Tamu Special Kejora

Siang itu Nand mengajak Kejora untuk mengantar Mentari ke rumah kedua orang tuanya. Nand beralasan bahwa mereka harus menyapa kedua orang tuanya secara resmi, terutama setelah menjadi pasangan menikah. Namun siapa sangka jika ternyata Nand telah menyiapkan sebuah pesta kejutan untuk Kejora di rumah lainnya.

"Kok mataku di tutup By?" Mentari dengan susah payah menahan suara tawanya lantaran perasaan bahagia.

"Satu, dua, tiga... " Semua orang kompak bersorak ketika penutup mata itu dibuka.

Happy Birthday to you..

Happy Birthday to you...

Happy Birthday, Happy Birthday..

Happy Birthday to you...

Haikala secara khusus menyanyikan lagu ulang tahun untuk Kejora ditambah dengan iringan gitar oleh Mahesa juga iringan piano Cakra. Jishan yang secara khusus memegangi kuenya serta para anggota Dreamies lainnya yang berbaris di belakang mereka, ikut mengiringi lagu Haikal.

Nand sudah berdamai dengan Haikala, serta ia juga yang meminta secara khusus kepada Haikala untuk turut berpartisipasi dalam acara khusus untuk istrinya. Haikala adalah penyanyi terbaik diantara mereka. Ia bahkan juga sudah menyiapkan konser akustik mini yang akan diisi oleh Haikala, Cakra dan juga Rendi pada puncak acara.

Angelika, Sandra dan juga Mentari serempak memeluk Kejora dengan hangatnya. Mereka saling membisikkan doa-doa keselamatan di telinga Kejora. Termasuk doa agar pernikahannya dan Nand berlangsung begitu bahagia sampai akhir hayatnya.

Setelahnya ada Jishan dan juga Cakra yang saling memeluk dengan mengapitnya dari sisi kiri dan juga kanan. Mereka memberikannya kecupan secara serempak dari kedua sisi. Lalu memberikannya bingkisan kado dengan ukuran yang cukup besar untuk bisa ditebak apa isinya.

Setelahnya adalah giliran para anggota dreamies yang lain untuk memberikan pelukan singkat secara bergantian sekaligus mengucapkan doa. Dimulai dari Mahesa yang merupakan abang tertua, dilanjutkan dengan Arjuna yang memberikan bonus berupa elusan kepala yang cukup brutal, hingga membuat rambutnya berantakan.

Lalu Rendi, yang memberikan pelukan hangat, serta sebuah gitar yang sudah lama diinginkan oleh Kejora. Setelah semua giliran selesai, Kejora nampak menunggu sesuatu dari Nand. Entah apa yang telah disiapkan sang suami untuknya di pesta kali ini. Ia begitu penasaran.

"Masih ada satu orang lagi Ra." Nand melirik ke sisi kirinya, dimana seseorang tengah menunggu gilirannya untuk memberikan selamat.

Hari itu adalah hari ulang tahun Kejora yang ke dua puluh lima. Nand sudah mempersiapkannya sejak awal. Ketimbang rumah pemberian dari kedua orang tuanya, ia memilih rumahnya sendiri. Meski itu juga ia beli dari uang jajan pertama yang diberikan oleh sang ayah untuknya. Anggap saja memang mereka yang membelikan rumah itu untuk mereka, yang terpenting adalah Kejora menyukainya bukan. Rumah itu juga sudah ia renovasi sesuai impian Kejora. Dan specialnya, rumah itu disiapkan khusus oleh seorang yang paling special dalam hidup Kejora.

"Kamu?" Kejora terpana ketika matanya bertemu tatap dengan seseorang yang mejadi tamu special Nand.

"Surprise!!" Kejora semakin shock karena orang itu yang langsung melompat ke arahnya lalu memeluknya dengan begitu erat juga lama. Ia bahkan mengecup keningnya dengan penuh perasaan sayang yang sangat sulit untuk digambarkan.

Semua orang menatap mereka dengan perasaan heran. Seseorang baru yang tak pernah mereka lihat sebelumnya. Apalagi karena Nand nampak tak keberatan dengan kehadiran orang itu sama sekali.

"Sebentar, kok bisa?" Kejora menepuk-nepuk pundak tamu asing itu, seolah berusaha untuk melepaskan pelukannya.

"Dia nemuin aku sesaat setelah operasi Mentari. Dia juga yang nawarin aku buat renovasi rumah ini sesuai selera kamu Ra. Rumah ini, adalah hadiah dariku juga Mama-Papa atas untuk ulang tahunmu Ra." semua orang bersorak untuk mereka.

"Aku pikir gak ada yang lebih mengerti kamu ketimbang dia, jadi aku minta bantuan khusus dari dia. Haikala sama Cakra juga bantu kok. " jelas Nand seolah mengerti arti tatapan Kejora untuknya.

"Kalian saling kenal?" tamu istimewa itu mengangguk bahagia.

