"Hanuel biarkan prajurit ayah yang menjaga kuda mu, mari kita masuk ke dalam tenda masih ada waktu sekitar satu jam sebelum upacara pembukaan berburu di mulai nanti" Ucap Jendral Chaewon sambil menunggu Permaisuri Haneul menyerah kan kuda nya kepada prajurit ayah nya.
"Mari kita masuk Hanuel" Jendral Chaewon membuka tirai tenda, di dalam sana terlihat ada beberapa perempuan muda dan pria muda yang sedang duduk bersantai sambil tertawa ria.
"Jiho apa kau tau waktu itu kaka Minho kalah lomba kuda dengan ku, dia bilang kuda nya lagi sakit padahal kau tau kuda nya memang tidak menyukai nya. Kuda nya selalu menjatuhkan kaka Minho dari punggung nya hahaha" Tiga pria muda sedang berbicara dengan senang tanpa mereka sadari di sana ada Jendral Chaewon dan Permaisuri Haneul.
"Tuan ku" Panggil seorang perempuan yang memiliki karakteristik penuh dengan kelembutan dan keramahan di wajah nya.
Perempuan tersebut adalah istri dari Jendral Chaewon dan ibu dari Permaisuri Haneul.
"Istri ku..." Jendral Chaewon membuka kedua tangan nya dengan lebar dan langsung mendekat kan diri nya lalu memeluk istri nya dengan lembut.
"Paman bisa kah anda berhenti melakukan hal hal romantis di hadapan kami semua, saya begitu kasihan melihat kaka kaka sepupu yang lain nya iri melihat paman dan bibi karena selalu romantis di hadapan kami" Seorang perempuan muda dengan pakaian glamor nya menegur Jendral Chaewon yang selalu bersikap romantis.
Walaupun dia memiliki sifat yang cuek dan kata kata nya sedikit menusuk hati dia sebenar nya anak perempuan yang baik hati dan suka menolong orang, di usia nya yang muda dia sudah mendapatkan julukan Ratu Fashion karena pakaian nya yang selalu glamor dan membuat banyak orang terpukau dia adalah kiblat nya para perempuan dalam menentukan pakaian mereka Nama sepupu perempuan Permaisuri Haneul tersebut adalah Eunji.
Lalu ada beberapa lagi seperti Jiho,Miho, dan Taeyang itu adalah Sepupu Permaisuri yang laki laki dan perempuan ada Eunji, Minha dan Jiyeon mereka berenam adalah sepupu Permaisuri Haneul yang sudah tidak memiliki orang tua dan di rawat oleh Jendral Chaewon karena dulu ada yang nama nya Tragedi pembantaian.
Pada tragedi tersebut hanya Jendral Chaewon yang memiliki pasukan paling kuat sedangkan saudara saudara nya habis di bantai oleh Kaisar terdahulu yaitu ayah dari Kaisar Jin-Woo.
Semua sepupu Permaisuri Haneul tersebut berasal dari pihak sang ayah yaitu Jenderal Chaewon sedangkan dari pihak ibu Permaisuri Haneul tidak memiliki sepupu, karena dulu Ibu Permaisuri Haneul hanya hidup sebatang kara sendirian dan tidak memiliki keluarga.
Jiho dan Eunji adalah kaka adik kandung, begitu pula dengan Miho dan Minha, serta Taeyang dan Jiyeon mereka memiliki bakat mereka masing masing dan kaka dari mereka adalah anak laki laki.
Dari semua keluarga Jendral Chaewon hanya Jendral Chaewon yang tidak memiliki anak laki laki karena itulah Permaisuri Haneul di manjakan oleh kedua orang tua nya dan karena dia memang anak mereka satu satu nya.
Setelah mengamati keluarga nya satu persatu Permaisuri Haneul tersadarkan oleh suara laki laki yang terdengar begitu ceria.
"Wahhh paman siapa perempuan cantik ini apakah dia calon pengantin saya" Anak laki laki itu langsung mendekati Permaisuri Haneul dan menatap nya dengan tatapan yang penuh dengan pengharapan.
"Apa yang kau katakan itu Jiho ! Kembali ke tempat duduk mu" Eunji memang memiliki kesabaran setipis tisu jika melihat tingkah aneh kakak nya yang bernama Jiho itu.
"Eunji tidak bisakah kau memberikan ku sedikit peluang untuk dekat dengan perempuan, apa kau tidak ingin memiliki ipar ?" Jiho tidak terima mendapat kan perlakukan yang menurut nya itu tidak pantas.
"Dari pada memikirkan untuk mendapatkan istri lebih baik kau memikirkan bagaimana cara nya mendapatkan buruan yang besar kali ini" Sahut Eunji dengan mata nya yang seperti berapi api ketika melihat Jiho.
