19 : Sangat Marah!

Bella menenteng tas mahal warna putihnya dengan elegan. Tas mahal yang baru kemarin ia dapatkan dari Kenzo. Khalisa dan Alesha menjadi tujuan langkahnya. Bella melangkah dengan dua heels penuh tanah liat. Sebisa mungkin, ia melakukannya dengan hati-hati agar heels-nya tak terjebak lagi.

Di waktu yang sama, Alesha yang awalnya akan menoleh ke belakang, tak sengaja melihat wajah Bella. Alesha tak jadi menatap kakek neneknya dan juga Kenan yang masih di belakangnya.

Alesha langsung mengenali wajah Bella. Dunia Alesha seolah berhenti berputar, detik itu juga. Langit dunianya kembali hancur karena penyebab yang masih sama. Bella, wanita itu alasannya mengalami patah hati sekaligus trauma. Trauma yang membuatnya membenci Bella maupun Kenzo papanya.

“D—di—a! Dia bahkan di sini. Dia senyum begitu sambil menatap mamaku. Dia pasti sengaja dan akan menyakiti mama! Awas kamu!” batin Alesha.

Kedua tangan Alesha yang memang tak memegang apa-apa, refleks mengepal kencang di sisi tubuh. Meski usianya baru empat tahun, Alesha yang telanjur dendam, memiliki keinginan untuk membun.uh Bella. Apalagi jika Alesha ingat adegan video call-nya kepada sang papa. Alesha merasa, Bella pantas mat.i menge.naskan. Sementara untuk Kenzo, Alesha merasa, hukuman paling tepat untuk papanya itu melihat Khalisa bahagia bersama laki-laki lain. Sementara Alesha memilih Kenan sebagai orang itu. Orang yang bagi Alesha pantas bersanding dengan mamanya.

Alesha mencari apa yang kiranya bisa ia gunakan untuk meluka.i Bella. “Aku butuh pisau!” batinnya. Mata birunya langsung mengawasi sekitar.

Tidak ada pisau di sana karena di sana memang bukan dapur. “Ah! Jarum di bros bajuku bisa bikin kulitnya luka. Aku pura-pura lari dan enggak sengaja tabr.ak sambil dorong dia sekuat tenaga!” batinnya.

Tekad Alesha sungguh bulat. Alesha segera melepas brosnya. Tegang Alesha rasa dan sampai membuatnya gemetaran. “Satu, dua, ... go!” batin Alesha memberi aba-aba kepada dirinya sendiri.

Larinya Alesha sama sekali tidak Khalisa permasalahkan. Bagi Khalisa, itu sudah selayaknya anaknya lakukan karena mereka sedang liburan. Hanya saja, Khalisa memang tidak kenal atau sekadar tahu siapa Bella dalam hidup Kenzo.

Semuanya fokus dengan stroberi pilihan masing-masing. Keadaan di sana terbilang cukup ramai. Karena memang sedang ada lumayan banyak pengunjung. Bahkan karena mungkin memiliki pengunjung lumayan, buah stroberi di sana juga tidak banyak yang matang.

“Masih hijau-hijau,” ucap Khalisa yang sudah jongkok dan siap memilih. Sementara baru saja, Kenan sengaja jongkok di sebelahnya.

Pak Aidan dan ibu Arimbi sengaja mencari ke arah Alesha pergi. Keduanya sengaja melakukan itu sambil tetap mengontrol Alesha.

“Nih bocah ke sini ... dia enggak tahu saja bahwa aku, ... wanita kesayangan papanya!” batin Bella benar-benar pongah. Ia refleks tersenyum penuh kemenangan karenanya.

“RASAKAN INI!” batin Alesha sungguh menabra.k, membare.t tangan kiri Bella, kemudian mendo.rong Bella sekuat tenaga.

Bella langsung menjerit histeris. Apalagi, ulah Alesha sungguh sukses. Alesha langsung mundur sambil meminta maaf. Alesha bersikap seolah semuanya baik-baik saja. Semua mata di sana juga sudah langsung tertuju ke sumber suara. Termasuk kedua mata Kenzo. Kenzo yang membawa sandal jepit, langsung mengenali Alesa meski jarak mereka masih sekitar dua puluh meter.

“Tidi mirip suara Bella, tapi kok yang di sana Alesha?” pikir Kenzo yang kemudian tak sengaja mendapati Khalisa maupun Kenan.

Barulah tak lama setelah itu, kedua mata Kenzo mendapati orang tua Khalisa. Padahal, jarak orang tua Khalisa lebih dekat dengan Alesha, ketimbang Khalisa dan Kenan.

