Latihan Fisik 4

Arya kini sudah bisa memangkas latihan pertamanya satu jam lebih awal dari sebelumnya. Setelah menyelesaikan latihan pertamanya, bocah itu berniat akan kembali memulai latihannya yang kedua.

"Istirahatlah dulu sebentar Ya'er, kakek ingin menunjukkan sesuatu kepadamu.." Zhen Long memanggil Arya, lalu menyuruhnya duduk disampingnya.

Setelah Arya duduk, Zhen Long kemudian mengeluarkan sebuah seruling giok berwarna keemasaan dari ruang hampa. Tentu saja melihat hal itu, Arya sangat terkejut dan ingin bertanya, namun Zhen Long memberi isyarat agar bocah itu tidak bertanya terlebih dahulu.

Zhen Long kembali pada tujuan awalnya untuk menunjukkan sesuatu kepada Arya. Pria paruh baya itu kemudian meniup serulingnya, bersamaan dengan itu terdengarlah harmoni yang indah. kadang berirama sedih kadang juga bahagia, tapi semua nada yang keluar dari seruling tersebut membuat tenang di jiwa.

Perlahan nampak sekelompok burung mendekat, kemudian terbang memutari mereka. Terlihat burung-burung tersebut terbang dengan indah, membentuk sebuah formasi yang seakan sedang menari mengikuti irama seruling yang di mainkan Zhen Long.

Beberapa saat kemudian Zhen Long pun berhenti meniup serulingnya, yang bersamaan dengan itu pula perlahan burung-burung tersebut kembali pergi menjauh dari mereka berdua.

"Kau hanya perlu mengalirkan Qi ke dalam seruling ini. seruling ini bisa membuat orang lain terpana namun sebenarnya seruling ini adalah sebuah benda pusaka yang bisa membuat celaka musuh-musuhmu, jika kau mengalirkan Qi serta energi jiwamu ke dalam seruling ini." Zhen Long menjelaskan.

"Namun kakek lebih senang menggunakan seruling ini sebagai hiburan jika kakek sedang kesepian ataupun ketika banyak pikiran." Lanjut Zhen Long sambil menghembuskan nafas pelan.

"Jadi, kakek saat ini sedang banyak pikiran?" Tanya Arya memasang ekspresi sedih saat melihat wajah Zhen Long yang tampak lesu.

"Ah itu nak... kapan-kapan kakek akan menceritakan kisah hidup kakek... sekarang kakek ingin memberitahukan sesuatu padamu, kalung yang kau pakai itu mungkin saja peninggalan dari orangtuamu, nak." Zhen Long meraih kalung yang di kenakan Arya.

Arya lantas melihat kalung yang dipakainya, sebuah kalung yang berliontin batu giok biru. Zhen Long kembali menjelaskan "Batu ini juga mempunyai fungsi yang sama seperti cincin ruang semesta milik kakek... Namun bedanya, cincin milik kakek adalah pusaka langit." Zhen Long lalu memperlihatkan cincin ruang semesta miliknya pada Arya.

"Yang kau lihat tadi, mengapa kakek bisa mengeluarkan seruling ini secara tiba-tiba. itu semua karena cincin ini nak.... cincin ini bisa menyimpan banyak barang, dan yang paling berbeda dari yang lain, cincin ini bisa di gunakan untuk menyimpan makhluk hidup." Zhen Long kemudian memperlihatkan cara kerja cincinnya memasukan seruling dan mengeluarkannya kembali dengan kibasan tangan.

"Seruling ini adalah sebuah pusaka bintang. Sementara cincin ini adalah sebuah pusaka langit, didalamnya terdapat banyak uang, buku beladiri, beberapa senjata, pusaka serta 4 Kitab kuno. ini semua akan kakek berikan kepadamu, nak." Ucap Zhen Long sambil mengacak-acak rambut serta mencubit hidung Arya. Setelah itu pria paruh baya itu menyerahkan kedua benda itu kepada Arya.

