengan kibasan tangan.
"Seruling ini adalah sebuah pusaka bintang. Sementara cincin ini adalah sebuah pusaka langit, didalamnya terdapat banyak uang, buku beladiri, beberapa senjata, pusaka serta 4 Kitab kuno. ini semua akan kakek berikan kepadamu, nak." Ucap Zhen Long sambil mengacak-acak rambut serta mencubit hidung Arya. Setelah itu pria paruh baya itu menyerahkan kedua benda itu kepada Arya.
PERLU DIKETAHUI
Senjata dibagi menjadi 4. senjata biasa, senjata kelas bawah, senjata kelas menengah, senjata kelas atas.
Pusaka di bagi menjadi 4. pusaka bumi, pusaka bintang, pusaka langit dan yang tertinggi pusaka Dewa
"Ya'er.. Kakek memberikan semua ini namun dengan syarat. Kau harus selalu berada di dalam jalan kebenaran... jadilah orang yang bermanfaat untuk orang lain... Sekarang teteskanlah darahmu dan alirkan Qi ke cincin ini nak!" Ucap Zhen Long lalu mengigit ibu jarinya dan kemudian meneteskan darahnya ke permukaan cincin ruang semesta. Setelah itu pria paruh baya tersebut menyuruh Arya melakukan hal yang sama.
"Sekarang semua ini sudah menjadi milikmu, jagalah baik-baik dan selalu ingatlah pesan kakek tadi." Zhen Long mengalihkan pandangannya ke arah langit yang mulai memasuki malam.
"Ta...tapi kek, aku rasa aku tidak pantas menerima semua pemberian ini kek..." ucap Arya sambil terus memandangi orang yang berada di sampingnya. Orang itu tentu saja adalah Zhen Long, orang yang telah menyelamatkan hidupnya, serta orang yang telah di anggapnya sebagai kakeknya sendiri, satu-satunya orang yang dia punya saat ini.
Zhen Long tidak merespon perkataan dari Arya, pria paruh baya itu lalu beranjak pergi meninggalkan cucu angkatnya tersebut yang nampak masih memasang ekspresi kebingungan.
Setelah jauh dari Arya, Zhen Long lalu mulai menyalakan api unggun dan memanggang daging untuk makan malam mereka berdua.
"Kemarilah nak, bantu kakek... setelah makan, lanjutkanlah latihanmu." Perintah Zhen Long.
_____
Selesai makan, Arya kemudian meneruskan latihannya. berbeda dari sebelumnya, kali ini Arya tidak merasakan tekanan seperti sebelumnya. Walaupun masih dirasanya berat, namun sudah tidak seberat hari pertama saat ia latihan.
Setelah Arya telah menyelesaikan latihan keduanya, dia melihat Zhen Long sudah tertidur. Karena tidak ingin membuang waktu, iapun kemudian bergegas memulai latihannya yang ketiga. Namun baru saja ingin memejamkan matanya, dia dikagetkan dengan kemunculan Dewa Petir yang tiba-tiba.
"Masuklah ke dalam alam jiwamu.. kembalilah berlatih Kitab Dewa Naga Emas." ucap Dewa Petir melalui telepati.
"Tapi aku harus menyelesaikan latihan yang di berikan kakekku dulu." balas Arya juga melalui telepati.
"Ya... baiklah, lakukanlah seperti biasanya kau berlatih... gabungkan teknik penyerapan Qi dan teknik Pernafasan Naga Emas Tahap pertama. Dengan begitu, kau akan lebih cepat menyerap energi Qi alam. Setelah menyelesaikan latihanmu, pejamkanlah matamu fokuskan pikiranmu untuk masuk ke alam jiwamu." Ucap Dewa Petir menjelaskan, lalu perlahan memudar dan menghilang.
Benar saja setelah satu jam Arya menggabungkan kedua teknik tersebut, dia telah menyelesaikan latihan ketiganya. Kemudian Arya mencoba memasuki alam jiwanya dalam keadaan sadar.
