Dihukum + 3serangkai

Dan sekarang gadis yg dijuluki sebagai preman sekolahan itu tengah bersusah payah memanjat tembok besar dibelakang sekolah.

hap

Zeya berhasil melompat melewati tembok menjulang tinggi dibelakangnya dengan sangat mulus tanpa halangan. gadis itu menepuk kedua tangnnya guna menghilangkan debu yg menempel dikedua telapak tangnnya lalu beranjak ingin pergi namun langkahnya terhenti ketika mendengar suara deheman dari arah samping membuat gadis berseragam acak-acakan itu menoleh dan...

"Mampus ada si botak" gumam zeya memalingkan wajahnya

"Hehe pak bandii, apa kabar pak?" tanyanya basabasi

pria berkepala botak yang tk lain adalah kepala sekolah diGHS itu, menatap tajam siswi yang sering langanan terlambat itu.

"kenapa kamu manjat tembok?" tanya pak bandi tanpa mengalihkan tatapannya

zeya mengaruk telinganya yang tk gatal berusaha memikirkan cara agar bisa terbebas dari hukuman yg akan dia dapatkan dari pak bandi nantinnya.

"A--anu pak a--"

"Anaanuanaanu jawabb!! kenapa kamu bisa manjat tembok itu apa kamuu telat lagi zeyaa??" lagi-lagi pak bandi menatap zeya dengan tatapan tajamnya

"I-iya pak hehe" jawabnya nyegir

pak bandi membuang nafasnya kasar "sudah 2jam pelajaran dan kamu baru datang kamu niat sekolah atau engak jam segini baru datang ha??"

"anak gadis gak boleh seperti itu jangan dibiasakan paham?"

zeya mengaguk " iya pak maaf" ucapnya menunduk

gadis itu memang menunduk siapapun yg melihatnnya pasti mengira jika gadis itu tengah menyesali perbuatannya namun siapa sangka zeya menunduk bukan berarti menyesal atau takut dengan pak bandi ia bersikap seperti itu berniat agar guru botak didepannya itu segera pergi.

"Kelapangan lari 10x" ucap pak bandi penuh penekanan

"tapi pak?"

"bantah tambah 5x"

"is pak itu keb-"

"tambah 5x"

"saya hitung 1.. 2.. ti--"

"iyaiya pak iyaa saya kelapangan" zeya bergegas berlari menuju lapangan yg cukup luas itu dengan perasaan kesal

**

ditengah lapangan yang terik nampak seorang gadis tengah berlarian mengelilingi lapangan luas itu.

"Dasar pak tua, gue sumpahin lo kagak nikah-nikah" umpatnya dan banyak lagi umpatan yang ia lontarakan sepanjang ia menjalankan hukumannya

pak bandi memang belum menikah pria berumur 45 tahun itu masih betah melajang meskipun umurnnya sudah tua.

zeya yang tengah berlarian banyak disaksikan para siswa/i yang kebutalan saat itu masih diluar kelas.

zeya yang melepaskan baju seragamngnya meyisakan kaos hitam oblong dan rok abu-abu seatas lutut membuat para penjantaan tk berkedip melihatnnya.

'kenapa lagi dia?'

'pasti bikin ulah lagi'

'udah gk heran si gue'

'tapi dia tambah kece tauk'

'sumpah si zeya kalau lagi keringatan auaranya beda njir'

itulah cerocos para murid-murir yang tengah melihat zeya. sedangkan gadis itu hanya cuek dan terus berlari, pujian ataupun sindiran sudah hal biasa bagi zeya.

hingga tiba-tiba..

bugh

"Siapa yang udah beranii ngelempar nih bolaaa ke gue??" suara lantang Zeya membuat para siswa yang tadi nya tengah menyaksikannya gemetaran ditempat

seorang tk sengaja melemparkan bola berwarna orange hingga mengenai pungung gadis itu yang kini membuat nya menatap tajam para siswa/i dpinggir lapangan

"JAWAB!!"

"lo yang ngelempar?" tunjuk zeya pada salah satu siswa yang tengah berdiri bergerombol dengan 4 temannya didepan kelas yang kebetulan dekat dengan lapangan

"B-bukan gue"

"lo?" tunjuk zeya ke siswa lain

"b--ukan gw gw mana berani sama lo" ucap para siswa disana ketakutan

heyy siapa yg tidak takut jika sudah berhadapan dengan seorang Zeya? si preman sekolahan yg notabelnnya bukan gadis sembarangan.

"Gue yang lempar" suara dari samping lapangan membuat zeya menoleh.

lapangan mendadak hening

ZIBARNO EXCEL AGRENDA atau biasa dipanggil excel pemuda tampan yang dijuluki sebagai pemiliki pelet tembus langit ke7 yang tk lain dan tk bukan adalah teman baik zeya yang kini berjalan menuju gadis berkaos hitam itu dengan langkah santai.

