"Ehmm, Baek Hyun !!! Hah Hah Hah" Go Hae Ri tersadar dan tiba tiba langsung bangkit dari sebuah tempat tidur.
Terlihat di sekitar nya tempat yang asing, atap rumah yang terlihat kuno dan tempat tidur yang yang cukup lebar dengan tirai di sisi kiri kanan nya, serta meja yang di hiasi dengan bunga mawar dan jendela yang terbuka lebar memperlihatkan pemandangan pohon persik yang sedang berbunga.
Go Hae Ri mencoba menelaah satu persatu dan melihat tangan nya yang halus tanpa ada goresan luka, Go Hae Ri menyentuh wajah nya dan hanya ada rasa lembut serta kenyal.
"Dimana rahang ku yang begitu tirus, aku merasakan pipi yang kenyal, dan kenapa tangan ku terlihat lebih besar, di mana luka luka yang ku dapat saat latihan dan peperangan kemarin, lalu kenapa tubuh ku rasa nya begitu berat" Go Hae Ri langsung bangun dari kasur nya berdiri dan berlari ke arah sebuah cermin.
"AAA !!!" Go Hae Ri terkejut melihat wajah nya dan badan nya yang begitu gemuk dan bulat seperti semangka.
"Apa yang terjadi ? Dimana pinggang ramping dan tangan ku yang penuh dengan otot lalu apa ini wajah bulat dan pipi kenyal seperti jelly ini. Sebenarnya ini dimana ?" Sembari memikirkan pertanyaan pertanyaan yang muncul dalam benak nya, tiba tiba seorang pelayan datang ke kamar Go Hae Ri.
"Hah... Pe-pe-Permaisuri sudah siuman, Permaisuri sudah sadar tolong panggilkan tabib istana untuk memeriksa kembali Permaisuri" Pelayan yang terkejut tersebut menjatuhkan gelas obat yang di bawa untuk permaisuri nya.
"Siapa lagi perempuan ini dan dia panggil aku tadi apa ? Permaisuri ? Sebaiknya aku ikuti saja alur nya untuk sementara waktu dan melihat apa yang terjadi" Go Hae Ri kembali duduk ke kasur nya dan masih bingung dengan keadaan sekitar nya.
Seorang tabib datang dan masuk ke kamar yang kini di tempati oleh Go Hae Ri dan memeriksa Go Hae Ri secara perlahan.
"Seperti nya permaisuri sudah mulai sehat tapi Permaisuri anda harus memperhatikan lagi pola makan anda, saya mohon maaf tapi jika berat badan anda lebih dari yang sekarang itu akan menjadi masalah buat jantung anda Permaisuri" Tabib tersebut perlahan berjalan mundur tanpa meninggalkan resep obat untuk nya dan perlahan menghilang dari hadapan Go Hae Ri.
"Permaisuri kami benar benar khawatir dengan anda. Jangan dengarkan ucapan tabib tadi permaisuri, anda boleh makan apapun yang anda suka dari pada anda nanti stress dan kepikiran Yang Mulia Kaisar, saya tidak ingin melihat anda tersiksa karna pikiran anda Permaisuri" Pelayan tersebut berbicara dengan nada lirih nya dan membantu Go Hae Ri membersihkan wajah serta kaki nya.
"Siapa sebenarnya nama ku ?" Go Hae Ri dengan berani mempertanyakan nama nya
"Apa ini ? Apakah permaisuri melupakan nama Permaisuri sendiri ?" Pelayan tersebut terduduk di samping Go Hae Ri karena menurut nya yang di hadapan nya ini adalah Permaisuri yang dia layani sepenuh hati bukan Go Hae Ri.
Pelayan itu lalu berdiri dan memegang kedua pundak Go Hae Ri lalu berkata.
"Ingat ini Permaisuri, nama Permaisuri adalah Permaisuri Haneul, HANEUL dan Permaisuri adalah anak dari Panglima Perang yang bernama Jendral Chaewon dan suami anda bernama Kaisar Jin-Woo Apa anda bisa mengingat itu permaisuri" Pelayan tersebut melepaskan pegangannya yang sedari tadi ada di kedua bahu Go Hae Ri yang dia anggap permaisuri nya.
"Permaisuri Haneul, Jendral Chaewon dan Kaisar Jin-Woo !!! Sepertinya aku pernah mendengar nama nama orang itu tapi dia mana ?" Di saat berpikir dengan keras tiba tiba seketika Go Hae Ri mengingat satu hal bahwa dia pernah membaca sebuah novel yang bertema tentang kekaisaran.
Dimana di dalam novel itu diceritakan tentang seorang Permaisuri yang bernama Haneul dengan berat badan yang berlebih dia di asingkan ke sebuah istana dingin oleh ibu suri ibu dari kaisar saat ini karena di anggap membuat malu kaisar dengan badan Permaisuri yang begitu bulat seperti semangka.
Kaisar pun menikahi Permaisuri Haneul hanya untuk memperkuat kedudukan dan pasukan nya, karena ayah dari Permaisuri Haneul adalah seorang Jenderal pasukan yang memiliki ribuan tentara.
Kaisar Jin-Woo bahkan tidak pernah menyentuh Permaisuri seinci pun dari awal pernikahan mereka, Kaisar selalu menghabiskan waktu dengan beberapa selir nya.
Karena kecemburuan nya kepada para selir dan tidak pernah mendapatkan perhatian serta cinta oleh Kaisar Permaisuri Haneul semakin tidak perduli dengan penampilan nya bahkan di akhir cerita nya Permaisuri Haneul meninggal karena serangan jantung akibat terkejut dengan kematian orang tua nya.
Orang tua nya dan semua keluarga nya di bantai oleh Kaisar Jin-Woo agar Kaisar Jin-Woo bisa mengambil alih sepenuh nya kekuatan militer dari keluarga Permaisuri Haneul.
"Mengapa aku harus menjadi Permaisuri Haneul akan lebih baik jika aku hanya bahagia saja di dalam alam baka sana setelah ledakan itu terjadi. Hiksss hikss, Tidak ! Ini bukan saat nya aku bersedih, berarti mulai sekarang aku bukan lagi Go Hae Ri tapi aku adalah Permaisuri Haneul. Aku harus merubah takdir hidup ku agar bisa hidup lebih lama dan bisa menyelamatkan keluarga Jendral Chaewon agar tidak di bantai oleh Kaisar dan aku juga harus menjauh dari Kaisar yang memiliki tabiat buruk seperti itu" Go Hae Ri perlahan lahan mulai menyusun rencana nya untuk mengubah takdir nya dan tidak mengikuti alur kehidupan seperti yang terjadi di dalam novel yang dia baca.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 65 Episodes
Comments
Siti Rohmah
mampir Thor siapa tau klop
2024-11-17
0
𝒮🍄⃞⃟Mѕυzу᭄
nice
2025-02-03
0
Saa
gmna kata wanita kuat baru masuk dunia lain aja dh menangis gini_- padahal jendral loh mental pasti ga maen²
2024-12-21
1