BAB 10 TARIAN BIAN LIAN

Li Mei menangkap topeng yang diberikan oleh Shaiming dengan sekali tangkap.

Terlihat senyum menghias sudut bibir Shaiming ketika melihat perkembangan Li Mei yang mulai menunjukkan perkembangannya.

Topeng yang di pegang oleh Li Mei merupakan karakter dewa macan kemudian dia segera mengenakan topeng itu di wajahnya.

Gerakan Li Mei mulai terlihat berirama setelah dia menghafal gerakan dari Shaiming yang memberinya contoh tarian Bian Lian.

Tarian Bian Lian cukuplah sulit karena setiap gerakan tari pada tarian itu memiliki level kesulitan yang terbilang cukup tinggi. Bahkan hanya untuk di tiru, tidaklah mudah dilakukan sang penari jika menarikannya untuk pertama kalinya.

"Rupanya Li Mei tidak melupakan gerakan bela dirinya meski dia mengalami amnesia", kata Shaiming.

Li Mei terlihat bergerak lincah saat memperagakan tarian Bian Lian berusaha melatih teknik mengubah topengnya dalam hitungan detik.

Berkat ilmu bela dirinya yang tinggi, memudahkan Li Mei untuk melakukan gerakan tari Bian Lian.

Kelincahan tubuhnya sangat jelas terlihat ketika Li Mei bergerak gesit dalam membawakan tarian Bian Lian yang sulit.

HUP... !

HUP... !

HUP... !

Tubuh Li Mei bergerak bagaikan gerakan macan yang gesit.

Shaiming terus memandangi setiap gerakan Li Mei dari arah tepi arena latihan opera dengan sangat serius.

WOSH !

Shaiming lalu terjun bersama Li Mei membawakan tarian Bian Lian di tengah-tengah area latihan opera.

Berusaha mengarahkan tarian Bian Lian yang Li Mei lakukan agar lebih luwes lagi.

"Bagus, Li Mei ! Teruskan latihannya !", ucap Shaiming memberi arahan.

Li Mei terus menggerakkan tubuhnya mengikuti arahan Shaiming dalam menarikan tarian Bian Lian.

"Sekarang, Li Mei !", kata Shaiming.

"Ya !?", sahut Li Mei lalu menoleh ke arah Shaiming.

Li Mei agak kebingungan dengan perintah Shaiming.

"Ganti topeng mu !!! Li Mei !!!", kata Shaiming.

Li Mei langsung memahami petunjuk Shaiming dengan cepat Li Mei mencoba mengganti topengnya dengan topeng lainnya.

SRET !

Topeng dewa macan di ubah dengan topeng berwajah laki-laki.

Namun, Li Mei hanya dapat mengganti satu topeng saja dalam gerakan tarian Bian Lian pada waktu satu menit.

Seharusnya dia dapat mengganti topeng yang dia kenakan sebanyak enam topeng secara cepat dalam waktu singkat.

"Yah... Aku hanya dapat mengganti satu topeng saja... !?", gumamnya dengan wajah tertunduk memelas.

Li Mei menghentikan gerakan tariannya dan berdiri mematung di hadapan Shaiming sedangkan kepalanya tertunduk ke bawah.

"Li Mei...", gumam Shaiming.

Sorot mata Shaiming berubah menjadi teduh ketika menatap ke arah Li Mei yang berdiri tak jauh dari hadapannya.

"Maafkan aku, Shaiming...", ucap Li Mei.

Shaiming berubah cerah seraya berkata pada Li Mei untuk tidak menyerah dalam melatih tarian Bian Lian.

"Semangat lah, Li Mei !", kata Shaiming.

Li Mei masih menundukkan wajahnya sembari menggeleng pelan.

Rona wajah Li Mei berubah merah padam saat kepalanya menghadap ke arah bawah, seakan-akan malu dengan kelemahannya.

"Setiap orang memiliki kemampuan terbatas dan untuk menjadi mahir tidaklah mudah dalam sekejap mata meski tarian Bian Lian penuh sarat magis serta sulap", kata Shaiming.

Shaiming lalu melangkah pelan mendekati Li Mei yang menggenggam erat topeng dewa macan.

"Tapi tarian ini bukanlah sulap ataupun magis melainkan butuh latihan rutin setiap harinya untuk melatih diri menjadi sempurna serta ahli, Li Mei...", ucap Shaiming.

