ditangkap polisi + mami naura

Waktu menujuk pukul 01:02 dimana para pembalap akan segera sampai ke garis finish.

Dari kejahuan terlihat lampu sorot. Pertanda salah satu pembalap akan sampai lebih dulu. Suasana semakin riuh. Menambah semangat penonton untuk menyemangati yang di dukung.

"Kira-kira siapa yang menang?" Batin naura bertanya.

Motor itu semakin mendekat setelah sudah jelas semua sudah dapat menebak. Akhirnya sebuah motor berhenti setelah melewati garis finish. Semua orang bertepuk tangan dan bersiul-siul.

"ZAYYAAANNN MENANGG ASYEKK" heboh gesya dipinggir lapangan. Naura menabok mulut gadis itu hingga membuatnya diam.

"Zayan?" Semua orang bertanya-tanya tentang pemilik nama itu

"Si bos nomor 2?" Tanya jansen

"Baru kali ini si bos kalah" jawab luky

Zeya membuka helm lalu turun dari atas motornya. Lagi-lagi membuat orang-orang bersorak rasa kagum dan tatapan semua tertuju padanya sekarang.

"What the fuck namanya zayan bentuknya perempuan?" Jansen dan ke3 temannya sepontan kaget melihat orang dibalik helm hitam ful face itu.

Naura dan gesya langsung menghampiri zeya

"Aaa zayan lo hebat banget" gesya langsung memeluk zeya sangking senengnya

"Keringettan gue jangan peluk-peluk ntar lo bau" Zeya tak mau jika teman pinkydot nya ini kena keringatnya

Prok prok prok

Suara tepuk tangan dari arah samping membuat zeya dan lainnya berbalik dan menatap asal suara.

"Gue gak nyangka ternyata orang yang ngalahin gue ternyata cewe!" Ujar seorang pemuda berjaket bertuliskan The cobra.

GLEN EVANO ANJASMARA cowo berwajah ganteng namun memiliki sifat angkuh kejam dan begis itu merupakan ketua genk cobra.

"Gue glen ketua genk cobra!" Glen menyodorkan sebelah tangannya kearah zeya.

"Zeya" ia membalas jabatan tangan Glen

"Btw lo keren" ucap glen kagum

"I know" ucap zeya tersenyum smirk

"Siapa tadi namanya mixagilen? Obat sakit kepala ya nau?" Gesya berbisik ditelinga naura

"Dia orang bukan obat sakit kepala dodol" kesa naura

" sebagaii tanda perkenalan kita gimana kalau lo gue traktir makan gimana?" Tawar glen pada zeya

"Gue--"

Niu niu niu

(Angep aja suara sirine polisi😅)

"Bubar ada polisi!!"

Belum sempat zeya menjawab ucapan glen tiba-tiba terdengar suara sirine polisi. Mereka semua panik gesya segera ditarik naura menuju motornya begitupun dengan zeya dan para anggota genk cobra mereka semua membubarkan diri untuk menghindari kejaran polisi.

"Sialan si bimo katanya aman malah ada polisi" gerutu zeya sambil terus menerobos kerumunan yang menghalangi jalannya

Arena balap yang saat itu mereka tempati memang aman dari jarahan polisi. Jika ada polisi yang tiba-tiba masuk atau mejarah mereka berarti ada yang salah dan terbukti salah satu anak buah bimo menjual obat-obat terlarang atau biasa disebut narkoba dan sejenisnya. tanpa sepengetahuan bimo ada salah satu polisi menyamar didalam sana yang membuat para polisi sekarang berada didalam lokasi tersebut..

Zeya terus melajukan motornya tanpa memperdulikan orang-orang dibelakang yang saat itu juga tengah mengejarnya sampai ia bertemu dengan naura dan gesya dipertengahan jalan mereka berhenti. Karna tiba-tiba motor yang ditumpangii zeya oleng hampir menabrak pembatas jalan, dan berakhir lah ke3 nya berhasil ditangkap polisi

*

*

"Umur kalian berapa?" tanya seorang polisi pada tiga remaja didepannya.

"Delapan belas," jawab mereka hampir bersamaan.

"Masih sekolah?" Polisi kembali bertanya.

"Iya."

Polisi itu menghembuskan nafas berat. Dia meminta keduanya mencatat nomor telepon orang tua mereka.

"Nama kamu?"

"Naura ulan adhitama"

"kamu?"

"Gesya maurinesta"

"Dan kamu?"

"Shaqueena azeya vernandez"

***

"Bu, saya mohon lebih tegas lagi dalam mendidik anak. Saya membebaskan mereka dikarenakan masih pelajar, tapi jangan sampai hal ini terulang." Polisi bernama Diko itu berucap tegas.

