Racun mematikan yang sama persis

Jambi, 28 Februari 2024

...****************...

Selamat membaca..

Ai Lin bersama Wang Lin langsung ikut berlari menuju pintu gerbang menyambut kepulangan ayah mereka.

Ai Lin tidak bisa menahan laju air mata yang turun di pipinya saat melihat tubuh tegap ayahnya di bawa masuk dengan menggunakan tandu. Wajah yang biasanya tersenyum hangat menjadi putih pucat tanpa aliran darah dengan bibir yang membiru.

"Bawa cepat ke Paviliun Matahari! " teriak Paman Yifan dengan wajah cemas.

Wang Lin merengkuh bahu Ai Lin yang hampir limbung karena syok melihat keadaan ayahnya. Mereka berdua berjalan mengikuti pelayan yang membawa ayah mereka ke Paviliun Matahari.

Menteri Zhao di baringkan di atas tempat tidurnya dan Wu Yifan meminta semua orang pergi kecuali ia dan kedua anak Menteri Zhao.

Sriing...

Cahaya keunguan keluar dari telapak tangan Paman Yifan agar kamar tersebut tidak bisa di masuki sembarang orang dan semua pembicaraan di kamar itu juga terlindung.

"Sekarang lakukan bagian mu Lin-Lin! Ayah mu harus selamat! " ucap Paman Yifan menatap Ai Lin dengan penuh harap.

Ai Lin melihat kakak nya dan Wang Lin menganggukkan kepala nya menyetujui ucapan Paman Yifan.

Ai Lin pun berjalan mendekati ranjang tempat ayahnya terbaring lemah. Ia memejamkan matanya seraya menggenggam erat telapak tangan sang Menteri hingga tak lama cahaya keemasan keluar dari tubuh Ai Lin mengalir ke dalam tubuh Menteri Zhao melalui telapak tangannya.

"Aku mohon bertahan lah ayah! Aku masih belum puas merasakan kasih sayangmu! Aku mohon ayah! " ucap Ai Lin dalam hatinya dengan mata terpejam.

Wajah Ai Lin mengeluarkan keringat dingin dan itu dilihat oleh Wang Lin hingga pria itu mengelap lembut keringat di dahi sang adik dengan sapu tangan nya.

Perlahan tapi pasti aliran darah Menteri Zhao mulai pulih, itu terlihat dari warna kulitnya yang tidak putih pucat seperti tadi. Bibirnya yang membiru perlahan pudar hingga kembali ke warna semula.

Uhuk... Uhuk... Uhuk...

Paman Yifan langsung membantu mendudukkan tubuh Menteri Zhao yang masih terpejam sambil batuk-batuk kecil karena dugaan nya sang Menteri akan memuntahkan racun tersebut.

"Wang Lin, ambilkan bejana karena ayahmu akan memuntahkan racun itu! " perintah Yifan sambil menahan tubuh Menteri Zhao agar tetap di posisi duduk.

Wang Lin dengan sigap mengambil bejana kosong yang terletak di sudut kamar dan meletakkannya di depan wajah sang ayah.

Uhuk... Uhuk...Huek... Huek...

Menteri Zhao memuntahkan darah hitam pekat dengan bau yang sungguh menyengat hingga yang menciumnya akan muntah setelah batuk kecil.

"Astaga baunya melebihi bau bangkai mayat! " keluh Paman Yifan dengan menutup hidungnya dengan lengan.

"Iya, aku pun serasa ingin muntah juga! " sahut Wang Lin dengan menahan mual nya.

"Taruh muntahan darah itu di sudut Wang Lin karena harus di kubur dan tidak boleh di buang sembarangan! " ucap Paman Yifan sambil menyeka darah di mulut Menteri Zhao tanpa merasa jijik.

Sedangkan Ai Lin masih tetap mengeluarkan kekuatan nya agar ayahnya benar-benar bebas dari racun itu hingga akhirnya ia ambruk ke lantai tanpa bisa di sangga.

