"Lo mau pulang sama siapa hari ini?" Tanya naura pada gesya.
kini ke4 remaja itu tengah berada diparkiran karna jam sudah menujuk pukul 1 siang waktu nya siswa/i diGHS pulang.
"Sama gue aja" ujar zeya
Gesya mengeleng tanda tidak mau "gakmau lo kalau bawa motor kayak mau ngajak gue ke neraka"
"Pffhhhhh"
"Buahahahhaa neraka gak tuh" tawa excel seketika meledak mendengar penuturan gesya.
Gesya sungguh truma berbocengan dengn zeya. Pertama kali ia naik motor bersama zeya saat kelas 3 SMP itu pun karna zeya sendiri yang memaksa untuk mengatar gesya pulang. karna pada saat itu sopir pribadi gesya sedang cuti karna sakit, sedangkan naura dan excel saat itu sudah pulang terlebih dahulu al hasil gesya pulang dengan zeya namun tidak dengan keadaan nya yang baik. Gesya sampai kerumahnya sudah seperti seorang gelandangan karna apa? Karna gadis itu saat dibonceng zeya tiba-tiba terbang dan nyungsep diselok kan.
Zeya yang menyadari akan hal itu pun bergegas memuter balik motornya dan membantu gesya keluar dari got.
Sungguh keadaan gesya waktu itu cukup memperhatin kan bahkan kedua orangtua nya saja sampai tidak bisa mengenali gadis albino itu karna sangking banyaknya kotoran yang nemplok ditubuh gadis tersebut.
Sejak saat itu lah gesya menolak jika harus berboceng dengan zeya baginya berkendaraa dengan zeya sama saja mengatarkan nyawa nya ke rahmattullah. Sebenernya ke3 teman gesya ini sama saja, sama-sama demen ngajak anak orang mati jika berkendara, namun diantara ke3 nya yang lebih parah adalah zeya menurut gesya pribadi.
Gadis alibino itu lebih sering pulang dengan naura karna arah rumah mereka sama begitupun dengan zeya, diantara ke3 nya yang berbeda jalan pulang sendiri adalah excel.
Zeya melirik sinis pemuda disebelah nya itu.
"Lo mau gue hantam disini?"
Seketika tawa Excel pun berhenti
"damai damai" ujar excel sambil mengangkat kedua jarinya hingga membentuk huruf V
"Jawab lo mau sama siapa?" Tanya zeya pada gesya
"Gaktau gue bingung soalnya kalian ber 3 kalau bawa motor sama-sama ngajak ke neraka" jawab gesya jujur
"Sungguh kejujuran yang sangat menyakitkan lee" ucap Excel
"sama gue aja" ujar naura
"Lo lebih ngeri kalau bawa motor njir" ujar excel
"Yaudah sama lo aja" jawab naura santai
"Gue? Ga bisa lah gue kan gak se arah sama nih bocah gimana sih lo" ucap excel. Naura hanya meliriknya sekilas lalu berkata
"Gue duluan"
Naura pun memakai helm full face dan menyalakan motor sport berwarna merah miliknya, lalu pergi begitu saja meningalkan ke3 teman nya diparkiran. Gadis itu memang seperti itu galak super duper cuek dan tidak peduli, teman-temannya saja kadang sampai heran kenapa bisa mereka berkawan dengan gadis bersifat es batu itu?
Setelah motor naura menjauh. Mata Zeya bergantian menatap kedua makhluk didepan nya itu
"Lo anterin dia, gk ada pemaksaan kalau sampai lecet sedikit gue jadiin renginang lo" ancam zeya kearah excel
"Ck, lo temen gue dari SD gilak kayak baru kenal tadi pagi aja lo ngancem-ngancem gue segala" excel memutar bola mata malas mendengar ancaman gadis didepan nya itu
**
"Kamu udah pulang nau?" Tanya mami naura ketika melihat anak gadis satu-satunya yang ia miliki baru saja memakirkan motor sport nya digarasi.
"Nau.."
"Naura capek mau istirahat" ketusnya lalu ngelonyor masuk tanpa permisi.
Mala mengelus dada nya sabar "apa segitu bencinya kamu sama mami, naura" gumam mala
Naura menaiki tangga rumah mewah kediaman adhitama untuk menuju kamar pribadinya. Sesampai nya ia didalam kamar gadis itu pun mejatuhkan bobot tubuhnya diatas ranjang king size miliknya
"Gini banget hidup gue" gumam naura menatap pelafon kamarnya
Sedangkan disisi lain excel baru saja selesai mengantarkan gesya pulang. pemuda dengan jaket kulit berwarna hitam itu mengendarai motor sport berwarna hijau miliknya dengan kecepatan sedang menuju komplek perumahan elit.
Pemuda itu berhenti tepat dirumah mewah bercat putih. Dan disambut seorang wanita dewasa yang tk lain adalah ibu nya sendiri
"Tumben udah pulang?" Tanya wanita itu
"Capek. Tadi juga habis ngaterin gesya pulang kasihan gk ada yang ngaterin"
Salmita mama excel mengerutkan dahi mendengar penjelasaan putranya.
