6 : Sekarang, Aku Istrinya Mas Kenan

Beres shalat, semuanya masih serba canggung. Deg-degan dan berkeringat, masih saja mereka rasakan. Malahan semua ketidaknyamanan itu, seolah mendadak menjadi teman baik mereka.

“Pria di depanku ini suamiku. Mas Kenan suamiku, jadi aku wajib menghormatinya. Toh, sampai detik ini, Mas Kenan masih sangat sopan. Mas Kenan juga sangat tanggung jawab. Selain, Mas Kenan yang tak sampai paksa-paksa aku, apalagi sampai KDRT,” batin Khalisa menegur dirinya sendiri.

Karenanya, Khalisa nekat menyalami tangan kanan Kenan dengan takzim. Meski setelah itu, Khalisa buru-buru meminta maaf kemudian memisahkan diri dari Kenan.

“Pasangan zin-a saja enggak merasa sangat berdosa seperti kami, ya Allah!” batin Kenan sudah berkeringat parah. Ia begitu karena terlalu gugup.

Sambil menghela napas pelan sekaligus dalam, hati kecil Kenan berkata, “Namun, aku benar-benar berterima kasih. Karena berkat pernikahan ini, berkat aku memiliki Khalisa sebagai istri, aku jadi shalat lagi.”

Karena pada kenyataannya, Kenan memang sudah sangat lama meninggalkan shalat. Kini menjadi shalat pertamanya, setelah bertahun-tahun lamanya, Kenan tidak melakukannya.

Beres shalat, Kenan langsung pamit. “Alesha enggak ada pemeriksaan intensif lagi, kan? Kenzo benar-benar enggak datang.”

“Enggak apa-apa, Mas. Aku bisa, kok,” ucap Khalisa tetap memakai mukena.

Khalisa mulai mencuci buah pir dan apel. Kesibukan yang sengaja ia buat agar tidak berinteraksi berlebihan dengan Kenan.

“Nanti sekitar pukul delapan, aku kirim taksi buat jemput orang tua kamu. Biar mereka bisa nemenin kalian di sini,” ucap Kenan sudah mulai sibuk dengan ponselnya, setelah ia melipat asal dua sajadah bekas mereka shalat. “Pukul setengah delapan, aku dan tim sudah ada rapat buat persiapan rapat dengan klien di pukul sembilannya.”

“Jadi, sekarang Mas mau langsung siap-siap berangkat ke kantor?” tanya Khalisa.

“Y—ya, mau mandi dulu!” sergah Kenan masih saja gugup.

Kenan berangsur menenteng ransel kecilnya ke dalam kamar mandi. Setelah pintu kamar mandi sampai dikunci, saat itu juga Khalisa buru-buru melepas mukenanya. Khalisa tak memakai hijab, hingga ia tak berani membuka mukenanya ketika di depan Kenan.

“Ya Allah, ... enggak pakai hijab di depan mas Kenan, rasanya mirip mal-ing. Harus sembunyi-sembunyi gini!” batin Khalisa sampai deg-degan sekaligus gemetaran. Khalisa belum siap tampil tanpa hijab di depan Kenan.

Linglung kembali Kenan rasakan ketika satu kotak berisi potongan buah, Khalisa berikan sebagai teman menyetir. Selain itu, ada tiga bungkus roti juga yang Khalisa katakan sebagai teman sarapan Kenan.

“Ini jadi makin canggung, ya? Rasanya aku jadi makin linglung.” Kali ini, Kenan yang sudah memakai kemeja biru gelap, sengaja berkeluh kesah. Ia berangsur menatap sekaligus menghadap Khalisa, tapi yang ditatap buru-buru menunduk.

Khalisa mengucapkan banyak terima kasih karena Kenan sudah membantunya mengurus pak Aidan maupun ibu Arimbi.

“Ma, ... kenapa Uncle ke sini? Itu tadi uncle Kenan, kan?” tanya Khalisa yang akhirnya membuka kedua matanya.

Untuk sejenak, Khalisa bingung. Tak menyangka lantaran sang putri diam-diam menyimak kebersamaannya dan Kenan.

“Uncle Kenan sengaja jagain kamu. Namun karena Uncle ada banyak pekerjaan, Uncle sudah harus berangkat ke kantor,” ucap Khalisa. “Uncle Kenan sedang sangat sibuk. Makanya, Mama sengaja potong buah buat bekal Uncle. Biar Uncle bisa sambil makan, dan enggak sakit,” lanjutnya.

