13 : Kasta, Obsesi, Dan Juga Permainan Licik

“Kenan habis dari kantor? Kenan sampai telepon mama?” ucap Kenzo sembari memisahkan diri dari Bella.

Bella yang ditinggalkan, masih asyik memilih tas. Saking antusiasnya, Bella sampai tidak menyadari kepergian Kenzo. Padahal, pakaian dan juga sepatu pilihannya saja, sudah sampai dipegang oleh tiga pekerja di sana, saking banyaknya.

“Iya, memangnya kalian kenapa?” balas Keina dari seberang.

Seperti biasa, Keina kembali menjadi cepu di antara keluarganya.

“Kenapa Kenan sampai mencariku. Dia carinya sedetail itu. Apa jangan-jangan, dia punya maksud lain? Makanya dia sampai sebaik itu ke Alesha? Kenan berharap bisa jadi bagian dari perusahaan melalui Khalisa dan Alesha?” pikir Kenzo yang dalam hatinya langsung berkata, “Baj.ingan memang Kenan! Jelas-jelas di peraturan keluarga sudah ditulis jelas. Bahwa sebagai anak kedua, apalagi dia lak-laki, dia enggak berhak jadi bagian dari usaha keluarga!”

Padahal, di mobil, justru Keina yang sedang tersenyum senang. Keina yang baru saja sampai kantor, melenggang santai.

“Terserah kamu mau ngapain, Kak. Karena makin kamu bermasalah, makin besar pula kesempatanku buat menguasai perusahaan!” batin Keina.

Pola didik orang tua mereka menjadi alasan adanya kasta di antara para anak. Obsesi dan keegoisan, lahir dari lingkungan mereka yang sedari awal sudah menerapkan persaingan. Namun dari semuanya, Kenan yang dikorbankan justru menjadi sosok berbeda. Kenan menjadi pribadi pejuang tangguh yang sesungguhnya. Meski karena lingkungan keluarganya, Kenan tak hanya layaknya dibuang. Namun juga selalu menahan kesakitan secara diam-diam.

Hingga perkenalan Kenan dengan Khalisa sekeluarga, membuat Kenan menemukan arti keluarga yang sesungguhnya. Malahan karena Khalisa sekeluarga juga, Kenan yang sedang terpuruk setelah dicampakkan oleh Syahaya atau itu Yaya, berniat untuk menjalani hidup dengan bahagia.

“Kenan!” Kenzo berpikir keras, apa yang harus dirinya lakukan agar ia bisa memberi sang adik pelajaran.

Namun, Kenzo yang sadar telah meninggalkan Bella sangat lama, memutuskan untuk segera kembali. Meski karena itu juga, Kenzo dibuat syok oleh jumlah belanjaan wanita pujaannya itu.

“S—sayang! Aku sudah beres pilih!” seru Bella. Wanita yang memakai celana pendek berbahan levis itu tak segan lari.

Bella menghampiri Kenzo. Wanita yang terbiasa berpenampilan terbuka itu tampak begitu bahagia di antara kemanjaannya.

Berbeda dengan Khalisa yang selalu berpenampilan tertutup, Bella memang kebalikannya. Celana sangat pendek yang kerap menampakkan sebagian bo.kong, sudah menjadi bawahan wajib untuk wanita berkulit putih mulus itu. Sementara pemandangan perut ramping tak tertutup termasuk pusar-pusarnya, juga bukan hal baru untuk Bella. Bahkan ketika sedang bepergian ke tempat umum layaknya sekarang ini.

Namun, Kenzo sama sekali tidak mempermasalahkan itu. Yang Kenzo masalahkan ialah jumlah belanjaan Bella yang sangat banyak. Saking banyaknya, senyum manis sekaligus sentuhan manja dari Bella, tak mau membuat Kenzo tergoda. Belum lagi, Khalisa yang pernah jadi istrinya saja, paling banter ia belikan tas, satu tahun sekali. Itu saja bukan tas berharga semahal yang Bella pilih layaknya kini.

“S—sayang, ayo bayar. Orang-orang muji kamu, katanya kamu keren bisa belanjain aku sebanyak itu. Lihat, semuanya lihatin kita. Tadi, aku bilang ke mereka kalau kamu pengusaha sukses yang sayang banget ke aku!” bisik Bella benar-benar manja dan tak segan nyosor ke pipi maupun bibir Kenzo. Padahal seperti yang baru saja Bella katakan, hampir semua mata di butik mewah kebersamaan mereka, sibuk memperhatikan mereka.