PERLU DIKETAHUI

Senjata dibagi menjadi 4. senjata biasa, senjata kelas bawah, senjata kelas menengah, senjata kelas atas.

Pusaka di bagi menjadi 4. pusaka bumi, pusaka bintang, pusaka langit dan yang tertinggi pusaka Dewa

"Ya'er.. Kakek memberikan semua ini namun dengan syarat. Kau harus selalu berada di dalam jalan kebenaran... jadilah orang yang bermanfaat untuk orang lain... Sekarang teteskanlah darahmu dan alirkan Qi ke cincin ini nak!" Ucap Zhen Long lalu mengigit ibu jarinya dan kemudian meneteskan darahnya ke permukaan cincin ruang semesta. Setelah itu pria paruh baya tersebut menyuruh Arya melakukan hal yang sama.

"Sekarang semua ini sudah menjadi milikmu, jagalah baik-baik dan selalu ingatlah pesan kakek tadi." Zhen Long mengalihkan pandangannya ke arah langit yang mulai memasuki malam.

"Ta...tapi kek, aku rasa aku tidak pantas menerima semua pemberian ini kek..." ucap Arya sambil terus memandangi orang yang berada di sampingnya. Orang itu tentu saja adalah Zhen Long, orang yang telah menyelamatkan hidupnya, serta orang yang telah di anggapnya sebagai kakeknya sendiri, satu-satunya orang yang dia punya saat ini.

Zhen Long tidak merespon perkataan dari Arya, pria paruh baya itu lalu beranjak pergi meninggalkan cucu angkatnya tersebut yang nampak masih memasang ekspresi kebingungan.

Setelah jauh dari Arya, Zhen Long lalu mulai menyalakan api unggun dan memanggang daging untuk makan malam mereka berdua.

"Kemarilah nak, bantu kakek... setelah makan, lanjutkanlah latihanmu." Perintah Zhen Long.

_____

Selesai makan, Arya kemudian meneruskan latihannya. berbeda dari sebelumnya, kali ini Arya tidak merasakan tekanan seperti sebelumnya. Walaupun masih dirasanya berat, namun sudah tidak seberat hari pertama saat ia latihan.

Setelah Arya telah menyelesaikan latihan keduanya, dia melihat Zhen Long sudah tertidur. Karena tidak ingin membuang waktu, iapun kemudian bergegas memulai latihannya yang ketiga. Namun baru saja ingin memejamkan matanya, dia dikagetkan dengan kemunculan Dewa Petir yang tiba-tiba.

"Masuklah ke dalam alam jiwamu.. kembalilah berlatih Kitab Dewa Naga Emas." ucap Dewa Petir melalui telepati.

"Tapi aku harus menyelesaikan latihan yang di berikan kakekku dulu." balas Arya juga melalui telepati.

"Ya... baiklah, lakukanlah seperti biasanya kau berlatih... gabungkan teknik penyerapan Qi dan teknik Pernafasan Naga Emas Tahap pertama. Dengan begitu, kau akan lebih cepat menyerap energi Qi alam. Setelah menyelesaikan latihanmu, pejamkanlah matamu fokuskan pikiranmu untuk masuk ke alam jiwamu." Ucap Dewa Petir menjelaskan, lalu perlahan memudar dan menghilang.

Benar saja setelah satu jam Arya menggabungkan kedua teknik tersebut, dia telah menyelesaikan latihan ketiganya. Kemudian Arya mencoba memasuki alam jiwanya dalam keadaan sadar.

Pertama-tama Arya memejamkan matanya, lalu dia memfokuskan pikirannya. Sebenarnya teknik ini sangatlah susah, bahkan bagi para pendekar yang telah mencapai Tahap Pendekar Suci sekalipun.

Walaupun Dewa Petir telah membantu membuka gerbang alam jiwa bocah itu, namun tetap saja Arya masih kesulitan untuk memasuki alam jiwanya.

