Jambi, 4 Maret 2024
...****************...
Selamat membaca...
Kecurigaan Wang Lin terhenti karena panggilan rekannya yang di suruh Paman Ying Lan untuk memanggil mereka.
"Huhh... Selamat! " ucap Ai Lin dengan gerakan mulutnya tanpa suara.
Wang Lin berjalan beriringan dengan rekannya sambil bicara dan meninggalkan Ai Lin yang sibuk kenormalan detak jantung nya yang tadi berdegup kencang karena takut ketahuan jika ada aroma pria di pakaian nya.
Wang Lin yang menyadari tidak ada Ai Lin di sisi nya langsung menghentikan langkah kakinya. Ia balik badan ke belakang dan terlihat Ai Lin masih berdiri ditempat tadi dengan berdiri terpaku padahal ia sedang merutuki jantungnya sendiri yang masih deg degan.
"Lin'er.. ! Kenapa kau masih berdiri di sana??? " teriak Wang Lin memanggil adiknya dengan kencang.
Ai Lin terkejut dengan suara kencang kakaknya dan saat mendongakkan kepalanya ia semakin kaget karena kakak nya sudah berjalan jauh dan meninggalkan dirinya.
"Iya kakak! " jawab Ai Lin sembari matanya celingak celinguk melihat di sekelilingnya.
Mata bulat dengan iris abu-abu tua itu semakin melotot tajam saat tanpa sengaja melihat seseorang yang mengintip nya dari balik pohon dan mengedipkan matanya pada Ai Lin dengan tersenyum lebar.
Namun bagi Ai Lin senyum itu seperti senyum psikopat gila yang mesum hingga membuat gadis itu merinding ketakutan.
Ai Lin langsung berlari mengejar kakaknya dengan wajah pucat karena melihat kegilaan seorang Jendral yang di puja-puja semua orang selama ini.
"Astaga, astaga, astaga!! Lama-lama aku bisa gila jika selalu bertemu pria itu! Senyuman nya sungguh membuat tubuhku merinding disko! Rasanya perut ku pusing dan kepalaku yang mual melihat pria itu tersenyum! Aku tarik lagi kata-kata ku dulu yang mengagumi wajah cantiknya! Hih.. ! " ucap Ai Lin lirih sambil menggerakkan semua badannya bergidik ngeri.
Begitu sampai di hadapan kakaknya Ai Lin kembali bersikap tidak ada apa-apa dan tersenyum manis di balik penutup wajahnya.
Sedangkan Luo Yun tertawa kecil melihat mata Ai Lin melotot saat tatapan mata mereka bertemu. Ia semakin bersemangat untuk memiliki gadis itu dan mulai saat itu juga hidup Ai Lin tidak akan tenang seperti sebelum-sebelum nya.
"Ini dimana Kakak? Tempat sungguh tersisih dari bangunan yang lain, tapi sangat tenang dan pemandangan nya juga indah! " tanya Ai Lin saat mereka berjalan di jalan kecil menuju tempat yang tidak ia ketahui.
"Ayah di tempatkan oleh Guru Li di Pondok Dewa awan yang hanya bisa di kunjungi oleh orang-orang tertentu saja! Tidak semua orang bisa masuk ke tempat ini karena tempat ini di lindungi tabir pelindung oleh Guru Li langsung! " jawab Wang Lin sambil terus berjalan.
Rekan yang memanggil ia tadi sudah berpisah di persimpangan jalan karena ia masih punya tugas yang akan ia lakukan sehingga hanya dua kakak beradik itulah yang pergi ke tempat itu.
Sebuah rumah kayu di tengah-tengah pohon besar terlihat begitu indah dari jauh. Rumah kayu tersebut bertingkat dua dengan di hiasi bunga-bunga yang menjalar di dindingnya.
"Wah, rumahnya cantik sekali! Kakak, aku mau juga tinggal di sini bersama ayah! " ucap Ai Lin terpesona dan merengek ingin tinggal di sini juga.