“Masalahnya bukan keren enggaknya, Sayang. Ini jumlahnya ... coba deh kamu sortir lagi. Kamu pilih yang perlu. Pilih yang paling butuh. Jangan sebanyak ini. Buat apa juga?” bisik Kenzo.

Detik itu juga Bella cemberut. “Sayang, aku cuma ambil tas lima. Pakaian cuma tujuh belas setel. Terus sepatu, cuma lima pasang. Dan semua itu bakalan aku pakai buat pentas di luar negeri. Ibaratnya, semua itu enggak sebanding dengan keputusan kamu yang malah menikah dengan wanita lain. Kamu bahagia dengan wanita itu, sementara aku tetap setia menunggu kamu!” rajuk Bella.

Kenzo sudah langsung lemah karena baginya, apa yang Bella katakan memang kebenaran dalam hubungan mereka. Kenzo menghela napas pelan sekaligus dalam sambil memejamkan kedua matanya.

“Ayolah kesayanganku! Aku bakalan lakuin apa pun yang kamu mau!” yakin Bella lagi makin agresif.

“Pakaian, tas, termasuk sepatu di sini, enggak ada yang enggak mahal. Totalnya pasti lebih dari ratusan juta. Masalahnya, uangku beneran enggak ada segitu!” batin Kenzo bak dip.asksa menelan buah simalakama.

Kenzo terpaksa memakai uang perusahaan untuk membayar belanjaan Bella.

“Andai mama tahu, ... mati lah aku!” batin Kenzo.

Hidup Kenzo jadi tidak tenang setelah memakai uang ratusan juta perusahaan. Bahkan meski Bella berusaha menghiburnya, Kenzo sulit fokus.

“Kalau gini caranya, lebih baik aku pura-pura mati. Namun sebelum itu, aku kuras habis uang perusahaan. Aku bisa hidup bahagia dengan Bella, kami bisa sama-sama memulai hidup sekaligus bisnis baru. Apalagi, Bella bilang karier modelingnya lagi naik. Sementara ATM dan kartu kredit perusahaan, aku buat semua itu ada di Kenan biar dia yang tanggung jawab!” pikir Kenzo yang detik itu juga jadi sangat bersemangat. Ia bahkan hayo-hayo saja ketika Bella mengajaknya bersenang-senang di hotel mahal tempat mereka menginap.

“Hari besok juga, mereka akan mendengar kabar kematianku. Aku akan membuat diriku seolah mengalami kecelakaan lalu lintas,” batin Kenzo begitu bersemangat mengabsen tubuh mulus Bella menggunakan bibirnya.

Di tempat berbeda, Khalisa terjaga seorang diri di ruang tamu. Suara motor yang terdengar mendekati gerbang, menjadi alasan Khalisa meninggalkan tempat duduknya. Khalisa bersiap membuka payungnya.

Hujan deras disertai angin masih berlangsung. Itu juga yang membuat Khalisa tidak tenang dan memilih menunggu kepulangan Kenan. Sebenarnya saat sore, Kenan sudah pulang. Namun karena ada pekerjaan mendadak, Kenan pergi lagi. Parahnya, Kenan yang buru-buru sengaja memakai motor. Seperti yang Khalisa duga, suaminya kuyup meski sudah memakai jas hujan.

Namun bukannya mengkhawatirkan tubuhnya yang awalnya sedang tidak enak badan, yang Kenan jaga justru tas kerjanya. Tas kerja yang sampai Kenan bungkus berlapis menggunakan jas hujan.

“Semoga enggak ada yang basah,” ucap Kenan.

“Sini aku yang urus tasnya,” sergah Khalisa setelah menepikan payungnya.

Kenan memberikan kedua tasnya kepada Khalisa. Kemudian dengan segera, ia melepas mantel hujan. Keadaan teras rumah yang banjir air hujan lengkap diterpa angin, membuatnya melangkah dengan sangat hati-hati. Terbukti, Khalisa yang kembali keluar dan agak berlari, berakhir terpeleset.

“Sha!” Kenan yang langsung khawatir, refleks lari untuk menghampiri. Ulahnya sempat membuatnya nyaris terpeleset juga.

“Ngapain kamu keluar lagi. Aku saja mau masuk. Sakit, kan?” lembut Kenan.

Khalisa yang sampai meringkuk dan bergerak saja tidak bisa, justru tertawa. “Sakitnya sih enggak seberapa, Mas. Namun malunya ... ini tolong banget, ya. Mas jangan ingat-ingat kalau aku pernah gini!” rengek Khalisa sambil berlinang air mata, tapi tertawa juga.