Berkali-kali dia mencoba, namun usahanya tersebut selalu saja gagal. Sampai percobaan yang ke sepuluh, barulah akhirnya dia berhasil.

Setelah kejadian ini, setiap kali menyelesaikan latihan yang di berikan Zhen Long, Arya selalu berlatih Kitab Dewa Naga Emas di dalam alam jiwanya.

_________

Seminggu telah berlalu, semenjak hari pertama Arya memulai latihan.

Sekarang Arya sudah tidak lagi merasakan berat dalam latihannya membentuk pondasi tubuh. Bahkan latihan berlari mengelilingi Hutan yang dulu memakan waktu 8 jam, sekarang Arya sudah bisa memangkas waktu latihannya menjadi 4 jam saja. Dan latihan mengangkat batu seberat 100 kg selama 6 jam, sekarang Arya hanya membutuhkan satu tangan untuk mengangkatnya.

Arya sekarang sudah mencapai praktik Kultivasi tahap awal tingkat 6. telah menguasai jurus pertama Kitab Dewa Naga Emas tahap pertama sampai di tingkat langit. Dia juga telah membentuk 30 lingkaran tenaga dalam. Dan tanpa ia sadari, tulangnya juga telah meningkat menjadi tulang macan putih.

Zhen Long yang menyadari perubahan pada tulang cucunya itu, terlihat terheran-heran sambil menggeleng pelan. "Sebenarnya seberapa spesialnya dirimu nak..."

"Ya'er... Sekarang latihan mu akan kakek tingkatkan dua kali lipat. Berlatihlah mengelilingi hutan sebanyak 20 kali, angkat batu seberat 200kg dalam waktu 6 jam, setelah itu berendamlah dan tahan nafasmu di dalam air selama 30 menit. dan barulah setelah itu, kau bisa kembali menyerap energi Qi alam seperti biasanya.... Apa kau sudah paham, Ya'er?" Zhen Long tersenyum sambil mencubit hidung Arya seperti biasanya.

Sebenarnya Zhen Long tidak menyangka dengan kemajuan praktik Kultivasi Arya yang akan berkembang secepat ini. bahkan seorang jenius sekalipun, tidak akan bisa menyamai kecepatan perkembangan dari cucu angkatnya tersebut.

Namun perasaan itu segera di tepisnya jauh-jauh. Sebab Zhen Long berfikir mungkin anugerah yang ada di dalam diri Arya dan takdir Arya sendiri lah yang telah menuntunnya menjadi seperti ini.

Terpopuler

Comments

Harman LokeST

Harman LokeST

seeeeeeeeeeeeeeemmmaaaaaaaaaannngggaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaTtttttttttttttttttt teeeeeeeeerrrrrrrrrrruuuuuuuussssss Arya untuk meningkatkan kultivasimu yang lebih tinggi lagi

2024-02-28

2

Harman LokeST

Harman LokeST

kuuaaaaaaaaaaattkkaaaannnnnnn teeeeeeeeerrrrrrrrrrruuuuuuuusssss teekaaaaaaaaaaaaaaaayaaaaaddmuuuuu Arya untuk meningkatkan kultivasimu yang lebih tinggi lagi

2024-01-31

1

Arjy Cool

Arjy Cool

Luarrbiasaaaaakkkk.... Mantaaaaaappp...
Jooooooooooooooooooooooozzzzz...
Gandhooooooooooooooooooozzzzz...

