3 : Perbedaan Kenan Dan Kenzo

“Sekarang kami sudah menjadi suami istri, tapi rasanya secanggung ini. Bisa-bisa kalau keadaannya terus begini, lambungku kumat lagi,” batin Khalisa.

Mereka hendak mengunjungi Alesha, mumpung jam besuk belum habis. Mengingat peraturan di rumah sakit memang sangat ketat.

Khalisa tidak hanya bersama Kenan. Karena mereka juga bersama orang tua mereka, dan juga Keina, adik termuda Kenzo. Keina ini tipikal yang sinis. Keina memiliki watak yang nyaris sama dengan Kenzo.

“Kalian, enggak akan langsung mikir buat honey moon, kan?” tanya Keina terdengar sinis, bahkan untuk Keina sendiri.

Seperti yang sempat Khalisa singgung sebelumnya, hampir semua anggota keluarga Kenzo memang bermulut pedas. Hanya Kenan yang bagi Khalisa masih sangat misterius karena pria itu memang sangat jarang berbicara. Bukan hanya ketika mereka berpapasan dan itu hanya berdua. Namun juga ketika Kenan sedang bersama keluarga besarnya.

“Mending, kamu langsung pulang saja. Papa Mama juga mending pulang saja karena kalian pasti capek,” ucap Kenan yang jujur saja merasa sangat malu dengan pertanyaan sang adik.

“Akhirnya Kenan mulai banyak bicara. Oh iya, aku lupa. Meski dia adik mantan suamiku, usianya tetap lebih tua dariku,” batin Khalisa tak berniat mengomentari pertanyaan Keina.

“Mama mau lihat Alesha dulu,” ucap ibu Linda yang kemudian menggandeng pak Utama sang suami.

Keina yang meski masih sinis dan terus bersedekap, tetap menjadi bagian dari mereka. Namun, sebagai orang tua Khalisa, baik ibu Arimbi maupun pak Aidan, sudah merasa sangat tidak nyaman dengan kebersamaan di sana.

Kenzo masih senyum-senyum sendiri menatap layar ponselnya ketika rombongan tiba di depan ruangan Alesha ditangani. Tidak ada yang tidak menatap heran Kenzo, apalagi ketika pria itu menatap mereka.

Kenzo buru-buru berdeham kemudian mengantongi ponselnya ke saku sisi celana sebelah kanan. Kenzo berdiri sambil menghindari setiap tatapan yang tertuju kepadanya.

“Alesha sudah tidur, Mas?” tanya Khalisa yang berangsur melongok ke dalam ruangan.

“Tadi suster bilang, Alesha mau dipindah ke ruangan rawat biasa,” ucap Kenzo.

“Alhamdullilah ...,” ucap Khalisa dan kedua orang tuanya nyaris bersamaan.

Sampai akhirnya Alesha benar-benar dipindahkan ke ruang rawat, orang tua Kenzo pamit pulang. Namun, ada satu yang mencuri perhatian Kenan. Sang kakak jadi sering senyum bahkan cekikikan sendiri. Selain cenderung fokus kepada ponsel, Kenzo juga kerap memisahkan diri hanya untuk kesibukannya itu. Dari gelagat Kenzo, Kenan yakin sang kakak sedang berkirim pesan.

“Aku ada urusan pekerjaan. Namun, aku enggak mau kamu terlalu banyak interaksi dengan Kenan. Apalagi kalau kamu sampai perhatian ke dia,” ucap Kenzo sengaja mendekati Khalisa yang sedang membantu Alesha sikat gigi.

Di sebelah ranjang rawat Alesha, Khalisa langsung menatap tak habis pikir mantan suaminya. “Urusan pekerjaan apa, yang masih akan diurus jam segini? Ini bahkan sudah mau pukul sembilan malam. Sementara ketimbang pekerjaan, Alesha jauh lebih butuh kamu. Bahkan karena demi Alesha juga, keadaannya jadi begini,” lirih Khalisa yang jujur saja, sudah langsung marah. Kenapa Kenzo masih saja mengurus pekerjaan, bahkan di waktu yang tak mendukung.

“Beneran mau urus pekerjaan, atau malah dugem lagi?!” bisik Khalisa, kali ini makin mengomel.

Disinggung dugem, Kenzo langsung mendengkus jengkel.

“Memangnya Papa mau ke mana?” tanya Alesha yang memang tak mau ditinggal papanya. “Papa di sini saja. Aku mau Papa juga. Lagian, ini kan sudah malam.”

“Biar Alesha yang kasih arahan papanya,” batin Khalisa tak sengaja memergoki Kenan masih berdiri di depan pintu sana. Karena kebetulan, pintu ruang rawat Alesha dalam keadaan hanya setengah tertutup.