Hal yang sama juga menimpa Kenan. Kenan tertawa sampai lemas dan berakhir duduk. Kenan duduk sila di lantai, tepat belakang punggung Khalisa.

Terpopuler

Comments

Nartadi Yana

Nartadi Yana

Kenzo biasa berzina makanya otak iblis

2024-11-28

0

sherly

sherly

otak kriminal si Kenzo dia yg enak2 eh si Kenan yg mau dijadikan tumbal... jahat bener

2024-07-27

0

Radi

Radi

wiihh gila par.ah ah si Kenzo bener bener lelaki bulsit . pengen aja nonjok 😠

2024-04-03

1

lihat semua
Episodes
1 1 : Rujuk Bersyarat
2 2 : Menikah Lagi Karena Anak
3 3 : Perbedaan Kenan Dan Kenzo
4 4 : Pengkhianatan Kenzo
5 5 : Gugup Dan Linglung
6 6 : Sekarang, Aku Istrinya Mas Kenan
7 7 : Babak Baru Pernikahan Turun Ranjang
8 8 : Kenan : Aku Suamimu!
9 9 : Mendadak Sangat Akrab
10 10 : Kenan yang Sudah Ada Rasa
11 11 : Sangat Sakit
12 12 : Kecurigaan Demi Kecurigaan
13 13 : Kasta, Obsesi, Dan Juga Permainan Licik
14 14 : Seperti Pasangan Sesungguhnya
15 15 : Usaha Kenan
16 16 : Panggilan Video
17 17 : Balas Dendam
18 18 : Rencana Bu.suk Bella
19 19 : Sangat Marah!
20 20 : Mantannya Kenzo
21 21 : Hotel yang Sama
22 22 : Sakit Hati Dan Kecewa
23 23 : Diam-Diam Bertindak
24 24 : Ketakutan Dan Tidak Mau Mati
25 25 : Tenggelam Di Sungai
26 26 : Kejujuran Kenan
27 27 : Mirip Medan Magnet
28 28 : Sangat Yakin
29 29 : Hanya Karena Kami Orang Kampung
30 30 : Restu
31 31 : Khalisa Sekeluarga Bukan Orang Biasa
32 32 : Kembali Gugup Dan Tegang
33 33 : Merasa Sangat Dicintai
34 34 : Masa Lalu Khalisa yang Sangat Menyakitkan
35 35 : Pertemuan Keluarga
36 36 : Bingkai Foto Di Laci
37 37 : Makin Romantis Dan Kabar Terbaru Kenzo
38 38 : Jandanya Kenzo
39 39 : Pesona Khalisa
40 40 : LDR Pertama
41 41 : Usaha Kenzo
42 42 : Ketakutan Kenan
43 43 : Saling Jujur
44 44 : Tak Terusik
45 45 : Apa Pun Kenan Lakukan
46 46 : Misi Menghamili Istri
47 47 : Pengin Banget!
48 48 : Tanpa Hambatan
49 49 : Kekeluargaan Keluarga Khalisa
50 50 : Orang Tua Zal.im
51 51 : Persiapan Syukuran Dan Selamatan
52 52 : Lupa Istri
53 53 : Cocok Dan Nyambung
54 54 : Semakin Manis
55 55 : Kanker Rahim
56 56 : Penyesalan Kenzo
57 57 : Pernikahan Syarat Untuk Rujuk
58 58 : Kedondong Dan Langsung Jadi
59 59 : Tidak Tahu Apa-Apa
60 60 : Kemarahan Alesha
61 61 : Kami Berhak Bahagia
62 62 : Menikah
63 63 : Silsilah Keluarga yang Makin Ruwet
64 64 : Adab Dan Tanggung Jawab
65 65 : Keluarga
66 66 : Khalisa Sakit, Kenan Makin Perhatian
67 67 : Sindrom Panik Karena Terlalu Bahagia
68 68 : Foto Profil
69 69 : Yaya
70 70 : Laki-Laki Mental Krupuk
71 71 : Saling Terbuka
72 72 : Menuju Keluarga Cemara
73 73 : Babak Baru
74 74 : Kebencian Khalisa Kepada Kenzo
75 75 : Mirip Pohon Pisang
76 76 : Memaafkan Papa
77 77 : Terancam Dinikahkan Paksa
78 78 : Duniaku
79 79 : Salah Cari Lawan
80 80 : Menjadi Polisi
81 81 : Terlalu Percaya Diri
82 82 : Kematian Bella
83 83 : Masya Allah
84 Warna Kebahagiaan (Tamat)
85 Novel : Pernikahan Paksa Berakhir Bahagia (Menikahi Gadis Amnesia)
86 Novel Kenzo : Dijual Suami Dinikahi Kakak Ipar (Mafia Dan Perawat Muslimah)
87 Novel Baru : Pengantin Samaran Milik Tuan Muda Pura-Pura Lumpuh Dan Buruk Rupa
Episodes