2023-12-11

0

lihat semua
Episodes
1 Awal Mula Berpindah Dimensi
2 Kehidupan Baru
3 Belajar Alkemis
4 Latihan Fisik 1
5 Latihan Fisik 2
6 Latihan Fisik 3
7 Latihan Fisik 4
8 Masa lalu Tubuh Arya
9 Kitab Pedang Bayangan
10 Perpisahan Dengan Zhen Long
11 Asal Muasal Cincin Ruang Semesta
12 Selamat Tinggal Jurang Kematian
13 Memulai Petualangan
14 Bertemu Kembali
15 Mengobati Tetua Sekte Bunga Matahari
16 Rencana Tetua Sekte Bunga Matahari
17 Pemahaman Ilmu Berpedang
18 Keinginan Liu Wei
19 Kedatangan Sekte Pedang Teratai
20 Meningkatkan Kultivasi Para Murid
21 Turnamen Pendekar Muda
22 Turnamen Pendekar Muda 2
23 Turmanen Pendekar Muda 3
24 Turnamen Pendekar Muda 4
25 Turmanen Pendekar Muda 5
26 Final Turnamen Pendekar Muda
27 Hasil Turmanen Pendekar Muda
28 Menjual Pil Giok Suci
29 Masalalu Liu Wei
30 Perpisahan
31 Pria Tua Misterius
32 Niat Baik Yang Dilandasi Kejahatan
33 Tupai Pertapa
34 Diatas Pendekar Suci
35 Terungkap Segalanya
36 Kejar Kejaran
37 Kerajaan Siluman Tupai
38 Memindahkan Sebuah Kerajaan
39 Menjadi Pemimpin Siluman Tupai
40 Kabut Ilusi
41 Penjaga Kabut Ilusi
42 Raja Obat
43 Menuju Pertarungan
44 Menjadi Pengawal Pangeran
45 Pertama Kalinya Membunuh
46 Kecerobohan Dewa Petir
47 Aura Jiwa Shenren
48 Bertemu Kaisar Surga
49 Mengobati Penduduk Desa
50 Siluman Penghuni Sungai
51 Si Kembar Haus Darah
52 Tangisan Desa Fushun
53 Kembalinya Dewa Petir
54 Cairan Pusaran Waktu
55 Menundukkan Harimau Putih
56 Roh Pusaka
57 Penculikan Pangeran Lin Yon Jun
58 Dimana Hantu
59 Keterpaksaan Tindakan Walikota
60 Teknik Penghisap Dimensi
61 Keputusan Arya
62 Arya Vs Patriark Kim Taiqing
63 Hancurnya Sekte Pedang Berduri
64 Mengarang Cerita
65 Racun Tengkorak Iblis
66 Menyebarkan Informasi
67 Pengintai
68 Tiba Di Kerajaan Goading
69 Mengobati Sang Raja
70 Duri Dalam Daging
71 Pertunjukan Yang Menarik
72 Bertarung Melawan Tiga Tetua
73 Persaingan
74 Kekecewaan
75 Bocah Kecil Penjual Permen
76 Tiga Bersaudara
77 Memberikan Kenang-kenangan
78 Raja Para Dewa
79 Jurus Berpindah Dimensi
80 Meninggalkan Istana Goading
81 Pasar
82 Kertas Sihir
83 Membuka Meridian Ketiga Bersaudara
84 Menangkap Pemberontak Dalam Istana
85 Penyerangan Ke Markas Pemberontak
86 Hancurnya Markas Pemberontak
87 Acara Pemakaman
88 Perpisahan Tanpa Kata
89 Penobatan Pangeran Lin Yon Jun
90 Kekuatan Pendekar Kekaisaran Tang
91 Melawan Para Perampok
92 Si Tubuh Besi
93 Asosiasi Lotus Perak
94 Kembalinya Sekte Lembah Petir
95 Sekte Pelarian Dari Kekaisaran Tang
96 Mengajukan Kerjasama
97 Membuka Toko
98 Toko Obat Xian
99 Keputusan Shi Yuan Jie
100 Membeli Senjata
101 Membuat Pil Awet Muda
102 Toko Di Buka Kembali
103 Permainan Catur