Orang tua dari tiga gadis itu mengangguk dan mengucap terimakasih.

Dalam mobil, Mami naura menggeleng frustasi. "Mami benar-benar udah capek ngomongin kamu. Bingung mau marah dengan cara bagaimana."

"Ya sudah. Tidak perlu marah," ucap Naura tanpa raut bersalah.

Ke3 gadis itu hanya memanggil mami naura untuk datang membebaskan mereka. Orangtua gesya yang masih berada diluar negeri tidak bisa untuk pulang pada saat itu juga sedangkan zeya sendiri ia mengagab dirinya tak memiliki siapapun bahkan gadis itu pasrah jika tidak ada yang menjemputnya pulang. untuk saja ada Mala, mami naura yang sudah menganggab ke2 gadis itu sebagai anaknya sendiri terutama zeya. Mami naura yang berpofersi sebagai pengacara terkenal itu sangat tau bagaimana kehidupan zeya dari ia kecil hingga dewasa itulah yang membuatnya sangat menyayangi zeya seperti ia menyayangi naura, namun siapa sangka ke2 wanita yang terlihat sangat mirip itu sebenarnya tidak akur.

Naura memang tidak terlalu dekat dengan maminya sendari ia kecil gadis itu sudah didorong untuk jadi gadis mandiri. Mala yang sangat sibuk dengan pekerjaannya membuat hubungan dirinya menjadi rengang dengan anak gadis satu satunya itu.

"Kenapa gesya bisa ikut kalian?" Tanya mami naura.  Mala Adhitama menatap tajam anak semata wayangnya yang saat itu berada disampingnya

"Dia maksa ikut" jawab naura ketus

"Gesya benar itu sayang?" Tanya mala ke gesya

"Iya Tante soalnya gesya bosen sendirian dirumah mommy sama daddy kan gak dirumah jadi gesya ikut naura sama zayan" jelas gadis albino itu kepada mami naura

Mala menghela nafas panjang lalu menghebuskannya "baiklah gesya bisa ikut kerumah tante. Dan kamu zeya tante sudah memberitahu abang kamu nanti dia bakal jemput kamu" ucap mala

"Zeya bisa pulang sendiri tan gakusah nyuruh manusia itu" ujar zeya malas

"Zeya ka--"

"Turunin zeya disini tan. Makasih udah mau repot-repot bantu zeya"

Mala tak lagi melanjutkan ucapannya ia memberhentikan mobilnya didepan toko bunga. Zeya turun dari mobil mewah berwarna putih itu lalu memberhentikan taksi setelah mendapatkan taksi gadis itu masuk kedalamnnya

"Mami seharusnya biarin zeya ikut kita" ucap naura tanpa menatap maminya

"Dibelakang taksi yang ditumpangi zeya sudah ada Ares yang mengikutinya jadi kamu tenang aja gak bakal terjadi apa-apa sama zeya mami tau mana yang baik dan gak buat anak itu nau.." ujar mala

"Tau apa mami tentang dia? Anak sendiri aja anda sudah lupa apalagi anak orang" ucap naura

Mala menatap sekilas anaknya "mami tau mami banyak salah sama kamu nau tapi mami kerja keras juga buat kebahagian kamu"

Naura tak menyahuti ucapaan maminya gadis itu pokus melihat keluar samping jendela mobil. Gesya? Gadis itu sudah tertidur pulas dikursi belakang bahkan gadis albino itu tk tau jika salah satu temannya pulang sendiri.

Sampai akhirnya mobil mewah berwarna putih itu berhenti didepan rumah kediaman adhitama disusul mobil besar dibelakang mobil mami naura yang membawa ke2 motor gadis itu.

-

-

-

Anyoengg yarobun gimana sehat kan? Jangan sakit-sakit ya. Dijaga kesehatan nya dan jangan lupa terus pantengin cerita aku ya😉 jangan lupa Like, komen dan vote yaa!!

