3 Membunuh Tanpa Membunuh

Keesokkan harinya.

Ada video masuk di ponsel Sandra dari nomor yang tidak dikenal. Video tidak senonoh Wally dengan wanita bukan dirinya. Sandra sangat shok.

Ia tidak percaya itu Wally. Sandra mencoba menghubungi Wally dan mereka berencana bertemu di kafe Blessing.

Sandra melihat Wally yang merasa bersalah.

“Apa pria di video ini kamu?” tanya Sandra. Wally terlihat gugup. Masuk video lain di ponsel Sandra. Video Wally dengan wanita lainnya lagi. Bukan wanita yang sama di video pertama.

Darah Sandra mendidih sampai ke puncak. “Jawab aku. Ini kamu?”

“Betul.” Wally mengaku.

“Apa maksudmu melakukan ini dengan wanita lain?” Sandra mulai menangis.

“Aku sudah bosan denganmu. Kita putus.” Wally dengan seenaknya memutuskan hubungannya dengan Sandra.

Sandra emosi. Ia mengambil jus oranye di meja dan menyiramkannya ke wajah Wally.

Wally ikut emosi. Ia berbisik di telinga Sandra. “Jangan membuatku marah. Ingat! Aku punya foto-foto pribadimu,” ancam Wally.

Sandra tersentak. Wally sering memotretnya diam-diam saat mereka melakukannya dan saat ia tertidur dengan tubuh polosnya.

Sandra terdiam. Ia tidak menyangka itu akan menjadi senjata Wally untuk mengancam dirinya. Ia tidak berdaya.

“Minuman ini aku yang traktir. Aku anggap ini hadiah perpisahanku untukmu.” Wally berlalu pergi.

WALLY!!! Sandra berteriak dalam hati. Ia hendak meluapkan emosinya. Tapi ia menahan diri. Ada banyak orang di kafe dan jika ada yang mem-video dirinya saat emosi akan bisa menjadi viral.

Sandra pulang ke rumah dengan bercucuran air mata. Tega sekali kamu. Aku sudah menyerahkan segala-galanya untukmu. Uangku, bahkan kesucianku.

Sandra benar-benar terayu oleh bujukan maut Wally. Dengan kata-kata manis Wally, Sandra jatuh dalam pelukan Wally yang berjanji akan menikahi dirinya.

Di kamar kos. Sandra menangis dan menangis. 

“Wally, kamu jahat. Aku benci kamu.” Sandra membanting ponselnya yang ber-wallpaper wajah Wally.

“Aku harap kamu mati ditusuk-tusuk pisau. Jantung dan ususmu keluar dari perutmu.” Sandra mengeluarkan semua emosinya.

Sandra tidak tahu perkataannya itu didengar Sally. Mama sedih karena Wally.

Malam hari. Sandra sudah tertidur karena capek menangis.

Di sebuah gang sempit.

Wally yang sedang mabuk sedang ditemani oleh kekasih barunya. Jalannya sempoyongan. “Malam ini nginap di rumahku ya?” Wally ingin tidur bersama wanita itu.

“Tentu saja.” Wanita itu memapah Wally. Ia juga tidak sabar dengan persatuan mereka.

Jalan mereka terhenti saat melihat ada boneka anak perempuan di depan mereka. Ada kemarahan di mata boneka itu.

Tiba-tiba sebuah pisau terbang dan menusuk perut Wally berulang kali. Wally merasa sangat kesakitan. Ia jatuh.

Luka di perutnya semakin besar. Usus dari dalam perut Wally mulai terlihat dan keluar. Pisau itu mulai bergerak ke arah jantung Wally. Wally menjerit kesakitan. "AKH ... AKH ..."

Sedangkan wanita itu berusaha menelpon polisi. Ia memegang ponsel dengan tangan yang gemetar.

“Polisi. To- to - long kami. Ada penusukan di gang Sempit.”

Wanita itu jatuh terduduk melihat Wally bersimbah darah dengan jantung dan usus yang keluar dari tubuhnya. Jantung itu terlihat masih berdenyut.

Polisi datang dan menutup tempat kejadian dengan lakban kuning hitam. Mereka mulai memotret lokasi kejadian dan bertanya ke wanita teman Wally.

“Katamu boneka yang melakukannya?” Polisi itu tidak percaya. Ia mulai menganggap wanita itu gila. 

“Jika tidak percaya, bapak bisa melihatnya di CCTV.”

Polisi itu sebenarnya sudah melihat CCTV tidak ada boneka yang dimaksud wanita itu. Wanita ini sudah gila.

Polisi lainnya masuk. Ia membisikkan sesuatu. “Sidik jari wanita itu ada di pisau yang digunakan untuk menusuk Wally.”

Polisi lalu melihat wanita itu dan menangkapnya. “Anda kami tahan karena terbukti bersalah atas pembunuhan Wally.”

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!