7 : Babak Baru Pernikahan Turun Ranjang

Setelah selesai rapat, kenan merasa makin bermasalah dengan tenggorokannya. Kemudian, pandangannya tak sengaja berhenti ke kotak bekal dari Khalisa.

Kotak bekal berwarna transparan tersebut masih berisi setengah lebih. Karena Kenan memang baru sedikit memakannya. Tadi, Kenan lebih memilih memakan semua rotinya karena memang belum terbiasa sarapan buah. Hanya saja, keberadaan kotak bekal tersebut bersebelahan dengan bingkai foto berisi foto Kenan dan Syahaya. Hingga mau tak mau, ingatan Kenan membawa pria berusia dua puluh delapan tahun itu, ke kejadian lampau.

“Kenan, ... ini aku. Sesuai janjiku, ... aku akan memberimu jawaban. Aku tahu ini berat. Dan aku tahu, kamu hanya bisa menerima setelah aku memberimu alasan yang kuat. Jadi, ... tolong dengarkan baik-baik.”

“Di sini, ... aku tidak hanya mendapatkan promosi. Karena ... salah satu pemilik saham terbesar perusahaan aku bernaung, juga sudah mengenalkan aku kepada keluarganya. Dan hubungan kami, benar-benar lebih dari serius. Dia dan keluarganya sangat mendukung karier balerinaku.”

“Kami saling melengkapi. Dia benar-benar membuatku bahagia. Selain, dia yang juga tak masalah bila kami Childfree. Dia sungguh laki-laki yang aku butuhkan. Jadi, carilah wanita lain yang bisa memberimu anak lucu, dan ... bisa menemanimu setiap waktu.”

“Kamu enggak lupa, kan, kalau sebelum aku ke sini, aku juga membebaskan kamu menjalin hubungan dengan perempuan lain?”

“Oke, Kenan ... aku hanya ingin mengabarkan itu saja. Selain, ... dalam waktu dekat, orang tuaku juga akan ke sini. Kami akan menjadi warga negara sini. See you ...!”

Air mata Kenan luruh membasahi pipi hanya karena mengingat semua itu. Ucapan yang Syahaya. Kenan buru-buru mengambil bingkai fotonya tanpa sedikit pun meliriknya. Kenan menyimpan asal bingkai tersebut di laci atas meja kerjanya.Kemudian yang kenan lakukan ialah membuka kotak bekal berisi buahnya. Kenan menghabiskan potongan buahnya sambil menahan sesak di dadanya.

“Ini sudah siang. Jam makan siang bahkan sudah lewat lama. Aku belum mengabari mamanya Alesha. Terus, Kenzo juga. Itu orang beneran enggak ngabarin aku?” batin Kenan.

Kenan merasa, statusnya sebagai suami Khalisa, membuatnya wajib memperhatikan wanita itu. Kenan yang masih sangat canggung sekaligus merasa serba salah, jadi mewajibkan dirinya untuk peduli kepada Alesha. Apalagi, alasan pernikahan turun ranjang ada, juga karena Alesha.

Kenan segera meraih ponselnya dari sebelah tangan kanannya. Ia mengirimi kontak : Mamanya Alesha pesan.

Kenan : Ini nomorku, Kenan. Maaf baru mengabari. Karena beneran baru beres rapat. Alesha bagaimana? Ada perkembangan atau kabar apa dari dokter?

Di rumah sakit, Khalisa masih menghadapi Kenzo yang uring-uringan. Kenzo tidak bisa menerima jika pertemuan empat mata yang ia minta kepada Khalisa, wajib disaksikan saksi. Khalisa menjadikan orang tuanya sebagai saksi. Alasan keadaan tersebut terjadi Khalisa lakukan untuk menghindari fitnah.

“Yang ada saksi saja masih sering difitnah. Apalagi yang tanpa saksi, Mas. Aku trauma, jangan sampai kejadian lagi. Apalagi ini menyangkut hubungan kita dengan keluarga Mas,” yakin Khalisa. Namun, dering pesan masuk sudah langsung mengalihkannya.

Itu memang pesan dari Kenan. Namun kemudian ada pesan baru, dari nomor yang sama. Kenan mengabari, bahwa sekitar satu setengah jam lagi, Kenan akan datang ke rumah sakit.

“Hubungan kalian sudah langsung sangat dekat?” ucap Kenzo benar-benar dingin. Kenyataan tersebut terjadi lantaran ia sengaja melongok layar ponsel Khalisa. Hingga ia turut membaca pesan di ponsel Khalisa.

Ternyata Khalisa belum menyimpan nomor Kenan. Selain Kenan yang juga mencoba menghubungi Khalisa lebih dulu. “Romantis sekali! Dasar pengkhianat!” cibir Kenzo merasa sangat muak.

