bullying

Disisi lain

Brak!

Sebuah buku mendarat dengan kasar di meja seorang gadis dikelas XII-4

"Kerjain pr gue!" suruh seorang gadis Sebut saja namanya Alma.

 ALMA CLEOPATRA gadis pembully berambut pendek dengan polesan make up yang cukup menor terlihat seperti ondel-ondel menurut beberapa kalangan siswa GHS. memberikan tatapan tajam serta bentakan dalam kalimatnya. Membuat gadis didepannya terkejut dengan badan yang gemetar.

Spontan gadis itu mengangguk. alma tersenyum puas melihat itu, lalu bersedekap dada. "Bagus. Cepet kerjain, mapel kedua matematika."

Gadis itu kembali mengangguk. Walau dalam hati dia enggan mengerjakannya. alma kemudian berjalan menuju ke arah mejanya.

Dari arah pintu, seorang berdecak kesal ketika melihat kejadian itu.

gadis yg bernama rana itu hendak mengerjakannya. Namun sebuah tangan mengambil buku itu lalu melemparkannya ke arah Alma hingga mengenai punggung gadis berambut pendek itu.

"Awsh," ringis Alma sembari meraba punggungnya yang terkena lemparan buku. "Siapa yang lempar buku ini!!" Masih dengan wajah kesakitan, Alma tetap memberikan tatapan tajam yang menusuk.

"Gua," celetuk seorang gadis membalas tatapan alma dengan tatapan datar.

"Maksud lo apaan lempar-lempar buku gue, hah?" tanya alma di iringi bentakan.

gadis itu tak menggubrisnya, dia melihat alma dari atas sampai bawah dengan mata malasnya. "Tangan lo aman, pasti otak lo juga, kan? Kalo masih mampu, kerjain sendiri," ujarnya santai.

"Terserah gue dong! Mau di kerjain sendiri atau nyuruh si cupu ini. Hak gue, kan?" alma membalas ujaran gadis itu dengan pedas.

"Cacat lo?" Satu pertanyaan yang mampu menohok hati alma dan mampu membuat para penghuni kelas diam

"lo berani ngatain alma cacat?" tanyaa ninda salah satu dayang alma

"kenapa enggak" jawab gadis itu santai

"berani lu sama gw ha!!" sentak alma emosi

"turunin nada bicara lu" ketus gadis itu

"gasudi gw"

cih

alma meludah didepan gadis yg biasa mereka panggil zeya. refrek semua orang disana pun kaget atas tindakan alma

gadis yg tk lain adalah zeya itu menyunging senyum sinisnya " Let's start"

dan

plak!

"sialan luu zeyaaa" maki alma ketika sebuah tamparan berhasil dilayangkan dimuka miliknya

"hajar dia!!" tinta alma pada kedua dayang nya. lea dan ninda pun mengaguk dan langsung menyerang gadis itu, kelas yg tadinya hening kini menjadi riuh akibat perkelahian ke4 gadis tersebut. banyak sorakan dari para siswa/i disana tk ada yang berani menghentikan karna jika seorang zeya sudah marah semua yang berani ikut campur akan ia sikat sekalipun itu guru.

bugh bugh bugh!!

"Aaakk"

"aduh aduh"

"sialan lu zeya minggir luu dari rambut gw!!'

"mamiiii aaaa"

suara teriakan dan makian ke3 gadis itu mengema dipenjuru kelas, ketika tangan zeya berhasil menjabak dan memukuli tubuh mereka. gadis itu sama sekali tk menghiraukan umpatan ataupun ringis kesakitan para musuhnya

Sedangkan dilain tempat naura dan gesya tengah berlarian menuju lokasi dimana zeya tengah berkelahi dikelas 12-4 kata salah satu siswi yang memberitahunya tadi.

