20 : Mantannya Kenzo

“Apa yang membuatmu merasa berhak memuk.uli anakku? Kamu bahkan mengatakan banyak hal tak p.antas kepada anakku!” Khalisa masih menatap marah Bella. Wanita itu masih terkapar di antara balok kayu yang luasnya tak ada dua puluh senti.

Setelah mengawasi sekitar, Khalisa mendapati ternyata ada yang merekam kejadian kini. “Mereka semua menjadi saksi, ya!”

“DASAR, MULUT, MULUT LONTAY, ENGGAK ADA SOPAN-SOPANNYA!” teriak Bella masih belum bisa mengontrol emosinya.

“Enggak benar ini!” ibu Arimbi emosi. Ia maju, tapi sang suami menahannya dan memilih membiarkan Kenan yang melakukannya.

“Kamu jangan cari gara-gara. Caramu begitu bisa membuatmu berurusan dengan polisi!” tegas Kenan yang sudah menuntun Khalisa untuk mundur. Ia membuat Khalisa berdiri di belakangnya. Selain itu, Kenan yang tak menemukan jejak Kenzo, sengaja mengemban Alesha.

“Dia sengaja meluka.i tanganku. Lihat, punggung tangan kiriku berda.rah. Dia juga sengaja mendorongku, dan ini ... dia meru.sak tas mahalku. Termasuk kedua sepatu mahalku!” kesal Bella yang akhirnya sudah berhasil duduk.

“Kamu yakin begitu? Kalaupun memang iya, putriku sampai melakukannya, kamu tetap enggak berhak memu.kulinya seperti tadi!” Khalisa kembali maju. Ia kembali meledak-ledak. Sisi bar-barnya sebagai seorang mama, memberontak. Tak terima, sungguh Khalisa tidak bisa memaafkan Bella.

“Aku biayai pengobatan luka di tangan dan semuanya yang bagi kamu karena putriku. Termasuk tas dan juga sepatu mahal kamu, aku ganti! Namun, aku pastikan kamu wajib berurusan dengan polisi!” tegas Khalisa lagi.

“Punya nyali juga kamu, ya! Hanya karena mantan suamimu orang kaya dan kamu berusa menguras harta dan kekayaannya!” lantang Bella.

Khalisa yang tak mau ambil risiko, tak sampai melakukan puku.lan. Yang ia lakukan ialah membenamkan wajah Bella di tanah becek.

“Pa, LAPOR POLISI! Tolong siapkan semua berkasnya!” tegas Khalisa meski ia masih menahan kepala dan juga sebelah tangan Bella. Wajah Bella masih terbenam pak.sa di tanah becek.

“Iya, Mbak. Sekarang juga, Papa urus,” sanggup pak Aidan yang meski bertahan diam, sebenarnya sangat geregetan.

Pak Aidan dan ibu Arimbi langsung memanggil penanggung jawab di sana. Keduanya meminta bantuan untuk menahan Bella selagi semuanya diproses.

“Saya telepon polisi dulu,” ucap pak Aidan.

“Kebetulan, Pak. Uwa saya polisi jaganya di sekitar sini,” ucap petugas pria di sana.

Mereka masih di pintu masuk kebun stroberi.

“Anj.ing si Khalisa, berai-beraninya dia begini ke aku!” batin Bella tak berdaya, setelah Khalisa mengakhiri ulahnya.

Bella meringkuk tak berdaya menghadap Khalisa dan Kenan. Wajah dan sebagian tubuh Bella terkena lumpur, basah. Wajah Bella sampai tidak bisa dikenali. Sementara beberapa orang di sana, masih merekam dari jarak dekat.

“Viral ... viral nih kasu.s. Awas saja kalau sampai kejadian, aku bakalan tuntut Khalisa dengan jauh lebih mudah!” batin Bella sengaja bertingkah lemah guna mendapatkan simpati. “Ini si Kenzo ke mana, ya? Apakah karena dia tahu, Khalisa dan keluarganya di sini, dia memilih kabur?” pikir Bella makin kesal. Karena di saat sedang sangat dibutuhkan, Kenzo justru tak kunjung datang.

Bella diboyong oleh dua orang pria muda. Keduanya merupakan petugas kebun stroberi yang orang tua Khalisa mintai bantuan.

“Mas Kenan, ayo bawa Alesha ke depan. Mama mau cek, ada yang luka enggak. Perlu diurut apa bawa ke dokter?” sergah ibu Arimbi yang kembali datang.

