2 : Menikah Lagi Karena Anak

“Mama tahu ini berat. Bahkan ini sangat berat. Namun, ... Alesha sungguh butuh kalian. Semoga dalam jangka setengah tahun ke depan, dan menjadi waktu Alesha wajib menjalani pengobatan, semuanya baik-baik saja.”

“Mama percaya kamu bisa. Namun bukan berarti kamu akan terus membiarkan dirimu terluka. Karena andai Kenzo kembali melukaimu, kamu harus bisa bersikap. Jangan sampai ada KDRT dan fitnah lagi.”

“Pelan-pelan Alesha pasti akan paham. Karena andai Kenzo berulah lagi, berarti dia memang enggak layak buat kamu maupun Alesha.”

“Anak memang sangat membutuhkan orang tuanya. Namun, yang benar-benar anak butuhkan ialah papa mama waras. Yang anak butuhkan itu, orang tua yang bahagia!”

Ibu Arimbi meyakinkan Khalisa sang putri. Di lorong depan PICU, kebersamaan itu terjadi. Khalisa yang berusaha bersikap tegar, mengangguk-angguk tanpa bisa menyudahi air matanya.

“Iya, Ma. Andai Alesha enggak kronis dan sekadar napas saja susah. Andai aku dan papanya bukan satu-satunya harapannya ....” Khalisa tak kuasa melanjutkan ucapannya. Hati ibu mana yang tidak hancur melihat keadaan anaknya yang awalnya sehat bugar, kini penyakitan dan tubuh hanya tinggal tulang?

Ibu Arimbi yang tak kalah sedih sekaligus berlinang air mata, juga mengangguk-angguk. Ia memeluk putrinya erat. Berharap melalui pelukan yang ia lakukan, ia bisa memberikan kekuatan sekaligus ketabahan, meski mungkin tidak banyak.

“Semangat!” ucap pak Aidan yang baru datang.

Pak Aidan yang tak lain merupakan papa Khalisa, menghampiri mereka sambil tersenyum hangat. Yang langsung pak Aidan tuju tentu Khalisa. Ia menghapus setiap air mata Khalisa menggunakan kedua jemari tangannya.

“Jangan terlalu dipikirkan. Hidup selalu harus dijalani. Andai Kenzo kembali melukai kamu, semuanya beneran siap memberi dia pelajaran. Yang penting sekarang kesehatan Alesha,” lembut pak Aidan.

“Sebenarnya dari dulu, aku maunya punya suami yang setidaknya sabar sekaligus bijaksana seperti Papa. Namun, baru merantau kerja ke Jakarta dan ternyata itu perusahaan mas Kenzo, mas Kenzo sudah langsung mencintai sekaligus mengejar aku ugal-ugalan. Mas Kenzo bahkan nekat menyusul aku ke kampung, ketika aku sengaja pulang kampung setelah menolak ajakan nikah dari dia!” batin Khalisa.

Ketika pak Aidan memboyong ibu Arimbi menemui Alesha, Khalisa sengaja memisahkan diri. Sebab di lorong kedatangan sana, Kenzo datang bersama seorang pria. Pria bertubuh jauh lebih tegap dan memiliki mata sendu mirip pak Aidan itu, Kenan.

Selama ini, Khalisa mengenal Kenan sebagai pribadi yang sangat pendiam. Kenan sangat berbeda dari keluarga Kenzo yang lain, yang memang aktif berbicara pedas. Malahan selain sangat pendiam, dirasa Khalisa, Kenan merupakan tipikal misterius. Ditambah lagi, meski sempat berstatus ipar, Khalisa juga nyaris tidak pernah berkomunikasi dengan Kenan. Sekadar mengobrol saja nyaris tidak pernah.

“Malam ini juga, kalian akan menikah. Namun, cukup lakukan seka—li ...?” ucap Kenzo mendadak diam karena Kenan menatapnya dengan tatapan tidak nyaman.

“Kamu sudah mengatakan itu sebanyak dua puluh empat kali!” ucap Kenan lirih.

Berbeda dengan Kenzo, suara yang keluar dari bibir berisi milik Kenan memang cenderung lirih rendah. Bagi mereka yang bermasalah dengan pendengaran, pasti akan makin bermasalah andai harus berhadapan dengan Kenan.

“Tenang. Karena ketimbang kamu, mamanya Alesha jauh lebih tertekan!” tegas Kenan.

“T—tapi ....” Kenzo yang merasa dirugikan sekaligus menjadi korban dalam hubungan mereka, kembali berusaha membela diri.

“Di sini yang jadi korban itu mamanya Alesha dan juga Alesha. Sudah deh, Ken. Jangan bikin bibirku berkata jahat. Kita fokus ke rencana kita saja!” tegas Kenan yang akhirnya jengkel juga.

