EPISODE 15 Darren bertemu Agam Papa kandungnya.

"Iyah Halo..." Jawab Darren.

"Halo...Maaf ini dengan siapa yah?Tadi ada menelpon saya?" Ujar Agam

"Yah..Apa ini dengan Bapak Cecep?" Tanya Darren.

"Nama saya Agam...Agam Hardian.Oh iya,Nama Cecep saat saya terjadi kecelakaan di suatu desa.Siapa anda?"

"Saya dapat nomor anda dari Ceu Ima..apakah anda kenal?"

"Iyah saya kenal..Ada yang bisa saya bantu?"

"Apa bisa kita ketemuan Pak?Karena ada sesuatu hal yang ingin saya bicarakan"

"Baik..dimana?" Tanya Farel.

"Terserah...Tempat silahkan anda yang menentukan" Jawab Darren.

"Baik..Besok jam pulang kantor,yaitu jam 6 sore.Di Cafee Merindu.Silahkan anda tunggu saya di sana"

"Baik...Saya akan datang kesana besok" Ujar Darren memutus sambungan telponnya.

Hatinya bersorak girang.Seakan ia baru saja menemukan sesuatu yang berharga.

******

Malam itu terlihat sonia sedang senyum-senyum sendiri dengan membaca chat WA dari Rangga.Serasa hatinya berbunga-bunga.

"Aku langsung terpana saat melihat kehadiranmu siang itu.Bibirmu yang merah ranum membuat aku gemas ingin menggigitnya" Chat Rangga.

"Kamu apaan sih..Main gigit aja..Jangan gombal deh.." Jawab Sonia.

"siapa juga yang gombal...Makanya hubungan kita harus di sah ka dong Ujar Rangga terkekeh.

"Kamu pikir lagi main game?"

Hahaha.Biar aku secepatnya bisa miliki kamu...Ujar Rangga

"Aaaah...ngomongnya ngaco terus"Ucap Sonia.

" Siapa sih yang ngacok.Aku serius Son..Mau yah?mau.Mau jadi pacarku.."

"Pikir-pikir dulu deh"Jawab Sonia jual mahal.

"Hmmm..Jangan kebanyakan mikir.nanti cepat tua..Kasihlah keputusan biar aku punya status Gumam Rangga

"Kita baru kenal..jadi sebaiknya gak usah terburu-buru"

"Ah...keburu kamu di ambil orang,Aku gak kebagian...hahaha..Ayo lah jawab...Mau yah jadi pacar aku?"

"Iyah..iyah..iyah..Aku Terima" Jawaban Sonia membuat Rangga berjingkrak kegirangan.

"Akhirnyaaaa....Rangga punya pacar lagiiii!!Rangga gak sendiri lagi....!" Seru Rangga.Yang sebenarnya adalah ingin menutupi kesalahannya di masa lalu bersama Ida.yang sudah membuatnya meninggal.

Bayangan-bayangan Ida yang selalu menghantui setiap tidur malamnya.bayangan Ida yang selalu hadir dalam setiap memejamkan matanya.pada akhirnya Rangga memutuskan untuk Mencari Pengganti Ida.

"Maafkan Aku Ida...Aku terpaksa mencari penggantimu,karena aku tidak kuat dengan bayangan bayanganmu yang selalu hadir di setiap tidurku" Gumam Rangga.

"jadi kamu beneran terima cinta aku yah Son..?"

"Yah..Benar..Memangnya kenapa?" Balas chat Sonia.

"Terima kasih yah sudah mau jadi pacar aku..Jadi mulai sekarang aku panggil kamu sayang saja yah?"

"Yah terserah kamu mau panggil apa aja boleh"Jawab Sonia masih dengan senyum-senyumnya.

******

Di cafee Merindu Sudah terlihat Darren sedang duduk sambil menikmati minuman latte nya.Sambil menunggu kedatangan Agam.

Tak berselang lama muncul sosok Agam berdiri di belakang Darren.

" Apa anda yang ingin bertemu saya?"Suara Agam membuat Darren menoleh ke belakang dengan mulut berbentuk bulat.Begitu juga dengan Agam yang tak kalah herannya melihat sosok Darren.

"Kamu?Kamu yang sudah nabrak anak saya?Masih berani ketemu dengan saya?" Ucap Agam dengan tangan mencengkram krah kemeja Darren.

"Tenang Om..tenang..Sebaiknya Om duduk dulu.Biar aku ceritakan yang sebenarnya" Ucapan Darren menjadikan Agam duduk berhadapan dengan Darren.

"Mau apa sebenarnya kau menemui saya?" Tanya Agam.

"Begini Om..Si penabrak itu yang sebenarnya bukanlah aku.Polisi mengeluarkan aku akan terbukti aku gak salah Om..Bukti semua ada kok di kantor polisi.Silahkan Om cek sendiri disana"Ujar Darren semangat.

" Lalu?Ada keperluan apa kau menemuiku?"

