"Jangan nangis ya, dibalik semua kesusahan pasti ada kebahagiaan, yakinlah jika sebentar lagi kamu akan mendapatkan kebahagiaan ," ucap Ayu kemudian memeluk Angel
Ayu kemudian mengusap air mata Angel dan tersenyum kepadanya.
"Ibu pergi dulu ya?" ucap Ayu berpamitan
"Boleh gak aku ikut sama Ibu?" ucap Rudi memberanikan diri
Sekali lagi Ayu tersenyum menatap wajah polos Angel.
"Tentu saja boleh nak, tapi nanti setelah mendapatkan izin dari pihak kepolisian. Untuk sementara saat ini kamu akan lebih aman bila bersama polisi. Jangan khawatir mereka adalah orang-orang baik yang akan mengantar kamu ke kantor polisi. Jadi jangan takut ya," ucap Ayu mengusap kepala Angel
Setelah memastikan Angel dibawa oleh pengurus Masjid menuju kantor polisi, Ayu pun bergegas pulang.
Sementara itu setibanya di kantor polisi, Rudi langsung di interogasi oleh tim penyidik. Selesai interogasi ia dibawa ke rumah sakit polri untuk dirawat intensif.
Pagi harinya dua orang polisi datang ke kediaman Santi untuk menangkapnya. Wanita itu ditangkap atas dengan tuduhan tindak kekerasan dan penganiayaan terhadap anak di bawah umur.
Awalnya Santi menolak saat hendak di gelandang menuju kantor polisi. Namun ia tak berkutik saat petugas langsung menghadangnya saat dirinya hendak kabur.
"Tolong berikan kesempatan saya untuk menelpon pengacara saya dulu," rengek Santi
"Tentu saja, ibu bisa melakukannya di kantor nanti," jawab Polisi itu kemudian menggelandang Santi menuju ke kantor polisi
Kali ini Rudi merasa sedikit nyaman karena mendapatkan perawatan kesehatan yang intensif oleh pihak kepolisian. Setidaknya ia bisa bernafas lega dan tak khawatir lagi jika ia akan di siksa lagi
"Semoga saja kasus Angel ini jadi Viral dan ia bisa mendapatkan orang tua asuh yang menyayanginya,"
Pagi itu setelah sarapan, seorang perawat mengajaknya jalan-jalan ke arena bermain anak. Perawat tersebut mempersilakan Angel untuk bermain bersama teman-temannya. Meskipun Rudi enggan bermain bersama anak-anak kecil sebayanya. Namun ia bisa merasakan kebahagiaan Angel saat bisa menikmati masa kecilnya dengan bermain bukan melakukan pekerjaan rumah atau di siksa oleh ibu kandungnya sendiri.
"Sekarang aku tahu kenapa anak kecil itu harus main,"
Rudi tampak mengusap air matanya, membuat seorang perawat menghampirinya.
"Kamu kenapa Angel?" tanyanya begitu ramah
"Gak papa kok sus," jawab Rudi kemudian kembali bermain bersama teman-temannya
Demi membahagiakan Angel, Rudi terpaksa bermain bersama teman-temannya. Ia bahkan mencoba semua wahana yang ada di tempat itu sehingga semua perawat begitu senang melihatnya.
Selesai bermain dokter yang merawat Angel mengajaknya ke ruangan pemeriksaan.
Kali ini ia ditemani oleh seorang psikiater dan juga aktivis perlindungan anak bermaksud untuk memeriksa kejiwaan Angel. Rudi hanya menurut saja saat ia harus mengikuti serangkaian tes untuk mengetahui kondisi kejiwaannya.
"Alhamdulillah, mental anak ini sangat bagus. Ia tetap baik-baik saja meskipun sudah mendapatkan penyiksaan dan tekanan dari orang tuanya. Namun sepertinya dia agak depresi karena peran mayoritas sang ibu yang begitu mendominasinya. Padahal Angel anak yang sangat pintar dan berbakat," ucap seorang psikiater mengusap rambut Angel
Setelah dinyatakan sembuh, pihak komisi perlindungan anak menyatakan untuk merawat Angel di bawah pengawasannya sampai persidangan kasusnya selesai.
Namun saat petugas KPAI ( Komisi Perlindungan Anak Indonesia akan membawa Angel ke tempat mereka, seorang wanita muda datang mengaku sebagai bibi dari Angel.
"Saya kebetulan adalah adik dari ayahnya Angel. Karena Abang saya tidak bisa merawatnya maka ia meminta saya untuk menjaganya," ucap wanita itu kemudian memberikan surat kuasa kepada petugas KPAI.
Ia dan pengacaranya kemudian berdiskusi di ruang khusus.. Sementara itu Rudi yang penasaran dengan sosok wanita itu diam-diam menguping pembicaraan mereka.
Ia buru-buru kembali ke tempat duduknya saat mendengar mereka mengakhiri pembicaraannya.
Dengan senyuman ramah wanita itu menghampirinya, "Maaf ya sayang, Tante telat datangnya. Kamu gak papa kan?" tanyanya dengan suara lembut
Mendengar suara dan gestur tubuhnya, Rudi mengira jika adik ayahnya adalah orang yang baik dan sayang dengan Angel. Ia bisa melihat dari cara wanita itu memperlakukannya dan juga sangat peduli dengannya.