"Apaan sih lo! sakit goblok" sentak zeya kearah excel yang kini sudah berada didepannya

"lebay"

"pakek baju lo gue ga suka ngelihat lo dilihatin banyak orang" Excel menyodorkan seragam zeya yang gadis itu jatuhkan dilerumputan tadi

Zeya berdecak ditempatnnya "dasar posesif" ucapnya lalu menerima sodoran baju seragamnya lalu memakai kembali tanpa berniat merapikan baju dengan memasukan kedalam rok sepan abu-abu seatas lutut miliknya.

"lo sekarang gak lagi didalam rumah gausah tebar pesona"

"atau lo mau ngelihat gue nyukil mata mereka satu-satu disini?" ucap excel lagi

"Ck, yaiyaiya bawel amat lo" zeya menyahuti dengan malas

2 orang berlawan jenis itu merupakan sahabat baik keduaannya menjalani persahabatan sudah lebih dari 6tahun. awal mula mereka dekat adalah saat masih kelas 6 Sd.

          ______flasback on_____

excel yg merupakan murid pindahan saat itu tk memiliki teman sama sekali cowo itu dulunya dikenal sebagai cowo pediam alias susah bergaul membuat Excel saat itu sering dibully beberapa siswa/i lain hingga kejadian yg membuat nyawannya hampir hilang adalah ketika beberapa anak seumurannya membully excel digudang sekolah lalu mengunci pemuda itu didalam lemari didalam gudang sekolahan ,Excel berteriak-teriak namun tk dipedulikan mereka.

Excel yg fobia dengan gelap pun menangis dengan tubuh bergetar hebat didalam lemari yg pengap tk ada udara itu.

zeya yg kebetulan anak nakal sejak ia kecil. yang berniat ingin bolos pun tertahan ketika mendengar teriakan juga dobrakan cukup keras didalam gudang. gadis itu tadinya ingin cuek saja namun teriakan itu semakin lama semakin kencang membuat dirinya penasaran lalu mendekati sumber suara yg berada didalam gudang

"yaelah digembok lagi" gumamnya selintas ide muncul diotaknya.

gadis kecil itu mengambil batu lalu memukul gembok yg mengunci pintu gudang itu beberapa kali sampai terlepas

"goodgirl aya emang pintar" zeya mengibaskan rambut panjangnya yg ia kuncir satu itu dengan bangga lalu mendorong pelan pintu gudang lalu berjalan masuk

"Tolongg...."

brak brak brak..

suara teriakan dan gedoran itu semakin lama semakin keras membuat zeya yakin ada orang didalam gudang itu

"Halloohaa ada orangg didalam??" zeya berteriak mencoba menyahuti terikan orang itu

"Tolong tolong akuu aku kehabisan nafas.. gelap gelap a--a--ku takut gelap t--olong..." nafas excel mulai tersedak-sedak seiiring ia mendengar suara derap kaki mendekatinnya dan

ceklek

pintu dibuka dari luar nampak lah seorang gadis cantik. namun penglihatan excel makin lama makin kabur dan

bruk..

anak itu terjatuh pingsan tepat dipelukan zeya gadis itu sedikit kaget namun ia segera menepisnya lalu menyederkan tubuh anak itu ditembok.

"Aduh mana kuat aku gendong dia" ucap gadis itu

zeya pun memutuskan untuk memangil guru saja. gadis itu berlari menuju ruang guru dan pada akhirnya gadis itu berhasil sampai disana dengan nafas terengah-engah akibat berlari.

lalu ia segera menceritakan semuanya pada guru disana, ambulan dan orang tua excel dipanggil. anak laki-laki itu dibawa ambulan menuju rumah sakit ternama guna mendapatkan penaganan medis karna pemuda itu sepertinya terlalu lama didalam lemari itu membuatnnya sesak nafas beberapa guru juga turun tangan menyelidiki kasus siswa nya itu beberapa dari mereka mengecek cctv

dari excel yang dipukuli teman laki-lakinya lalu ia digeret paksa ke3 teman laki-lakinya menuju gudang sampai dikunci. dan terakhir mereka melihat zeya yang berusaha membobol pintu gudang dengan batu lalu berlari guna memberitahu guru-guru.

Semenjak saat itulah zeya memiliki 3kawan kemana-mana selalu bersama ibarat kata mereka ber4 adalah 4 serangkai bunga yang dimana zeya adalah akarnya, naura batangnya, gesya daunnya sedangkan excel sendiri adalah bunga dan durinya.

          _______Flasback off_____

-

-

-

Jangan lupa like, komen, dan vote ya!!

