Alesha terdiam. Jantungnya seolah lepas, sementara hatinya terasa sangat ngilu. Rasa ngilu yang membuat napasnya seolah habis. Air mata Alesha mengalir membasahi pipi.
“Sakit banget. Kenapa papa tidur dengan wanita lain, dan mereka enggak pak.ai baju?” pikir Alesha.
Sungguh bukan perceraian orang tuanya yang membuat Alesha mengalami patah hati. Melainkan kenyataan kini. Kenyataan sang papa justru tidur memeluk wanita lain. Keduanya sama-sama tak berbu.sana. Sementara Alesha tahu, itu tak seharusnya terjadi.
Terlalu syok, terlalu terluka, Alesha tak sengaja melakukan tangkap layar video yang sedang berlangsung. Foto tangkap layar yang tak sengaja Alesha lakukan, langsung tersimpan.
“Ya Allah, ... Alesha beneran ingin, mama papa. Kami sama-sama. Mama papa saling sayang. Namun ini, papa sama wanita lain.” Alesha tak lagi memedulikan ponsel sang mama. Ia membiarkannya begitu saja dalam keadaan layar di bawah.
“Tapi aku enggak boleh sedih. Karena kalau aku sedih, semuanya apalagi Mama, pasti ikut sedih.”
“Mama juga enggak boleh sama papa lagi. Papa sudah jahat!”
“Mama sama Uncle saja yang sayang ke Mama. Tapi, Uncle sama mama, mau, enggak?”
“YA ALLAH SAKIIIITTTT! PADAHAL ENGGAK BERDARAH!”
Alesha yang sibuk meronta-ronta dalam hati, sengaja meluapkan kesedihan sekaligus rasa sakitnya melalui tangis.
“SAKIT BANGET! PAPA JAHAT BANGET! WANITA TADI, AWAS KAMU YA!”
“AKU HARUS CEPAT SEMBUH. AKU HARUS SEHAT, AGAR AKU BISA MELINDUNGI MAMA!”
“AKU DENDAM! AKU JUGA BAKALAN BALAS WANITA ITU!”
“AKU BENERAN AKAN BALAS DENDAM, TERMASUK KE PAPA!”
Luka dan kehancu.ran yang Alesha rasa, membuat bocah itu bertekad sehat. Alesha ingin menjadi wanita kuat agar bisa melindungi sang mama.
“Enggak ada kata maaf buat kamu, Pa. Enggak ada maaf buat wanita itu! Tunggu pembalasanku!”
Di tempat berbeda, Bella tersenyum riang. Senyum penuh kemenangan. Bella bahkan menaruh ponsel Kenzo di meja nakas, layaknya menaruh benda antik.
Padahal, Alesha yang sengaja berusaha bangkit, sengaja meminta foto bersama dengan Khalisa maupun Kenan. Alesha sengaja duduk di pangkuan Kenan.
“Mbah Kung, jelas enggak fotonya?” heboh Alesha menjadi sangat ceria.
Diam-diam, Khalisa dan Kenan tak hanya kikuk. Karena keduanya juga bertanya-tanya pada perubahan drastis Alesha. Alesha yang sebenarnya bengek, sampai berusaha aktif. Hingga Kenan yang tak mungkin membiarkan pak Aidan mengemban atau menggendong Alesha, sengaja melakukannya lebih dulu. Urusan makan pun, Alesha jadi lahap sekaligus cepat.
“Sha, ... kamu kenapa? Jangan bikin Mama khawatir,” batin Khalisa. Baginya, perubahan drastis Alesha sangat tidak wajar. “Tadi, kamu ngobrol apa sama papa?” pikir Khalisa.
Niat hati mengecek ruang obrolan WA-nya dengan Kenzo, Khalisa disuguhi sepiring sup iga. Alih-alih mengambil ponselnya yang dipegang Alesha, Khalisa malah menerima suapan sup dari Kenan.
“Masih panas, tapi harusnya sih racikanku pas. Tadi aku kasih sambal, perasan jeruk limau, sama kecap dikit,” ucap Kenan.
Alesha yang sengaja duduk di antara kakek dan neneknya, sengaja mengabadikan momen tersebut. Mereka tengah di rumah makan. Sop iga dan bakso menjadi pilihan mereka karena hujan mendadak turun. Padahal, mereka belum sempat memetik stroberi.
“Akhirnya, yang aku tunggu-tunggu!” batin Alesha. Itulah alasannya menyita ponsel sang mama. Dan itu untuk mengabadikan momen romantis mamanya dengan Kenan. Itu balas dendam awal yang Alesha lakukan.
Alesha mengambil foto secara diam-diam. Dari saat Khalisa baru disuapi Kenan. Kenan dan Khalisa jadi saling bertatapan. Juga, ketika jemari tangan Kenan dengan refleks mengelap kuah yang membasahi bibir bawah maupun dagu Khalisa. Semua itu Alesha abadikan menjadi foto yang sangat romantis.
***
“Baj.ingan! Bang.sat emang Kenan!” Kesal Kenzo yang akhirnya melihat kiriman foto acara liburan Khalisa dan Kenan.
Ponsel mahal milik Kenzo berakhir pecah di lantai. Tak beda dengan nasib kaca wastafel di hadapannya.
“Baj.ingan ....” Napas Kenzo masih terengah-engah.
Kenzo yang sudah mandi, hanya melilit tubuh bawahnya hingga perut menggunakan handuk. Dendam, Kenzo sungguh merasakan itu kepada Kenan. Kini, dalam diamnya, Kenzo makin memantapkan misinya. Misi untuk membuatnya kecelakaan dan berakhir meninggal. Namun, Kenzo akan menguras habis uang perusahaan. Kemudian, Kenzo akan menjadikan Kenan sebagai kambing hi.tam.
“Iya ... malam ini juga aku akan melakukannya. Aku akan menyuruh orang untuk membuat mobilku masuk sungai yang dalam. Aku akan membuat Khalisa merasa bersalah karena kematianku. Aku juga akan membuat Kenan menanggung banyak pengeluaran. Selain, aku yang bisa kembali ke Khalisa kapan pun aku mau karena aku punya Alesha!” lirih Kenzo.
Kamar mandi mewah yang kaca wastafelnya pecah, menjadi saksi rencana bus.uk Kenzo. Sementara di luar, Bella tengah menjalani hidup mewah. Bella tengah bersantai di dalam kolam renang. Sebuah kelapa muda tengah Bella nikmati airnya melalui sedotan. Sementara di sela telinga kirinya sampai dihiasi bunga kemboja putih.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 87 Episodes
Comments
Nartadi Yana
nggak ngaca kamu Kenzo bukannya kamu yg baji.ngan ya , berzina dan memfitnah Kenan
2024-11-28
1
Andri
bang bayik licik
2024-06-03
0
Radi
sangat sangat jahat dan licik Kenzo. gak sabar nunggu kehancuran dan penyesalan seorang Kenzo yang tiada bertepi
2024-04-04
0