“Papa cuma pergi sebentar karena sudah janjian sama klien. Alesha yang pinter, ya. Sama Mama dulu.” Kenzo bahkan tak membutuhkan persetujuan Alesha apalagi Khalisa.

Kenzo langsung pergi dari sana dan segera merogoh ponselnya. Sebab gawai canggih berwarna putih miliknya, kembali berdering.

Pesan dari kontak berfoto wanita cantik nan seksi bernama Bella, sudah langsung membuat Kenzo bersemangat. Kenan yang masih sibuk mengawasi makin heran.

“Mau ke mana?” sergah Kenan heran.

“Mau urus kerjaan,” ucap Kenzo cuek dan masih sibuk senyam-senyum menatap layar ponselnya.

“Mau urus kerjaan kok sangat semangat begitu. Malah mirip orang kasmaran. Di sebelahku ada orang tua Khalisa pun sama sekali enggak dia lirik,” pikir Kenan.

Bukan hanya Kenan yang curiga kepada Kenzo. Karena pak Aidan dan ibu Arimbi juga langsung merasa kurang sreg pada tingkah Kenzo. Bagi mereka, Kenzo yang sekarang cenderung mirip ABG labil. Awalnya hanya mereka ketahui posesif. Namun kini, cara Kenzo sibuk dengan ponsel dirasa mereka mirip ABG yang sedang jatuh cinta. Orang tua mana yang tidak khawatir, jika calon suami anaknya bertingkah seperti Kenzo?

“Katanya mau urus pekerjaan,” jelas Khalisa ketika sang papa menanyakan alasan kepergian Kenzo.

Sadar orang tuanya khawatir bahkan marah, Khalisa sengaja meminta keduanya untuk istirahat. “Mama Papa, jadi ke rumah Om Helios, apa ke rumah Malini?”

“Oalah ... bahkan Kenzo enggak urus orang tua Khalisa mau tinggal di mana?” pikir Kenan makin pusing saja. Apalagi biar bagaimanapun, dirinya saja sedang patah hati gara-gara dicampakkan kekasihnya.

“Innalilahi aku lupa ... sekarang kan, mereka mertuaku!” batin Kenan yang buru-buru memboyong orang tua Khalisa ke rumahnya.

“Nanti kalau Kenzo belum ke sini lagi, aku ke sini lagi!” sergah Kenan sengaja pamit.

Padahal, sebelumnya Kenan sudah langsung menarik koper berukuran sedang milik orang tua Khalisa. Kenan dan orang tua Khalisa sudah meninggalkan ruang rawat Alesha. Namun, Kenan mendadak melongok kemudian agak berseru dalam pamitnya.

“Sampai sini, bagiku mas Kenan jauh lebih bertanggung jawab ketimbang papanya Alesha,” batin Khalisa.

Melihat Alesha yang bengong karena sangat mengharapkan kehadiran sang papa, Khalisa benar-benar sedih. “Ya Allah, ... andai dulu aku enggak hamil dan sampai lahir Alesha, ... tentu Alesha enggak akan merasakan kepedihan karena hubungan orang tuanya,” batin Khalisa yang refleks memeluk hangat Alesha. Air matanya berjatuhan. Apalagi saking inginnya bersama sang papa, Alesha tetap duduk. Alesha berdalih akan terus menunggu Kenzo sampai Kenzo datang.

Padahal, ketika Kenan sibuk mengurus orang tua Khalisa, Kenzo justru sudah mengunjungi sebuah diskotik. Seorang wanita cantik nan seksi layaknya di foto kontak WA, sungguh sudah menunggunya di sana. Kenzo dan wanita itu langsung tersenyum kegirangan. Keduanya tampak sulit percaya karena terlalu bahagia.

Bella yang awalnya sudah duduk di salah satu tempat duduk, bergegas menghampiri. Awalnya, kedua sejoli itu hanya saling tatap. Tatapan orang yang sama-sama menginginkan sekaligus dipenuhi hasrat. Kemudian, Bella yang memakai heels sangat runcing kembali memulai. Wanita itu memeluk manja Kenzo. Pelukan yang sudah langsung membuat Kenzo seolah melayang.

Kemudian, dengan keadaan masih berpelukan, mereka kembali bertatapan. Tatapan yang makin lama makin intens hingga tanpa sadar membuat bibir mereka saling bertautan.

Di tengah degup musik yang makin menghentak, Kenzo sungguh menikmati apa yang Bella lakukan. Sementara di ruang rawat, Khalisa yang berniat mengambilkan gelas berisi air minum, justru menjatuhkannya.