"Naura sama zeya emangnya kemana?" Tanya salmita kepo
"Pulang duluan"
"Oalahh"
"Mama masak apa hari ini?" Tanya excel
"Ikan goreng sisa semalam" jawab salmita santai
"Ha?"
"Buset ma! emas aja dibanyakin masak anak sendiri dikasih makan sisa semalam. Tega bener!" Ujar excel
Salmita tertawa melihat raut kesal dari wajah tampan putranya ini "mama bercanda sayang. Mana tega mama ngasih anak mama yang ganteng ini makanan sisa semalam, mama masak ayam kecap kesukaan kamu dan itu bukan sisa masih baru, karna papah kamu belum pulang dan sekarang kamu cepat kekamar terus mandi lalu turun oke mama tunggu" jelas salmita lembut
"Nah gitu dongg. Yaudah excel ke kamar dulu mau mandi" setelah mendapat anggukan dari mama nya excel pun masuk dan pergi menuju kamarnya untuk mandi.
Diantara ke4 remaja itu excel lah yang paling beruntung. Pemuda dengan paras tampan nya ini sama sekali tak pernah merasakan yang namanya kesepian. Papa dan mama excel selalu meluangkan waktu bagi anaknya bagi mereka excel yang paling penting uang bisa mereka cari lagi.
Sedangkan gesya sendiri gadis itu juga masih bisa dikategorikan sebagai anak paling beruntung karna selalu dimanja oleh kedua orangtuanya meskipun jarang berkumpul. Naura dan zeya sendiri ke2 gadis itu sendari kecil sudah didorong untuk menjadi dewasa dan mandiri. Mandi,ngiseng sendiri canda sendiri!!
Bedanya naura masih disayang ibunya meskipun ia tk pernah lagi mendapatkan waktu bersama dengan ibu nya yang sekarang lebih sibuk bekerja menjadi seorang pengacara.
Sedangkan zeya? Kalian tau sendiri kan kalau zeya sama sekali tk pernah merasakan kasih sayang dari kedua orangtunya sendari kecil, terlebih lagi ayahnya gadis itu selalu saja dibenci dianggab pembunuh dan pembawa sial bagi ayah nya sendiri.
**
"Lo mau kemana malam-malam begini?" Tanya ares pada zeya.
Pemuda dengan celana selutut lengkap dengan kaos polos berwarna hitam nya itu mengamati penampilan zeya dari atas sampai bawah.
Tidak ada yang salah dengan pakaian zeya ia hanya penasaran mau kemana gadis itu malam-malam dengan pakaian serba hitam seperti seorang ninja saja pikir ares!
"Bukan urusan lo" ketus zeya ingin beranjak dari tempatnya berdiri namun sudah lebih dulu dicegah Ares dengan meregangkan sebelah tangan kekarnya didepan Zeya
"Gue berhak tau kemana lo mau pergi. Gue saudara lo zee!!" Ujar ares menekan setiap kalimat yang ia lontarkan
Zeya hanya melirik sekilas wajah ares "lo cuma orang lain bagi gue" ujarnya lalu pergi begitu saja melewati tangan Ares yang tadi menghalanginya.
Ares mengusap wajahnya kasar lalu beranjak pergi menuju kamarnya diatas.
Hingga beberapa saat kemudian pemuda dng wajah duplikat wajah zeya lengkap dengan stayle celana jeans panjang sobek-sobek dng baju yang ia balut jaket kulit hitam membuat penampilan Ares malam itu begitu tampan, khas seorang badboy. turun dari atas tangga dengan langkah tergesa-gesa lalu menuju garasi tempat ia memakirkan mobilnya
Dengan cepat pemuda itu sudah meningalkan kediaman vernandez dengan menggunakan mobil hitam miliknya. dengan berbekal hp yg sudah tertulis lokasi saat ini zeya berada ,Ares mengendarai mobil hitam itu dengan begitu lihai.
Disisi lain zeya tengah berada disebuah gedung kosong tempat biasanya ia mengadakan acara tawuran antar genk sekolahnya dengan sekolah lain. Gadis berambut panjang itu melangkah masuk dengan begitu santai mengamati setiap penjuru gedung dengan tatapan datar khas miliknya
"Selamat datang queen.." ujar seorang dibalik tembok gedung yang saat ini zeya tempati
Zeya hanya diam menatap datar seorang yg mulai menampakkan wajah dibalik masker hitam miliknya yang ternyata adalah seorang laki-laki seumuran Zeya dan Dibelakang pemuda itu ada sekitar 10 orang yang sepertinya adalah teman pemuda yang sempat menyapa zeya tadi.
"Sepertinya lo memang wanita tangguh seperti apa yang mereka katakan" ujar pemuda itu lalu tersenyum sinis sebut saja namanya Danu. Ketua genk sekolah sebelah yang anak buahnya sempat bentrok dengan zeya cs karna sudah berani menggoda gesya.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 99 Episodes
Comments