"Tidak bisa! Hanya ayah yang tinggal di sini bersama pelayan Chu! Besok pelayan Chu akan datang ke sini bersama Kapten Shen Jue dan setelah itu kita pulang ke rumah! " tolak Wang Lin dengan tegas.
Bibir Ai Lin mengkerut dan itu membuat Wang Lin gemes dan langsung mencubitnya karena geram. Ai Lin memekik kesakitan namun Wang Lin malah tertawa terbahak-bahak dan itu semakin membuat gadis itu tambah merajuk dan berlari meninggalkan Wang Lin menuju rumah kayu itu.
Ai Lin bergegas menaiki tangga untuk bertemu dengan ayahnya dan mengadu jika kakaknya melarang ia tinggal di sini.
Brak
Pintu terbuka dengan keras oleh Ai Lin dengan muka cemberut yang membuat dua pria paruh baya yang sedang berbincang ikutan menoleh ke arah suara.
"Ayah... ! " rengek Ai Lin dengan mata berkaca-kaca.
"Hei, anak ayah! Kenapa muka mu di tekuk begitu hem?? Lihat lah cantiknya menjadi hilang karena tidak ada senyuman yang selalu membuat pria tua ini bahagia! " tanya Menteri Zhao dengan lembut sambil melambaikan tangan nya agar Ai Lin mendekat.
"Ayah... ! " rengek Ai Lin lagi dengan memeluk manja ayah nya sambil duduk.
Wang Lin yang baru datang geleng-geleng kepala melihat tingkah manja adik perempuan nya itu.
"Ayah, Lin'er ingin tinggal di sini bersama ayah! Tapi kakak melarang dan akan membawa Lin'er pulang bersama nya! Lin'er mau tinggal di sini saja Ayah, bersama ayah! " rengek Ai Lin mengadu pada ayahnya.
Wu Yifan melihat kearah Wang Lin dengan menaikan alisnya dan di jawab Wang Lin dengan gelengan kepala saja.
"Lin-Lin.. ! Kau tau kan jika semua orang di Kerajaan ini tahu nya ayahmu sedang sakit yang hebat karena racun? Jika kau tinggal di sini juga, yang ada mereka akan curiga karena kau selama ini di rumorkan orang-orang selalu terkurung di kediaman ayahmu! Sudah saat nya kau keluar rumah sedikit demi sedikit agar rumor tentang mu perlahan menghilang dan di ganti dengan rumor sakit keras ayah mu! Kita perlu rumor itu agar orang-orang yang ingin membunuh ayahmu lengah dan kita bisa leluasa mencari bukti keterlibatan mereka akan kejadian itu! Paman yakin jika kedua kakak mu akan selalu menjaga mu di sana dan Paman juga yakin kau pasti bisa menjaga dirimu sendiri kan? Lagian kau bisa mengunjungi ayahmu di sini sebulan sekali agar rumor semakin berkembang dari satu mulut ke mulut yang lain! Apa kau mengerti?? " ucap Paman Yifan panjang lebar.
Ai Lin mengangguk mengerti tapi masih dengan wajah yang di tekuk masam.
"Ayah, Paman dan kakak tidak tau saja apa yang aku khawatir kan! Aku khawatir bertemu Jendral gila itu lagi di luaran sana, dan jika aku di sini setidak nya jiwa dan tubuh ku aman dari dia! Aku takut Jendral gila itu berbuat nekat mendatangi kediaman kita sewaktu kakak tidak ada di rumah! Duh, memikirkan hal itu saja sudah membuat tubuh ku merinding! " batin Ai Lin bergidik ngeri.
Bersambung...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 93 Episodes
Comments
Maria Lina
aiss gtu amat thor gk double thor
2024-03-04
5
Maria Lina
bisa nambah gk thor
2024-03-04
0