“Sayang, kamu enggak apa-apa?” seru Khalisa langsung sigap menghampiri.

“Suaranya mirip, ... suara siapa, gitu? Namun aku yakin, aku kenal suara wanita tadi!” pikir Kenan yang jadi merenung serius. Alasan itu juga yang membuatnya tertinggal Khalisa.

Apa yang Alesha lakukan, benar-benar membuat Bella murka. Ia terbaring setelah sebelumnya terban.ting. Dan itu bukan di kasur empuk nan mahal, atau setidaknya tempat layak. Ia mengalami itu di tempat yang baginya terlalu menji.jikan. Yang lebih menjengkelkannya lagi, pelakunya justru Alesha.

“ARRRGGGGGGG! DASAR ANAK S.ET.AN!” Bella benar-benar emosi.

Sekali lagi, baik Kenan apalagi Kenzo, langsung mengenali suara Bella. Bahkan meski Bella belum menampakkan diri. Bella masih berusaha bangkit. Bella yang jadi terkena lumpur sekaligus tanah becek, buru-buru berdiri. Susah payah Bella melakukannya sambil menahan emosi sekaligus menahan jiji.k.

“Arrggg! Baj.ingan. Ibu dan anak sama saja. Sama-sama kampu.ngan. Mental-mental se.tan. Mental samp.ah!” raung Bella makin emosi setelah tahu tas mahalnya terkena tanah becek.

Bella tak segan menggunakan tasnya untuk memuk.uli Alesha. Ia melakukannya sekuat tenaga, menggunakan kedua tangan.

Tidak ada yang tidak syok, termasuk juga dengan Kenzo. Alesha memang sempat menghindar, tapi Bella layaknya orang kerasu.kan arwah jahat.

“B—Bell—la ...?!” Baik Kenzo maupun Kenan yang akhirnya melihat Bella, langsung syok.

Alasan Kenan dan Kenzo syok, tak semata karena Bella memuk.uli Alesha. Melainkan sikap Bella yang sejauh ini mereka kenal sangat manis sekaligus menggemaskan. Di mata mereka, Bella wanita idaman karena setahu mereka, Bella juga penyayang pada anak kecil maupun hewa.n.

Kenzo dan Kenan menatap tak percaya ulah Bella. Bedanya, ketika Kenan langsung maju, tidak dengan Kenzo. Kenzo justru sudah merasa tertang.kap basah.

“Bahaya ... enggak, ... untuk kali ini, aku enggak bisa!” Kenzo seolah dipaksa menelan buah simalakama. Padahal hampir semua orang di sana, berbondong-bondong menghampiri. Namun dirinya sebagai kekasih Bella, maupun papa biologis Alesha, tak bisa melakukannya.

Kenzo memilih sigap balik badan. Kenzo memilih lari, pergi dari sana.

Dalam sekejap, Khalisa meraih tangan kiri Bella, kemudian membuat tubuh se.ksi itu terbant.ing. Dada Khalisa bergemuruh. Khalisa tak terima, putri semata wayangnya yang bahkan tengah sakit kronis, justru jadi bahan amu.kan wanita urak.an seperti Bella.

Bella sudah langsung tidak bisa bersuara karena ulah Khalisa. Sementara Khalisa masih sangat emosi, napasnya saja jadi ngos-ngosan. Khalisa menggunakan kedua tangannya untuk merengkuh tubuh Alesha. Tubuh yang masih sangat kurus itu meringkuk di tanah. Bahkan saking kurusnya Alesha, sementara tadi Bella memu.kulnya sekuat tenaga, Khalisa takut tulang anaknya patah.

Kenan, termasuk orang tua Khalisa bukannya tidak menolong. Ketiganya sengaja memberi Khalisa kuasa penuh untuk memberi Bella pela.jaran.

“Bella. Kenapa dia ada di sini? Bukankah harusnya dia ada di luar negeri? Juga, ... kenapa harus Alesha? Kenapa dia sampai mengatai Alesha seperti tadi, seolah dia tahu siapa Alesha?” pikir Kenan. Ia langsung mengawasi suasana di sana. Ia mencari-cari sosok yang kiranya menemani Bella ke sana.

“Kalau tulang putri saya patah, bagaimana? Kamu mau tanggung jawab?” emosi Khalisa yang sudah mengemban Alesha.

“Dasar wanita jah.at! Kamu pantas mat.i!” kesal Alesha yang juga merasa sangat sedih. Ia mendekap erat tengkuk mamanya menggunakan kedua tangan. Selain itu, ia memilih membenamkan wajahnya di bahu Khalisa. Ia tak sudi melihat Bella lagi.

