Terlihat di restauran Rangga dan Soraya duduk berhadapan.Rangga memanggil seorang pelayanan wanita.
"Ini vocher undangan untuk makan berdua.Saya mau lihat ada menu apa aja" Ujar Rangga ke pramusaji.
"Oh kalau ini menunya memang khusus Pak..kesemuanya paket.Silahkan bapak pilih saja disini.Ada Paket berdua,Paket kekasih,Paket CLBK dan Paket PDKT" Ujar pelayan memberikan menu ke Rangga
"Wah..Saya pilih ini aja deh.PDKT.Hahahaha" Tunjuk Rangga terkekeh.
"Baik..ditunggu" Pelayan pun meninggalkan mereka berdua ke dalam.
"Eh Rangga..Kamu kok pilihannya paket PDKT?" Tanya Soraya.
"Iyah..seperti aku ingin PDKT sama kamu" Rangga tertawa terkekeh.
"Apaan sih kamu.." Jawab Soraya tersenyum.
Tak lama pelayan datang dengan membawa makanan dan minuman yang sudah di rancang khusus.Dan di tiap gelasnya bertuliskan PDKT.Hal tersebut membuat Soraya menjadi tertawa geli.
"Ada-ada saja" Gumam Soraya menaikkan gelasnya ke atas,melihat-lihat tulisan PDKT.
Lalu disitu pun tersedia 2 potong paha ayam posisi berdiri.Dan 2 leher ayam posisi berdiri dengan paruh di atas.Seakan 2 sejoli sedang berdekatan.Di bawahnya bertuliskan juga PDKT dengan saus mayonaise di lapisi saus tomat.
"Soraya?kamu kenapa?kok cuma di pandangin aja.gak di makan?" Tanya Rangga bingung.
"Oh iya iya...Aku cuma kagum aja.Bagus sekali dekorasi di makanan ini..Yah sudah yuk makan" Ucap Soraya seraya meraih piring dan sendok.
"Hmmm..Enak..enak sekali makanan disini" Ucap Rangga menikmati makanannya.Membuat Soraya secepatnya melahap makanan itu.
"Hmmm...Iya ya..memang enak...Wah..bisa ketagihan nih makan disini" Gumam Soraya meneruskan makannya.
"Nanti kita makan disini lagi" Jawab Rangga.
"Aaah..bercanda kok Rangga"
"Beneran juga gak apa-apa kok"
Dengan lekatnya pandangan Rangga ke Soraya.Ia memikirkan kata-kata apa sekiranya yang cocok untuk di lontarkan ke wanita ini.
"Sebenarnya ada yg ingin aku katakan sama kamu Sor" Gumam Rangga
"Apa?"
"Tapi kamu jangan marah yah"
"Nggak..aku gak marah..Ayo bilang...mau ngomong apaan?" Tanya Soraya penasaran.
"Sor...Sebetulnya sudah lama aku menyukai kamu Sor...Tapi aku takut untuk mengatakannya sama kamu.Kamu jangan marah ya" Suara Rangga pelan.
"Kenapa harus menyukai aku?tapi kan cuma teman saja..Tidak lebih" Jawab Soraya acuh.
"walaupun kamu menganggap hubungan kita ini adalah teman, tapi aku ingin hubungan kita ini lebih dari teman..yaitu sebagai seorang kekasih Apakah kamu mau menjadi pacar aku?"Pertanyaan Rangga membuat Soraya menjadi diam.
" Kamu kok jadi diam Sor..Aku salah yah?Maafin aku yah..Mungkin aku terlalu terburu-buru"Ujar Rangga memandang Soraya.
"yah Rangga,sebaiknya kita tidak usah terburu-buru.Aku pun masih belum mau pacaran,aku masih fokus dengan kuliahku..Harap kamu tidak kecewa" Jawab Soraya.
"Aku akan tunggu jawaban kamu, kapan pun itu.Selama aku masih sendiri,aku akan tetap berharap kamu menjadi pacar aku..Okelah kalau begitu..Ayo kita teruskan makannya" Rangga meneruskan melahap makanan itu.
Tetapi tanpa mereka sadari,Sepasang mata sedang memperhatikan mereka.
Sonia yang kebetulan mau makan malam disana.ia melihat adiknya Soraya dan pria yang pernah di kenalnya.
"Soraya?ngapain kamu disitu?Ternyata kamu lebih cepat dari aku...hahahaha...Dasar gadis yang gak mau ngalah" Gerutunya.Sonia melangkah ke kursi sudut sambil terus matanya memandang Soraya.Namun Soraya menoleh ke Sonia.
"Kakak?" Langsung saja Soraya beranjak bangun.
"Kak Sonia kok ada disini?" Tanya Soraya menarik lengan Sonia.
