Luka

Hari terus berlalu kini sudah hampir genap 2 minggu ares saudara kembar zeya berada diindonesia seperti biasa pemuda itu akan bangun pagi untuk membangunkan saudaranya lalu setelah itu mengajaknya makan bersama-sama dengan sang papah. Namun gadis ber rambut panjang itu selalu saja menolak ajakan ares, ia hanya tk mau jika Arlan membandingkan dirinya atau memaki-maki nya lagi didepan ares itu sama saja akan menambah dosa bagi zeya karna selalu melawan dan membalas ucapan orangtuanya.

Jadi gadis dengan balutan seragam sekolah putih abu-abu dengan penampilan yang bukan seperti anak Sekolah pada umumnya itu nyelonong begitu saja melewati ke2 penghuni rumah yg sedang sarapan tanpa berniat menyapa keduan nya.

"Lo gak sarapan dulu??" Tanya ares pada zeya. yang kini sedang sibuk memakai sepatu didepan pintu

"Gk laper"

"Gue suruh bibi buatin bekal ya?"

"Gausah"

"Tapi ntar lo--"

"Gausah memperdulikan anak itu Ares dia makan atau tidak itu bukan urusan kamu. Cepat habiskan makanan mu!!" Ujar Arlan pada ares

"Tapi pah kalau zeya sakit gimana? Papah gak kasihan"

"Dia matipun papah gak peduli" ujar arlan cuek

"Dan stop membicarakan gadis sialan itu. Habiskan makanan mu papah akan mengajak mu keperusahan setelah ini"

Sesak

Itulah yang dirasa. Zeya meskipun terlihat tk peduli telinga gadis itu tetap saja bisa mendengar semua ucapan papahnya. Apa setidak penting kah dia dikeluarga itu sampai-sampai papahnya berani berbicara seperti itu?

Ares ikut merasa sesak mendengar ucapan sang ayah ia menatap punggung zeya ia tau gadis itu pasti sedang mati-matian menyembunyikan rasa sesak didadanya akibat perkatan papah mereka. Luka yang selama puluhan tahun sudah ditanamkan oleh ayahnya membuat zeya semakin sesak gadis itu pun bangkit dan langsung berjalan keluar rumah mengambil motor sport kesayangan yang ia dapat dari hasil kerja keras nya sendiri didalam garasi dan langsung melesat menuju sekolah nya.

Disepanjang jalan raya zeya sama sekali tk fokus menyetir hingga membuatnya hampir saja menabrak seorang pedangang kaki lima untung saja gadis itu cepat mengerem.

Ia menepikan motornya dijalanan sepi guna menggatur konsetrasinya.

"Bangsatt!!"

"Kenapa gue harus dilahirin kalau orang tua gue sendiri gak mau ngagab gue ada bangsattt!! "

"Aagh"

"Anjing"

"Fuck!"

Zeya memukul-mukul tangki motornya dengan emosi. Wajah gadis itu merah beserta tangan kirinya yng ia gunakan memukul tadi.

"Kalau gila jangan disini mbak"

"Ganggu orang"

"Hah?"

Gadis itu sontak menoleh keasal suara. Nampak seorang pemuda dengan jaket berlogo The cobra menyenderkan pungungnya dipohon dekat zeya berhenti.

"Lo ngatain gue gila?" Tanya zeya

"Gak"

"Gk apa lo tadi bilang gue gila"

"Engak gue cuma bilang, kalau gila jangan disini mbak situ emang beneran gila?" Tanya nya

"Sembarangan" ketus zeya

Pemuda yang tk lain adalah Glen ketua genk The cobra lawan zeya saat balapan minggu lalu dan berakhir diseret polisi itu pun terkekeh melihat zeya

"Gak lucu ngapain lo ketawa" ketus zeya

"Hahaha sory-sory"

"Lo kenapa teriak-teriak disini pakek acara mukul-mukul tangki motor segala. atau jangan-jangan lo kehabisan bensin ya??"

"Dih sotoy amat loo bensin gue ful gk ada yang namanya kehabisan bensin dihidup gue" sombongnya

"Terus?"