Bukan hanya Khalisa yang langsung bengong menatap khawatir gelas yang langsung pecah di bawah sana. Karena hal yang sama juga dilakukan Alesha.

Terpopuler

Comments

sherly

sherly

emang luar biasa si Kenzo inilah

2024-07-27

0

sherly

sherly

kei tetep adik ipar kamu khalisa kan adek Kenan juga dianya ..

2024-07-27

0

Sarti Patimuan

Sarti Patimuan

Ingin berkata kasar kepada Kenzo brengseknya gak ketulungan bisa bisanya pergi dugem sementara anaknya sakit

2024-02-16

3

lihat semua
Episodes
1 1 : Rujuk Bersyarat
2 2 : Menikah Lagi Karena Anak
3 3 : Perbedaan Kenan Dan Kenzo
4 4 : Pengkhianatan Kenzo
5 5 : Gugup Dan Linglung
6 6 : Sekarang, Aku Istrinya Mas Kenan
7 7 : Babak Baru Pernikahan Turun Ranjang
8 8 : Kenan : Aku Suamimu!
9 9 : Mendadak Sangat Akrab
10 10 : Kenan yang Sudah Ada Rasa
11 11 : Sangat Sakit
12 12 : Kecurigaan Demi Kecurigaan
13 13 : Kasta, Obsesi, Dan Juga Permainan Licik
14 14 : Seperti Pasangan Sesungguhnya
15 15 : Usaha Kenan
16 16 : Panggilan Video
17 17 : Balas Dendam
18 18 : Rencana Bu.suk Bella
19 19 : Sangat Marah!
20 20 : Mantannya Kenzo
21 21 : Hotel yang Sama
22 22 : Sakit Hati Dan Kecewa
23 23 : Diam-Diam Bertindak
24 24 : Ketakutan Dan Tidak Mau Mati
25 25 : Tenggelam Di Sungai
26 26 : Kejujuran Kenan
27 27 : Mirip Medan Magnet
28 28 : Sangat Yakin
29 29 : Hanya Karena Kami Orang Kampung
30 30 : Restu
31 31 : Khalisa Sekeluarga Bukan Orang Biasa
32 32 : Kembali Gugup Dan Tegang
33 33 : Merasa Sangat Dicintai
34 34 : Masa Lalu Khalisa yang Sangat Menyakitkan
35 35 : Pertemuan Keluarga
36 36 : Bingkai Foto Di Laci
37 37 : Makin Romantis Dan Kabar Terbaru Kenzo
38 38 : Jandanya Kenzo
39 39 : Pesona Khalisa
40 40 : LDR Pertama
41 41 : Usaha Kenzo
42 42 : Ketakutan Kenan
43 43 : Saling Jujur
44 44 : Tak Terusik
45 45 : Apa Pun Kenan Lakukan
46 46 : Misi Menghamili Istri
47 47 : Pengin Banget!
48 48 : Tanpa Hambatan
49 49 : Kekeluargaan Keluarga Khalisa
50 50 : Orang Tua Zal.im
51 51 : Persiapan Syukuran Dan Selamatan
52 52 : Lupa Istri
53 53 : Cocok Dan Nyambung
54 54 : Semakin Manis
55 55 : Kanker Rahim
56 56 : Penyesalan Kenzo
57 57 : Pernikahan Syarat Untuk Rujuk
58 58 : Kedondong Dan Langsung Jadi
59 59 : Tidak Tahu Apa-Apa
60 60 : Kemarahan Alesha
61 61 : Kami Berhak Bahagia
62 62 : Menikah
63 63 : Silsilah Keluarga yang Makin Ruwet
64 64 : Adab Dan Tanggung Jawab
65 65 : Keluarga
66 66 : Khalisa Sakit, Kenan Makin Perhatian
67 67 : Sindrom Panik Karena Terlalu Bahagia
68 68 : Foto Profil
69 69 : Yaya
70 70 : Laki-Laki Mental Krupuk
71 71 : Saling Terbuka
72 72 : Menuju Keluarga Cemara
73 73 : Babak Baru
74 74 : Kebencian Khalisa Kepada Kenzo
75 75 : Mirip Pohon Pisang
76 76 : Memaafkan Papa
77 77 : Terancam Dinikahkan Paksa
78 78 : Duniaku
79 79 : Salah Cari Lawan
80 80 : Menjadi Polisi
81 81 : Terlalu Percaya Diri
82 82 : Kematian Bella
83 83 : Masya Allah
84 Warna Kebahagiaan (Tamat)
85 Novel : Pernikahan Paksa Berakhir Bahagia (Menikahi Gadis Amnesia)
86 Novel Kenzo : Dijual Suami Dinikahi Kakak Ipar (Mafia Dan Perawat Muslimah)
87 Novel Baru : Pengantin Samaran Milik Tuan Muda Pura-Pura Lumpuh Dan Buruk Rupa
Episodes