Updated 87 Episodes

1
1 : Rujuk Bersyarat
2
2 : Menikah Lagi Karena Anak
3
3 : Perbedaan Kenan Dan Kenzo
4
4 : Pengkhianatan Kenzo
5
5 : Gugup Dan Linglung
6
6 : Sekarang, Aku Istrinya Mas Kenan
7
7 : Babak Baru Pernikahan Turun Ranjang
8
8 : Kenan : Aku Suamimu!
9
9 : Mendadak Sangat Akrab
10
10 : Kenan yang Sudah Ada Rasa
11
11 : Sangat Sakit
12
12 : Kecurigaan Demi Kecurigaan
13
13 : Kasta, Obsesi, Dan Juga Permainan Licik
14
14 : Seperti Pasangan Sesungguhnya
15
15 : Usaha Kenan
16
16 : Panggilan Video
17
17 : Balas Dendam
18
18 : Rencana Bu.suk Bella
19
19 : Sangat Marah!
20
20 : Mantannya Kenzo
21
21 : Hotel yang Sama
22
22 : Sakit Hati Dan Kecewa
23
23 : Diam-Diam Bertindak
24
24 : Ketakutan Dan Tidak Mau Mati
25
25 : Tenggelam Di Sungai
26
26 : Kejujuran Kenan
27
27 : Mirip Medan Magnet
28
28 : Sangat Yakin
29
29 : Hanya Karena Kami Orang Kampung
30
30 : Restu
31
31 : Khalisa Sekeluarga Bukan Orang Biasa
32
32 : Kembali Gugup Dan Tegang
33
33 : Merasa Sangat Dicintai
34
34 : Masa Lalu Khalisa yang Sangat Menyakitkan
35
35 : Pertemuan Keluarga
36
36 : Bingkai Foto Di Laci
37
37 : Makin Romantis Dan Kabar Terbaru Kenzo
38
38 : Jandanya Kenzo
39
39 : Pesona Khalisa
40
40 : LDR Pertama
41
41 : Usaha Kenzo
42
42 : Ketakutan Kenan
43
43 : Saling Jujur
44
44 : Tak Terusik
45
45 : Apa Pun Kenan Lakukan
46
46 : Misi Menghamili Istri
47
47 : Pengin Banget!
48
48 : Tanpa Hambatan
49
49 : Kekeluargaan Keluarga Khalisa
50
50 : Orang Tua Zal.im
51
51 : Persiapan Syukuran Dan Selamatan
52
52 : Lupa Istri
53
53 : Cocok Dan Nyambung
54
54 : Semakin Manis
55
55 : Kanker Rahim
56
56 : Penyesalan Kenzo
57
57 : Pernikahan Syarat Untuk Rujuk
58
58 : Kedondong Dan Langsung Jadi
59
59 : Tidak Tahu Apa-Apa
60
60 : Kemarahan Alesha
61
61 : Kami Berhak Bahagia
62
62 : Menikah
63
63 : Silsilah Keluarga yang Makin Ruwet
64
64 : Adab Dan Tanggung Jawab
65
65 : Keluarga
66
66 : Khalisa Sakit, Kenan Makin Perhatian
67
67 : Sindrom Panik Karena Terlalu Bahagia
68
68 : Foto Profil
69
69 : Yaya
70
70 : Laki-Laki Mental Krupuk
71
71 : Saling Terbuka
72
72 : Menuju Keluarga Cemara
73
73 : Babak Baru
74
74 : Kebencian Khalisa Kepada Kenzo
75
75 : Mirip Pohon Pisang
76
76 : Memaafkan Papa
77
77 : Terancam Dinikahkan Paksa
78
78 : Duniaku
79
79 : Salah Cari Lawan
80
80 : Menjadi Polisi
81
81 : Terlalu Percaya Diri
82
82 : Kematian Bella
83
83 : Masya Allah
84
Warna Kebahagiaan (Tamat)
85
Novel : Pernikahan Paksa Berakhir Bahagia (Menikahi Gadis Amnesia)
86
Novel Kenzo : Dijual Suami Dinikahi Kakak Ipar (Mafia Dan Perawat Muslimah)
87
Novel Baru : Pengantin Samaran Milik Tuan Muda Pura-Pura Lumpuh Dan Buruk Rupa

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!