Ketika Kenan menoleh ke depan, kedua mata sendunya tak sengaja mendapati Khalisa. Sejauh ini, ia benar-benar tidak pernah fokus menatap wanita yang pernah jadi iparnya itu. Kenan selalu melakukannya sekilas, itu saja benar-benar hitungan detik. Tentu Kenan memiliki alasan kenapa dirinya begitu cuek kepada iparnya sendiri. Karena selain dirinya yang sudah memiliki pujaan hati, Kenan sangat paham Kenzo sangat pencemburu.

Deg-degan dan sangat tidak nyaman, itulah yang Khalisa rasakan. Ia yang akhirnya sampai di hadapan Kenzo dan Kenan, sudah langsung digandeng oleh Kenzo. Seperti biasa, Kenzo kembali dengan sikapnya yang sangat posesif. Kenzo tak membiarkan Khalisa dekat-dekat dengan Kenan.

Kenan yang sudah paham, refleks menghela napas pelan. Ia menyimak perdebatan kecil antara Kenzo dan Khalisa. Khalisa mempermasalahkan sikap posesif Kenzo. Khalisa berharap Kenzo lebih bisa tenang.

“Setakut ini aku kehilangan kamu. Apalagi kamu akan berhubungan—” Kenzo belum sempat melanjutkan ucapannya, tapi Khalisa sudah menegurnya.

“Ijab kabulnya bisa besok saja, kan?” tanya Khalisa dengan suara lirih tapi penuh penekanan. Khalisa menatap saksama kedua mata Kenzo maupun Kenan, silih berganti. Namun, selain Kenan yang langsung bersin, Kenzo juga langsung menggeleng.

“Kalau hari besok, aku bisanya juga masih malam. Pagi-pagi sampai malam, jadwalku beneran padat,” ucap Kenan yang kembali bersin.

Balasan Kenan tentu membuat Khalisa tak memiliki pilihan lain. Selain Kenzo yang memang ingin semuanya serba cepat, khususnya hubungan Khalisa dan Kenan. Hingga sekitar dua puluh menit kemudian, ijab kabul mereka akhirnya terjadi.

Kenzo memilih tidak hadir dalam ijab kabul Khalisa dan Kenan, meski acaranya berlangsung di mushola rumah sakit. Disaksikan oleh kedua orang tua mereka, dan menjadikan kedua sopir mereka sebagai saksi, pernikahan tersebut memang bersifat rahasia.

“Ya Allah, rasanya beneran bukan hanya tegang. Namun juga takut, ... malu! Bahkan aku merasa hi-na,” batin Khalisa.

Khalisa merasa sangat setre-s ketika akhirnya, kata Sah, Kenan dapatkan dari ijab kabul yang dijalani. Uang sebanyak satu juta rupiah, menjadi emas kawin yang Kenan berikan kepada Khalisa.

Kini, sekadar salaman dengan Kenan saja, Khalisa tidak memiliki keberanian.

“Enggak apa-apa, ... cuma sebentar,” lirih Kenan masih memperhatikan gelagat menyedihkan Khalisa.

Detik itu juga Khalisa refleks menatap kedua mata Kenan. “Nih orang beda banget dari yang lain termasuk, ... dari mas Kenzo,” pikirnya.

Detik berikutnya, Khalisa refleks terkejut lantaran Kenan menyalaminya secara paksa. Kenan sampai membuat Khalisa menci-um punggung tangan kanan Kenan dengan takzim. Namun setelah itu, Kenan benar-benar melepaskan Khalisa. Kenan kembali bersikap tenang menyimak wejangan penghulu di hadapan mereka.

Sementara itu di bangku tunggu depan ruang PICU Alesha dirawat, Kenzo terdiam lemas. “Mereka lagi ngapain, ya? Apakah mereka sampai ci...um...man?” pikir Kenzo belum apa-apa sudah merasa sangat sedih. Kenzo merasa jadi korban.

“Dretttt ... dreetttt.”

Getar tanda pesan masuk, mengusik ponsel Kenzo yang pria itu genggam menggunakan tangan kanan. Kenzo pikir, itu masih berkaitan dengan pernikahan turun ranjang antara Kenan dan Khalisa. Namun, ... benar-benar di luar dugaan.

Pesan masuk yang Kenzo dapatkan justru dari nomor baru. Namun baru melihat foto profil nomor tersebut dan merupakan wanita seksi nan cantik, dada Kenzo langsung berdebar-debar.

+628 : Lihat foto kita masih SMA, aku jadi makin kangen kamu. Masih ingat foto ini, kan?

