Dilarang keluar dari kediaman

Jambi 19 Februari 2024

...****************...

Selamat membaca...

Mia atau sekarang di panggil Ai Lin sedang membersihkan diri di bantu dua pelayan di bilik pemandian.

Sebenarnya ia risih, tapi ia tidak bisa menolak karena di zaman ini tugas pelayan sampai sejauh itu, apalagi Ai Lin tidak bisa memakai pakaian nya seorang diri karena ia sama sekali tidak paham cara memakai hanfu kuno itu.

"Nona, keringkan tubuh anda biar tidak masuk angin! " tegur salah satu pelayan yang membantunya karena Ai Lin melamun di dalam bak air.

"Ah iya, " sahut Ai Lin tersadar dari lamunan nya tentang masa depan nya di zaman ini.

"Huft, semangat Mia! Sekarang diri mu sekarang adalah Ai Lin yang mempunyai keluarga yang menyayanginya dan punya banyak uang! Tidak seperti dirimu yang dulu anak yatim piatu yang tidak tau siapa orang tuanya dan miskin lagi hingga harus bekerja keras untuk hidup! Sekarang mungkin waktu mu untuk menikmati hidup dengan keluarga yang baru! Kesempatan tidak datang dua kali Mia, jadi semangat lah! " gumam Mia alias Ai Lin lirih yang hanya dia sendiri yang bisa mendengar nya.

Ai Lin keluar dari bilik mandi dengan menggunakan kain tipis berwarna putih yang menutupi bagian sensitif nya.

"Meskipun tidak seperti di zaman ku tapi setidaknya pakaian dalam ini lumayan juga untuk membungkus asetku! " celutuk Ai Lin saat berada didalam kamar nya.

Sudah ada dua pelayan lagi yang berdiri di depan ranjang nya. Tanpa banyak perintah dua pelayan tersebut memakaikan pakaian yang berwarna lembut sesuai keinginan Ai Lin yang suka dengan warna-warna lembut seperti soft pink, pastel, ungu muda, hijau muda dan putih.

Tidak hanya itu, mereka juga menata rambut hitam panjang milik Ai Lin dengan kepangan kiri kanan lalu di ikat ke belakang dengan di beri hiasan jepitan bermotif bunga anggrek.

"Ya Tuhan Nona, anda cantik sekali! Wajah anda sungguh cerah dan berwarna! Siapapun yang melihat anda pasti tidak akan berpaling melihat yang lain! " ucap salah satu dari empat pelayan yang melayani nya di kamar.

"Benarkah? Memangnya dulu wajahku tidak secerah ini? " sahut Ai Lin yang juga mengagumi kecantikan wajah yang ia miliki di depan cermin.

"Anda dulu selalu murung dan wajah anda tampak pucat karena kondisi tubuh anda yang lemah Nona! Tapi sekarang semenjak anda terbangun dari tidur panjang, wajah Nona sangat cerah dan juga sangat bercahaya! Nona seperti terlahir kembali! " jawab pelayan itu dengan sangat antusias memberikan pendapat nya.

"Iya Nona, benar yang dikatakan Xia Lu! Kami dulu sedih melihat anda yang selalu murung, tidak bersemangat, dan selalu menolak jika di ajak keluar dari Paviliun teratai! Karena anda selalu mengurung diri di kediaman makanya banyak gosip miring tentang Nona di Kerajaan! " tambah pelayan yang satu nya ikut bicara.

"Jadi begitu? Siapa namamu? Aku lupa! " ucap Ai Lin sembari mengangguk paham.

"Saya Shu Yan Nona, dan yang bicara pertama tadi Xia Lu! " jawab pelayan tersebut dengan sopan.

Ai Lin mengangguk pelan dan tak lama terdengar ketukan pada pintu kamarnya.

"Nona, Tuan Menteri meminta Nona untuk datang ke ruang kerjanya ! " ucap salah satu pelayan yang mungkin dari Paviliun ayahnya.

Ai Lin mengangguk paham dan berjalan mengikuti pelayan itu keluar kamarnya dengan di ikuti empat pelayan yang tadi melayaninya termasuk Xia Lu dan Shu Yan.