Laki-laki berparas tampan dengan bibir merah menyegarkan itu lalu menghentikan langkah kakinya tepat di depan Li Mei.

Menatapnya lurus dengan sangat seriusnya ke arah perempuan cantik yang mengalami amnesia itu.

Meraih tangan Li Mei yang menggenggam erat topeng dewa macan.

"Percayalah pada dirimu sendiri, Li Mei !", bisik Shaiming seraya tersenyum.

"Tapi...", sahut Li Mei bimbang.

"Mungkin kau tidak akan pernah percaya pada ucapan ku tetapi percayalah pada dirimu sendiri ! Dengan kemampuan mu maupun dengan diri mu sendiri !", kata Shaiming.

"Shaiming...", gumam Li Mei dengan mata berkaca-kaca.

"Li Mei !?", ucap Shaiming tersentak kaget.

Ketika melihat perubahan mimik wajah Li Mei yang tampak sangat sedih saat melihat ke arahnya.

Tanpa Shaiming sadari, ujung jarinya membelai lembut wajah Li Mei yang memerah.

"Jangan sedih, Li Mei...", ucap Shaiming iba.

Sahiming kemudian memeluk tubuh Li Mei untuk menenangkan gadis itu sedangkan Li Mei sendiri membenamkan seluruh wajahnya ke dalam pelukan Shaiming.

"Suatu saat nanti semua akan kembali semula, Li Mei...", bisik Shaiming.

Di tepuknya dengan lembut punggung Li Mei.

"Dan saat semua ingatan mu kembali lagi maka kau akan ingat siapa jati dirimu yang sesungguhnya", kata Shaiming.

Hal yang dilakukan oleh Shaiming dengan melatih Li Mei tarian Bian Lian karena alasan untuk melindungi Li Mei dari kejaran utusan Niu.

Pada saat Li Mei menguasai keahlian tarian Bian Lian maka dia akan mudah memadukan nya dengan ilmu beladirinya yang dia miliki selama Li Mei mengingatnya.

Namun, keadaan Li Mei yang amnesia agak membuatnya lupa akan keahliannya itu dalam mengusai ilmu pedang. Dan alasan Shaiming melatih tarian Bian Lian kepada Li Mei supaya gadis itu dapat cepat menyembunyikan dirinya dengan topeng.

Shaiming berusaha sabar dengan Li Mei karena kekurangannya sekarang ini.

Amnesia yang di derita oleh Li Mei memang merepotkan bagi Shaiming karena segala yang berhubungan dengan Li Mei telah hilang seluruhnya dari memori kepala Li Mei.

"Li Mei, aku hanya akan melatih mu tarian Bian Lian saja karena tarian-tarian lainnya mungkin memerlukan waktu lama untuk kamu kuasai dalam membawakan opera", kata Shaiming.

Li Mei menengadahkan pandangannya ke arah Shaiming lalu menyahut ucapannya.

"Kenapa aku harus berlatih tarian ini ?", tanya Li Mei dengan kedua mata berkaca-kaca.

"Karena dalam opera tarian Bian Lian ini merupakan topik paling utama untuk memikat perhatian para penonton opera", sahut Shaiming.

"Dan juga untuk melindungi ku, bukan", kata Li Mei.

"Yah..., benar...", sahut Shaiming sambil menghela nafas panjang.

"Tapi bolehkah aku menari tarian lainnya, Shaiming ?", kata Li Mei yang bergelayut manja di lengan Shaiming.

"Tarian lainnya !?", ucap Shaiming.

"Yah, seperti tarian wanita mungkin", kata Li Mei.

DEGH !?

Wajah Shaiming berubah memucat saat mendengar ucapan Li Mei, tubuhnya langsung menegang tinggi.

Shaiming secara tidak sadar mengatupkan mulutnya rapat-rapat, berusaha menyembunyikan kecemasan yang datang secara mendadak pada dirinya.

"Li Mei !", panggilnya tegas.

"Ya...", sahut Li Mei.

Pandangan mereka saling bertemu satu sama lainnya lalu sama-sama terdiam serta saling menatap.

"Untuk tarian lainnya terutama khusus untuk perempuan, aku bukan tidak ingin mengajarkan kepadamu", ucap Shaiming.