"Hahaha Aku sudah lama tidak melihat kalian ternyata kalian sudah tumbuh menjadi anak anak remaja yang tampan dan cantik" Permaisuri Haneul tertawa melihat tingkah para sepupu nya itu.
"Hahhh sudah lama tidak melihat kami memang nya kau siapa ?" Taeyang tiba tiba angkat bicara dia adalah sepupu Permaisuri Haneul yang mengalahkan Minho dalam berkuda.
"Apa kalian semua tidak mengenali ku ?" Tanya Permaisuri Haneul yang masih enggan memberitahukan identitas nya.
"Ckckck kalian... mereka benar benar tidak mengenali mu, wajar saja mereka semua tidak ikut ke pesta tadi malam" Jendral Chaewon ikut ambil bicara dengan anak anak muda tersebut.
"Untuk apa kami pergi ke istana, di istana terlalu banyak orang mereka hanya menampilkan dan memperlihatkan badan mereka saja memang yang seperti itu apa bagus nya jika mereka adu kecerdasan mungkin aku akan ikut" Sahut sepupu Permaisuri Haneul yang bernama Jiyeon adik dari Taeyang.
Jiyeon memang salah satu perempuan cerdas di kekaisaran ini dia sangat suka belajar dan menghabiskan waktu nya untuk membaca buku sepanjang hari, kali ini pun dia ikut karena terpaksa dan dipaksa oleh sepupu nya yang lain.
"Hahhh anak anak ini kalian benar benar semalas itu untuk pergi ke istana" Jendral Chaewon menarik nafas nya dan mengeluarkan nya dengan sedikit lemas
"Lagi pula jika ke istana kita tidak bisa bertemu dengan kaka Hanuel kita selalu di tahan oleh Kaisar dan Ibu Suri yang menyeramkan itu, aku tidak menyukai mereka" Minho yang sedari tadi duduk di kursi tiba tiba juga ikut bergabung dalam pembicaraan.
"Nahh jadi siapa kau ?" Minha adik dari Minho tiba tiba bertanya dan mendekatkan diri nya kepada Permaisuri Haneul.
"Kalian ini benar benar, aku adalah kaka sepupu kalian Hanuel" Permaisuri Haneul pada akhirnya memberitahu kan identitas nya.
Mereka terdiam sejenak dan tiba tiba "HANUEL !!!" mereka berteriak secara bersamaan
"Mengapa kalian berteriak ?" Permaisuri Hanuel terkejut mendengar teriakkan sepupu sepupu nya itu.
"Haneul..." Ibu Permaisuri Haneul tiba tiba mendekat dan memeluk Hanuel, Ibu Permaisuri Haneul menangis karena melihat putri nya yang sudah berubah.
"Hanuel ibu merindukan mu, hiksss" Ibu Permaisuri Haneul terus memeluk Permaisuri Haneul menumpahkan segala kerinduan yang selama ini dia simpan.
"Saya juga merindukan ibu" Permaisuri Haneul mengelus pundak sang ibu dengan lembut mencoba menenangkan ibu nya yang menangis.
"Saya akan sering mengunjungi kalian mulai sekarang, maaf selama ini kalian begitu susah untuk menemui saya. Mari kita membuat acara makan bersama setelah Festival ini berakhir" Permaisuri Haneul berbicara dengan ramah kepada keluarga nya.
Ayah, ibu, dan sepupu Permaisuri Haneul merasa terharu karena orang yang mereka rindukan telah muncul di hadapan mereka.
"Kaka Hanuel tolong tepati janji mu itu hiksss" Eunji yang awal nya terlihat dingin dan cuek tiba tiba menangis dan langsung memeluk Permaisuri Haneul.
Mereka memang sangat merindukan Permaisuri Haneul, ada rasa penyesalan di dalam hati Jendral Chaewon karena sudah menikahkan Putri nya kepada Kaisar Jin-Woo. Jendral Chaewon berpikir kalau Kaisar Jin-Woo akan menjadi suami yang baik untuk putri nya, tapi apa yang dia dapatkan kabar bahwa putri nya selalu di abaikan, dan bahkan di kirim ke istana dingin kabar itu membuat hati Jendral Chaewon merasa tersayat sayat.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 65 Episodes
Comments
Fifid Dwi Ariyani
teussehat
2024-10-31
0
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝒎𝒂𝒌𝒂 𝒖𝒏𝒕𝒖𝒌 𝒔𝒌𝒓𝒏𝒈 𝒋𝒆𝒏𝒅𝒓𝒂𝒍 𝒍𝒊𝒏𝒅𝒖𝒏𝒈𝒊 𝑯𝒂𝒏𝒆𝒖𝒍
2024-08-14
0
Leng Loy
Bahagianya bisa bertemu lagi dengan keluarga
2024-08-05
0