Updated 87 Episodes

1
1 : Rujuk Bersyarat
2
2 : Menikah Lagi Karena Anak
3
3 : Perbedaan Kenan Dan Kenzo
4
4 : Pengkhianatan Kenzo
5
5 : Gugup Dan Linglung
6
6 : Sekarang, Aku Istrinya Mas Kenan
7
7 : Babak Baru Pernikahan Turun Ranjang
8
8 : Kenan : Aku Suamimu!
9
9 : Mendadak Sangat Akrab
10
10 : Kenan yang Sudah Ada Rasa
11
11 : Sangat Sakit
12
12 : Kecurigaan Demi Kecurigaan
13
13 : Kasta, Obsesi, Dan Juga Permainan Licik
14
14 : Seperti Pasangan Sesungguhnya
15
15 : Usaha Kenan
16
16 : Panggilan Video
17
17 : Balas Dendam
18
18 : Rencana Bu.suk Bella
19
19 : Sangat Marah!
20
20 : Mantannya Kenzo
21
21 : Hotel yang Sama
22
22 : Sakit Hati Dan Kecewa
23
23 : Diam-Diam Bertindak
24
24 : Ketakutan Dan Tidak Mau Mati
25
25 : Tenggelam Di Sungai
26
26 : Kejujuran Kenan
27
27 : Mirip Medan Magnet
28
28 : Sangat Yakin
29
29 : Hanya Karena Kami Orang Kampung
30
30 : Restu
31
31 : Khalisa Sekeluarga Bukan Orang Biasa
32
32 : Kembali Gugup Dan Tegang
33
33 : Merasa Sangat Dicintai
34
34 : Masa Lalu Khalisa yang Sangat Menyakitkan
35
35 : Pertemuan Keluarga
36
36 : Bingkai Foto Di Laci
37
37 : Makin Romantis Dan Kabar Terbaru Kenzo
38
38 : Jandanya Kenzo
39
39 : Pesona Khalisa
40
40 : LDR Pertama
41
41 : Usaha Kenzo
42
42 : Ketakutan Kenan
43
43 : Saling Jujur
44
44 : Tak Terusik
45
45 : Apa Pun Kenan Lakukan
46
46 : Misi Menghamili Istri
47
47 : Pengin Banget!
48
48 : Tanpa Hambatan
49
49 : Kekeluargaan Keluarga Khalisa
50
50 : Orang Tua Zal.im
51
51 : Persiapan Syukuran Dan Selamatan
52
52 : Lupa Istri
53
53 : Cocok Dan Nyambung
54
54 : Semakin Manis
55
55 : Kanker Rahim
56
56 : Penyesalan Kenzo
57
57 : Pernikahan Syarat Untuk Rujuk
58
58 : Kedondong Dan Langsung Jadi
59
59 : Tidak Tahu Apa-Apa
60
60 : Kemarahan Alesha
61
61 : Kami Berhak Bahagia
62
62 : Menikah
63
63 : Silsilah Keluarga yang Makin Ruwet
64
64 : Adab Dan Tanggung Jawab
65
65 : Keluarga
66
66 : Khalisa Sakit, Kenan Makin Perhatian
67
67 : Sindrom Panik Karena Terlalu Bahagia
68
68 : Foto Profil
69
69 : Yaya
70
70 : Laki-Laki Mental Krupuk
71
71 : Saling Terbuka
72
72 : Menuju Keluarga Cemara
73
73 : Babak Baru
74
74 : Kebencian Khalisa Kepada Kenzo
75
75 : Mirip Pohon Pisang
76
76 : Memaafkan Papa
77
77 : Terancam Dinikahkan Paksa
78
78 : Duniaku
79
79 : Salah Cari Lawan
80
80 : Menjadi Polisi
81
81 : Terlalu Percaya Diri
82
82 : Kematian Bella
83
83 : Masya Allah
84
Warna Kebahagiaan (Tamat)
85
Novel : Pernikahan Paksa Berakhir Bahagia (Menikahi Gadis Amnesia)
86
Novel Kenzo : Dijual Suami Dinikahi Kakak Ipar (Mafia Dan Perawat Muslimah)
87
Novel Baru : Pengantin Samaran Milik Tuan Muda Pura-Pura Lumpuh Dan Buruk Rupa

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!