Ternyata jarak dari Paviliun teratai tempat tinggalnya lumayan jauh dengan Paviliun ayahnya Menteri Pertahanan Zhao Wei Hu di Kerajaan Tang atau lebih dikenal dengan Dinasti Tang.

Sekarang Mia alias Ai Lin berada di zaman Dinasti Tang pada abad ke 635 M pada pemerintah Raja Tang Zou Li di masa itu. Dinasti Tang berkuasa di Tiongkok selama tiga abad yaitu dari tahun 618-907 M sebelum akhirnya runtuh dan di ganti dengan Dinasti Sui.

Ayah Ai Lin Zhao Wei Hu salah satu Menteri yang bekerja di Dinasti Tang dengan menjabat sebagai Menteri Pertahanan yang memiliki kekuatan militer turun temurun dari keluarga Bangsawan Zhao di masa lalu.

"Apakah ayah memanggil ku kesini? " tanya Ai Lin saat melihat ayahnya bukan di ruang kerja tapi sedang duduk santai meminum teh di sebuah Gazebo sebelah utara Paviliun Matahari.

"Minum teh dulu di sini bersama ayah! Apa kau sudah makan? " ucap Menteri Zhao sambil mengangkat cangkir tehnya di hadapan Ai Lin.

"Huh, ayah mengabaikan pertanyaan ku! " sungut Ai Lin dengan wajah cemberut.

Meski begitu ia pun mengambil tempat duduk di kursi sebelah kanan ayahnya.

Menteri Zhao terkekeh melihat wajah cemberut anak kesayangannya yang tampak cerah dan bersinar dengan tubuh nya yang sekarang.

"Apa makanannya sesuai dengan seleramu? Bagaimana perasaan mu setelah dua hari bangun dari tidur yang panjang? " tanya Menteri Zhao dengan lembut sambil mengusap lembut pipi mulus putri nya.

"Makanannya enak ayah dan aku menyukai nya! Meskipun aku belum mengenal seluk beluk kediaman kita tapi aku nyaman di sini dan sepertinya tidak lama lagi aku ingin pergi keluar melihat keadaan di luaran sana! " jawab Ai Lin dengan wajah antusias.

"Tidak boleh! Selama tiga bulan dari sekarang kau di larang keluar dari kediaman kita tanpa seizin ayah dan kedua kakak mu! " sahut Menteri Zhao dengan tegas.

"Ayah... ! Kenapa aku di larang keluar dari kediaman?? Aku kan ingin melihat dunia luar! " rengek Ai Lin dengan penuh permohonan menampilkan muka imutnya pada sang ayah.

Menteri Zhao memaling kan wajah nya kesamping agar tidak termakan rayuan sang putri yang memasang wajah memelas yang sangat imut itu.

Para pelayan yang ada di tempat itu ikutan gemes melihat tingkah Ai Lin yang seperti kucing imut yang minta di elus dan di gendong.

"Ayo kita ke ruang kerja ayah dan akan ayah jelaskan di sana! Pelayan Chu, bawa teh dan camilannya ke ruang kerja ku! " ucap Menteri Zhao pada Ai Lin dan memberikan perintah pada pelayan nya.

"Baik Tuan Menteri! " sahut pelayan Chu patuh.

Dengan wajah cemberut dan bibir mengerucut ke depan Ai Lin mengikuti langkah kaki ayahnya dengan ogah-ogahan karena di larang keluar dari kediaman.

Ia masuk ke sebuah ruangan yang sangat luas dengan berbagai macam buku tertata rapi di semua rak yang ada di ruangan itu. Sebuah meja dengan beberapa kursi mengelilinginya seperti meja pertemuan dengan banyaknya tumpukan kertas di meja tersebut.

Tidak hanya itu, ada sebuah balai-balai seperti sebuah sofa untuk bersantai dengan beberapa bantal duduk yang di sediakan.

"Letakkan di sana dan tunggu di luar! " perintah Menteri Zhao pada pelayan Chu dengan menunjuk meja kecil di samping meja kerjanya.

Pelayan Chu memerintah bawahan nya untuk menaruh teh dan camilannya di meja yang di tunjuk Menteri Zhao.

Setelah selesai mereka memberi hormat sebelum keluar dan menutup pintu. Lagi-lagi Menteri Zhao mengeluarkan cahaya ungu terang dari tangan nya untuk membuat pelindung agar pembicaraan nya tidak bisa di dengar orang lain.

