Dan sekarang gadis yg dijuluki sebagai preman sekolahan itu tengah bersusah payah memanjat tembok besar dibelakang sekolah.
hap
Zeya berhasil melompat melewati tembok menjulang tinggi dibelakangnya dengan sangat mulus tanpa halangan. gadis itu menepuk kedua tangnnya guna menghilangkan debu yg menempel dikedua telapak tangnnya lalu beranjak ingin pergi namun langkahnya terhenti ketika mendengar suara deheman dari arah samping membuat gadis berseragam acak-acakan itu menoleh dan...
"Mampus ada si botak" gumam zeya memalingkan wajahnya
"Hehe pak bandii, apa kabar pak?" tanyanya basabasi
pria berkepala botak yang tk lain adalah kepala sekolah diGHS itu, menatap tajam siswi yang sering langanan terlambat itu.
"kenapa kamu manjat tembok?" tanya pak bandi tanpa mengalihkan tatapannya
zeya mengaruk telinganya yang tk gatal berusaha memikirkan cara agar bisa terbebas dari hukuman yg akan dia dapatkan dari pak bandi nantinnya.
"A--anu pak a--"
"Anaanuanaanu jawabb!! kenapa kamu bisa manjat tembok itu apa kamuu telat lagi zeyaa??" lagi-lagi pak bandi menatap zeya dengan tatapan tajamnya
"I-iya pak hehe" jawabnya nyegir
pak bandi membuang nafasnya kasar "sudah 2jam pelajaran dan kamu baru datang kamu niat sekolah atau engak jam segini baru datang ha??"
"anak gadis gak boleh seperti itu jangan dibiasakan paham?"
zeya mengaguk " iya pak maaf" ucapnya menunduk
gadis itu memang menunduk siapapun yg melihatnnya pasti mengira jika gadis itu tengah menyesali perbuatannya namun siapa sangka zeya menunduk bukan berarti menyesal atau takut dengan pak bandi ia bersikap seperti itu berniat agar guru botak didepannya itu segera pergi.
"Kelapangan lari 10x" ucap pak bandi penuh penekanan
"tapi pak?"
"bantah tambah 5x"
"is pak itu keb-"
"tambah 5x"
"saya hitung 1.. 2.. ti--"
"iyaiya pak iyaa saya kelapangan" zeya bergegas berlari menuju lapangan yg cukup luas itu dengan perasaan kesal
**
ditengah lapangan yang terik nampak seorang gadis tengah berlarian mengelilingi lapangan luas itu.
"Dasar pak tua, gue sumpahin lo kagak nikah-nikah" umpatnya dan banyak lagi umpatan yang ia lontarakan sepanjang ia menjalankan hukumannya
pak bandi memang belum menikah pria berumur 45 tahun itu masih betah melajang meskipun umurnnya sudah tua.
zeya yang tengah berlarian banyak disaksikan para siswa/i yang kebutalan saat itu masih diluar kelas.
zeya yang melepaskan baju seragamngnya meyisakan kaos hitam oblong dan rok abu-abu seatas lutut membuat para penjantaan tk berkedip melihatnnya.
'kenapa lagi dia?'
'pasti bikin ulah lagi'
'udah gk heran si gue'
'tapi dia tambah kece tauk'
'sumpah si zeya kalau lagi keringatan auaranya beda njir'
itulah cerocos para murid-murir yang tengah melihat zeya. sedangkan gadis itu hanya cuek dan terus berlari, pujian ataupun sindiran sudah hal biasa bagi zeya.
hingga tiba-tiba..
bugh
"Siapa yang udah beranii ngelempar nih bolaaa ke gue??" suara lantang Zeya membuat para siswa yang tadi nya tengah menyaksikannya gemetaran ditempat
seorang tk sengaja melemparkan bola berwarna orange hingga mengenai pungung gadis itu yang kini membuat nya menatap tajam para siswa/i dpinggir lapangan
"JAWAB!!"
"lo yang ngelempar?" tunjuk zeya pada salah satu siswa yang tengah berdiri bergerombol dengan 4 temannya didepan kelas yang kebetulan dekat dengan lapangan
"B-bukan gue"
"lo?" tunjuk zeya ke siswa lain
"b--ukan gw gw mana berani sama lo" ucap para siswa disana ketakutan
heyy siapa yg tidak takut jika sudah berhadapan dengan seorang Zeya? si preman sekolahan yg notabelnnya bukan gadis sembarangan.
"Gue yang lempar" suara dari samping lapangan membuat zeya menoleh.
lapangan mendadak hening
ZIBARNO EXCEL AGRENDA atau biasa dipanggil excel pemuda tampan yang dijuluki sebagai pemiliki pelet tembus langit ke7 yang tk lain dan tk bukan adalah teman baik zeya yang kini berjalan menuju gadis berkaos hitam itu dengan langkah santai.