Alesha menunduk dalam. “Om Kenan saja bisa datang ke sini buat jaga aku. Kenapa papa enggak? Dari malam kemarin aku nunggu papa!”

Ucapan Alesha membuat Khalisa merasa tert-ampar. Padahal yang dikeluhkan, masih meringkuk di kasur empuk bersama seorang perempuan.

Berbeda dengan Bella yang sudah memakai gaun malam warna hitam, Kenzo hanya menutup tubuh bawahnya hingga perut, menggunakan selimut. Kenzo belum bangun, dan masih terlihat sangat lelap. Lain dengan Bella yang tengah asyik memandangi wajah Kenzo.

Bella tersenyum penuh kemenangan, kemudian berangsur naik sekaligus duduk di perut Kenzo. Alasan yang juga membuat Kenzo terusik. Kedua mata Kenzo terbuka dengan malas. Namun ulah manja Bella, membuat Kenzo tersipu. Kenzo menggunakan kedua tangannya untuk menutupi wajah.

“Aku ingin hari-hariku selalu rasa bulan madu bersama kamu. Aku ingin selalu begini bersama kamu,” rengek Bella.

Kenzo tersenyum puas. Kedua tangan kokohnya berangsur terulur meraih kedua lengan Bella. Kemudian ia merengkuh, mendekap tubuh Bella sangat erat.

“Sayang ... ayo nikahi aku!” rengek Bella.

Permintaan nikah dari Bella barusan langsung membuat Kenzo tidak nyaman. “Menikahi Bella? Wanita seperti Bella hanya cocok untuk bersenang-senang. Wanita yang pantas dijadikan istri hanya wanita yang seperti Khalisa!” batinnya.

“Aku bakalan bikin kamu puas terus, kalau kamu mau nikahin aku!” yakin Bella masih sangat manja. Kedua tangannya mulai bergerak naka-l hingga turun dari perut. Mau tak mau, pergulatan panas kembali menyatukan mereka.

Akan tetapi, Kenzo jadi penasaran. Kenapa, Bella yang dari dulu paling sulit diajak berkomitmen apalagi menikah, justru jadi sibuk merengek minta dinikahi?

***

Waktu sudah sangat siang. Karena jam makan siang saja sudah berlalu sekitar dua jam lalu. Namun, Kenzo baru datang ke rumah sakit. Di sana, Alesha dan Khalisa tak hanya berdua. Karena ibu Arimbi dan pak Aidan, sudah datang.

Khalisa dengan pesonanya yang begitu bersahaja, sukses menggetarkan hati Kenzo. Apalagi, melihat bibir Khalisa yang kali ini dipoles lipstik warna peach orange matte. Hanya saja, kenyataan Alesha yang mengusir Kenzo, membuat Kenzo tak leluasa menikmati pesona mantan istrinya.

“Loh, kenapa? Kenapa Alesha marah ke Papa?” tanya Kenzo.

“Karena Papa enggak sayang aku! Papa baru datang, padahal dari kemarin malam aku nungguin Papa!” Alesha benar-benar marah.

Khalisa termasuk orang tuanya memilih diam.

“Alesha sayang ... Papa sibuk banget. Ini Papa beneran baru beres, dan harusnya sudah pergi kerja lagi!” yakin Kenzo yang tentu saja berbohong.

“Papa jahat! Uncle Kenan saja tetap jagain aku, meski uncle sangat sibuk. Padahal gara-gara Papa, aku sakit begini. Papa yang sudah pisahin aku dari mama. Papa yang terus merok-ok, mabo-k!” kesal Alesha.

Kenzo tak kuasa membela diri lagi. Apalagi biar bagamanapun, apa yang Alesha katakan tidak ada yang salah. Selain, Kenzo yang juga mengakui, putrinya dewasa terlalu dini. “Ya udah Papa minta maaf. Papa salah, Papa janji, ... kalau pekerjaan Papa sudah beres, Papa akan selalu menemani Alesha.” Setelah berbicara begitu, bahkan meski Alesha belum merespons permintaan maafnya, Kenzo sengaja meminta waktu kepada Khalisa untuk berbicara empat mata.

“Ternyata kemarin malam, Kenan di sini. Apakah mereka sudah melakukannya?” pikir Kenzo belum apa-apa sudah sangat dongkol.

“Mas Kenzo dengan segala posesifnya, ... aku harus lebih menjaga jarak. Karena biar bagaimanapun, sekarang aku istrinya mas Kenan,” batin Khalisa.