Pak Aidan tak ikut karena fokus mengurus keperluan di pintu masuk sana. Khalisa juga langsung mengikuti Kenan. Khalisa membiarkan sebelah tangannya digandeng sang mama.

“Apa lagi ini ya Allah?” batin Khalisa bertanya-tanya.

Khalisa merenung serius dan telanjur yakin, ada maksud lain dari apa yang kini terjadi. Khalisa yakin, akan ada babak baru yang harus ia hadapi dalam lembaran hidupnya.

“Kamu tahu, ... dia, ... wanita itu namanya Bella. Dan dia, mantannya papanya Alesha,” bisik Kenan yang mengabarkannya kepada Khalisa.

Kenan menatap saksama kedua mata istrinya. Keterkejutan ia temukan dari wajah cantik Khalisa. Tatapan Khalisa yang awalnya hanya manahan amarah, kini tampak disertai rasa pedih.

“Dia seorang model, dan sebelum kamu dengan papanya Alesha, sikap papanya Alesha kepadanya ya enggak beda dengan sikap papanya Alesha ke kamu,” yakin Kenan masih berbicara dengan hati-hati. Terlebih ia paham, kabar yang ia katakan, sangat menyakitkan. Meski kenyataan tersebut akan jauh lebih menyakitkan jika ia tak mengatakannya dan memilih diam.

Khalisa langsung tak karuan. Dadanya bergemuruh. Ia makin emosi. Seperti yang ia yakini, babak baru dalam hidupnya benar-benar terjadi karena kasus kini.

“Mantannya mas Kenzo, berbicara seperti tadi?” lirih Khalisa sambil menatap saksama kedua mata Kenan.

Khalisa refleks menggi.git bibir bawahnya, sementara kedua matanya, ia rasa berair. Kedua matanya makin lama makin panas. “Ada sesuatu, pasti ada sesuatu. Termasuk alasannya ada di sini. Dia mengatai Alesha maupun aku seperti tadi, Mas!” tegas Khalisa meski ia masih berbicara lirih. “Aku beneran enggak terima!”

Di bangku depan kebersamaan Kenan dan Khalisa, Alesha dipangku orang tua Khalisa. Mereka memang akan menjalani visum untuk Alesa, sesuai arahan polisi. Yang juga akan menjadi sarana lap.oran mereka bisa diproses.

“Aku akan menghubungi papanya Alesha. Aku penasaran, apakah ini ada alasannya, beberapa hari ini dia menghilang? Atau setidaknya, alasan dia asyi.k dengan ponselnya mirip ABG kasmaran?” lirih Khalisa makin emosi.

“Itu ... oh iya, ya. Apa yang Khalisa katakan benar juga. Jangan-jangan, Bella alasan Kenzo kayak ABG, curi-curi waktu asyik main hape,” pikir Kenan.

“Kita buktikan, benarkah dia sudah kembali berhubungan dengan Bella, dia bersenang-senang dengan Bella. Termasuk sampai membelikan Bella tas mahal seperti pengakuan Bella. Sementara dia, memak.saku turun ranjang agar kami bisa kembali menikah?” kesal Khalisa. Ia sengaja menjauh dan terus menghubungi nomor ponsel Kenzo.

Nomor ponsel Kenzo aktif. Namun, telepon suara yang Khalisa lakukan, tak kunjung mendapat balasan. Malahan di telepon kedua yang berusaha Khalisa lakukan, nomor ponsel Kenzo jadi tidak aktif. Khalisa tak mau tinggal diam dan sengaja mengecek WA Kenzo. Di luar dugaan, ternyata WA miliknya telah mengirim banyak foto kepada Kenzo. Foto liburan keluarga kecil Khalisa yang cenderung penuh foto Khalisa dan Kenan. Hanya saja, Khalisa tak merasa melakukannya.

“Dari tadi hapeku dipegang Alesha. Alesha melakukan ini karena dia terlalu kecewa, papanya selalu sibuk dan enggak ada waktu untuknya?” batin Khalisa merasa sangat nelangsa. Khalisa merasa prihatin pada sang putri yang sampai mengemi.s perhatian kepada papanya sendiri.

Sementara waktu terakhir Kenzo online yang ia pastikan, benar-benar membuatnya tercengang.

“Beneran baru saja, tapi nomornya jadi enggak aktif. Sebentar, tumben mas Kenzo pasang status WA padahal lagi enggak bareng Alesha?” batin Khalisa sengaja melihat status unggahan Kenzo.

