"Sebaiknya jangan memanggilku nyonya lagi. Aku tidak nyaman dengan itu."
Aneh saja mendengar wanita yang pernah memanggilnya mom kini memanggilnya dengan sebutan nyonya.
"Lalu, aku harus memanggilmu apa?"
"Apa saja selain nyonya."
"Baiklah, Mom! Aku akan membantumu memasak!" putus Elena, membuat Rosemary terdiam sejenak. Tidak menyangka Elena akan menggunakan panggilan lamanya lagi.
"Tidak perlu. Keahlian memasakmu buruk," tolak Rosemary tanpa ekspresi.
"Kapan aku akan diakui," gumamnya cemberut dan kembali duduk dalam diam.
"Kau benar-benar mencintai putraku, Elena?" tanya Rosemary tiba-tiba.
Jujur, Elena selalu terkejut jika Rosemary bertanya tiba-tiba. Wanita yang jarang tersenyum dan bersikap lebih memang lebih menakutkan.
"Tentu saja," gumamnya pelan.
"Lalu, kenapa kau melakukanya?" Berselingkuh dengan orang lain. Begitu maksud Rosemary, kan?
Elena terdiam sambil memainkan sendok di tangannya cukup lama.
"Tidak perlu di jaw—"
"Jika aku bilang tidak melakukannya ... apa mom percaya?"
Rosemary belum menjawab. Benar jika ia tidak suka pengkhianat, tapi dirinya tidak pernah bilang siapa yang ia benci. Dan apa ia mempercayai Elena?
"Aku percaya. Jadi, cobalah hadapi masalahmu. Tidak ada salahnya melawan arus saat ada jurang di depanmu. Selamatkan dirimu lebih dulu sebelum melindungi orang lain," ucap Rosemary penuh arti.
—
—
—
"Selamat datang, Louis!" sambut Elena di pintu utama. Noah yang tidak sengaja lewat langsung teralihkan perhatiannya pada dua manusia itu.
Apa tidak salah dengar?
Seperti dugaan Louis jika Elena akan memulai aksinya hari ini. Kebetulan mereka berdua tidak bertemu tadi pagi karena mengantar Noah ke sekolah lebih awal dari biasanya.
"Kau pasti lelah, kan? Aku akan siapkan makan untukmu. Ah biar kubawa tasmu juga."
Louis hanya memasang tampang datarnya. Tas kerja juga sudah beralih tangan. Pria itu tidak berniat menghentikan Elena atau apapun yang hendak di perbuat wanita itu. Tanpa bicara satu kata pun, ia berjalan melewati Elena dimana wanita itu bergerak cepat mengikutinya.
Kening Noah mengkerut melihat mereka. Apa bibi Elena mulai menunjukkan cakarnya juga? Pesona ayahnya memang luar biasa sampai bibi Elena pun ikut mengejarnya. Anehnya Noah tidak merasa kesal sama sekali. Jika itu wanita lain, sudah bisa di tebak bagaimana reaksinya, bukan?
"Bagaimana dengan Elena?" tanya Rosemary yang tiba-tiba ada di sebelahnya.
"Grandma! Buat terkejut saja."
"Ayahmu sedang di goda. Kau tidak mau mengurusnya?" tanya Rosemary lagi, berniat menggoda Noah yang biasanya akan langsung memasang badan untuk ayahnya dalam situasi seperti ini.
"Memangnya bibi mau menggoda daddy?" tanyanya berpura-pura tidak mengerti.
"Kau memang tidak tahu atau pura-pura tidak tahu?" goda Rosemary lagi.
Ternyata sudah ketahuan. Tapi, berhubung ini adalah Elena, Noah pasti menutup mata, kan? Rosemary menahan senyum melihat gelagat cucunya.
"Kalau kau setuju, kau harus membantunya."
"Entahlah," acuh Noah mengangkat kedua bahunya.
"Entahlah? Kau tidak mau Elena menjadi ibumu?"
Noah jadi terdiam. Apa bibi Elena bisa? Selama ini ia menganggap Elena teman karena berpikir ayahnya mungkin tidak akan menyukai wanita itu. Bisa dilihat sendiri, kan, bagaimana tingkah Elena yang terkadang kekanakan? Pasti daddynya akan sedikit kesal menghadapinya.
Noah tidak ingin berharap lebih, tapi, apabila ayahnya bisa jatuh hati pada Elena, itu suatu kemajuan untuk ayahnya yang membenci wanita. Setidaknya sang ayah bisa melupakan masa lalunya.
...***...
Di sisi lain ....
"Kau sedang apa?" tanya Louis tanpa ekspresi dengan kehadiran Elena di kamar tidurnya. Tangan Elena menggantung di udara.
"Menyiapkan baju— mu," jawabnya agak ragu.
Louis mendekat tanpa bicara, kemudian mengambil alih baju yang di pegang Elena cukup kasar.
"Tidak perlu," datarnya, lalu menatap wanita itu lekat. "Ingat, jangan berharap apapun sampai kau membuktikannya. Sebelum hari itu tiba, usahamu hanya sia-sia," peringat Louis sambil berjalan melewati Elena.
"Dan jangan masuk ke kamar ini lagi tanpa izinku. Ingat posisimu, Elena," lanjutnya setelah menghentikan langkah kakinya sejenak tanpa membalik tubuhnya.
----------------
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 67 Episodes
Comments
ollyooliver🍌🥒🍆
harus ya ada bukti dulu baru berusaha?
usaha kam bagiam dari.pembuktian, menunjukkan sikap supaya jika bukti itu ada..mendukunglah selama ini sikap dan usaha elena.
gmn sih thor.
trus kalau udah ada bukti, louis mau ngapain? mau nangis? untuk apa? gak guna!
2024-10-08
0
shadowone
rindun dengan mama mertua yang baru saj meninggal 2 bulan lalu😭
2024-07-15
0
Zila Aziz
Elena harus lebih kuat
2024-04-06
0