"Aduh nau cape guee lari terus ini kapan sampe nya sih?" Gerutu gesya sepanjang jalan namun tak dipedulikan naura yang masih terus melajukan langkah kakinya

Hingga sesaat kemudian kedua gadis itu sampai ditempat dimana zeya tengah beradu jotos

"Lo tunggu disini gausah ikut gue masuk oke" ujar naura ke gesya

"Kenapa?"

"Gausah banyak tanya tetep disini sampai gue kembali gausah kemana-mana" ujar naura lagi dan langsung masuk kedalam kelas gesya hanya bisa menatap punggung naura yang mulai menghilang

"Tau gitu gue gk ikut aja" gerutu gesya sambil melipat kedua tangan nya didada

"Naura mana?" Tanya excel yang baru saja tiba

"Tuh didalam masa gue disuruh nunguin dia disini sendirian lagi" ujar gesya kesal

Excel tk menjawab pemuda itu langsung berlari menuju kelas yang dimana saat ini tengah banyak orang.

"Gak naura gak si excel sama aja gak setia kawan masa temennya yang cantik imut manis ini dibiarin disini sendiri" gerutu zeya lagi.

Didalam kelas 12-4

Zeya masih terus menerus menghajar 3 gadis didepannya itu tanpa ampun.

 naura dan excel yang baru tiba pun langsung menarik tubuh zeya menjauh dari ke3 gadis yang sudah terbaring berantakan dilantai dengan wajah babakbelur akibat ulah zeya.

"woiwoiwoi udah berhenti anjay anak orang itu bisa mampus gilak" ujar excel sambil terus memeluk pinggang zeya agar gadis itu tk lagi bisa menjangkau musuhnya. Untung saja tubuh excel cukup kuat untuk menahan  zeya jadi perkelahian itu pun berhenti ketika excel dan naura tiba

"Diem disitu!" Sentak naura menujuk wajah zeya yg masih diliputi emosi

Gadis ber rambut panjang itu pun menurut dan diam.

"Apa masalah lo kali ini sama mereka?" Tanya naura tegas Membuat zeya diam tk lagi membrontak.

"dia ngerasa jadi ratu disini. gue gaksuka ngelihat tuh anak nindas siswi lain, emang dia siapa seenak jidatnya nyuruh orang buat ngerjain PR dia" jelas zeya. kesal

Naura berbalik lalu menatapnya "lu gak ngaca gimana kelakuan lu dikelas??"

gadis didepannya itu mengaruk tengkuknya yg tk gatal "Ya-ya tapi gue kan gk sampe maksa" ujarnya membela diri

"Sama aja lu nindas siswa lain buat kepentingan lu sendiri" ucap naura

zeya berdecak ditempatnnya.