104 Mencapai Kesepakatan
105 Pesta Peresmian
106 Teman Lama
107 Menutup Toko
108 Para Penghadang
109 Pemuja Iblis
110 Pertarungan Berakhir
111 Penyelidikan
112 Persaingan Dua Gadis
113 Hasil Penyelidikan
114 Kontrak Ikatan Pusaka
115 Melawan Roh Pusaka
116 Keberhasilan Melakukan Kontrak Pusaka
117 Masalalu Roh Pusaka
118 Jurus Perubahan Wujud
119 Kekesalan Liu Wei
120 Kedai Din Thai Fung
121 Menjalin Aliansi
122 Bergabung Dengan Aliansi Pendekar Surgawi
123 Acara Lelang
124 Pembukaan Lelang
125 Siluman Griffin
126 Pusaka Kipas Naga Angin
127 Burung Phoenix Petir
128 Kericuhan Acara Lelang
129 Siasat Shi Yuan Jie
130 Putri Kerajaan Guangzhou
131 Pusaka Tombak Pembunuh Naga
132 Melelang Penawar Racun Perusak Syaraf
133 Melelang Pil Giok Suci
134 Permintaan Maaf
135 Acara Lelang Berakhir
136 Keributan Di Pintu Gerbang Istana
137 Memenuhi Undangan Raja Thai Yen
138 Arya Vs Jenderal Yu Lang
139 Arya Vs Jenderal Yu Lang ll
140 Duel Berakhir
141 Dugaan Huashan
142 Menyusun Rencana
143 Penculikan
144 Sisi Lain Panglima Chong Quon
145 Menyambut Anggota Baru
146 Teknik Pedang Terbang
147 Pertempuran
148 Melumpuhkan Kultivasi
149 Perjodohan
150 Melatih Keseimbangan
151 Masalalu An Lushan
152 Menyampaikan Berita Baik
153 Dendam Yang Membara.
154 Kebimbangan Patriark Tao Lian
155 Mendatangi Sekte Pedang Teratai
156 Persetujuan
157 Semakin Yakin
158 Kekecewaan Sekte Tapak Iblis
159 Menemukan Tempat Persembunyian
160 Energi Kegelapan
161 Ritual Anggota Baru
162 Hutan Gelap
163 Sekelompok Siluman Singa
164 Serangan Susulan
165 Cerita Dibalik Hutan Hei'an
166 Bertemu Naga
167 Lembah Naga
168 Tiga Darah Berbeda
169 Kebebasan Yang Mengejutkan
170 Melawan Para Siluman Naga
171 Menghadapi Penyusup
172 Menghadapi Penyusup II
173 Pulau Kehidupan
174 Tamu Tidak Di Undang
175 Penyucian Hati
176 Sisi Gelap I
177 Sisi Gelap II
178 Teknik Pengendalian Darah
179 Taichi
180 Duel Naga Vs Harimau
181 Arya Vs Chaizu I
182 Arya Vs Chaizu II
183 Arya Vs Chaizu III
184 Arya Vs Chaizu IV
185 Keluar Dari Hutan Hei'an
186 Latihan Pertama Di Sekte Lembah Petir
187 Sahabat Baru
188 Pencari Pusaka Langit.
189 Penculikan Bayi
190 Mengejar Penculik
191 Pendekar Suci Turun Tangan
192 Penculikan Putri Kaisar
193 Kecerdikan Han Jifan
194 Arya Vs Huashan
195 Pil Serat Gairah
196 Kemarahan Sang Putri
197 Menyampaikan Permasalahan
198 Keputusan Sang Putri
199 Seruling Cahaya Malam
200 Pesan Dari Bangsa Iblis
201 Hujan Meteor
202 Kemunculan Tengkorak Di Langit
203 Kota Mati
204 Tantangan Yang Tidak Sepadan
205 Pengendalian Pikiran
206 Keluar Demi Membalaskan Dendam
207 Perubahan Sikap Arya
208 Sebuah Tamparan Telak
209 Episode Terakhir
210 Pengumuman
Episodes

