WARNING-WARNING🚫
MASIH MENGANDUNG BANYAK KEKERASAN BOCIL BARU PUBER DILARANG BACA🔞
●○●
Dengan tangan gemetaran dan perasaan campur aduk mereka pun segera membantu bara menghajar gadis itu
Bugh! Bugh!
Perkelahian kembali terjadi diantara keempat manusia itu. cowo culun tadi gemetaran ditempatnya menatap empat manusia didepan sana tengah beradu jotos.
Gadis cantik didepannya menggerakkan semua kemampuan nya menghadapi 3 pembully dengan sangat beringas beberapa kali 3 pemuda itu tersungkur akibat tendangan dan pukulan yang dilayangkan gadis tersebut.
Perkelahian yang tadinya hanya dilihat oleh mereka berlima kini sudah ramai orang.
siswa-siswi yang tadinya tengah beristirahat untuk mengisi perut mereka kini berlarian menuju tempat kejadian yang menurut mereka sangat luar binasa ada yang memfoto ada juga yang mevidio hingga sampai live Streaming
Perkelahian di antara keempat manusia itu masih saja berlanjut tanpa jeda. Yah walaupun hanya sendirian, gadis itu terlihat santai melawan ketiga cowok itu seakan sudah biasa
Bugh.. bugh bugh
"HENTIKAN!" teriak seorang gadis yang berada ditengah-tengah kerumunan itu, dengan suara lantang.
"lo berempat bego atau gimana? ini disekolahan kalau mau adu jotos diring" sentak gadis itu menatap satu persatu 4 manusia yang dimana 3 orang babak belur sedangkan satunya hanya luka disudut bibirnya saja.
"Bubar lo semua!!" satu gertakan mampu membubarkan kerumunan sekaligus dengan 3 pemuda pembully tadi.
"Awas lo" Bara menujuk wajah gadis yang tadi memukulinya sebelum beranjak pergi
"apa lo?" ucap Gadis itu tanpa rass takut
"Udah" sentak Naura.
NAURA ULAN ADHITAMA gadis berambut sebahu itu menatap tajam kearah gadis yang saat ini juga menatap nya tak kalah datar. wajah cantik gadis itu tak menutupi jika ia adalah seorang yang sangat galak. dan satu yang terpenting. rumornya gadis didepannya itu agak-agak takut dengan naura namun sejauh ini masih belum ada verifikasi resminya.
"Kenapa lo bisa ribut sama Bara cs?" tanya Naura datar kearah gadis disebelah cowo culun tersebut
"m-maaf kak tadi kak Zeya gak bermaksud buat keributan dia cuma bantu aku karna dipalak sama kak bara dan temannya" jawab cowo culun itu ~Beni naman nya. mencoba membantu menjelaskan kronologi kejadian didepan Naura
Naura mengela nafas panjang lalu menghembuskan nya "oke gue paham. sekarang lo boleh pergi" ucap Naura
"kak Zeya makasih udah nolong aku" ucap Beni tersenyum tulus kearah gadis yang tadi menolong nya
ketika Beni ingin pergi gadis yang tadi ia panggil kak Zeya menghentikannya "tunggu!"
Beni berbalik menghadap Zeya.
"buat lo" ucapnya menyodorkan 3 lembar uang berwarna merah kearah beni
"t-tapi kak ak-"
"gue gak suka penolakan" ucapnya datar membuat Beni langsung menganguk dan menerimanya
"makasih kak" ucap beni. Setelah diangguki Zeya ia pun pergi meningalkan ke2 gadis itu
"ngapain lo natap gue?" ketus Zeya
"gue tau maksud lo baik tapi setidak nya gak usah pakek kekerasan apa gak bisa hm?"
"gak" ketus nya
Naura mendengus pelan "ikut gue" ajaknya
"kemana?" tanya Zeya
"ikut aja" ucapnya langsung menarik tangan Zeya agar mengikutinya
SHAQUEENA AZEYA VERNANDEZ atau kerap dipanggil Zeya gadis cantik berbadan ideal ber rambut hitam panjang anak kedua (kembar) dari Arlando clastio vernandez pemilik PT. NNDZ group perusahan terbesar yang cabangnya ada dimana-mana.
kata orang-orang Zeya memiliki sikap tergantung pada orang sekitarnya, preman sekolah adalah julukan bagi seorang Azeya. penampilannya yang awuk-awukan baju tak dimasukan, lengan baju digulung rambut diterurai asal-asalan dasi dibiarkan longar menjadi ciri khasnya.
Sering keluar masuk ruang BK, kesiangan, bolos, ngerokok ,tawuran, balapan itulah kebiasan sehari-harinya.
kini kedua gadis tersebut telah sampai diruang UKS.
Naura mengambil kotak p3k lalu menyuruh Zeya untuk duduk dibranka ruang itu.
"Aaw.." Zeya meringis ketika Naura menyentuh sudut bibirnnya yang luka mengunakan kapas yang sudah ia olesi alkohol
"maka nya jangan sok jadi pahlawan lo" omel nya
"kalau gue sok jadi pahlawan gak mungkin gue menang" ucap Zeya menyombongkan diri
"aaakhh.. sakit bego!" Naura menekan luka itu membuat Zeya meringis kesakitan
"Udah diem gausah bacot lo" ketus Naura.