"Kenapa ???", tanya Li Mei tak mengerti.

"Sebab semua perhatian akan terfokus seluruh perhatiannya ke arah mu, Li Mei", kata Shaiming.

"Bukankah itu akan lebih baik bagi perkembangan opera mu, dan akan banyak penonton yang tertarik untuk menyaksikan pertunjukan opera milik mu, Shaiming", ucap Li Me.

"Iya, yang kamu katakan itu benar memang tetapi tidakkah kau merasa khawatir, Li Mei ?", sahut Shaiming.

"Apa yang harus aku khawatirkan, Shaiming ?", ucap Li Mei.

"Tidak ada...", kata Shaiming cepat-cepat meralat omongannya.

Shaiming kemudian menatap lurus ke arah depan sambil terus melangkah pelan sedangkan Li Mei masih bergelayut manja di lengannya saat mereka berjalan bersama-sama.

Tidak membantah dengan yang dikatakan oleh Li Mei bahwa daya tarik gadis itu sangatlah menyita perhatian semua orang jika memandang kecantikan yang dimiliki oleh Li Mei. Dan hal itu pasti tentunya akan menambah pendapatan opera menjadi jauh lebih meningkat tinggi.

Terpopuler

Comments

horse win

horse win

/Rose/

2024-02-22

1

Bouyan

Bouyan

lanjut thor

2024-02-07

2

lihat semua
Episodes
1 BAB 1 KUTUKAN ITU
2 BAB 2 LI MEI
3 BAB 3 OPERA KECIL
4 BAB 4 TANGHULU YANG MANIS
5 BAB 5 MIMPI BURUK ITU
6 BAB 6 KEDATANGAN UTUSAN ITU
7 BAB 7 SHAIMING
8 BAB 8 BERPUTARNYA JAM SAKU
9 BAB 9 LATIHAN OPERA
10 BAB 10 TARIAN BIAN LIAN
11 BAB 11 ASA TERBAIK
12 BAB 12 WAKTU SENGGANG LI MEI
13 BAB 13 SEPINTAS KENANGAN
14 BAB 14 APAKAH HALUSINASI
15 BAB 15 BERTUNANGAN
16 BAB 16 GERIMIS
17 BAB 17 SAAT YANG MENEGANGKAN
18 BAB 18 MENGINTAI
19 BAB 19 WAKTU YANG INDAH
20 BAB 20 ACARA TUNANGAN RESMI
21 BAB 21 RASA KUE BULAN ITU
22 BAB 22 KONDISI LI MEI
23 BAB 23 KLINIK DOKTER LIU YAOSAN
24 Bab 24 TERHARU, TENTU IYA !
25 BAB 25 PENDAPAT YELU
26 BAB 26 TUGAS BARU
27 BAB 27 MENJENGUK
28 BAB 28 QIPAO YANG MEMIKAT HATI
29 BAB 29 BUNGA PEONY
30 BAB 30 TAMAN JINGSHAN
31 BAB 31 KENANGAN SAMAR
32 BAB 32 KEKUATAN BARU
33 BAB 33 BERLATIH OPERA
34 BAB 34 BAKAT TERPENDAM
35 BAB 35 SUASANA DI TEMPAT OPERA KECIL