Terpopuler

Comments

sherly

sherly

pantesan kamu dikibulin Ama Kenzo , suka ngomong dlm hati sih...

2024-07-27

0

Andri

Andri

khalista ki ojo goblok *"

2024-06-03

1

Radi

Radi

Kenzo terlalu egois. penjahat kelamin juga. iihhh. ke laut aja ko

2024-04-03

1

lihat semua
Episodes
1 1 : Rujuk Bersyarat
2 2 : Menikah Lagi Karena Anak
3 3 : Perbedaan Kenan Dan Kenzo
4 4 : Pengkhianatan Kenzo
5 5 : Gugup Dan Linglung
6 6 : Sekarang, Aku Istrinya Mas Kenan
7 7 : Babak Baru Pernikahan Turun Ranjang
8 8 : Kenan : Aku Suamimu!
9 9 : Mendadak Sangat Akrab
10 10 : Kenan yang Sudah Ada Rasa
11 11 : Sangat Sakit
12 12 : Kecurigaan Demi Kecurigaan
13 13 : Kasta, Obsesi, Dan Juga Permainan Licik
14 14 : Seperti Pasangan Sesungguhnya
15 15 : Usaha Kenan
16 16 : Panggilan Video
17 17 : Balas Dendam
18 18 : Rencana Bu.suk Bella
19 19 : Sangat Marah!
20 20 : Mantannya Kenzo
21 21 : Hotel yang Sama
22 22 : Sakit Hati Dan Kecewa
23 23 : Diam-Diam Bertindak
24 24 : Ketakutan Dan Tidak Mau Mati
25 25 : Tenggelam Di Sungai
26 26 : Kejujuran Kenan
27 27 : Mirip Medan Magnet
28 28 : Sangat Yakin
29 29 : Hanya Karena Kami Orang Kampung
30 30 : Restu
31 31 : Khalisa Sekeluarga Bukan Orang Biasa
32 32 : Kembali Gugup Dan Tegang
33 33 : Merasa Sangat Dicintai
34 34 : Masa Lalu Khalisa yang Sangat Menyakitkan
35 35 : Pertemuan Keluarga
36 36 : Bingkai Foto Di Laci
37 37 : Makin Romantis Dan Kabar Terbaru Kenzo
38 38 : Jandanya Kenzo
39 39 : Pesona Khalisa
40 40 : LDR Pertama
41 41 : Usaha Kenzo
42 42 : Ketakutan Kenan
43 43 : Saling Jujur
44 44 : Tak Terusik
45 45 : Apa Pun Kenan Lakukan
46 46 : Misi Menghamili Istri
47 47 : Pengin Banget!
48 48 : Tanpa Hambatan
49 49 : Kekeluargaan Keluarga Khalisa
50 50 : Orang Tua Zal.im
51 51 : Persiapan Syukuran Dan Selamatan
52 52 : Lupa Istri
53 53 : Cocok Dan Nyambung
54 54 : Semakin Manis
55 55 : Kanker Rahim
56 56 : Penyesalan Kenzo
57 57 : Pernikahan Syarat Untuk Rujuk
58 58 : Kedondong Dan Langsung Jadi
59 59 : Tidak Tahu Apa-Apa
60 60 : Kemarahan Alesha
61 61 : Kami Berhak Bahagia
62 62 : Menikah
63 63 : Silsilah Keluarga yang Makin Ruwet
64 64 : Adab Dan Tanggung Jawab
65 65 : Keluarga
66 66 : Khalisa Sakit, Kenan Makin Perhatian
67 67 : Sindrom Panik Karena Terlalu Bahagia
68 68 : Foto Profil
69 69 : Yaya
70 70 : Laki-Laki Mental Krupuk
71 71 : Saling Terbuka
72 72 : Menuju Keluarga Cemara
73 73 : Babak Baru
74 74 : Kebencian Khalisa Kepada Kenzo
75 75 : Mirip Pohon Pisang
76 76 : Memaafkan Papa
77 77 : Terancam Dinikahkan Paksa
78 78 : Duniaku
79 79 : Salah Cari Lawan
80 80 : Menjadi Polisi
81 81 : Terlalu Percaya Diri
82 82 : Kematian Bella
83 83 : Masya Allah
84 Warna Kebahagiaan (Tamat)
85 Novel : Pernikahan Paksa Berakhir Bahagia (Menikahi Gadis Amnesia)
86 Novel Kenzo : Dijual Suami Dinikahi Kakak Ipar (Mafia Dan Perawat Muslimah)
87 Novel Baru : Pengantin Samaran Milik Tuan Muda Pura-Pura Lumpuh Dan Buruk Rupa
Episodes