Gomawoo💜💜💜

Episodes
1 Preman sekolah vs pembully
2 Dia Zeya
3 Awal mula penderitaan
4 Dihukum + 3serangkai
5 Arena balap
6 ditangkap polisi + mami naura
7 idola kaum adam + pulang
8 Sisi lain didiri zeya
9 Luka
10 bullying
11 Gesya hilang?
12 Gedung kosong
13 Ares..
14 siuman
15 zizi?
16 Puyeng oiy
17 Satu kelas
18 Mau juga?
19 kemarahan Arlan
20 Berangkat bareng
21 Cake Matcah
22 saya ingin segera menikahi gadis itu
23 tim Zeya vs tim Excel
24 Kiw babang langit
25 susu pisang?
26 Excel
27 Tamu papa
28 Sah
29 fris kis
30 Keinginan Zeya
31 Pindah rumah
32 Rumah baruu
33 Warung belakang
34 Om Excel
35 Perkara kopi
36 Sahabat
37 Ninda?
38 Sugar beby itu apa
39 Arka hamil
40 Roftoop
41 Excel pingsan
42 perasaan Alma
43 Preman
44 Gue cape zii mau tidur
45 Ara
46 Cewek Alden?
47 Post Traumatic Stress Disorder
48 Siuman
49 Ruang bawah tanah
50 Selen?
51 Ketulusan Naura
52 Kepekaan ian
53 Kehebohan Arka
54 Lawan lo gue cug
55 Ibra
56 Tim Selatan
57 Uhuy thanks bordii
58 kemenangan kita
59 Zeyanya Excel
60 Tiga hari?
61 Ciyee
62 Sipa siapa?
63 Kemarahan Ares
64 Afaan tyuh merah-merah?
65 Ancaman Alma
66 Masakan pertama
67 Dicaplok buaya
68 Jadi nyamuk dadakan
69 Awas kangen
70 Camping
71 kiw A'a Al
72 Lo gak papa?
73 Rencana Alma and genk
74 terpencar
75 Zeya hilang?
76 kita semua khawatir..
77 Kita pulang..
78 kembalii
79 Rencana pencarian
80 Only you
81 kekhawatiran
82 Optimis
83 Zeya Sadar
84 Pertama or kedua?
85 Terungkap
86 Tidak ada yang bisa memilikinya..
87 Ian Excel
88 Adhitama vs Patara
89 Kebohongan
90 Bertemu kembali
91 Malam yang indah
92 belah duren?
93 Excel kecekakan
94 UKS
95 Venus Saha?
96 Bad boys vs rioters
97 Mine
98 Biji kenari??
99 asal usul
Episodes

Updated 99 Episodes

1
Preman sekolah vs pembully
2
Dia Zeya
3
Awal mula penderitaan
4
Dihukum + 3serangkai
5
Arena balap
6
ditangkap polisi + mami naura
7
idola kaum adam + pulang
8
Sisi lain didiri zeya
9
Luka
10
bullying
11
Gesya hilang?
12
Gedung kosong
13
Ares..
14
siuman
15
zizi?
16
Puyeng oiy
17
Satu kelas
18
Mau juga?
19
kemarahan Arlan
20
Berangkat bareng
21
Cake Matcah
22
saya ingin segera menikahi gadis itu
23
tim Zeya vs tim Excel
24
Kiw babang langit
25
susu pisang?
26
Excel
27
Tamu papa
28
Sah
29
fris kis
30
Keinginan Zeya
31
Pindah rumah
32
Rumah baruu
33
Warung belakang
34
Om Excel
35
Perkara kopi
36
Sahabat
37
Ninda?
38
Sugar beby itu apa
39
Arka hamil
40
Roftoop
41
Excel pingsan
42
perasaan Alma
43
Preman
44
Gue cape zii mau tidur
45
Ara
46
Cewek Alden?
47
Post Traumatic Stress Disorder
48
Siuman
49
Ruang bawah tanah
50
Selen?
51
Ketulusan Naura
52
Kepekaan ian
53
Kehebohan Arka
54
Lawan lo gue cug
55
Ibra
56
Tim Selatan
57
Uhuy thanks bordii
58
kemenangan kita
59
Zeyanya Excel
60
Tiga hari?
61
Ciyee
62
Sipa siapa?
63
Kemarahan Ares
64
Afaan tyuh merah-merah?
65
Ancaman Alma
66
Masakan pertama
67
Dicaplok buaya
68
Jadi nyamuk dadakan
69
Awas kangen
70
Camping
71
kiw A'a Al
72
Lo gak papa?
73
Rencana Alma and genk
74
terpencar
75
Zeya hilang?
76
kita semua khawatir..
77
Kita pulang..
78
kembalii
79
Rencana pencarian
80
Only you
81
kekhawatiran
82
Optimis
83
Zeya Sadar
84
Pertama or kedua?
85
Terungkap
86
Tidak ada yang bisa memilikinya..
87
Ian Excel
88
Adhitama vs Patara
89
Kebohongan
90
Bertemu kembali
91
Malam yang indah
92
belah duren?
93
Excel kecekakan
94
UKS
95
Venus Saha?
96
Bad boys vs rioters
97
Mine
98
Biji kenari??
99
asal usul

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!