36 BAB 36 MO LI HUA
37 BAB 37 RENCANA PERGI KELUAR
38 BAB 38 RESTORAN CINA
39 BAB 39 PEKERJAAN BARU
40 BAB 40 AWAL DEBUT LI MEI
41 BAB 41 TEPUK TANGAN UNTUK PERTAMA KALINYA
42 BAB 42 TARIAN YANG MEMUKAU
43 BAB 43 PESANAN UNTUK LI MEI
44 BAB 44 NYANYIAN LI MEI
45 BAB 45 PERCAKAPAN PAGI HARI
46 BAB 46 BENAR TERJADI !
47 BAB 47 MENCARINYA
48 BAB 48 TERJEBAK DALAM SITUASI
49 BAB 49 PERTEMPURAN KECIL
50 BAB 50 SEMAKIN SENGIT
51 BAB 51 PETAKA
52 BAB 52 APA KUTUKAN ITU ADA ?
53 BAB 53 NASIB LI MEI, SUNGGUH KASIHAN
54 BAB 54 PROSES PENYEMBUHAN
55 BAB 55 SEBUAH HADIAH KHUSUS
56 BAB 56 INGATAN MILIK LI MEI
57 BAB 57 PERTENTANGAN BATIN
58 BAB 58 RASA SEDIH YANG ADA
59 BAB 59 SUATU ALASAN BAGI SHAIMING
60 BAB 60 PEMBICARAAN DI BERANDA
61 BAB 61 FESTIVAL SEPULUH
62 BAB 62 KEDATANGAN SANG UTUSAN NIU
63 Bab 63 PENAMPILAN OPERA KECIL
64 Bab 64 SERANGAN DARI LAWAN
65 Bab 65 DEWI PENYELAMAT
66 BAB 66 PERTEMPURAN SENGIT
67 BAB 67 BERTEMU
68 BAB 68 PANGGUNG FESTIVAL YANG BERUBAH
69 BAB 69 SEKELOMPOK MUSUH
70 BAB 70 CARA UNTUK PERGI
71 BAB 71 LEYU TERKENA RACUN
72 BAB 72 HARI TENANG
73 BAB 73 TRANSISI ZHENG-MI GOO
74 BAB 74 KABAR YANG DISAMPAIKAN
75 BAB 75 BENDA KECIL BERSIMBOL
76 BAB 76 PERCAKAPAN DI SEBUAH TAMAN
77 BAB 77 INFORMASI PENTING
78 BAB 78 PEMBICARAAN SERIUS
79 BAB 79 PINDAHAN YANG UNIK
80 BAB 80 YANG KURASAKAN
81 BAB 81 SERBUAN KELOMPOK JUBAH HITAM
82 BAB 82 GEDUNG BERTINGKAT UNIK
83 BAB 83 KEHIDUPAN BARU
84 BAB 84 MISTERI SEBUAH LIPSTIK
85 BAB 85 KISAH YANG UNIK
86 BAB 86 LABIRIN WAKTU
87 BAB 87 MENGHADAPI BAYANGAN
88 BAB 88 USAINYA PERTEMPURAN
89 BAB 89 KEPANIKAN TERJADI
90 BAB 90 MENCARI DI SUPERMARKET
91 BAB 91 BERTEMU KEMBALI
92 BAB 92 UNGKAPAN HATI
93 BAB 93 MENCARI JALAN PULANG
94 BAB 94 TETAPLAH DISISIKU
95 BAB 95 SERPIHAN INGATAN
96 BAB 96 PETUNJUK UNTUK PERGI
97 BAB 97 KEAJAIBAN TERJADI
98 BAB 98 RATU YANG PERNAH ADA
99 BAB 99 RAHASIA DIPEGUNUNGAN SALJU
100 BAB 100 KEKUATAN LANGIT YANG SESUNGGUHNYA
101 BAB 101 MALAM YANG DINGIN
102 BAB 102 KEJUTAN DIPAGI HARI
Episodes