"Lin Lin... ! " seru Wang Lin Dan Paman Yifan dengan wajah terkejut.

Wang Lin mengangkat tubuh Ai Lin dan menaruhnya di sisi sang ayah yang masih belum sadarkan diri.

"Paman, apa yang terjadi pada Lin Lin? Kenapa ia sampai pingsan begini? " tanya Wang Lin pada Yifan dengan sangat khawatir akan keadaan adiknya.

"Jangan cemas Wang Lin, Ai Lin hanya kelelahan karena menggunakan banyak tenaga untuk mengeluarkan racun itu dari tubuh ayah mu! Biarkan ia istirahat, nanti ia akan sadar dengan sendirinya! " jawab Yifan menenangkan Wang Lin yang cemas.

"Syukurlah! " sahut Wang Lin dengan hati lega.

Ia pun menyelimuti tubuh Ai Lin hingga sebatas dadanya dan memilih duduk di dekat kaki Ai Lin. Paman Yifan sudah membaringkan kembali tubuh Menteri Zhao saat Ai Lin jatuh pingsan tadi.

Wang Lin pun melihat ke arah ayahnya dan matanya menatap lekat memar yang timbul di leher sang ayah.

"Paman, kenapa leher ayah timbul memar? Padahal tadi aku lihat tidak ada! " tanya Wang Lin dengan alis bertaut.

Yifan yang duduk di kursi menjadi berdiri kembali dan mendekati ranjang Menteri Zhao. Ia menyibakkan pakaian Menteri Zhao hingga mereka melihat dengan jelas jika memar tersebut bukan hanya di leher saja, tapi ada di perut bagian bawah, dada, dan lengan atas.

"I-ini.... " ucap Yifan dengan raut muka syok hingga ucapan nya terputus.

"Ada apa Paman? Kenapa Paman terkejut melihat memar ini? Apa ayah baik-baik saja? " tanya Wang Lin heran melihat reaksi Yifan.

"Sepertinya ini racun yang sama dengan yang di alami mendiang istriku! Dulu istri ku juga keracunan saat menghadiri pesta jamuan teh di istana Kaisar. Tubuh nya penuh memar di leher, lengan, dada dan kaki, ia juga terus menerus memuntahkan darah segar hingga akhirnya tidak tertolong karena tidak ada penawar yang cocok, terlebih lagi saat itu ia sedang mengandung 5 bulan! " jawab Yifan kembali membuka luka lama nya.

"Ya Dewa... ! Maaf Paman, aku membuat Paman mengingat kembali luka itu! " ucap Wang Lin dengan wajah sungguh menyesal.

"Tidak apa-apa Wang Lin! Ini sudah menjadi jalan takdir hidup Paman! " sahut Yifan dengan tersenyum kecil.

"Terus sekarang bagaimana Paman? Ayah sudah memuntahkan racun itu tapi memar nya baru terlihat! Apa racunnya benar-benar sudah keluar dari tubuh ayah? " tanya Wang Lin lagi.

"Sepertinya sudah, karena aliran darah ayahmu sudah kembali normal! Hanya saja mungkin memar ini akan ikut hilang setelah beberapa hari. Kita harus membawa ayahmu ke Perguruan Lotus putih dan biarkan Ketua Li yang memeriksa keadaan ayahmu! Kita butuh tabib ahli untuk memeriksa dengan jelas apakah racunnya benar-benar hilang atau tidak! " jawab Yifan lagi sambil duduk di kursi.

"Guru Li? Guru Li kan bukan tabib Paman? Kenapa harus beliau yang memeriksa ayah dan bukan tabib Huang? " tanya Wang Lin lagi dengan kening berlipat.

"Hanya Ketua Li yang bisa di percaya untuk memeriksa keadaan ayah mu Wang Lin! Lagipula lebih baik ayahmu menetap di perguruan Lotus putih untuk beberapa waktu sebelum kita tau apa yang sebenarnya yang terjadi di istana hari ini! Besar kemungkinan ada yang mengincar ayah mu dan Ai Lin juga akan di bawa di sana untuk memantapkan kembali energi Chi nya! " jawab Yifan dengan pemikiran yang matang.