+628 : Aku dengar, kamu sudah cerai?

+628 : Nikahi aku dong, kalau kamu beneran masih sayang aku, seperti pernyataan kamu satu bulan kemarin, pas kita enggak sengaja bertemu di club 😘😘😘😘

“Belllaaaa!” lirih Kenzo langsung bersemangat. Jiwanya bergejolak, dan ia mendadak merasa kembali ABG yang tertawan oleh rindu sekaligus hasr.at.

Terpopuler

Comments

Fifid Dwi Ariyani

Fifid Dwi Ariyani

trussemangat

2025-02-16

0

Bunda

Bunda

apalah arti pengorbanan khalisa

2024-09-18

0

sherly

sherly

Kenzo beneran laki yg plin plan, egois, beneran membuat geraaam

2024-07-27

0

lihat semua
Episodes
1 1 : Rujuk Bersyarat
2 2 : Menikah Lagi Karena Anak
3 3 : Perbedaan Kenan Dan Kenzo
4 4 : Pengkhianatan Kenzo
5 5 : Gugup Dan Linglung
6 6 : Sekarang, Aku Istrinya Mas Kenan
7 7 : Babak Baru Pernikahan Turun Ranjang
8 8 : Kenan : Aku Suamimu!
9 9 : Mendadak Sangat Akrab
10 10 : Kenan yang Sudah Ada Rasa
11 11 : Sangat Sakit
12 12 : Kecurigaan Demi Kecurigaan
13 13 : Kasta, Obsesi, Dan Juga Permainan Licik
14 14 : Seperti Pasangan Sesungguhnya
15 15 : Usaha Kenan
16 16 : Panggilan Video
17 17 : Balas Dendam
18 18 : Rencana Bu.suk Bella
19 19 : Sangat Marah!
20 20 : Mantannya Kenzo
21 21 : Hotel yang Sama
22 22 : Sakit Hati Dan Kecewa
23 23 : Diam-Diam Bertindak
24 24 : Ketakutan Dan Tidak Mau Mati
25 25 : Tenggelam Di Sungai
26 26 : Kejujuran Kenan
27 27 : Mirip Medan Magnet
28 28 : Sangat Yakin
29 29 : Hanya Karena Kami Orang Kampung
30 30 : Restu
31 31 : Khalisa Sekeluarga Bukan Orang Biasa
32 32 : Kembali Gugup Dan Tegang
33 33 : Merasa Sangat Dicintai
34 34 : Masa Lalu Khalisa yang Sangat Menyakitkan
35 35 : Pertemuan Keluarga
36 36 : Bingkai Foto Di Laci
37 37 : Makin Romantis Dan Kabar Terbaru Kenzo
38 38 : Jandanya Kenzo
39 39 : Pesona Khalisa
40 40 : LDR Pertama
41 41 : Usaha Kenzo
42 42 : Ketakutan Kenan
43 43 : Saling Jujur
44 44 : Tak Terusik
45 45 : Apa Pun Kenan Lakukan
46 46 : Misi Menghamili Istri
47 47 : Pengin Banget!
48 48 : Tanpa Hambatan
49 49 : Kekeluargaan Keluarga Khalisa
50 50 : Orang Tua Zal.im
51 51 : Persiapan Syukuran Dan Selamatan
52 52 : Lupa Istri
53 53 : Cocok Dan Nyambung
54 54 : Semakin Manis
55 55 : Kanker Rahim
56 56 : Penyesalan Kenzo
57 57 : Pernikahan Syarat Untuk Rujuk
58 58 : Kedondong Dan Langsung Jadi
59 59 : Tidak Tahu Apa-Apa
60 60 : Kemarahan Alesha
61 61 : Kami Berhak Bahagia
62 62 : Menikah
63 63 : Silsilah Keluarga yang Makin Ruwet
64 64 : Adab Dan Tanggung Jawab
65 65 : Keluarga
66 66 : Khalisa Sakit, Kenan Makin Perhatian
67 67 : Sindrom Panik Karena Terlalu Bahagia
68 68 : Foto Profil
69 69 : Yaya
70 70 : Laki-Laki Mental Krupuk
71 71 : Saling Terbuka
72 72 : Menuju Keluarga Cemara
73 73 : Babak Baru
74 74 : Kebencian Khalisa Kepada Kenzo
75 75 : Mirip Pohon Pisang
76 76 : Memaafkan Papa
77 77 : Terancam Dinikahkan Paksa
78 78 : Duniaku
79 79 : Salah Cari Lawan
80 80 : Menjadi Polisi
81 81 : Terlalu Percaya Diri
82 82 : Kematian Bella
83 83 : Masya Allah
84 Warna Kebahagiaan (Tamat)
85 Novel : Pernikahan Paksa Berakhir Bahagia (Menikahi Gadis Amnesia)
86 Novel Kenzo : Dijual Suami Dinikahi Kakak Ipar (Mafia Dan Perawat Muslimah)
87 Novel Baru : Pengantin Samaran Milik Tuan Muda Pura-Pura Lumpuh Dan Buruk Rupa
Episodes