"Ayah punya alasan jelas melarang mu keluar dari kediaman ini selama tiga bulan Ai Lin! " ucap Menteri Zhao sambil duduk di kursinya.

"Apa alasan nya ayah? " tanya Ai Lin penasaran.

"Ayah ingin kau melatih tubuh dan kekuatan mu selama tiga bulan ini agar kekuatan istimewa di dalam tubuh mu berkembang sempurna! " jawab Menteri Zhao lagi.

"Ayah ingin aku menjadi kuat begitu? " tebak Ai Lin.

"Anggap saja begitu dan mulai besok aku akan memulai pelatihan dengan ayah yang akan menjadi guru mu! " sahut Menteri Zhao penuh penekanan.

"Apa??? " pekik Ai Lin shock.

Bersambung....

Terpopuler

Comments

Kikiari Putri

Kikiari Putri

kaget Thu😂😂😂😂😂

2024-06-05

0

Sulati Cus

Sulati Cus

penasaran dg nasib Helena partner nya Mia, jgn2 tar ikutan ke jmn kuno terus berjodoh sm kknya Ai Lin 😂

2024-03-26

0

CaH KangKung,

CaH KangKung,

nyimak ..

2024-03-24

0

lihat semua
Episodes
1 Misi terakhir
2 Terdampar di zaman kuno
3 Dilarang keluar dari kediaman
4 Jendral Fang yang kejam dan bengis
5 Menyelinap keluar
6 Kecurigaan Jendral Fang
7 Bertemu pria cantik
8 Terpaksa melakukannya
9 Hampir ketahuan
10 Terkena racun
11 Racun mematikan yang sama persis
12 Ide Ai Lin
13 Seperti pernah mencium aroma ini!
14 Mencari tahu
15 Ternyata dia putri bungsu Menteri Zhao
16 Pria cantik itu ternyata Jendral!
17 Jendral mesum!
18 Merinding
19 Salah sasaran
20 Kedatangan penyusup
21 Kekacauan di restoran
22 Aku tidak takut
23 Lindungi wanitaku apapun yang terjadi
24 Seperti pasangan mesum saja!
25 First Kiss
26 Penyerangan di desa Xiwen
27 Mimpi
28 Bukan sekedar rumor
29 Tahan emosi mu!
30 Penyelamatan penduduk Desa Xiwen
31 Apa yang terjadi padaku?
32 Kepergok tidur berdua
33 Pingsan...
34 Kemarahan Zhao Pei Lin
35 Mengakui secara tidak sengaja
36 Bertemu calon mertua
37 Kabar pernikahan sang Jendral
38 Aroma persaingan..
39 Perjamuan
40 Surat dari Kaisar
41 Mimpi ke alam Nirwana
42 Ungkapan cinta Ai Lin..
43 Putra Mahkota Ming Guan
44 Di tangkap Putra Mahkota Ming Guan
45 Menyelamatkan Bai Yuan
46 Kekhawatiran Luo Yun
47 Ingatan kehidupan masa lalu
48 Bertemu Kaisar Tang
49 Pernikahan Fang Luo Yun dan Zhao Ai Lin
50 Upacara pernikahan
51 Kekesalan Luo Yun
52 Di terkam singa lapar
53 Tidak hanya mesum tapi juga maniak
54 Kehidupan yang baru
55 Masa vegetatif (koma)
56 Masa Vegetatif (koma) 2
57 Ada rahasia lagi
58 Penyerangan di militer Kerajaan Tang
59 Kejutan yang gagal..
60 Penyerangan di kediaman Menteri Zhao
61 Ai Lin syok
62 Rencana gagal
63 Ternyata dia rupanya..
64 Kekesalan Ai Lin
65 Membuat ulah di tempat Ksatria kediaman Fang
66 Nyonya Muda mengerikan...
67 Mengapa kau menyembunyikan nya dari ku?
68 Jangan meragukan ku sayang!
69 Berdamai
70 Kejujuran Fang Luo Yun
71 Keributan di toko pakaian
72 Keributan di toko pakaian part end
73 Sudah di rencanakan..
74 Di tawan..
75 Mengatur pertemuan di Bukit Duri.
76 Pertemuan di Bukit Duri
77 Pertemuan Bukit Duri 2
78 Mengatur strategi
79 Kekuatan tersembunyi Menteri Zhao
80 Gawat
81 Sadar
82 Berlari mengejar waktu
83 Menemukannya..
84 Menyerang
85 Tangkap pria itu sampai dapat!
86 Lembah Bidadari Putih
87 Penyempurnaan kekuatan Phoenix
88 Melepas rindu
89 Mengatur rencana
90 Kematian Taizong
91 Kembalinya Zhao Pei Lin
92 Rumor di ibukota
93 Kembali ke kediaman Fang
Episodes