Updated 102 Episodes

1
BAB 1 KUTUKAN ITU
2
BAB 2 LI MEI
3
BAB 3 OPERA KECIL
4
BAB 4 TANGHULU YANG MANIS
5
BAB 5 MIMPI BURUK ITU
6
BAB 6 KEDATANGAN UTUSAN ITU
7
BAB 7 SHAIMING
8
BAB 8 BERPUTARNYA JAM SAKU
9
BAB 9 LATIHAN OPERA
10
BAB 10 TARIAN BIAN LIAN
11
BAB 11 ASA TERBAIK
12
BAB 12 WAKTU SENGGANG LI MEI
13
BAB 13 SEPINTAS KENANGAN
14
BAB 14 APAKAH HALUSINASI
15
BAB 15 BERTUNANGAN
16
BAB 16 GERIMIS
17
BAB 17 SAAT YANG MENEGANGKAN
18
BAB 18 MENGINTAI
19
BAB 19 WAKTU YANG INDAH
20
BAB 20 ACARA TUNANGAN RESMI
21
BAB 21 RASA KUE BULAN ITU
22
BAB 22 KONDISI LI MEI
23
BAB 23 KLINIK DOKTER LIU YAOSAN
24
Bab 24 TERHARU, TENTU IYA !
25
BAB 25 PENDAPAT YELU
26
BAB 26 TUGAS BARU
27
BAB 27 MENJENGUK
28
BAB 28 QIPAO YANG MEMIKAT HATI
29
BAB 29 BUNGA PEONY
30
BAB 30 TAMAN JINGSHAN
31
BAB 31 KENANGAN SAMAR
32
BAB 32 KEKUATAN BARU
33
BAB 33 BERLATIH OPERA
34
BAB 34 BAKAT TERPENDAM
35
BAB 35 SUASANA DI TEMPAT OPERA KECIL
36
BAB 36 MO LI HUA
37
BAB 37 RENCANA PERGI KELUAR
38
BAB 38 RESTORAN CINA
39
BAB 39 PEKERJAAN BARU
40
BAB 40 AWAL DEBUT LI MEI
41
BAB 41 TEPUK TANGAN UNTUK PERTAMA KALINYA
42
BAB 42 TARIAN YANG MEMUKAU
43
BAB 43 PESANAN UNTUK LI MEI
44
BAB 44 NYANYIAN LI MEI
45
BAB 45 PERCAKAPAN PAGI HARI
46
BAB 46 BENAR TERJADI !
47
BAB 47 MENCARINYA
48
BAB 48 TERJEBAK DALAM SITUASI
49
BAB 49 PERTEMPURAN KECIL
50
BAB 50 SEMAKIN SENGIT
51
BAB 51 PETAKA
52
BAB 52 APA KUTUKAN ITU ADA ?
53
BAB 53 NASIB LI MEI, SUNGGUH KASIHAN
54
BAB 54 PROSES PENYEMBUHAN
55
BAB 55 SEBUAH HADIAH KHUSUS
56
BAB 56 INGATAN MILIK LI MEI
57
BAB 57 PERTENTANGAN BATIN
58
BAB 58 RASA SEDIH YANG ADA
59
BAB 59 SUATU ALASAN BAGI SHAIMING
60
BAB 60 PEMBICARAAN DI BERANDA
61
BAB 61 FESTIVAL SEPULUH
62
BAB 62 KEDATANGAN SANG UTUSAN NIU
63
Bab 63 PENAMPILAN OPERA KECIL
64
Bab 64 SERANGAN DARI LAWAN
65
Bab 65 DEWI PENYELAMAT
66
BAB 66 PERTEMPURAN SENGIT
67
BAB 67 BERTEMU
68
BAB 68 PANGGUNG FESTIVAL YANG BERUBAH
69
BAB 69 SEKELOMPOK MUSUH
70
BAB 70 CARA UNTUK PERGI
71
BAB 71 LEYU TERKENA RACUN
72
BAB 72 HARI TENANG
73
BAB 73 TRANSISI ZHENG-MI GOO
74
BAB 74 KABAR YANG DISAMPAIKAN
75
BAB 75 BENDA KECIL BERSIMBOL
76
BAB 76 PERCAKAPAN DI SEBUAH TAMAN
77
BAB 77 INFORMASI PENTING
78
BAB 78 PEMBICARAAN SERIUS
79
BAB 79 PINDAHAN YANG UNIK
80
BAB 80 YANG KURASAKAN
81
BAB 81 SERBUAN KELOMPOK JUBAH HITAM
82
BAB 82 GEDUNG BERTINGKAT UNIK
83
BAB 83 KEHIDUPAN BARU
84
BAB 84 MISTERI SEBUAH LIPSTIK
85
BAB 85 KISAH YANG UNIK
86
BAB 86 LABIRIN WAKTU
87
BAB 87 MENGHADAPI BAYANGAN
88
BAB 88 USAINYA PERTEMPURAN
89
BAB 89 KEPANIKAN TERJADI
90
BAB 90 MENCARI DI SUPERMARKET
91
BAB 91 BERTEMU KEMBALI
92
BAB 92 UNGKAPAN HATI
93
BAB 93 MENCARI JALAN PULANG
94
BAB 94 TETAPLAH DISISIKU
95
BAB 95 SERPIHAN INGATAN
96
BAB 96 PETUNJUK UNTUK PERGI
97
BAB 97 KEAJAIBAN TERJADI
98
BAB 98 RATU YANG PERNAH ADA
99
BAB 99 RAHASIA DIPEGUNUNGAN SALJU
100
BAB 100 KEKUATAN LANGIT YANG SESUNGGUHNYA
101
BAB 101 MALAM YANG DINGIN
102
BAB 102 KEJUTAN DIPAGI HARI

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!