"Nabrak"

Lagi-lagi pemuda itu tertawa ditempatnya oh ayolah gadis itu sunguh membuat moodnya hari ini cerah secerah langit biru diatas kepala.

"Lo lucu" ujar glen setelah berhenti tertawa

"Kayaknya obat lo habis"

"Mending lo beli aja dulu sono takut kena rabies"

"Gue waras woi ganteng-ganteng gini"

"Iyee si paling tampan"

"Hahahhaa"

"Agak laen kayaknya otak ni anak" gumam zeya curiga

"Kayaknya obat lo beneran habis deh yaudah gue pergi dulu bye!"

Zeya langsung melesat begitu saja meninggalkan glen yang masih setia ditempat. Setelah zeya menjauh raut wajah pemuda itu berubah dari yang semula ceria sekarang berubah datar

"Sangat mempesona"

"Gue pastiin lo bakal jadi milik gue! Azeya"

Ujar glen tersenyum menyeringai

_

_

"Zee, gue suka sama lu," ujar Excel

"Tapi gue ga mau pacaran sama Lo," jawab zeya

"Pff siapa juga yang ngajak lo pacaran bego", kekeh excel, tertawa lepas.

"Hah kan ta--tadi Lo.. iishh excelll anj loo sini loo!!"

Mereka, kini kejar-kejaran mengelilingi lapangan GHS. 2remaja itu tadinya tengah dihukum membersihkan lapangan karna sama-sama telat datang kesekolah banyak siswa/i yang melihat tingkah keduannya

"Excel berhenti loo"

"Gamau wlee.."

"Awas lo yaaa!!"

1

2

Tii...

"Aduh.."

"Mampuss kena kan loo" heboh zeya berhasil membuat excel nyungsep mulus di Rerumputan karna lemparan sapu dari tangan ajaib zeyaa

Gadis itu berjalan santai menghampiri excel yang terduduk ditanah lalu membantunya berdiri. Gini-gini ia masih punya hati nurani permisa!!

"Tega lo buat gue nyungsep"

"Mana kagak aestetik lagi nyungsepnya" gerutu excel sambil menepuk-nepuk bagian celananya yang kotor

"Siapa suruh lo nyebelin"

"Ya kan tadi gue cuma bilang suka bukan mau ngajak lo pacaran. Emang lo mau pacaran sama gue??" Tanya excel sambil menaik turun kan kedua aliasnya didepan zeya

"ngayal" zeya mendorong dada bidang excel mengunakan jari telunjuknya

"Siapa tau aja lo mau"

"Kalau iya sih gpp yaudah deh kita jadian yaa??" Ujar excel

"Dih si mamat mulai deh mulai nunjukin wujud buaya nya"

"Mending sana deh lo cuci muka lihat noh muka lo kayak kucing nyempulng digot. Belepotan"

"Sekalian cuci tuh otak lo biar bersih" ujar zeya lalu berbalik dan meningalkan excel

Excel tersenyum menatap punggung zeya yang mulai menjauh. Lalu setelahnya pemuda dengan wajah belesteran korea itupun beranjak pergi menuju toilet guna membersihkan tubuhnya yang kotor.