"Sialan! Aku tidak akan membiarkan orang yang membuat ayah seperti ini hidup dengan bebas di luaran sana! Akan aku cari pelakunya sampai dapat! " ucap Wang Lin dengan geram sambil mengepal kedua tangannya.

"Pelaku apa kakak??? " tanya Ai Lin yang sudah sadar sambil memijit keningnya yang pusing.

Bersambung...

Terpopuler

Comments

Erni Nofiyanti

Erni Nofiyanti

coba kalau Helena ikut,bisa di jodohin Ama paman yifan

2024-04-05

1

nacho

nacho

😍😘😍😘😍😘😍😘😍😘

2024-03-20

0

nacho

nacho

bolehkh penulisnya buatkn mcnya lebih mantap lagi

2024-03-20

0

lihat semua
Episodes
1 Misi terakhir
2 Terdampar di zaman kuno
3 Dilarang keluar dari kediaman
4 Jendral Fang yang kejam dan bengis
5 Menyelinap keluar
6 Kecurigaan Jendral Fang
7 Bertemu pria cantik
8 Terpaksa melakukannya
9 Hampir ketahuan
10 Terkena racun
11 Racun mematikan yang sama persis
12 Ide Ai Lin
13 Seperti pernah mencium aroma ini!
14 Mencari tahu
15 Ternyata dia putri bungsu Menteri Zhao
16 Pria cantik itu ternyata Jendral!
17 Jendral mesum!
18 Merinding
19 Salah sasaran
20 Kedatangan penyusup
21 Kekacauan di restoran
22 Aku tidak takut
23 Lindungi wanitaku apapun yang terjadi
24 Seperti pasangan mesum saja!
25 First Kiss
26 Penyerangan di desa Xiwen
27 Mimpi
28 Bukan sekedar rumor
29 Tahan emosi mu!
30 Penyelamatan penduduk Desa Xiwen
31 Apa yang terjadi padaku?
32 Kepergok tidur berdua
33 Pingsan...
34 Kemarahan Zhao Pei Lin
35 Mengakui secara tidak sengaja
36 Bertemu calon mertua
37 Kabar pernikahan sang Jendral
38 Aroma persaingan..
39 Perjamuan
40 Surat dari Kaisar
41 Mimpi ke alam Nirwana
42 Ungkapan cinta Ai Lin..
43 Putra Mahkota Ming Guan
44 Di tangkap Putra Mahkota Ming Guan
45 Menyelamatkan Bai Yuan
46 Kekhawatiran Luo Yun
47 Ingatan kehidupan masa lalu
48 Bertemu Kaisar Tang
49 Pernikahan Fang Luo Yun dan Zhao Ai Lin
50 Upacara pernikahan
51 Kekesalan Luo Yun
52 Di terkam singa lapar
53 Tidak hanya mesum tapi juga maniak
54 Kehidupan yang baru
55 Masa vegetatif (koma)
56 Masa Vegetatif (koma) 2
57 Ada rahasia lagi
58 Penyerangan di militer Kerajaan Tang
59 Kejutan yang gagal..
60 Penyerangan di kediaman Menteri Zhao
61 Ai Lin syok
62 Rencana gagal
63 Ternyata dia rupanya..
64 Kekesalan Ai Lin
65 Membuat ulah di tempat Ksatria kediaman Fang
66 Nyonya Muda mengerikan...
67 Mengapa kau menyembunyikan nya dari ku?
68 Jangan meragukan ku sayang!
69 Berdamai
70 Kejujuran Fang Luo Yun
71 Keributan di toko pakaian
72 Keributan di toko pakaian part end
73 Sudah di rencanakan..
74 Di tawan..
75 Mengatur pertemuan di Bukit Duri.
76 Pertemuan di Bukit Duri
77 Pertemuan Bukit Duri 2
78 Mengatur strategi
79 Kekuatan tersembunyi Menteri Zhao
80 Gawat
81 Sadar
82 Berlari mengejar waktu
83 Menemukannya..
84 Menyerang
85 Tangkap pria itu sampai dapat!
86 Lembah Bidadari Putih
87 Penyempurnaan kekuatan Phoenix
88 Melepas rindu
89 Mengatur rencana
90 Kematian Taizong
91 Kembalinya Zhao Pei Lin
92 Rumor di ibukota
93 Kembali ke kediaman Fang
Episodes

