Jambi, 22 Februari 2024
...****************...
Selamat membaca..
"Salam hormat saya Guru Li! " ucap Fang Luo Yun dengan mengatur hormat kepada orang yang di hormati selain Kaisar.
"Santai saja Jendral! Mari silahkan duduk! " sahut Ketua Li yang juga guru di perguruan tersebut dengan ilmu bela diri tingkat tinggi.
Guan Yu juga ikut duduk setelah memberi salam kepada Ketua Li setelah Fang Luo Yun.
"Pasti bukan hal yang biasa jika seorang Jendral hebat seperti mu datang ke perguruan kecil ini! " ucap Ketua Li sambil menyeruput teh nya.
"Benar Guru! Saya sengaja menemui Guru karena hanya Guru yang dapat membantu saya selain ayah saya! Salah satu informan rahasia saya memberikan informasi jika ada pergerakan pemberontakan yang sedang di rencanakan secara diam-diam. Dugaan nya ini berkaitan dengan pangeran kedua dan Menteri Pertahanan Zhao. Saya yakin Guru mengerti dengan maksud saya karena hubungan dekat Guru Li dengan Menteri Pertahanan Zhao! " jawab Fang Luo Yun dengan wajah datar karena menutup wajahnya sudah ia buka.
"Hahahaha.. Kau ternyata tidak bisa berbasa-basi Jendral! Aku rasa dugaan mu tentang Menteri Pertahanan Zhao pasti salah karena aku kenal betul siapa Zhao yang sesungguhnya! Kekuatan militer nya tidak akan pernah mengkhianati negerinya sendiri terlebih lagi moyang mereka sangat setia terhadap Kaisar baik Kaisar yang sekarang maupun Kaisar sebelum nya! Meskipun Kaisar tidak bisa mengendalikan militer Bangsawan Zhao, tapi mereka akan selalu membantu setiap di minta pertolongan oleh Kaisar! Aku yakin kau pasti tau akan hal itu! Apalagi jika menyangkut intrik politik di istana, Zhao Wei Hu tidak akan pernah tertarik dengan intrik semacam itu! Dugaan mu tentang pangeran kedua mungkin saja benar, tapi Zhao Wei Hu tidak terlibat di dalam nya! Pasti ada segelintir orang memanfaatkan nama nya karena kekuatan militer yang ia miliki! " sahut Ketua Li tertawa geli dengan tatapan mata yang serius.
"Apakah perkataan Guru bisa aku pegang? " tanya Fang Luo Yun meminta kepastian.
"Tentu saja Jenderal! Aku tidak akan memberikan janji, tapi kau bisa membuktikan nya sendiri! " jawab Ketua Li dengan sungguh-sungguh.
Fang Luo Yun menghela napas lega karena dugaan informan rahasia nya tidak beralasan, tapi ia tidak akan menerimanya mentah-mentah dan tetap waspada untuk segala kemungkinan yang akan terjadi.
Pembicaraan mereka terhenti karena beberapa pelayan datang membawa teh dan camilan nya. Ketua Li mempersilahkan Fang Luo Yun dan Guan Yu untuk menikmati nya.
"Jendral, apa kau yakin jika pangeran kedua diam-diam melakukan rencana penyerangan terhadap istana Kaisar? Apa kau tidak mencurigai Putra Mahkota dan juga pangeran ketiga? Karena walau bagaimana pun mereka adalah kakak beradik kandung yang sama-sama lahir dari Permaisuri! Tidak seperti pangeran kedua yang lahir dari selir Agung Xiao Wen Ji. " tanya Ketua Li dengan wajah hangatnya.
"Entahlah Guru, hanya saja ini yang membuat aku curiga! Aku mencurigai jika desas-desus pangeran kedua hanya untuk mengelabui rencana yang sebenarnya, tapi aku tidak bisa menggali lebih dalam lagi! Informan rahasia ku tidak bisa mencari lebih jauh karena sulitnya mencari seorang yang benar-benar mengetahui hal tersebut. Mereka sepertinya bertindak dengan sangat hati-hati sekali sehingga tidak ada celah bagiku untuk mengetahuinya! " jawab Fang Luo Yun dengan firasatnya.