“Nak Kenzo, yang namanya suami istri ya memang begitu. Memang sudah selayaknya suami istri saling mendekatkan diri. Karena kunci dari sebuah hubungan apalagi rumah tangga, memang komunikasi.” Pak Aidan sengaja berkomentar, mencoba memberi Kenzo pengertian.

“Ditunggu saja. Apalagi, Kenan akan datang. Kita duduk bersama untuk duduk bersama agar tidak ada salah paham lagi hanya karena kurangnya komunikasi,” lembut ibu Arimbi turut berkomentar.

“Iya, ... begitu saja. Tunggu mas Kenan. Aku kabari beliau dulu,” ucap Khalisa.

Namun, panggilan Khalisa kepada Kenan yaitu ‘beliau’, teramat melukai perasaan Kenzo.

Kenzo segera mengeluarkan ponselnya. Ia sengaja mengutarakan kekesalannya melalui pesan WA agar tidak diketahui orang tua Khalisa yang tetap saja ada di sana.

Namun, Khalisa tak mau menanggapi lebih. “Tadi dokter bilang, andai keadaan Alesha stabil, sore ini Alesha sudah boleh pulang.” Khalisa hanya ingin fokus mengurus Alesha. Karena alasan mereka kembali ada juga masih untuk Alesha.

Mas Kenzo : Kalau begitu, malam ini juga kalian harus melakukannya. CUKUP SEKALI, SETELAH ITU KALIAN LANGSUNG CERAI. LANGSUNG BLOCK JUGA NOMOR KENAN!

Pesan terbaru dari Kenzo, membuat Khalisa mendengkus lemah. Khalisa memutuskan duduk di sofa sebelah ranjang rawat Alesha. Alesha sendiri sudah kembali tidur setelah mendapatkan antibiotik.

Awalnya, Kenzo merasa muak kepada Khalisa yang malah tak memberinya tanggapan. Namun, pesan WA masuk di ponselnya, membuat dadanya berdebar-debar. Itu merupakan pesan dari Bella. Bella mengiriminya foto mirror selfie. Di foto tersebut, Bella hanya memakai b.ra hitam dan juga cela.na dalam sangat minim berwarna senada.

Bella ❤️ : Sayaaang, aku sudah siap. Kamu mau berapa ronde lagi? 😘😘😘😘

Pipi Kenzo langsung bersemu, selain Kenzo yang buru-buru keluar dari ruang rawat Alesha. Kenzo begitu fokus pada ponselnya. Pria itu terlihat lupa dengan apa yang sebelumnya sempat diperkarakan.

Tanpa banyak perubahan emosi, Khalisa memilih menyusul Kenzo. Khalisa mendapati Kenzo yang terus melangkah pergi. “Jangan pergi dulu. Tunggu mas Kenan datang agar kita bisa bahas semuanya. Sejelas-jelasnya!” tegasnya masih dengan suara lirih sekaligus tenang.

Kenzo yang takut kepergok, buru-buru mengantongi ponselnya ke saku celana sisi kanannya.

Sekitar satu setengah jam kemudian, Kenan benar-benar datang. Kedatangan Kenan bertepatan dengan infus Alesha yang dilepas. Alesha benar-benar diizinkan pulang. Tinggal kontrol sekaligus berobat jalan saja.

“Berhubung suaraku sudah habis, aku hanya ingin mengatakan, ... untuk sementara, Alesha dan mamanya, termasuk mbahnya, tinggal di rumahku dulu.” Untuk mengatakan itu, Kenan sampai kesulitan.

Sempat akan protes, tapi sisi jahat Kenzo justru meminta Kenzo menyetujui tanpa syarat.

“Kalau kamu enggak sama Alesha apalagi orang tua Khalisa, kamu dan Bella bisa bersenang-senang dengan leluasa. Malahan andai Alesha dan orang tua Khalisa ikut Kenan dan Khalisa, ketiganya bisa bantu kontrol hubungan Khalisa dan Kenan,” bisik sisi jahat Kenzo.

“Ya sudah. Diatur saja.” Kenzo pura-pura memasang wajah berat. Padahal setelah itu, ia nyaris pergi dari sana, andai Khalisa dan Alesha memanggilnya

Khalisa menatap marah Kenzo. Tatapan yang juga dilakukan oleh semua yang ada di sana. Karena Alesha pun, menatap marah sang papa.

“Uncle, ... aku sayang Uncle. Makasih banyak yah, sudah jagain aku. Uncle sudah aku anggap papa aku. Semenjak papa aku, enggak ulus aku lagi! AKU BENCI PAPAAAH!” ucap Alesha emosional.

Air mata Alesha sudah langsung sibuk berlinang. Kedua tangannya mence-ngkeram selimut, sementara tatapannya menatap marah kedua mata Kenzo.