Updated 93 Episodes

1
Misi terakhir
2
Terdampar di zaman kuno
3
Dilarang keluar dari kediaman
4
Jendral Fang yang kejam dan bengis
5
Menyelinap keluar
6
Kecurigaan Jendral Fang
7
Bertemu pria cantik
8
Terpaksa melakukannya
9
Hampir ketahuan
10
Terkena racun
11
Racun mematikan yang sama persis
12
Ide Ai Lin
13
Seperti pernah mencium aroma ini!
14
Mencari tahu
15
Ternyata dia putri bungsu Menteri Zhao
16
Pria cantik itu ternyata Jendral!
17
Jendral mesum!
18
Merinding
19
Salah sasaran
20
Kedatangan penyusup
21
Kekacauan di restoran
22
Aku tidak takut
23
Lindungi wanitaku apapun yang terjadi
24
Seperti pasangan mesum saja!
25
First Kiss
26
Penyerangan di desa Xiwen
27
Mimpi
28
Bukan sekedar rumor
29
Tahan emosi mu!
30
Penyelamatan penduduk Desa Xiwen
31
Apa yang terjadi padaku?
32
Kepergok tidur berdua
33
Pingsan...
34
Kemarahan Zhao Pei Lin
35
Mengakui secara tidak sengaja
36
Bertemu calon mertua
37
Kabar pernikahan sang Jendral
38
Aroma persaingan..
39
Perjamuan
40
Surat dari Kaisar
41
Mimpi ke alam Nirwana
42
Ungkapan cinta Ai Lin..
43
Putra Mahkota Ming Guan
44
Di tangkap Putra Mahkota Ming Guan
45
Menyelamatkan Bai Yuan
46
Kekhawatiran Luo Yun
47
Ingatan kehidupan masa lalu
48
Bertemu Kaisar Tang
49
Pernikahan Fang Luo Yun dan Zhao Ai Lin
50
Upacara pernikahan
51
Kekesalan Luo Yun
52
Di terkam singa lapar
53
Tidak hanya mesum tapi juga maniak
54
Kehidupan yang baru
55
Masa vegetatif (koma)
56
Masa Vegetatif (koma) 2
57
Ada rahasia lagi
58
Penyerangan di militer Kerajaan Tang
59
Kejutan yang gagal..
60
Penyerangan di kediaman Menteri Zhao
61
Ai Lin syok
62
Rencana gagal
63
Ternyata dia rupanya..
64
Kekesalan Ai Lin
65
Membuat ulah di tempat Ksatria kediaman Fang
66
Nyonya Muda mengerikan...
67
Mengapa kau menyembunyikan nya dari ku?
68
Jangan meragukan ku sayang!
69
Berdamai
70
Kejujuran Fang Luo Yun
71
Keributan di toko pakaian
72
Keributan di toko pakaian part end
73
Sudah di rencanakan..
74
Di tawan..
75
Mengatur pertemuan di Bukit Duri.
76
Pertemuan di Bukit Duri
77
Pertemuan Bukit Duri 2
78
Mengatur strategi
79
Kekuatan tersembunyi Menteri Zhao
80
Gawat
81
Sadar
82
Berlari mengejar waktu
83
Menemukannya..
84
Menyerang
85
Tangkap pria itu sampai dapat!
86
Lembah Bidadari Putih
87
Penyempurnaan kekuatan Phoenix
88
Melepas rindu
89
Mengatur rencana
90
Kematian Taizong
91
Kembalinya Zhao Pei Lin
92
Rumor di ibukota
93
Kembali ke kediaman Fang

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!