"Udah nau gausah debat disini" lerai excel

"Lo juga sama aja kayak zeya" ujar naura

Episodes
1 Preman sekolah vs pembully
2 Dia Zeya
3 Awal mula penderitaan
4 Dihukum + 3serangkai
5 Arena balap
6 ditangkap polisi + mami naura
7 idola kaum adam + pulang
8 Sisi lain didiri zeya
9 Luka
10 bullying
11 Gesya hilang?
12 Gedung kosong
13 Ares..
14 siuman
15 zizi?
16 Puyeng oiy
17 Satu kelas
18 Mau juga?
19 kemarahan Arlan
20 Berangkat bareng
21 Cake Matcah
22 saya ingin segera menikahi gadis itu
23 tim Zeya vs tim Excel
24 Kiw babang langit
25 susu pisang?
26 Excel
27 Tamu papa
28 Sah
29 fris kis
30 Keinginan Zeya
31 Pindah rumah
32 Rumah baruu
33 Warung belakang
34 Om Excel
35 Perkara kopi
36 Sahabat
37 Ninda?
38 Sugar beby itu apa
39 Arka hamil
40 Roftoop
41 Excel pingsan
42 perasaan Alma
43 Preman
44 Gue cape zii mau tidur
45 Ara
46 Cewek Alden?
47 Post Traumatic Stress Disorder
48 Siuman
49 Ruang bawah tanah
50 Selen?
51 Ketulusan Naura
52 Kepekaan ian
53 Kehebohan Arka
54 Lawan lo gue cug
55 Ibra
56 Tim Selatan
57 Uhuy thanks bordii
58 kemenangan kita
59 Zeyanya Excel
60 Tiga hari?
61 Ciyee
62 Sipa siapa?
63 Kemarahan Ares
64 Afaan tyuh merah-merah?
65 Ancaman Alma
66 Masakan pertama
67 Dicaplok buaya
68 Jadi nyamuk dadakan
69 Awas kangen
70 Camping
71 kiw A'a Al
72 Lo gak papa?
73 Rencana Alma and genk
74 terpencar
75 Zeya hilang?
76 kita semua khawatir..
77 Kita pulang..
78 kembalii
79 Rencana pencarian
80 Only you
81 kekhawatiran
82 Optimis
83 Zeya Sadar
84 Pertama or kedua?
85 Terungkap
86 Tidak ada yang bisa memilikinya..
87 Ian Excel
88 Adhitama vs Patara
89 Kebohongan
90 Bertemu kembali
91 Malam yang indah
92 belah duren?
93 Excel kecekakan
94 UKS
95 Venus Saha?
96 Bad boys vs rioters
97 Mine
98 Biji kenari??
99 asal usul
Episodes

Updated 99 Episodes

1
Preman sekolah vs pembully
2
Dia Zeya
3
Awal mula penderitaan
4
Dihukum + 3serangkai
5
Arena balap
6
ditangkap polisi + mami naura
7
idola kaum adam + pulang
8
Sisi lain didiri zeya
9
Luka
10
bullying
11
Gesya hilang?
12
Gedung kosong
13
Ares..
14
siuman
15
zizi?
16
Puyeng oiy
17
Satu kelas
18
Mau juga?
19
kemarahan Arlan
20
Berangkat bareng
21
Cake Matcah
22
saya ingin segera menikahi gadis itu
23
tim Zeya vs tim Excel
24
Kiw babang langit
25
susu pisang?
26
Excel
27
Tamu papa
28
Sah
29
fris kis
30
Keinginan Zeya
31
Pindah rumah
32
Rumah baruu
33
Warung belakang
34
Om Excel
35
Perkara kopi
36
Sahabat
37
Ninda?
38
Sugar beby itu apa
39
Arka hamil
40
Roftoop
41
Excel pingsan
42
perasaan Alma
43
Preman
44
Gue cape zii mau tidur
45
Ara
46
Cewek Alden?
47
Post Traumatic Stress Disorder
48
Siuman
49
Ruang bawah tanah
50
Selen?
51
Ketulusan Naura
52
Kepekaan ian
53
Kehebohan Arka
54
Lawan lo gue cug
55
Ibra
56
Tim Selatan
57
Uhuy thanks bordii
58
kemenangan kita
59
Zeyanya Excel
60
Tiga hari?
61
Ciyee
62
Sipa siapa?
63
Kemarahan Ares
64
Afaan tyuh merah-merah?
65
Ancaman Alma
66
Masakan pertama
67
Dicaplok buaya
68
Jadi nyamuk dadakan
69
Awas kangen
70
Camping
71
kiw A'a Al
72
Lo gak papa?
73
Rencana Alma and genk
74
terpencar
75
Zeya hilang?
76
kita semua khawatir..
77
Kita pulang..
78
kembalii
79
Rencana pencarian
80
Only you
81
kekhawatiran
82
Optimis
83
Zeya Sadar
84
Pertama or kedua?
85
Terungkap
86
Tidak ada yang bisa memilikinya..
87
Ian Excel
88
Adhitama vs Patara
89
Kebohongan
90
Bertemu kembali
91
Malam yang indah
92
belah duren?
93
Excel kecekakan
94
UKS
95
Venus Saha?
96
Bad boys vs rioters
97
Mine
98
Biji kenari??
99
asal usul

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!