Sementara yang terjadi kepada Kenzo, pria itu langsung kebingungan menatap Alesha. Kenzo berangsur menghampiri Alesha.

“Makin anak dewasa, apalagi jika mereka mendengar sekaligus melihat semata-mata, anak tetap bisa menilai. Termasuk menilai sebuah ketulusan,” batin Khalisa tak mau berkomentar. Namun ketika lirikannya tak sengaja bertemu dengan lirikan Kenan yang berdiri nyaris di sebelahnya, keduanya sama-sama merasa miris.

Terpopuler

Comments

Fifid Dwi Ariyani

Fifid Dwi Ariyani

trussabar

2025-02-17

0

sherly

sherly

hadew khalisa kenapa sih kamu suka membatin kalo ngk bicara dalam hati... mumet Lo kalo unek2 ngk disampaikan...

2024-07-27

0

sherly

sherly

kamu tu yg pengkhianat tukang zina... Kenan tu suami khalisa wajar banget dia kasi kabar ke istrinya

2024-07-27

0

lihat semua
Episodes
1 1 : Rujuk Bersyarat
2 2 : Menikah Lagi Karena Anak
3 3 : Perbedaan Kenan Dan Kenzo
4 4 : Pengkhianatan Kenzo
5 5 : Gugup Dan Linglung
6 6 : Sekarang, Aku Istrinya Mas Kenan
7 7 : Babak Baru Pernikahan Turun Ranjang
8 8 : Kenan : Aku Suamimu!
9 9 : Mendadak Sangat Akrab
10 10 : Kenan yang Sudah Ada Rasa
11 11 : Sangat Sakit
12 12 : Kecurigaan Demi Kecurigaan
13 13 : Kasta, Obsesi, Dan Juga Permainan Licik
14 14 : Seperti Pasangan Sesungguhnya
15 15 : Usaha Kenan
16 16 : Panggilan Video
17 17 : Balas Dendam
18 18 : Rencana Bu.suk Bella
19 19 : Sangat Marah!
20 20 : Mantannya Kenzo
21 21 : Hotel yang Sama
22 22 : Sakit Hati Dan Kecewa
23 23 : Diam-Diam Bertindak
24 24 : Ketakutan Dan Tidak Mau Mati
25 25 : Tenggelam Di Sungai
26 26 : Kejujuran Kenan
27 27 : Mirip Medan Magnet
28 28 : Sangat Yakin
29 29 : Hanya Karena Kami Orang Kampung
30 30 : Restu
31 31 : Khalisa Sekeluarga Bukan Orang Biasa
32 32 : Kembali Gugup Dan Tegang
33 33 : Merasa Sangat Dicintai
34 34 : Masa Lalu Khalisa yang Sangat Menyakitkan
35 35 : Pertemuan Keluarga
36 36 : Bingkai Foto Di Laci
37 37 : Makin Romantis Dan Kabar Terbaru Kenzo
38 38 : Jandanya Kenzo
39 39 : Pesona Khalisa
40 40 : LDR Pertama
41 41 : Usaha Kenzo
42 42 : Ketakutan Kenan
43 43 : Saling Jujur
44 44 : Tak Terusik
45 45 : Apa Pun Kenan Lakukan
46 46 : Misi Menghamili Istri
47 47 : Pengin Banget!
48 48 : Tanpa Hambatan
49 49 : Kekeluargaan Keluarga Khalisa
50 50 : Orang Tua Zal.im
51 51 : Persiapan Syukuran Dan Selamatan
52 52 : Lupa Istri
53 53 : Cocok Dan Nyambung
54 54 : Semakin Manis
55 55 : Kanker Rahim
56 56 : Penyesalan Kenzo
57 57 : Pernikahan Syarat Untuk Rujuk
58 58 : Kedondong Dan Langsung Jadi
59 59 : Tidak Tahu Apa-Apa
60 60 : Kemarahan Alesha
61 61 : Kami Berhak Bahagia
62 62 : Menikah
63 63 : Silsilah Keluarga yang Makin Ruwet
64 64 : Adab Dan Tanggung Jawab
65 65 : Keluarga
66 66 : Khalisa Sakit, Kenan Makin Perhatian
67 67 : Sindrom Panik Karena Terlalu Bahagia
68 68 : Foto Profil
69 69 : Yaya
70 70 : Laki-Laki Mental Krupuk
71 71 : Saling Terbuka
72 72 : Menuju Keluarga Cemara
73 73 : Babak Baru
74 74 : Kebencian Khalisa Kepada Kenzo
75 75 : Mirip Pohon Pisang
76 76 : Memaafkan Papa
77 77 : Terancam Dinikahkan Paksa
78 78 : Duniaku
79 79 : Salah Cari Lawan
80 80 : Menjadi Polisi
81 81 : Terlalu Percaya Diri
82 82 : Kematian Bella
83 83 : Masya Allah
84 Warna Kebahagiaan (Tamat)
85 Novel : Pernikahan Paksa Berakhir Bahagia (Menikahi Gadis Amnesia)
86 Novel Kenzo : Dijual Suami Dinikahi Kakak Ipar (Mafia Dan Perawat Muslimah)
87 Novel Baru : Pengantin Samaran Milik Tuan Muda Pura-Pura Lumpuh Dan Buruk Rupa
Episodes