Updated 210 Episodes

1
Awal Mula Berpindah Dimensi
2
Kehidupan Baru
3
Belajar Alkemis
4
Latihan Fisik 1
5
Latihan Fisik 2
6
Latihan Fisik 3
7
Latihan Fisik 4
8
Masa lalu Tubuh Arya
9
Kitab Pedang Bayangan
10
Perpisahan Dengan Zhen Long
11
Asal Muasal Cincin Ruang Semesta
12
Selamat Tinggal Jurang Kematian
13
Memulai Petualangan
14
Bertemu Kembali
15
Mengobati Tetua Sekte Bunga Matahari
16
Rencana Tetua Sekte Bunga Matahari
17
Pemahaman Ilmu Berpedang
18
Keinginan Liu Wei
19
Kedatangan Sekte Pedang Teratai
20
Meningkatkan Kultivasi Para Murid
21
Turnamen Pendekar Muda
22
Turnamen Pendekar Muda 2
23
Turmanen Pendekar Muda 3
24
Turnamen Pendekar Muda 4
25
Turmanen Pendekar Muda 5
26
Final Turnamen Pendekar Muda
27
Hasil Turmanen Pendekar Muda
28
Menjual Pil Giok Suci
29
Masalalu Liu Wei
30
Perpisahan
31
Pria Tua Misterius
32
Niat Baik Yang Dilandasi Kejahatan
33
Tupai Pertapa
34
Diatas Pendekar Suci
35
Terungkap Segalanya
36
Kejar Kejaran
37
Kerajaan Siluman Tupai
38
Memindahkan Sebuah Kerajaan
39
Menjadi Pemimpin Siluman Tupai
40
Kabut Ilusi
41
Penjaga Kabut Ilusi
42
Raja Obat
43
Menuju Pertarungan
44
Menjadi Pengawal Pangeran
45
Pertama Kalinya Membunuh
46
Kecerobohan Dewa Petir
47
Aura Jiwa Shenren
48
Bertemu Kaisar Surga
49
Mengobati Penduduk Desa
50
Siluman Penghuni Sungai
51
Si Kembar Haus Darah
52
Tangisan Desa Fushun
53
Kembalinya Dewa Petir
54
Cairan Pusaran Waktu
55
Menundukkan Harimau Putih
56
Roh Pusaka
57
Penculikan Pangeran Lin Yon Jun
58
Dimana Hantu
59
Keterpaksaan Tindakan Walikota
60
Teknik Penghisap Dimensi
61
Keputusan Arya
62
Arya Vs Patriark Kim Taiqing
63
Hancurnya Sekte Pedang Berduri
64
Mengarang Cerita
65
Racun Tengkorak Iblis
66
Menyebarkan Informasi
67
Pengintai
68
Tiba Di Kerajaan Goading
69
Mengobati Sang Raja
70
Duri Dalam Daging
71
Pertunjukan Yang Menarik
72
Bertarung Melawan Tiga Tetua
73
Persaingan
74
Kekecewaan
75
Bocah Kecil Penjual Permen
76
Tiga Bersaudara
77
Memberikan Kenang-kenangan
78
Raja Para Dewa
79
Jurus Berpindah Dimensi
80
Meninggalkan Istana Goading
81
Pasar
82
Kertas Sihir
83
Membuka Meridian Ketiga Bersaudara
84
Menangkap Pemberontak Dalam Istana
85
Penyerangan Ke Markas Pemberontak
86
Hancurnya Markas Pemberontak
87
Acara Pemakaman
88
Perpisahan Tanpa Kata
89
Penobatan Pangeran Lin Yon Jun
90
Kekuatan Pendekar Kekaisaran Tang
91
Melawan Para Perampok
92
Si Tubuh Besi
93
Asosiasi Lotus Perak
94
Kembalinya Sekte Lembah Petir
95
Sekte Pelarian Dari Kekaisaran Tang
96
Mengajukan Kerjasama
97
Membuka Toko
98
Toko Obat Xian
99
Keputusan Shi Yuan Jie
100
Membeli Senjata
101
Membuat Pil Awet Muda
102
Toko Di Buka Kembali
103
Permainan Catur
104
Mencapai Kesepakatan
105