"Apaan sih lo! sakit goblok" sentak zeya kearah excel yang kini sudah berada didepannya
"lebay"
"pakek baju lo gue ga suka ngelihat lo dilihatin banyak orang" Excel menyodorkan seragam zeya yang gadis itu jatuhkan dilerumputan tadi
Zeya berdecak ditempatnnya "dasar posesif" ucapnya lalu menerima sodoran baju seragamnya lalu memakai kembali tanpa berniat merapikan baju dengan memasukan kedalam rok sepan abu-abu seatas lutut miliknya.
"lo sekarang gak lagi didalam rumah gausah tebar pesona"
"atau lo mau ngelihat gue nyukil mata mereka satu-satu disini?" ucap excel lagi
"Ck, yaiyaiya bawel amat lo" zeya menyahuti dengan malas
2 orang berlawan jenis itu merupakan sahabat baik keduaannya menjalani persahabatan sudah lebih dari 6tahun. awal mula mereka dekat adalah saat masih kelas 6 Sd.
______flasback on_____
excel yg merupakan murid pindahan saat itu tk memiliki teman sama sekali cowo itu dulunya dikenal sebagai cowo pediam alias susah bergaul membuat Excel saat itu sering dibully beberapa siswa/i lain hingga kejadian yg membuat nyawannya hampir hilang adalah ketika beberapa anak seumurannya membully excel digudang sekolah lalu mengunci pemuda itu didalam lemari didalam gudang sekolahan ,Excel berteriak-teriak namun tk dipedulikan mereka.
Excel yg fobia dengan gelap pun menangis dengan tubuh bergetar hebat didalam lemari yg pengap tk ada udara itu.
zeya yg kebetulan anak nakal sejak ia kecil. yang berniat ingin bolos pun tertahan ketika mendengar teriakan juga dobrakan cukup keras didalam gudang. gadis itu tadinya ingin cuek saja namun teriakan itu semakin lama semakin kencang membuat dirinya penasaran lalu mendekati sumber suara yg berada didalam gudang
"yaelah digembok lagi" gumamnya selintas ide muncul diotaknya.
gadis kecil itu mengambil batu lalu memukul gembok yg mengunci pintu gudang itu beberapa kali sampai terlepas
"goodgirl aya emang pintar" zeya mengibaskan rambut panjangnya yg ia kuncir satu itu dengan bangga lalu mendorong pelan pintu gudang lalu berjalan masuk
"Tolongg...."
brak brak brak..
suara teriakan dan gedoran itu semakin lama semakin keras membuat zeya yakin ada orang didalam gudang itu
"Halloohaa ada orangg didalam??" zeya berteriak mencoba menyahuti terikan orang itu
"Tolong tolong akuu aku kehabisan nafas.. gelap gelap a--a--ku takut gelap t--olong..." nafas excel mulai tersedak-sedak seiiring ia mendengar suara derap kaki mendekatinnya dan
ceklek
pintu dibuka dari luar nampak lah seorang gadis cantik. namun penglihatan excel makin lama makin kabur dan
bruk..
anak itu terjatuh pingsan tepat dipelukan zeya gadis itu sedikit kaget namun ia segera menepisnya lalu menyederkan tubuh anak itu ditembok.
"Aduh mana kuat aku gendong dia" ucap gadis itu
zeya pun memutuskan untuk memangil guru saja. gadis itu berlari menuju ruang guru dan pada akhirnya gadis itu berhasil sampai disana dengan nafas terengah-engah akibat berlari.
lalu ia segera menceritakan semuanya pada guru disana, ambulan dan orang tua excel dipanggil. anak laki-laki itu dibawa ambulan menuju rumah sakit ternama guna mendapatkan penaganan medis karna pemuda itu sepertinya terlalu lama didalam lemari itu membuatnnya sesak nafas beberapa guru juga turun tangan menyelidiki kasus siswa nya itu beberapa dari mereka mengecek cctv
dari excel yang dipukuli teman laki-lakinya lalu ia digeret paksa ke3 teman laki-lakinya menuju gudang sampai dikunci. dan terakhir mereka melihat zeya yang berusaha membobol pintu gudang dengan batu lalu berlari guna memberitahu guru-guru.
Semenjak saat itulah zeya memiliki 3kawan kemana-mana selalu bersama ibarat kata mereka ber4 adalah 4 serangkai bunga yang dimana zeya adalah akarnya, naura batangnya, gesya daunnya sedangkan excel sendiri adalah bunga dan durinya.
_______Flasback off_____
-
-
-
Jangan lupa like, komen, dan vote ya!!
Gomawo💜💜
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 99 Episodes
Comments