Pertama-tama Arya memejamkan matanya, lalu dia memfokuskan pikirannya. Sebenarnya teknik ini sangatlah susah, bahkan bagi para pendekar yang telah mencapai Tahap Pendekar Suci sekalipun.
Walaupun Dewa Petir telah membantu membuka gerbang alam jiwa bocah itu, namun tetap saja Arya masih kesulitan untuk memasuki alam jiwanya.
Berkali-kali dia mencoba, namun usahanya tersebut selalu saja gagal. Sampai percobaan yang ke sepuluh, barulah akhirnya dia berhasil.
Setelah kejadian ini, setiap kali menyelesaikan latihan yang di berikan Zhen Long, Arya selalu berlatih Kitab Dewa Naga Emas di dalam alam jiwanya.
_________
Seminggu telah berlalu, semenjak hari pertama Arya memulai latihan.
Sekarang Arya sudah tidak lagi merasakan berat dalam latihannya membentuk pondasi tubuh. Bahkan latihan berlari mengelilingi Hutan yang dulu memakan waktu 8 jam, sekarang Arya sudah bisa memangkas waktu latihannya menjadi 4 jam saja. Dan latihan mengangkat batu seberat 100 kg selama 6 jam, sekarang Arya hanya membutuhkan satu tangan untuk mengangkatnya.
Arya sekarang sudah mencapai praktik Kultivasi tahap awal tingkat 6. telah menguasai jurus pertama Kitab Dewa Naga Emas tahap pertama sampai di tingkat langit. Dia juga telah membentuk 30 lingkaran tenaga dalam. Dan tanpa ia sadari, tulangnya juga telah meningkat menjadi tulang macan putih.
Zhen Long yang menyadari perubahan pada tulang cucunya itu, terlihat terheran-heran sambil menggeleng pelan. "Sebenarnya seberapa spesialnya dirimu nak..."
"Ya'er... Sekarang latihan mu akan kakek tingkatkan dua kali lipat. Berlatihlah mengelilingi hutan sebanyak 20 kali, angkat batu seberat 200kg dalam waktu 6 jam, setelah itu berendamlah dan tahan nafasmu di dalam air selama 30 menit. dan barulah setelah itu, kau bisa kembali menyerap energi Qi alam seperti biasanya.... Apa kau sudah paham, Ya'er?" Zhen Long tersenyum sambil mencubit hidung Arya seperti biasanya.
Sebenarnya Zhen Long tidak menyangka dengan kemajuan praktik Kultivasi Arya yang akan berkembang secepat ini. bahkan seorang jenius sekalipun, tidak akan bisa menyamai kecepatan perkembangan dari cucu angkatnya tersebut.
Namun perasaan itu segera di tepisnya jauh-jauh. Sebab Zhen Long berfikir mungkin anugerah yang ada di dalam diri Arya dan takdir Arya sendiri lah yang telah menuntunnya menjadi seperti ini.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 210 Episodes
Comments
Harman LokeST
seeeeeeeeeeeeeeemmmaaaaaaaaaannngggaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaTtttttttttttttttttt teeeeeeeeerrrrrrrrrrruuuuuuuussssss Arya untuk meningkatkan kultivasimu yang lebih tinggi lagi
2024-02-28
2
Harman LokeST
kuuaaaaaaaaaaattkkaaaannnnnnn teeeeeeeeerrrrrrrrrrruuuuuuuusssss teekaaaaaaaaaaaaaaaayaaaaaddmuuuuu Arya untuk meningkatkan kultivasimu yang lebih tinggi lagi
2024-01-31
1
Arjy Cool
Luarrbiasaaaaakkkk.... Mantaaaaaappp...
Jooooooooooooooooooooooozzzzz...
Gandhooooooooooooooooooozzzzz...
2023-12-11
0