Episodes
1 Preman sekolah vs pembully
2 Dia Zeya
3 Awal mula penderitaan
4 Dihukum + 3serangkai
5 Arena balap
6 ditangkap polisi + mami naura
7 idola kaum adam + pulang
8 Sisi lain didiri zeya
9 Luka
10 bullying
11 Gesya hilang?
12 Gedung kosong
13 Ares..
14 siuman
15 zizi?
16 Puyeng oiy
17 Satu kelas
18 Mau juga?
19 kemarahan Arlan
20 Berangkat bareng
21 Cake Matcah
22 saya ingin segera menikahi gadis itu
23 tim Zeya vs tim Excel
24 Kiw babang langit
25 susu pisang?
26 Excel
27 Tamu papa
28 Sah
29 fris kis
30 Keinginan Zeya
31 Pindah rumah
32 Rumah baruu
33 Warung belakang
34 Om Excel
35 Perkara kopi
36 Sahabat
37 Ninda?
38 Sugar beby itu apa
39 Arka hamil
40 Roftoop
41 Excel pingsan
42 perasaan Alma
43 Preman
44 Gue cape zii mau tidur
45 Ara
46 Cewek Alden?
47 Post Traumatic Stress Disorder
48 Siuman
49 Ruang bawah tanah
50 Selen?
51 Ketulusan Naura
52 Kepekaan ian
53 Kehebohan Arka
54 Lawan lo gue cug
55 Ibra
56 Tim Selatan
57 Uhuy thanks bordii
58 kemenangan kita
59 Zeyanya Excel
60 Tiga hari?
61 Ciyee
62 Sipa siapa?
63 Kemarahan Ares
64 Afaan tyuh merah-merah?
65 Ancaman Alma
66 Masakan pertama
67 Dicaplok buaya
68 Jadi nyamuk dadakan
69 Awas kangen
70 Camping
71 kiw A'a Al
72 Lo gak papa?
73 Rencana Alma and genk
74 terpencar
75 Zeya hilang?
76 kita semua khawatir..
77 Kita pulang..
78 kembalii
79 Rencana pencarian
80 Only you
81 kekhawatiran
82 Optimis
83 Zeya Sadar
84 Pertama or kedua?
85 Terungkap
86 Tidak ada yang bisa memilikinya..
87 Ian Excel
88 Adhitama vs Patara
89 Kebohongan
90 Bertemu kembali
91 Malam yang indah
92 belah duren?
93 Excel kecekakan
94 UKS
95 Venus Saha?
96 Bad boys vs rioters
97 Mine
98 Biji kenari??
99 asal usul
Episodes

Updated 99 Episodes

1
Preman sekolah vs pembully
2
Dia Zeya
3
Awal mula penderitaan
4
Dihukum + 3serangkai
5
Arena balap
6
ditangkap polisi + mami naura
7
idola kaum adam + pulang
8
Sisi lain didiri zeya
9
Luka
10
bullying
11
Gesya hilang?
12
Gedung kosong
13
Ares..
14
siuman
15
zizi?
16
Puyeng oiy
17
Satu kelas
18
Mau juga?
19
kemarahan Arlan
20
Berangkat bareng
21
Cake Matcah
22
saya ingin segera menikahi gadis itu
23
tim Zeya vs tim Excel
24
Kiw babang langit
25
susu pisang?
26
Excel
27
Tamu papa
28
Sah
29
fris kis
30
Keinginan Zeya
31
Pindah rumah
32
Rumah baruu
33
Warung belakang
34
Om Excel
35
Perkara kopi
36
Sahabat
37
Ninda?
38
Sugar beby itu apa
39
Arka hamil
40
Roftoop
41
Excel pingsan
42
perasaan Alma
43
Preman
44
Gue cape zii mau tidur
45
Ara
46
Cewek Alden?
47
Post Traumatic Stress Disorder
48
Siuman
49
Ruang bawah tanah
50
Selen?
51
Ketulusan Naura
52
Kepekaan ian
53
Kehebohan Arka
54
Lawan lo gue cug
55
Ibra
56
Tim Selatan
57
Uhuy thanks bordii
58
kemenangan kita
59
Zeyanya Excel
60
Tiga hari?
61
Ciyee
62
Sipa siapa?
63
Kemarahan Ares
64
Afaan tyuh merah-merah?
65
Ancaman Alma
66
Masakan pertama
67
Dicaplok buaya
68
Jadi nyamuk dadakan
69
Awas kangen
70
Camping
71
kiw A'a Al
72
Lo gak papa?
73
Rencana Alma and genk
74
terpencar
75
Zeya hilang?
76
kita semua khawatir..
77
Kita pulang..
78
kembalii
79
Rencana pencarian
80
Only you
81
kekhawatiran
82
Optimis
83
Zeya Sadar
84
Pertama or kedua?
85
Terungkap
86
Tidak ada yang bisa memilikinya..
87
Ian Excel
88
Adhitama vs Patara
89
Kebohongan
90
Bertemu kembali
91
Malam yang indah
92
belah duren?
93
Excel kecekakan
94
UKS
95
Venus Saha?
96
Bad boys vs rioters
97
Mine
98
Biji kenari??
99
asal usul

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!