"Begini Om..Saya mau tanya..Belasan tahun yang lalu,Apa Om pernah kehilangan anak bernama Adang?"

"Apa?" Dari mana kau tau anakku bernama Adang?"

Pertanyaan Agam kali ini membuat Darren terpelongo dan ingin menangis sambil terus menatap wajah Agam.Kini ia baru tahu,Wajah ayah kandungnya kini ada di hadapannya.Tersirat sedikit kerutan di keningnya.Namun masih tertinggal ketampanannya.Begitu tampan dan kebule-bulean.

"Kenapa kau menatap aku seperti itu?Apa ada yang aneh?"

"Emmm...Ma..Maaf Om..Jadi Om pernah kehilangan anak bernama Adang?Di puncak kan Om..Anak yang Om titipkan pada seorang wanita bernama ceu imah...Kenapa Om titipkan dia Om?Kenapa Om tidak mengurusnya Om?" Tanya Darren seolah ingin menangis.

"Hei...Apa urusannya sama kamu?itu urusan aku..Kenapa malah kau ikut campur urusanku?" Tanya Agam mulai emosi

"Pastinya aku ikut campur.karena Om kejam.Kenapa om biarkan anak Om terlunta lunta? Sampai dia diculik?!" Darren tak kalah emosi.

"Lantas?Urusanmu apa?Hah?Siapa kau ini?Berani-beraninya ikut campur urusan aku?!" Mata Agam mulai membelalak.

"Om!!!Aku wajib ikut campur..Aku wajib Om..." Nada Darren mulai keras.

BRUK!

Tangan Agam meninju wajah Darren yang masih terpaku.lalu menetes air bening dari mata Darren.

"Pukul lagi Om..pukul lagi..!!Memang hidup aku selalu di aniaya!" Tangan Darren menunjuk ke wajahnya sendiri.

" Siapa sebenar kau ini?!"

"Kalau anda peka..Anda pasti tau siapa saya ini!Tapi memang dari dulu anda tidak pernah peka.Sampai-sampai saya di culik pun Anda tenang-tenang saja!"Seru Darren dengan suara tinggi dan lelehan air mata masih terus mengalir.

Namun kata-kata Darren kali ini membuat Agam terpana.

" Siapa kau ini!!!"Teriak Agam dengan tangan mengepal.

"Aku Adang yang anda buang!" Tangis Darren semakin menjadi.

Sedangkan Agam menarik-narik rambutnya sendiri.

"Tidak..tidak mungkin...tidak mungkin!!!" Suara Agam mengisak.

"Kenapa tidak mungkin?Saya sudah besar.sudah bisa melangkah mencari ayah saya sendiri.Tapi setelah bertemu,ayah saya ternyata seperti ini...Saya menjadi muak..." Jawab Darren seraya melangkah ingin meninggalkan tempat itu.

Namun tangan Agam menarik pundaknya dan memeluknya seraya menangis tersedu-sedu.Mendapat pelukan seorang ayah kandung,Darren merasakan kehangatan mengalir di seluruh tubuhnya.Sehingga ia membalas pelukan dan tangisan Agam.Mereka bertangisan saling peluk dengan rasa rindu yang luar biasa.

"Maafkan Papa Nak...Maafkan Papa..Papa gak bermaksud membuang kamu...Tapi Papa cuma seorang ayah..karena Mama kamu meninggal.akhirnya Papa hanya bawa Ida adik kembar kamu..."

"Apa?Aku punya saudara kembar?Lalu?Lalu sekarang dimana dia?"Tanya Darren.

" Ida,kembaranmu sudah meninggal.Dia anak yang cantik..Dan dia yang kau tabrak itu"Jawab Agam.

"Apa?Jadi..?Jadi dia saudara kembar aku?Dia..dia pacarnya yang bernama Rangga berarti yang membunuh Ida...Karena saat itu mereka sedang bersama.Dan Rangga melarikan motornya dengan kecepatan tinggi..Aku akan cari Rangga..."

Darren bergegas pergi meninggalkan Agam yang masih terpaku.Dan hanya dapat menatap kepergian anaknya.

Yah Tuhan...Kau ambil anak aku Ida.Tapi Kau pertemukan aku dengan anak aku satunya lagi.Adang anakku...Kamu anak aku nak...Hiks..Hiks...Hiks..."

Tangis bahagia Agam tidak terbendung lagi.Adang yang hilang belasan tahun lalu,kini ada di hadapannya.Ia pria tampan tidak ada perbedaan sedikitpun yang di ambil dari papanya.Semua bagai pinang di belah dia.

Terpopuler

Comments

🔵꧁ঔৣ⃝𝐊ꪶꪖ𝘳ꪖ❦꧂

🔵꧁ঔৣ⃝𝐊ꪶꪖ𝘳ꪖ❦꧂

kenyataan yang memedihkan..../Cry/

2024-05-12

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!