"Ayo kak..duduk dekat kami.Kenalkan ini teman aku"
Sonia dan Rangga saling salaman.
"Ini..?ini...?Ini yang waktu itu di rumah sakit kan?" Tanya Rangga.
"Iya betul sekali..."
"Oh...Ayo duduk.." Ujar Rangga sambil memanggil pelayan.
Sambil duduk mata Sonia memandang pemandangan di meja.
"Jadi..Jadi kalian sedang PDKT?Maaf kalau aku ganggu"
"Nggak kok kak..hanya paket disini saja.Kami berdua hanya teman" Jawab Soraya.
"Iya benar..Kami cuma teman saja" Timpal Rangga.
"Oh begitu..beneran aku tidak mengganggu kalian?" Tanya Sonia.
"Yah tidaklah Kak..Masa mengganggu sih. Malah aku senang kok" Soraya tersenyum.
"Hmmm...maaf..mau pesan apa?Tinggal bilang sama mbaknya" Ujar Rangga.
"Iya iya..Saya pesan Ayam kuluyuk sama nasi satu yah..Minumnya orange jus"Ujar Sonia ke pelayan mencatatnya.
" Baik..Di tunggu"Jawab pelayan meninggalkan mereka.
Sedangkan mata Sonia sesekali melirik ke wajah Rangga,dan yang dilirik pun menyadari kalau dirinya sedang mendapat perhatian dari Sonia.
"sama-sama cantik sama-sama punya kelebihan baru saja ditolak Soraya Apa salahnya kalau aku dekati Sonia "Gumam hati Rangga.
*****
Di taman terlihat Alina duduk di kursi panjang.
" Ah Darren mah...lama amat"Gerutunya dengan bibir mengerucut ke depan.Sambil matanya memandang ke orang-orang sekitar.Ada yang berpasangan,Ada juga yang mereka sedang berkelakar bersama beberapa orang teman.
Membuat angannya hanyut berilusi.
"Andai saja dua sejoli itu adalah aku dan Darren..Waaaw..bahagia sekali rasanya" Batin Soraya seraya tersenyum-senyum.
Namun tiba-tiba matanya ada yang menutup dari belakang.Membuat senyumnya semakin lebar sumringah.
"Darren..?Bercanda aja kamu Darren..?Iiih.."Alina membalikkan badannya menoleh ke belakang.Dimana Darren pun sedang menahan tawa.
" Hahahaha...Pasti kamu sedang berhayal"Akhirnya lepas juga tawa Darren yang sejak tadi tertahan.
"Iiiist..Kamu tuh yah...Aku nungguin kamu lama banget tau gak sih..?Dari tadi loh"
"Iya...iya...Maaf...Aku baru aja balik dari puncak..Ini aja belum sempat mandi.coba cium deh..bau gak" Ucap Darren menarik leher Alina untuk mendekat ke ketiaknya.
"iiiih...Ogah ogah..Gak mau...Bau...Belum mandi suruh aku cium ketiak kamu.Hoek..."
"Hahahahaha....Tapi aku mana pernah bau sih...Tetap aja harum" jawab Darren bangga sambil memeluk Alina.Dan Alina pun menempelkan kepalanya di pundak Darren.Merasakan kehangatan tubuh kekasihnya hingga memejamkan matanya.Begitupun dengan Darren membelai rambut Alina sambil dengan mata terpejam.Merasakan lembut halusnya rambut Alina dengan aroma shampo yang lembut.
Tak terasa oleh mereka disana Kalisa sedang memperhatikannya dengan mata yang tajam menatap mereka berdua.
"Kalian tidak akan bisa seperti ini lagi...Dan kamu Darren..Kau seharusnya mati saja..Jangan pernah dekati adikku Alina...Aku akan melenyapkan kamu Darren.." Gumam Kalisa dengan gigi gemeletuk dan tangan yang mengepal.
"Alina...Apa bisa kita selamanya seperti ini?" Tanya Darren.
"Kenapa gak bisa?Kok kamu nanyanya seperti itu?" Alina mengangkat kepalanya dari pundak Darren.
"Memangnya gak boleh aku tanya?Siapa tau kamu mau lupain aku"
"Iiiist..Apaan sih kamu..Yah tentu saja tidak..Aku sayangnya cuma sama kamu aja kok" Jawab Alina kembali menempelkan kepalanya di pundak Darren.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 47 Episodes
Comments
🔵꧁ঔৣ⃝𝐊ꪶꪖ𝘳ꪖ❦꧂
Alina & Darren bukannya sodara tiri 🫢🤔
2024-05-12
0
🔵꧁ঔৣ⃝𝐊ꪶꪖ𝘳ꪖ❦꧂
sesuai momentny 🤭
2024-05-12
0