Angel akhirnya tingga bersama Meta. Meskipun Meta bukan orang kaya seperti Susan ataupun ibu tirinya, namun Rudi merasa betah karena Meta memperlakukannya dengan baik.
Hanya saja wanita itu lebih sering pulang malam dan pulang dalam keadaan mabuk. Maklum saja, Meta memang bekerja di club malam jadi wajar saja jika begitu. Namun Rudi tak masalah selama Meta merawatnya dengan baik.
Sudah tiga hari Rudi tinggal di kediaman Meta. Wanita itu memang mencukupi semua kebutuhan hidupnya bahkan membebaskan ia bermain. Sebagai seorang pekerja malam, nama Meta memang dikenal sebagai wanita tak baik di tempat tinggalnya. Wajar saja kalau Rudi kesulitan untuk mencari teman bermain.
Mereka semua menjauhinya, karena mengira jika ia adalah anak haram Meta.
"Jangan mau main sama anaknya lont*, nanti kami ketularan jadi lont*!" cibir seorang wanita saat anaknya hendak bermain dengan Angel
Rudi tak betah dengan suasana tersebut. Ia merasa jenuh jika terus menerus berdiam diri di dalam rumah tanpa melakukan apapun. Sore itu ia memutuskan untuk jalan-jalan ke taman kota untuk menghilangkan rasa jenuh karena seharian diam di rumah.
Setibanya di taman iapun membeli jajanan. Ia duduk di sebuah gazebo sambil menikmati camilannya.
*Grep!
Tiba-tiba ia merasakan seseorang menepuk-nepuk pundaknya hingga membuatnya reflek menoleh kebelakang.
Seketika netranya melotot saat melihat sosok wanita di belakangnya.
"Ibu??"
Rudi berusaha kabur, namun dengan cepat Santi langsung menariknya.
"Mau kemana kamu!"
"Tolong!" seru Rudi berteriak mencari pertolongan
"Kali ini tidak akan ada yang bisa menolong mu lagi. Kau sudah membuat aku mendekam di penjara dan mengeluarkan banyak uang agar bisa bebas, jadi sekarang saatnya kamu harus membayar semua yang sudah kau lakukan padaku!"
Rudi yang tak mau mati di tangan Santi menggigit lengan wanita itu hingga ia menjerit kesakitan dan melepaskannya.
Rudi segera berlari menyelamatkan diri. Namun Santi tak begitu saja membiarkan dia lolos. Ia segera mengambil sepeda motornya dan mengejar Angel.
Angel yang mulai kelelahan pun tak kuat lagi berlari kencang. Kaki kecilnya sudah lelah dan tak bisa berlari lagi, hingga ia memutuskan untuk jalan kaki. Saat itulah Santi berusaha menabraknya. Beruntung ada seseorang yang berhasil menariknya hingga ia selamat.
"Angel!"
Rudi seketika menoleh kearah suara yang memanggilnya. Ia begitu lega saat tahu Meta ada di tempat itu.
"Tante!" Rudi segera berlari menghampiri Meta
"Ada apa sih kenapa kamu ketakutan?" tanya Meta
"Ada Ibu Tante," ucap Rudi menunjuk kearah Santi
Meta menatap sinis kearah Santi.
"Jangan takut, dia tak akan berani menyentuhmu selama ada Tante," ucap Meta menenangkannya
Ia kemudian mengajak Rudi pulang.
"Tumben Tante pulang cepat?" tanya Rudi
"Karena hari ini Tante gak enak badan sayang, makanya Tante memutuskan untuk izin pulang,"
"Oh begitu,"
"Iya, hari ini kamu mau makan apa?" tanya Meta
"Nasi goreng aja Tan,"
"Ok,"
Meta pun mampir membeli nasi goreng untuk makan malam mereka. Setibanya di rumah keduanya langsung makan bersama. Hari itu Rudi makan begitu lahap hingga membuat Meta memberikan jatah makanannya untuk Rudi.
"Makan aja punya Tante kalau masih laper, kebetulan Tante lagi gak enak makan juga," ucap Meta
Ia tak lupa membawakan segelas es teh manis untuknya.
"Terimakasih Tante," ucap Rudi kemudian meneguk habis es tehnya
"Pelan-pelan Angel, nanti kesedak!"
Meta tampak mengusap rambut panjang Angel, gadis itu kembali memakan nasi gorengnya yang masih tersisa sedikit.
Tiba-tiba Angel merasa mual, kepalanya pusing. Ia bahkan memegangi tenggorokannya yang terasa seperti tercekik.
"Kamu kenapa Angel, kamu kenapa!" seru Meta saat melihat Angel kejang dan tak sadarkan diri
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 62 Episodes
Comments
⸙ᵍᵏ𝐙⃝🦜Titian Mentari 🦈
angel di racun dan Rudi meninggal lagi
2024-03-15
1
☠ᵏᵋᶜᶟ🔵🍾⃝ͩ⏤͟͟͞RᴇᷞᴛͧɴᷠᴏͣW⃠🦈
lhoooo ada apa dengan Angel 🥺🥺🥺🥺
Apakah Meta sengaja mencampuri nasi gorengnya itu dengan racun 🤔🤔🤔
2024-02-29
0
☠ᵏᵋᶜᶟ🔵🍾⃝ͩ⏤͟͟͞RᴇᷞᴛͧɴᷠᴏͣW⃠🦈
huuuuuuffttttt syukurlah jika ada Meta yang telah menyelamatkan dirinya
2024-02-29
0