Gomawo💜💜

Episodes
1 Preman sekolah vs pembully
2 Dia Zeya
3 Awal mula penderitaan
4 Dihukum + 3serangkai
5 Arena balap
6 ditangkap polisi + mami naura
7 idola kaum adam + pulang
8 Sisi lain didiri zeya
9 Luka
10 bullying
11 Gesya hilang?
12 Gedung kosong
13 Ares..
14 siuman
15 zizi?
16 Puyeng oiy
17 Satu kelas
18 Mau juga?
19 kemarahan Arlan
20 Berangkat bareng
21 Cake Matcah
22 saya ingin segera menikahi gadis itu
23 tim Zeya vs tim Excel
24 Kiw babang langit
25 susu pisang?
26 Excel
27 Tamu papa
28 Sah
29 fris kis
30 Keinginan Zeya
31 Pindah rumah
32 Rumah baruu
33 Warung belakang
34 Om Excel
35 Perkara kopi
36 Sahabat
37 Ninda?
38 Sugar beby itu apa
39 Arka hamil
40 Roftoop
41 Excel pingsan
42 perasaan Alma
43 Preman
44 Gue cape zii mau tidur
45 Ara
46 Cewek Alden?
47 Post Traumatic Stress Disorder
48 Siuman
49 Ruang bawah tanah
50 Selen?
51 Ketulusan Naura
52 Kepekaan ian
53 Kehebohan Arka
54 Lawan lo gue cug
55 Ibra
56 Tim Selatan
57 Uhuy thanks bordii
58 kemenangan kita
59 Zeyanya Excel
60 Tiga hari?
61 Ciyee
62 Sipa siapa?
63 Kemarahan Ares
64 Afaan tyuh merah-merah?
65 Ancaman Alma
66 Masakan pertama
67 Dicaplok buaya
68 Jadi nyamuk dadakan
69 Awas kangen
70 Camping
71 kiw A'a Al
72 Lo gak papa?
73 Rencana Alma and genk
74 terpencar
75 Zeya hilang?
76 kita semua khawatir..
77 Kita pulang..
78 kembalii
79 Rencana pencarian
80 Only you
81 kekhawatiran
82 Optimis
83 Zeya Sadar
84 Pertama or kedua?
85 Terungkap
86 Tidak ada yang bisa memilikinya..
87 Ian Excel
88 Adhitama vs Patara
89 Kebohongan
90 Bertemu kembali
91 Malam yang indah
92 belah duren?
93 Excel kecekakan
94 UKS
95 Venus Saha?
96 Bad boys vs rioters
97 Mine
98 Biji kenari??
99 asal usul
Episodes

Updated 99 Episodes

1
Preman sekolah vs pembully
2
Dia Zeya
3
Awal mula penderitaan
4
Dihukum + 3serangkai
5
Arena balap
6
ditangkap polisi + mami naura
7
idola kaum adam + pulang
8
Sisi lain didiri zeya
9
Luka
10
bullying
11
Gesya hilang?
12
Gedung kosong
13
Ares..
14
siuman
15
zizi?
16
Puyeng oiy
17
Satu kelas
18
Mau juga?
19
kemarahan Arlan
20
Berangkat bareng
21
Cake Matcah
22
saya ingin segera menikahi gadis itu
23
tim Zeya vs tim Excel
24
Kiw babang langit
25
susu pisang?
26
Excel
27
Tamu papa
28
Sah
29
fris kis
30
Keinginan Zeya
31
Pindah rumah
32
Rumah baruu
33
Warung belakang
34
Om Excel
35
Perkara kopi
36
Sahabat
37
Ninda?
38
Sugar beby itu apa
39
Arka hamil
40
Roftoop
41
Excel pingsan
42
perasaan Alma
43
Preman
44
Gue cape zii mau tidur
45
Ara
46
Cewek Alden?
47
Post Traumatic Stress Disorder
48
Siuman
49
Ruang bawah tanah
50
Selen?
51
Ketulusan Naura
52
Kepekaan ian
53
Kehebohan Arka
54
Lawan lo gue cug
55
Ibra
56
Tim Selatan
57
Uhuy thanks bordii
58
kemenangan kita
59
Zeyanya Excel
60
Tiga hari?
61
Ciyee
62
Sipa siapa?
63
Kemarahan Ares
64
Afaan tyuh merah-merah?
65
Ancaman Alma
66
Masakan pertama
67
Dicaplok buaya
68
Jadi nyamuk dadakan
69
Awas kangen
70
Camping
71
kiw A'a Al
72
Lo gak papa?
73
Rencana Alma and genk
74
terpencar
75
Zeya hilang?
76
kita semua khawatir..
77
Kita pulang..
78
kembalii
79
Rencana pencarian
80
Only you
81
kekhawatiran
82
Optimis
83
Zeya Sadar
84
Pertama or kedua?
85
Terungkap
86
Tidak ada yang bisa memilikinya..
87
Ian Excel
88
Adhitama vs Patara
89
Kebohongan
90
Bertemu kembali
91
Malam yang indah
92
belah duren?
93
Excel kecekakan
94
UKS
95
Venus Saha?
96
Bad boys vs rioters
97
Mine
98
Biji kenari??
99
asal usul

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!