Pesta Peresmian
106
Teman Lama
107
Menutup Toko
108
Para Penghadang
109
Pemuja Iblis
110
Pertarungan Berakhir
111
Penyelidikan
112
Persaingan Dua Gadis
113
Hasil Penyelidikan
114
Kontrak Ikatan Pusaka
115
Melawan Roh Pusaka
116
Keberhasilan Melakukan Kontrak Pusaka
117
Masalalu Roh Pusaka
118
Jurus Perubahan Wujud
119
Kekesalan Liu Wei
120
Kedai Din Thai Fung
121
Menjalin Aliansi
122
Bergabung Dengan Aliansi Pendekar Surgawi
123
Acara Lelang
124
Pembukaan Lelang
125
Siluman Griffin
126
Pusaka Kipas Naga Angin
127
Burung Phoenix Petir
128
Kericuhan Acara Lelang
129
Siasat Shi Yuan Jie
130
Putri Kerajaan Guangzhou
131
Pusaka Tombak Pembunuh Naga
132
Melelang Penawar Racun Perusak Syaraf
133
Melelang Pil Giok Suci
134
Permintaan Maaf
135
Acara Lelang Berakhir
136
Keributan Di Pintu Gerbang Istana
137
Memenuhi Undangan Raja Thai Yen
138
Arya Vs Jenderal Yu Lang
139
Arya Vs Jenderal Yu Lang ll
140
Duel Berakhir
141
Dugaan Huashan
142
Menyusun Rencana
143
Penculikan
144
Sisi Lain Panglima Chong Quon
145
Menyambut Anggota Baru
146
Teknik Pedang Terbang
147
Pertempuran
148
Melumpuhkan Kultivasi
149
Perjodohan
150
Melatih Keseimbangan
151
Masalalu An Lushan
152
Menyampaikan Berita Baik
153
Dendam Yang Membara.
154
Kebimbangan Patriark Tao Lian
155
Mendatangi Sekte Pedang Teratai
156
Persetujuan
157
Semakin Yakin
158
Kekecewaan Sekte Tapak Iblis
159
Menemukan Tempat Persembunyian
160
Energi Kegelapan
161
Ritual Anggota Baru
162
Hutan Gelap
163
Sekelompok Siluman Singa
164
Serangan Susulan
165
Cerita Dibalik Hutan Hei'an
166
Bertemu Naga
167
Lembah Naga
168
Tiga Darah Berbeda
169
Kebebasan Yang Mengejutkan
170
Melawan Para Siluman Naga
171
Menghadapi Penyusup
172
Menghadapi Penyusup II
173
Pulau Kehidupan
174
Tamu Tidak Di Undang
175
Penyucian Hati
176
Sisi Gelap I
177
Sisi Gelap II
178
Teknik Pengendalian Darah
179
Taichi
180
Duel Naga Vs Harimau
181
Arya Vs Chaizu I
182
Arya Vs Chaizu II
183
Arya Vs Chaizu III
184
Arya Vs Chaizu IV
185
Keluar Dari Hutan Hei'an
186
Latihan Pertama Di Sekte Lembah Petir
187
Sahabat Baru
188
Pencari Pusaka Langit.
189
Penculikan Bayi
190
Mengejar Penculik
191
Pendekar Suci Turun Tangan
192
Penculikan Putri Kaisar
193
Kecerdikan Han Jifan
194
Arya Vs Huashan
195
Pil Serat Gairah
196
Kemarahan Sang Putri
197
Menyampaikan Permasalahan
198
Keputusan Sang Putri
199
Seruling Cahaya Malam
200
Pesan Dari Bangsa Iblis
201
Hujan Meteor
202
Kemunculan Tengkorak Di Langit
203
Kota Mati
204
Tantangan Yang Tidak Sepadan
205
Pengendalian Pikiran
206
Keluar Demi Membalaskan Dendam
207
Perubahan Sikap Arya
208
Sebuah Tamparan Telak
209
Episode Terakhir
210
Pengumuman

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!