Updated 87 Episodes

1
1 : Rujuk Bersyarat
2
2 : Menikah Lagi Karena Anak
3
3 : Perbedaan Kenan Dan Kenzo
4
4 : Pengkhianatan Kenzo
5
5 : Gugup Dan Linglung
6
6 : Sekarang, Aku Istrinya Mas Kenan
7
7 : Babak Baru Pernikahan Turun Ranjang
8
8 : Kenan : Aku Suamimu!
9
9 : Mendadak Sangat Akrab
10
10 : Kenan yang Sudah Ada Rasa
11
11 : Sangat Sakit
12
12 : Kecurigaan Demi Kecurigaan
13
13 : Kasta, Obsesi, Dan Juga Permainan Licik
14
14 : Seperti Pasangan Sesungguhnya
15
15 : Usaha Kenan
16
16 : Panggilan Video
17
17 : Balas Dendam
18
18 : Rencana Bu.suk Bella
19
19 : Sangat Marah!
20
20 : Mantannya Kenzo
21
21 : Hotel yang Sama
22
22 : Sakit Hati Dan Kecewa
23
23 : Diam-Diam Bertindak
24
24 : Ketakutan Dan Tidak Mau Mati
25
25 : Tenggelam Di Sungai
26
26 : Kejujuran Kenan
27
27 : Mirip Medan Magnet
28
28 : Sangat Yakin
29
29 : Hanya Karena Kami Orang Kampung
30
30 : Restu
31
31 : Khalisa Sekeluarga Bukan Orang Biasa
32
32 : Kembali Gugup Dan Tegang
33
33 : Merasa Sangat Dicintai
34
34 : Masa Lalu Khalisa yang Sangat Menyakitkan
35
35 : Pertemuan Keluarga
36
36 : Bingkai Foto Di Laci
37
37 : Makin Romantis Dan Kabar Terbaru Kenzo
38
38 : Jandanya Kenzo
39
39 : Pesona Khalisa
40
40 : LDR Pertama
41
41 : Usaha Kenzo
42
42 : Ketakutan Kenan
43
43 : Saling Jujur
44
44 : Tak Terusik
45
45 : Apa Pun Kenan Lakukan
46
46 : Misi Menghamili Istri
47
47 : Pengin Banget!
48
48 : Tanpa Hambatan
49
49 : Kekeluargaan Keluarga Khalisa
50
50 : Orang Tua Zal.im
51
51 : Persiapan Syukuran Dan Selamatan
52
52 : Lupa Istri
53
53 : Cocok Dan Nyambung
54
54 : Semakin Manis
55
55 : Kanker Rahim
56
56 : Penyesalan Kenzo
57
57 : Pernikahan Syarat Untuk Rujuk
58
58 : Kedondong Dan Langsung Jadi
59
59 : Tidak Tahu Apa-Apa
60
60 : Kemarahan Alesha
61
61 : Kami Berhak Bahagia
62
62 : Menikah
63
63 : Silsilah Keluarga yang Makin Ruwet
64
64 : Adab Dan Tanggung Jawab
65
65 : Keluarga
66
66 : Khalisa Sakit, Kenan Makin Perhatian
67
67 : Sindrom Panik Karena Terlalu Bahagia
68
68 : Foto Profil
69
69 : Yaya
70
70 : Laki-Laki Mental Krupuk
71
71 : Saling Terbuka
72
72 : Menuju Keluarga Cemara
73
73 : Babak Baru
74
74 : Kebencian Khalisa Kepada Kenzo
75
75 : Mirip Pohon Pisang
76
76 : Memaafkan Papa
77
77 : Terancam Dinikahkan Paksa
78
78 : Duniaku
79
79 : Salah Cari Lawan
80
80 : Menjadi Polisi
81
81 : Terlalu Percaya Diri
82
82 : Kematian Bella
83
83 : Masya Allah
84
Warna Kebahagiaan (Tamat)
85
Novel : Pernikahan Paksa Berakhir Bahagia (Menikahi Gadis Amnesia)
86
Novel Kenzo : Dijual Suami Dinikahi Kakak Ipar (Mafia Dan Perawat Muslimah)
87
Novel Baru : Pengantin Samaran Milik Tuan Muda Pura-Pura Lumpuh Dan Buruk Rupa

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!