"Bukan tidak ada celah Jendral, hanya saja mereka yang terlalu pintar. Tapi aku yakin akan ada celah untuk mu mengetahui rencana mereka jika kau terus berusaha untuk menemukannya, karena tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini! " sahut Ketua Li memberikan nasihatnya.
"Anda benar Guru! Kalau boleh saya meminta, sudi kah Guru memberikan saya informasi jika Guru mengetahui tentang pangeran kedua atau pergerakan-pergerakan di sekitar pangeran kedua karena saya tidak ingin mendapatkan informasi yang salah dan curiga pada orang yang salah? " sahut Fang Luo Yun sambil meminta permohonan pada Ketua Li.
"Tentu saja pria tua ini mau Jendral! Jika orang-orang ku mendapatkan informasi tentang pangeran kedua, aku akan menghubungi Jendral melalui Elang peliharaan ku! Bagaimana dengan Putra Mahkota dan pangeran ketiga? " jawab Ketua Li setuju dan bertanya lagi pada Fang Luo Yun.
"Saya akan tetap mengawasi Putra Mahkota dan Pangeran ketiga diam-diam. Saya tidak ingin kecolongan karena tidak menyelidiki secara menyeluruh dan cenderung ke satu pihak saja! Jika terbukti Putra Mahkota dan Pangeran ketiga yang melancarkan pemberontakan secara diam-diam, maka saya tidak akan tinggal diam. Begitu juga dengan Pangeran kedua, saya juga tetap mengawasi nya dari jauh! " jawab Fang Luo Yun dengan tegas.
"Bagus! Saya suka dengan tindakan Jendral! Ayo lanjutkan makannya! " sahut Ketua Li dengan tersenyum bangga.
🌳🌳🌳
"Nona, Nona Muda! Nona, anda dimana! " teriak Shu Yan dengan suara tidak terlalu kencang memanggil Ai Lin yang menghilang setelah makan siang.
Ai Lin yang jenuh dan bosan karena ayahnya di istana Kaisar dan kedua kakaknya juga tidak ada di kediaman tiba-tiba saja menghilang setelah meminta Shu Yan untuk membawakan camilan ke taman kecil di sebelah barat Paviliun teratai.
Tidak hanya Shu Yan dan Xia Lu yang kerepotan mencari keberadaan Ai Lin, tapi juga para pengawal yang berjaga ikutan puyeng mencari keberadaan Nona Muda mereka.
"Ya Tuhan Xia Lu! Apa yang harus aku katakan jika Tuan Menteri dan Tuan Muda pulang nanti Nona Muda belum juga ditemukan? " ucap Shu Yan dengan wajah cemas.
"Aku juga tidak tahu Shu Yan! Aku juga sama bingung nya dengan mu! Atau kita lapor saja sama pelayan Chu agar pelayan di Paviliun Matahari juga membantu kita mencari Nona! " sahut Xia Lu dengan memberikan usulannya.
"Ah iya, kau benar Xia Lu! Lebih baik kita lapor kan Nona menghilang pada pelayan Chu! Akan lebih bagus jika yang mencari Nona juga banyak biar cepat ketemu! " ucap Shu Yan dengan senang hati menyetujui usulan Xia Lu.
Kedua pelayan pribadi Ai Lin pun mendatangi Paviliun Matahari yaitu tempat nya Menteri Pertahanan untuk bertemu dengan pelayan Chu.
Pelayan Chu yang juga terkejut dengan hilang nya Ai Lin langsung memberikan mengumumkan untuk mencari Nona Muda mereka di setiap sudut kediaman utama Menteri Pertahanan Zhao termasuk di Paviliun Bintang tempat kedua Tuan Muda dan Paviliun Bulan tempat mendiang Nyonya mereka terdahulu.
Mereka tidak tahu jika orang yang mereka cari sedang tidur nyenyak di atas pohon persik di Paviliun Bulan yang baru pertama kali di datangi oleh Ai Lin.
Bersambung....
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 93 Episodes
Comments
azka aldric Pratama
berarti GK punya selir ya ayah nya 😌😌
2024-03-24
4
nacho
😍😘😍😘😍😘😍😘😍😘
2024-03-18
0
!M@m@#
mamtappp thorr,lanjutkan /Determined//Determined/
2024-02-22
4