Zeya mendelik mendengar ucapan gadis didepan nya itu
Zeya sebenernya tidak apa-apa hanya saja Naura memaksa untuk mengobatinya. luka seperti itu sudah hal biasa bagi Zeya yang sudah sering terlibat tawuran ataupun ribut dengan orang meskipun rada perih ketika Naura mengobati luka disudut bibirnya itu.
tiba-tiba..
brak!!
pintu dibuka dengan kasar
"Zayan lo gak papa kan?" suara seorang gadis membuat kedua gadis yang tadinya sibuk kini menghadap kearah pintu terlihat seorang gadis dengan rambut panjang berwarna pirang menatap kearah mereka
"Aah zayan lo gakpapa kan? lo baik-baik aja kan??" tanya gadis itu bertubi-tubi sambil memeluk Zeya
GESYA MAURINLESTA namanya. princes pink kata orang mah karna dari ujung rambut sampai ujung kaki yang dipakai gadis yang dijuluki albino nyasar. Ini selalu serba warna pink.
mulai dari aksesoris berwarna pink jam berwarna pink, tas warna pink hp warna pink. eh dan jangan lupakan juga kipas angin mini yang selalu ia bawa kemana-mana pun juga berwarna pink.
dan kenapa bisa dibilang Albino nyasar? Karna banyak yang mengira gadis itu Albino atau Bule yang kesasar masuk kenegara ini, hanya karna kulitnya yang seputih salju ia bahkan tak memiliki alis. Rambutnya juga sejak ia lahir sudah asli berwarna pirang namun kenyataanya gadis berrambut pirang ini merupakan asli warga negara ini hanya saja ada campuran bule karna mommynya keturan orang inggris.
"Nama gue zeyaaa bukan zayan anjirr" kesal Zeya
"Sama aja, sama-sama Z kan" ucap Gesya lalu tersenyum
"Ck, Nau temen lo tuh urus in" ucap Zeya kesal
"ish gu kan juga temen lo zayan"
"ASTAGFIRULAHH GESYAA NAMA GW ZEYAA BUKAN ZAYAN Z-E-Y-A Zeyaa" ucap Zeya diakhiri mengeja namanya sedangkan yang diajak bicara malah senyum-senyum gak jelas
"Punya kelainan nih bocah" gumam Zeya menatap Gesya heran
sedangkan Naura gadis itu menatap jengah kearah 2 temannya ini.
"dari mana lo tau kalau kita disini?" tanya Naura pada Gesya tanpa ekspresi
"Digroup. gue juga lihat di twiter rambe turah udah rame kalau Zeya habis gelot sama si bara api ada yang live juga sampe 3 juta yang nonton"
heboh Gesya ia memang si paling tau diantara kedua temannya.
**
"KEPADA ANANDA SHAQUEENA AZEYA VERNANDEZ DIMOHON UNTUK SEGERA DATANG KERUANG KEPALA SEKOLAH SEKARANG. DAN TIDAK ADA BANTAHAN"
suara speaker melengking membuyarkan lamunan Zeya yang tadinya tengah sibuk dengan dunia nya.
"pasti gara-gara tadi" ucap Gesya
"gak usah kaget gitu kayak baru kenal aja sama tu bocah" jawab Naura santai
"iya sih" Gesya mangut-mangut sendiri
"lo kenapa masih disini?" tanya Gesya pasalnya gadis yang baru saja dipanggil oleh staf TU itu masih tetap setia diatas branka UKS tanpa berniat untuk bangkit
"males ah gue, lo aja yang kesana gantiin gue" jawab zeya malas
"enak aja lo yang dipanggil kenapa gesya yang maju gue gak pernah buat masalah sama orang jadi aman" ucap gesya
"SEKALI LAGI KEPADA ANANDA SHAQUEENA AZEYA VERNANDEZ DIMOHON UNTUK SEGERA DATANG KERUANG KEPALA SEKOLAH SEKARANG JUGAA!!"
"noh udah dipanggil lagi tuh, cepetan sono pegi lo! Sakit telinga gue denger nama lo dipanggil muluk sama STAF TU" Gesya menarik tangan Zeya agar gadis itu cepat pergi
"males ah gue" Zeya menepis tangan Gesya dari lengannya
"zayan lo tuh harus jelasin sama mereka lo tahu gak si bara sama anak buahnya masuk rumah sakit?" Gesya menatap Zeya sambil berkacak pinggang
"bagus lah berarti gak sia-sia tangan gue nonjok tuh 3 makhluk" jawab Zeya tanpa dosa
"udah deh lo pergi aja sono keruang an pak bandi, lama-lama gue seret juga lo ya demen banget bikin orang marah" omel Naura mulai jengah dengan sikap salah satu temannya ini
"Ck, iya-iya bawel amat sih lo berdua" akhirnya Zeya bangkit dari tempatnya dengan kesal, lalu pergi keluar sendirian
Nah kalau si Naura udah angkat bicara baru mau angkat badan kan dia!
Sesampainya diruang kepala sekolah..
Brak!
"Azeya, sudah 1000 kali kamu saya peringatii untuk tidak bikin ulah, tapi tetap masih saja kamu lakukan!"
pak bandi selaku kepala sekolahan di GHS (Garuda high scholl) sudah kehabisan kesabaran itu pun memukul meja dengan keras.
"saya cuma bantu orang kesusahan" jawab Zeya cuek
"tapi tidak dengan berkelahi seperti itu Zeya!! kamu ini perempuan coba bersikaplah seperti layak nya perempuan pada umum nyaa"
"kamu tau? gara-gara ulah kamu bara, jeno dan jefran masuk rumah sakit tadi pagi"
"saya tidak peduli" ketusnya
pak bandi mengela nafas kasar
"saya akan panggil orangtua kamu"
"terserah" ucap nya lalu beranjak pergi
Brak!
Pintu ruangan pak Bandi ditutup dengan kasar membuat pria berkepala Botak itu terjingkrak kaget.
"Dasar murid konoha" Ucap beliau sambil mengelus dada sabar.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 99 Episodes
Comments
Joelie Anasca
🤣🤣🤣🤣🤣
2024-09-07
0