Updated 87 Episodes

1
1 : Rujuk Bersyarat
2
2 : Menikah Lagi Karena Anak
3
3 : Perbedaan Kenan Dan Kenzo
4
4 : Pengkhianatan Kenzo
5
5 : Gugup Dan Linglung
6
6 : Sekarang, Aku Istrinya Mas Kenan
7
7 : Babak Baru Pernikahan Turun Ranjang
8
8 : Kenan : Aku Suamimu!
9
9 : Mendadak Sangat Akrab
10
10 : Kenan yang Sudah Ada Rasa
11
11 : Sangat Sakit
12
12 : Kecurigaan Demi Kecurigaan
13
13 : Kasta, Obsesi, Dan Juga Permainan Licik
14
14 : Seperti Pasangan Sesungguhnya
15
15 : Usaha Kenan
16
16 : Panggilan Video
17
17 : Balas Dendam
18
18 : Rencana Bu.suk Bella
19
19 : Sangat Marah!
20
20 : Mantannya Kenzo
21
21 : Hotel yang Sama
22
22 : Sakit Hati Dan Kecewa
23
23 : Diam-Diam Bertindak
24
24 : Ketakutan Dan Tidak Mau Mati
25
25 : Tenggelam Di Sungai
26
26 : Kejujuran Kenan
27
27 : Mirip Medan Magnet
28
28 : Sangat Yakin
29
29 : Hanya Karena Kami Orang Kampung
30
30 : Restu
31
31 : Khalisa Sekeluarga Bukan Orang Biasa
32
32 : Kembali Gugup Dan Tegang
33
33 : Merasa Sangat Dicintai
34
34 : Masa Lalu Khalisa yang Sangat Menyakitkan
35
35 : Pertemuan Keluarga
36
36 : Bingkai Foto Di Laci
37
37 : Makin Romantis Dan Kabar Terbaru Kenzo
38
38 : Jandanya Kenzo
39
39 : Pesona Khalisa
40
40 : LDR Pertama
41
41 : Usaha Kenzo
42
42 : Ketakutan Kenan
43
43 : Saling Jujur
44
44 : Tak Terusik
45
45 : Apa Pun Kenan Lakukan
46
46 : Misi Menghamili Istri
47
47 : Pengin Banget!
48
48 : Tanpa Hambatan
49
49 : Kekeluargaan Keluarga Khalisa
50
50 : Orang Tua Zal.im
51
51 : Persiapan Syukuran Dan Selamatan
52
52 : Lupa Istri
53
53 : Cocok Dan Nyambung
54
54 : Semakin Manis
55
55 : Kanker Rahim
56
56 : Penyesalan Kenzo
57
57 : Pernikahan Syarat Untuk Rujuk
58
58 : Kedondong Dan Langsung Jadi
59
59 : Tidak Tahu Apa-Apa
60
60 : Kemarahan Alesha
61
61 : Kami Berhak Bahagia
62
62 : Menikah
63
63 : Silsilah Keluarga yang Makin Ruwet
64
64 : Adab Dan Tanggung Jawab
65
65 : Keluarga
66
66 : Khalisa Sakit, Kenan Makin Perhatian
67
67 : Sindrom Panik Karena Terlalu Bahagia
68
68 : Foto Profil
69
69 : Yaya
70
70 : Laki-Laki Mental Krupuk
71
71 : Saling Terbuka
72
72 : Menuju Keluarga Cemara
73
73 : Babak Baru
74
74 : Kebencian Khalisa Kepada Kenzo
75
75 : Mirip Pohon Pisang
76
76 : Memaafkan Papa
77
77 : Terancam Dinikahkan Paksa
78
78 : Duniaku
79
79 : Salah Cari Lawan
80
80 : Menjadi Polisi
81
81 : Terlalu Percaya Diri
82
82 : Kematian Bella
83
83 : Masya Allah
84
Warna Kebahagiaan (Tamat)
85
Novel : Pernikahan Paksa Berakhir Bahagia (Menikahi Gadis Amnesia)
86
Novel Kenzo : Dijual Suami Dinikahi Kakak Ipar (Mafia Dan Perawat Muslimah)
87
Novel Baru : Pengantin Samaran Milik Tuan Muda Pura-Pura Lumpuh Dan Buruk Rupa

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!