Terpopuler

Comments

Radi

Radi

duuh kok gak ketahuan Kenzo selingkuhin pelacur hina belekan sih

2024-04-04

1

Sarti Patimuan

Sarti Patimuan

Kedok Bella ketahuan oleh Kenan dan Kenzo

2024-02-16

2

Danny Muliawati

Danny Muliawati

Bella ketahuan monster pura2 lembut d manis hmm ternyata utk morotin Kenzo tunggu yah

2024-02-04

0

lihat semua
Episodes
1 1 : Rujuk Bersyarat
2 2 : Menikah Lagi Karena Anak
3 3 : Perbedaan Kenan Dan Kenzo
4 4 : Pengkhianatan Kenzo
5 5 : Gugup Dan Linglung
6 6 : Sekarang, Aku Istrinya Mas Kenan
7 7 : Babak Baru Pernikahan Turun Ranjang
8 8 : Kenan : Aku Suamimu!
9 9 : Mendadak Sangat Akrab
10 10 : Kenan yang Sudah Ada Rasa
11 11 : Sangat Sakit
12 12 : Kecurigaan Demi Kecurigaan
13 13 : Kasta, Obsesi, Dan Juga Permainan Licik
14 14 : Seperti Pasangan Sesungguhnya
15 15 : Usaha Kenan
16 16 : Panggilan Video
17 17 : Balas Dendam
18 18 : Rencana Bu.suk Bella
19 19 : Sangat Marah!
20 20 : Mantannya Kenzo
21 21 : Hotel yang Sama
22 22 : Sakit Hati Dan Kecewa
23 23 : Diam-Diam Bertindak
24 24 : Ketakutan Dan Tidak Mau Mati
25 25 : Tenggelam Di Sungai
26 26 : Kejujuran Kenan
27 27 : Mirip Medan Magnet
28 28 : Sangat Yakin
29 29 : Hanya Karena Kami Orang Kampung
30 30 : Restu
31 31 : Khalisa Sekeluarga Bukan Orang Biasa
32 32 : Kembali Gugup Dan Tegang
33 33 : Merasa Sangat Dicintai
34 34 : Masa Lalu Khalisa yang Sangat Menyakitkan
35 35 : Pertemuan Keluarga
36 36 : Bingkai Foto Di Laci
37 37 : Makin Romantis Dan Kabar Terbaru Kenzo
38 38 : Jandanya Kenzo
39 39 : Pesona Khalisa
40 40 : LDR Pertama
41 41 : Usaha Kenzo
42 42 : Ketakutan Kenan
43 43 : Saling Jujur
44 44 : Tak Terusik
45 45 : Apa Pun Kenan Lakukan
46 46 : Misi Menghamili Istri
47 47 : Pengin Banget!
48 48 : Tanpa Hambatan
49 49 : Kekeluargaan Keluarga Khalisa
50 50 : Orang Tua Zal.im
51 51 : Persiapan Syukuran Dan Selamatan
52 52 : Lupa Istri
53 53 : Cocok Dan Nyambung
54 54 : Semakin Manis
55 55 : Kanker Rahim
56 56 : Penyesalan Kenzo
57 57 : Pernikahan Syarat Untuk Rujuk
58 58 : Kedondong Dan Langsung Jadi
59 59 : Tidak Tahu Apa-Apa
60 60 : Kemarahan Alesha
61 61 : Kami Berhak Bahagia
62 62 : Menikah
63 63 : Silsilah Keluarga yang Makin Ruwet
64 64 : Adab Dan Tanggung Jawab
65 65 : Keluarga
66 66 : Khalisa Sakit, Kenan Makin Perhatian
67 67 : Sindrom Panik Karena Terlalu Bahagia
68 68 : Foto Profil
69 69 : Yaya
70 70 : Laki-Laki Mental Krupuk
71 71 : Saling Terbuka
72 72 : Menuju Keluarga Cemara
73 73 : Babak Baru
74 74 : Kebencian Khalisa Kepada Kenzo
75 75 : Mirip Pohon Pisang
76 76 : Memaafkan Papa
77 77 : Terancam Dinikahkan Paksa
78 78 : Duniaku
79 79 : Salah Cari Lawan
80 80 : Menjadi Polisi
81 81 : Terlalu Percaya Diri
82 82 : Kematian Bella
83 83 : Masya Allah
84 Warna Kebahagiaan (Tamat)
85 Novel : Pernikahan Paksa Berakhir Bahagia (Menikahi Gadis Amnesia)
86 Novel Kenzo : Dijual Suami Dinikahi Kakak Ipar (Mafia Dan Perawat Muslimah)
87 Novel Baru : Pengantin Samaran Milik Tuan Muda Pura-Pura Lumpuh Dan Buruk Rupa
Episodes