Ini kali pertamanya berkenalan dengan seseorang dalam hidup Kejora. Bahkan dengan Cakra pun ia hanya sekedar menyapa.

"Oh ya semuanya kenalkan aku Evan, kakak sepupunya Kejora." tamu special itu memperkenalkan dirinya kepada Dreamies untuk pertama kalinya.

Arjuna dan Rendi pernah melihatnya sekali. Mereka mengenalnya sebagai asisten pribadi ayah Kejora. Hanya sekedar itu. Mereka pernah bertemu sekali sewaktu berkunjung ke perusahaan milik orang tua Kejora, hanya sekedar itu.

"Kamu punya saudara selain Cakra?" bahkan Haikala juga tak mengenalnya. Ia hanya diberi tahu bahwa seseorang akan membantunya untuk renovasi rumah Kejora. Ia tak pernah tahu jika itu adalah saudara Kejora.

"Dia kakak sepupuku dari pihak ayah." jelas Kejora singkat.

"Sayang, aku pernah bilang kan kalau Mama cuma sewa apartment kita selama sebulan?" Kejora mengangguk.

"Itu semua karena mama sudah mempersiapkan rumah lain untuk kita. Sebenarnya rumahnya ada di apartment yang sama, cuma unitnya lebih besar. Tapi aku kira, akan terlalu sumpek kalau kita tinggal di apartment. Karena itu aku memilih rumah ini untukmu Ra."

"Untuk renovasinya sendiri, kakakmu yang secara khusus menawarkannya. Jadi aku dan Cakra memutuskan untuk merenovasi rumah ini terlebih dulu sesuai seleramu, sebelum membawamu tinggal disini. Sementara apartment itu, kita hanya akan menghuninya sampai proses renovasi selesai."

"Haikal?" Kejora melihat ke arah Haikala dengan perasaan yang sulit diartikan.

"Aku kan pernah janji waktu di rumah sakit untuk bantu kamu cari rumah baru." jelas Haikala.

"Terus Nand kasih tahu aku kalau rumah kalian sedang proses renovasi. Aku bantu untuk bagian interiornya Ra." Kejora melirik Evan setelahnya.

"Nand kasih tahu aku, kalau aku boleh tinggal bersama kalian. Kebetulan juga sewa apartmentku berakhir dalam minggu ini. Jadi kami mempersiapkan tiga kamar selain kamar tamu. Satu untukmu dan Nand, satu lagi kamar untuk Cakra. Satu untukku Ra." semua orang ber oh ria.

"Oh ya, Cakra juga bisa ajak temannya untuk tinggal bersama, namamu Jishan kan?" Evan melirik ke arah Jishan yang nampak lebih canggung dari biasanya.

Nand hanya mengangguk mengiyakan, Sedangkan Kejora benar-benar tak paham dengan skenario yang tengah di mainkan oleh kakaknya Evan.

"Yasudah, mending sekarang kita lanjut acaranya yuk? Silakan dimakan semuanya." tawar Evan seolah ia adalah tuan rumah acaranya.

"Apa rencana mu sebenarnya?" batin Kejora kesal.

"Nand, nanti biar aku yang antar Mentari ke rumah orang tuamu ya? Aku sekalian ada urusan pekerjaan." tawar Evan.

Nand hanya bisa mengiyakan. Apalagi karena Mentari nampak begitu antusias. Mentari juga sudah cukup dekat dengan Evan karena pernah bertemu beberapa kali. Evan juga bukan orang lain, karena itu Nand terlihat begitu enteng untuk bisa mempercayainya.

Selama para Dreamies dan juga Evan sibuk dengan kue dan juga makanan yang sudah mereka siapkan. Kejora menarik Nand ke arah ruang kerja yang telah disiapkan di sebelah kanan ruang utama. Ia nampak begitu kalut, hingga Nand pun bingung harus bertindak seperti apa untuknya.

"Kamu kenal Kak Evan dimana By?" tanya Kejora panik tepat setelah pintu itu tertutup dan ia kunci dari arah dalam.

"Sayang, tadi aku kan udah cerita." jawab Nand terdengar polos.

"Kalau kamu kenal Kak Evan, itu artinya dia percaya sama kamu Nand. Bahkan Haikala dan Jishan yang kenal aku belasan tahun pun tak pernah tahu siapa Evan." Nand menatapnya penuh selidik.

"Ini maksudnya apa sih? Apa mengenal kakak sepupumu saja bisa seserius ini?" Nand nampak kebingungan.

Nand tak mengerti kemana arah dan maksud tujuan Kejora kali ini. Mengenal anggota keluarga teman maupun pasangan, bukanlah hal spesial. Meskipun biasanya kamu baru akan saling mengenal setelah hubunganmu cukup dekat.

Tapi bukankah aneh jika Jishan dan Haikala tak pernah tahu tentang Evan. Bahkan Evan bukan seseorang yang jauh, ia adalah orang kepercayaan ayah Kejora. Lalu apa yang harus disembunyikan dari semua itu.

"Ra, aku gak paham. Ini semua maksudnya apa?"

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!