Updated 87 Episodes

1
1 : Rujuk Bersyarat
2
2 : Menikah Lagi Karena Anak
3
3 : Perbedaan Kenan Dan Kenzo
4
4 : Pengkhianatan Kenzo
5
5 : Gugup Dan Linglung
6
6 : Sekarang, Aku Istrinya Mas Kenan
7
7 : Babak Baru Pernikahan Turun Ranjang
8
8 : Kenan : Aku Suamimu!
9
9 : Mendadak Sangat Akrab
10
10 : Kenan yang Sudah Ada Rasa
11
11 : Sangat Sakit
12
12 : Kecurigaan Demi Kecurigaan
13
13 : Kasta, Obsesi, Dan Juga Permainan Licik
14
14 : Seperti Pasangan Sesungguhnya
15
15 : Usaha Kenan
16
16 : Panggilan Video
17
17 : Balas Dendam
18
18 : Rencana Bu.suk Bella
19
19 : Sangat Marah!
20
20 : Mantannya Kenzo
21
21 : Hotel yang Sama
22
22 : Sakit Hati Dan Kecewa
23
23 : Diam-Diam Bertindak
24
24 : Ketakutan Dan Tidak Mau Mati
25
25 : Tenggelam Di Sungai
26
26 : Kejujuran Kenan
27
27 : Mirip Medan Magnet
28
28 : Sangat Yakin
29
29 : Hanya Karena Kami Orang Kampung
30
30 : Restu
31
31 : Khalisa Sekeluarga Bukan Orang Biasa
32
32 : Kembali Gugup Dan Tegang
33
33 : Merasa Sangat Dicintai
34
34 : Masa Lalu Khalisa yang Sangat Menyakitkan
35
35 : Pertemuan Keluarga
36
36 : Bingkai Foto Di Laci
37
37 : Makin Romantis Dan Kabar Terbaru Kenzo
38
38 : Jandanya Kenzo
39
39 : Pesona Khalisa
40
40 : LDR Pertama
41
41 : Usaha Kenzo
42
42 : Ketakutan Kenan
43
43 : Saling Jujur
44
44 : Tak Terusik
45
45 : Apa Pun Kenan Lakukan
46
46 : Misi Menghamili Istri
47
47 : Pengin Banget!
48
48 : Tanpa Hambatan
49
49 : Kekeluargaan Keluarga Khalisa
50
50 : Orang Tua Zal.im
51
51 : Persiapan Syukuran Dan Selamatan
52
52 : Lupa Istri
53
53 : Cocok Dan Nyambung
54
54 : Semakin Manis
55
55 : Kanker Rahim
56
56 : Penyesalan Kenzo
57
57 : Pernikahan Syarat Untuk Rujuk
58
58 : Kedondong Dan Langsung Jadi
59
59 : Tidak Tahu Apa-Apa
60
60 : Kemarahan Alesha
61
61 : Kami Berhak Bahagia
62
62 : Menikah
63
63 : Silsilah Keluarga yang Makin Ruwet
64
64 : Adab Dan Tanggung Jawab
65
65 : Keluarga
66
66 : Khalisa Sakit, Kenan Makin Perhatian
67
67 : Sindrom Panik Karena Terlalu Bahagia
68
68 : Foto Profil
69
69 : Yaya
70
70 : Laki-Laki Mental Krupuk
71
71 : Saling Terbuka
72
72 : Menuju Keluarga Cemara
73
73 : Babak Baru
74
74 : Kebencian Khalisa Kepada Kenzo
75
75 : Mirip Pohon Pisang
76
76 : Memaafkan Papa
77
77 : Terancam Dinikahkan Paksa
78
78 : Duniaku
79
79 : Salah Cari Lawan
80
80 : Menjadi Polisi
81
81 : Terlalu Percaya Diri
82
82 : Kematian Bella
83
83 : Masya Allah
84
Warna Kebahagiaan (Tamat)
85
Novel : Pernikahan Paksa Berakhir Bahagia (Menikahi Gadis Amnesia)
86
Novel Kenzo : Dijual Suami Dinikahi Kakak Ipar (Mafia Dan Perawat Muslimah)
87
Novel Baru : Pengantin Samaran Milik Tuan Muda Pura-Pura Lumpuh Dan Buruk Rupa

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!