Terpopuler

Comments

Radi

Radi

Thor ..aku mau tuh si belek sama Kenzo anyyiingggg hancur lebur deh ahh
gemes gue

2024-04-04

1

Wurry

Wurry

Alesha mirip Binar yg dendam pd kekasih papanya dan jd benci ke papanya gegara ditunjukin perselingkuhan papanya, pdhl sblmnya sngt ingin papanya bersama2 dgn mamanya lg di novel Pernikahan suamiku (istri yg dituntut sempurna)

2024-02-22

2

Sarti Patimuan

Sarti Patimuan

Kenzo membuang berlian demi kerikil masa lalunya

2024-02-16

0

lihat semua
Episodes
1 1 : Rujuk Bersyarat
2 2 : Menikah Lagi Karena Anak
3 3 : Perbedaan Kenan Dan Kenzo
4 4 : Pengkhianatan Kenzo
5 5 : Gugup Dan Linglung
6 6 : Sekarang, Aku Istrinya Mas Kenan
7 7 : Babak Baru Pernikahan Turun Ranjang
8 8 : Kenan : Aku Suamimu!
9 9 : Mendadak Sangat Akrab
10 10 : Kenan yang Sudah Ada Rasa
11 11 : Sangat Sakit
12 12 : Kecurigaan Demi Kecurigaan
13 13 : Kasta, Obsesi, Dan Juga Permainan Licik
14 14 : Seperti Pasangan Sesungguhnya
15 15 : Usaha Kenan
16 16 : Panggilan Video
17 17 : Balas Dendam
18 18 : Rencana Bu.suk Bella
19 19 : Sangat Marah!
20 20 : Mantannya Kenzo
21 21 : Hotel yang Sama
22 22 : Sakit Hati Dan Kecewa
23 23 : Diam-Diam Bertindak
24 24 : Ketakutan Dan Tidak Mau Mati
25 25 : Tenggelam Di Sungai
26 26 : Kejujuran Kenan
27 27 : Mirip Medan Magnet
28 28 : Sangat Yakin
29 29 : Hanya Karena Kami Orang Kampung
30 30 : Restu
31 31 : Khalisa Sekeluarga Bukan Orang Biasa
32 32 : Kembali Gugup Dan Tegang
33 33 : Merasa Sangat Dicintai
34 34 : Masa Lalu Khalisa yang Sangat Menyakitkan
35 35 : Pertemuan Keluarga
36 36 : Bingkai Foto Di Laci
37 37 : Makin Romantis Dan Kabar Terbaru Kenzo
38 38 : Jandanya Kenzo
39 39 : Pesona Khalisa
40 40 : LDR Pertama
41 41 : Usaha Kenzo
42 42 : Ketakutan Kenan
43 43 : Saling Jujur
44 44 : Tak Terusik
45 45 : Apa Pun Kenan Lakukan
46 46 : Misi Menghamili Istri
47 47 : Pengin Banget!
48 48 : Tanpa Hambatan
49 49 : Kekeluargaan Keluarga Khalisa
50 50 : Orang Tua Zal.im
51 51 : Persiapan Syukuran Dan Selamatan
52 52 : Lupa Istri
53 53 : Cocok Dan Nyambung
54 54 : Semakin Manis
55 55 : Kanker Rahim
56 56 : Penyesalan Kenzo
57 57 : Pernikahan Syarat Untuk Rujuk
58 58 : Kedondong Dan Langsung Jadi
59 59 : Tidak Tahu Apa-Apa
60 60 : Kemarahan Alesha
61 61 : Kami Berhak Bahagia
62 62 : Menikah
63 63 : Silsilah Keluarga yang Makin Ruwet
64 64 : Adab Dan Tanggung Jawab
65 65 : Keluarga
66 66 : Khalisa Sakit, Kenan Makin Perhatian
67 67 : Sindrom Panik Karena Terlalu Bahagia
68 68 : Foto Profil
69 69 : Yaya
70 70 : Laki-Laki Mental Krupuk
71 71 : Saling Terbuka
72 72 : Menuju Keluarga Cemara
73 73 : Babak Baru
74 74 : Kebencian Khalisa Kepada Kenzo
75 75 : Mirip Pohon Pisang
76 76 : Memaafkan Papa
77 77 : Terancam Dinikahkan Paksa
78 78 : Duniaku
79 79 : Salah Cari Lawan
80 80 : Menjadi Polisi
81 81 : Terlalu Percaya Diri
82 82 : Kematian Bella
83 83 : Masya Allah
84 Warna Kebahagiaan (Tamat)
85 Novel : Pernikahan Paksa Berakhir Bahagia (Menikahi Gadis Amnesia)
86 Novel Kenzo : Dijual Suami Dinikahi Kakak Ipar (Mafia Dan Perawat Muslimah)
87 Novel Baru : Pengantin Samaran Milik Tuan Muda Pura-Pura Lumpuh Dan Buruk Rupa
Episodes