Updated 93 Episodes

1
Misi terakhir
2
Terdampar di zaman kuno
3
Dilarang keluar dari kediaman
4
Jendral Fang yang kejam dan bengis
5
Menyelinap keluar
6
Kecurigaan Jendral Fang
7
Bertemu pria cantik
8
Terpaksa melakukannya
9
Hampir ketahuan
10
Terkena racun
11
Racun mematikan yang sama persis
12
Ide Ai Lin
13
Seperti pernah mencium aroma ini!
14
Mencari tahu
15
Ternyata dia putri bungsu Menteri Zhao
16
Pria cantik itu ternyata Jendral!
17
Jendral mesum!
18
Merinding
19
Salah sasaran
20
Kedatangan penyusup
21
Kekacauan di restoran
22
Aku tidak takut
23
Lindungi wanitaku apapun yang terjadi
24
Seperti pasangan mesum saja!
25
First Kiss
26
Penyerangan di desa Xiwen
27
Mimpi
28
Bukan sekedar rumor
29
Tahan emosi mu!
30
Penyelamatan penduduk Desa Xiwen
31
Apa yang terjadi padaku?
32
Kepergok tidur berdua
33
Pingsan...
34
Kemarahan Zhao Pei Lin
35
Mengakui secara tidak sengaja
36
Bertemu calon mertua
37
Kabar pernikahan sang Jendral
38
Aroma persaingan..
39
Perjamuan
40
Surat dari Kaisar
41
Mimpi ke alam Nirwana
42
Ungkapan cinta Ai Lin..
43
Putra Mahkota Ming Guan
44
Di tangkap Putra Mahkota Ming Guan
45
Menyelamatkan Bai Yuan
46
Kekhawatiran Luo Yun
47
Ingatan kehidupan masa lalu
48
Bertemu Kaisar Tang
49
Pernikahan Fang Luo Yun dan Zhao Ai Lin
50
Upacara pernikahan
51
Kekesalan Luo Yun
52
Di terkam singa lapar
53
Tidak hanya mesum tapi juga maniak
54
Kehidupan yang baru
55
Masa vegetatif (koma)
56
Masa Vegetatif (koma) 2
57
Ada rahasia lagi
58
Penyerangan di militer Kerajaan Tang
59
Kejutan yang gagal..
60
Penyerangan di kediaman Menteri Zhao
61
Ai Lin syok
62
Rencana gagal
63
Ternyata dia rupanya..
64
Kekesalan Ai Lin
65
Membuat ulah di tempat Ksatria kediaman Fang
66
Nyonya Muda mengerikan...
67
Mengapa kau menyembunyikan nya dari ku?
68
Jangan meragukan ku sayang!
69
Berdamai
70
Kejujuran Fang Luo Yun
71
Keributan di toko pakaian
72
Keributan di toko pakaian part end
73
Sudah di rencanakan..
74
Di tawan..
75
Mengatur pertemuan di Bukit Duri.
76
Pertemuan di Bukit Duri
77
Pertemuan Bukit Duri 2
78
Mengatur strategi
79
Kekuatan tersembunyi Menteri Zhao
80
Gawat
81
Sadar
82
Berlari mengejar waktu
83
Menemukannya..
84
Menyerang
85
Tangkap pria itu sampai dapat!
86
Lembah Bidadari Putih
87
Penyempurnaan kekuatan Phoenix
88
Melepas rindu
89
Mengatur rencana
90
Kematian Taizong
91
Kembalinya Zhao Pei Lin
92
Rumor di ibukota
93
Kembali ke kediaman Fang

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!