Updated 87 Episodes

1
1 : Rujuk Bersyarat
2
2 : Menikah Lagi Karena Anak
3
3 : Perbedaan Kenan Dan Kenzo
4
4 : Pengkhianatan Kenzo
5
5 : Gugup Dan Linglung
6
6 : Sekarang, Aku Istrinya Mas Kenan
7
7 : Babak Baru Pernikahan Turun Ranjang
8
8 : Kenan : Aku Suamimu!
9
9 : Mendadak Sangat Akrab
10
10 : Kenan yang Sudah Ada Rasa
11
11 : Sangat Sakit
12
12 : Kecurigaan Demi Kecurigaan
13
13 : Kasta, Obsesi, Dan Juga Permainan Licik
14
14 : Seperti Pasangan Sesungguhnya
15
15 : Usaha Kenan
16
16 : Panggilan Video
17
17 : Balas Dendam
18
18 : Rencana Bu.suk Bella
19
19 : Sangat Marah!
20
20 : Mantannya Kenzo
21
21 : Hotel yang Sama
22
22 : Sakit Hati Dan Kecewa
23
23 : Diam-Diam Bertindak
24
24 : Ketakutan Dan Tidak Mau Mati
25
25 : Tenggelam Di Sungai
26
26 : Kejujuran Kenan
27
27 : Mirip Medan Magnet
28
28 : Sangat Yakin
29
29 : Hanya Karena Kami Orang Kampung
30
30 : Restu
31
31 : Khalisa Sekeluarga Bukan Orang Biasa
32
32 : Kembali Gugup Dan Tegang
33
33 : Merasa Sangat Dicintai
34
34 : Masa Lalu Khalisa yang Sangat Menyakitkan
35
35 : Pertemuan Keluarga
36
36 : Bingkai Foto Di Laci
37
37 : Makin Romantis Dan Kabar Terbaru Kenzo
38
38 : Jandanya Kenzo
39
39 : Pesona Khalisa
40
40 : LDR Pertama
41
41 : Usaha Kenzo
42
42 : Ketakutan Kenan
43
43 : Saling Jujur
44
44 : Tak Terusik
45
45 : Apa Pun Kenan Lakukan
46
46 : Misi Menghamili Istri
47
47 : Pengin Banget!
48
48 : Tanpa Hambatan
49
49 : Kekeluargaan Keluarga Khalisa
50
50 : Orang Tua Zal.im
51
51 : Persiapan Syukuran Dan Selamatan
52
52 : Lupa Istri
53
53 : Cocok Dan Nyambung
54
54 : Semakin Manis
55
55 : Kanker Rahim
56
56 : Penyesalan Kenzo
57
57 : Pernikahan Syarat Untuk Rujuk
58
58 : Kedondong Dan Langsung Jadi
59
59 : Tidak Tahu Apa-Apa
60
60 : Kemarahan Alesha
61
61 : Kami Berhak Bahagia
62
62 : Menikah
63
63 : Silsilah Keluarga yang Makin Ruwet
64
64 : Adab Dan Tanggung Jawab
65
65 : Keluarga
66
66 : Khalisa Sakit, Kenan Makin Perhatian
67
67 : Sindrom Panik Karena Terlalu Bahagia
68
68 : Foto Profil
69
69 : Yaya
70
70 : Laki-Laki Mental Krupuk
71
71 : Saling Terbuka
72
72 : Menuju Keluarga Cemara
73
73 : Babak Baru
74
74 : Kebencian Khalisa Kepada Kenzo
75
75 : Mirip Pohon Pisang
76
76 : Memaafkan Papa
77
77 : Terancam Dinikahkan Paksa
78
78 : Duniaku
79
79 : Salah Cari Lawan
80
80 : Menjadi Polisi
81
81 : Terlalu Percaya Diri
82
82 : Kematian Bella
83
83 : Masya Allah
84
Warna Kebahagiaan (Tamat)
85
Novel : Pernikahan Paksa Berakhir Bahagia (Menikahi Gadis Amnesia)
86
Novel Kenzo : Dijual Suami Dinikahi Kakak Ipar (Mafia Dan Perawat Muslimah)
87
Novel Baru : Pengantin Samaran Milik Tuan Muda Pura-Pura Lumpuh Dan Buruk Rupa

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!