Updated 87 Episodes

1
1 : Rujuk Bersyarat
2
2 : Menikah Lagi Karena Anak
3
3 : Perbedaan Kenan Dan Kenzo
4
4 : Pengkhianatan Kenzo
5
5 : Gugup Dan Linglung
6
6 : Sekarang, Aku Istrinya Mas Kenan
7
7 : Babak Baru Pernikahan Turun Ranjang
8
8 : Kenan : Aku Suamimu!
9
9 : Mendadak Sangat Akrab
10
10 : Kenan yang Sudah Ada Rasa
11
11 : Sangat Sakit
12
12 : Kecurigaan Demi Kecurigaan
13
13 : Kasta, Obsesi, Dan Juga Permainan Licik
14
14 : Seperti Pasangan Sesungguhnya
15
15 : Usaha Kenan
16
16 : Panggilan Video
17
17 : Balas Dendam
18
18 : Rencana Bu.suk Bella
19
19 : Sangat Marah!
20
20 : Mantannya Kenzo
21
21 : Hotel yang Sama
22
22 : Sakit Hati Dan Kecewa
23
23 : Diam-Diam Bertindak
24
24 : Ketakutan Dan Tidak Mau Mati
25
25 : Tenggelam Di Sungai
26
26 : Kejujuran Kenan
27
27 : Mirip Medan Magnet
28
28 : Sangat Yakin
29
29 : Hanya Karena Kami Orang Kampung
30
30 : Restu
31
31 : Khalisa Sekeluarga Bukan Orang Biasa
32
32 : Kembali Gugup Dan Tegang
33
33 : Merasa Sangat Dicintai
34
34 : Masa Lalu Khalisa yang Sangat Menyakitkan
35
35 : Pertemuan Keluarga
36
36 : Bingkai Foto Di Laci
37
37 : Makin Romantis Dan Kabar Terbaru Kenzo
38
38 : Jandanya Kenzo
39
39 : Pesona Khalisa
40
40 : LDR Pertama
41
41 : Usaha Kenzo
42
42 : Ketakutan Kenan
43
43 : Saling Jujur
44
44 : Tak Terusik
45
45 : Apa Pun Kenan Lakukan
46
46 : Misi Menghamili Istri
47
47 : Pengin Banget!
48
48 : Tanpa Hambatan
49
49 : Kekeluargaan Keluarga Khalisa
50
50 : Orang Tua Zal.im
51
51 : Persiapan Syukuran Dan Selamatan
52
52 : Lupa Istri
53
53 : Cocok Dan Nyambung
54
54 : Semakin Manis
55
55 : Kanker Rahim
56
56 : Penyesalan Kenzo
57
57 : Pernikahan Syarat Untuk Rujuk
58
58 : Kedondong Dan Langsung Jadi
59
59 : Tidak Tahu Apa-Apa
60
60 : Kemarahan Alesha
61
61 : Kami Berhak Bahagia
62
62 : Menikah
63
63 : Silsilah Keluarga yang Makin Ruwet
64
64 : Adab Dan Tanggung Jawab
65
65 : Keluarga
66
66 : Khalisa Sakit, Kenan Makin Perhatian
67
67 : Sindrom Panik Karena Terlalu Bahagia
68
68 : Foto Profil
69
69 : Yaya
70
70 : Laki-Laki Mental Krupuk
71
71 : Saling Terbuka
72
72 : Menuju Keluarga Cemara
73
73 : Babak Baru
74
74 : Kebencian Khalisa Kepada Kenzo
75
75 : Mirip Pohon Pisang
76
76 : Memaafkan Papa
77
77 : Terancam Dinikahkan Paksa
78
78 : Duniaku
79
79 : Salah Cari Lawan
80
80 : Menjadi Polisi
81
81 : Terlalu Percaya Diri
82
82 : Kematian Bella
83
83 : Masya Allah
84
Warna Kebahagiaan (Tamat)
85
Novel : Pernikahan Paksa Berakhir Bahagia (Menikahi Gadis Amnesia)
86
Novel Kenzo : Dijual Suami Dinikahi Kakak Ipar (Mafia Dan Perawat Muslimah)
87
Novel Baru : Pengantin Samaran Milik Tuan Muda Pura-Pura Lumpuh Dan Buruk Rupa

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!