Episode 13 Bertemu kembali.

Setelah pulang sekolah Fisya benar-benar dijemput oleh Alvian karena bisa berabe dan bisa ngambek  jika Alvian tidak menuruti apa yang diinginkan Fisya. Lagian Alvian juga tidak sibuk dan tidak ada salahnya membawa adiknya untuk membeli hadiah yang dijanjikannya sebelumnya.

Mereka memasuki salah satu Mall yang terdekat dari kantor Alvian.

"Kamu mau di belikan apa?" tanya Alvian.

"Kita lihat jam tangan," sahut Fisya yang menarik Alvian yang membawa kakaknya memasuki toko jam tangan dan Alvian mengikut saja apapun yang di inginkan adiknya itu.

Sementara di sisi lain, Alea yang baru turun dari mobilnya yang berhenti di depan Mall yang sama yang di dalamnya ada Fisya dan juga Alvian.

"Hari ini adalah ulang tahun Galang. Sebagai calon istri aku harus memberikannya hadiah. Aku sudah mengucapkan ulang tahun pertama kali tadi malam dan sekarang hadiahnya menyusul dan aku akan memberikan hadiah yang sangat diinginkannya," batin Alea dengan wajahnya yang berseri-seri yang memiliki kebahagiaan sendiri saat membelikan calon suaminya hadiah di hari ulang tahun calon suaminya itu.

Alea tidak banyak berpikir dan langsung keluar dari mobilnya memasuki Mall tersebut untuk mencari-cari hadiah. Tujuan Alea sama dengan Alvian yang ternyata Alea juga memasuki toko jam. Mungkin dia tau apa yang di inginkan suaminya.

"Dia sangat suka memakai jam tangan. Jadi sebaiknya aku membelikannya jam tangan," gumamnya yang mulai memilih-milih jam tangan untuk Galang.

Di tengah Alea memilih jam tangan yang di depannya ada cermin. Tiba-tiba Alea melihat Alvian dari bayangan cermin yang membuat Alea kaget dengan Alvian yang memilih-milih bersama Fisya dengan tangan Fisya yang menggandeng Alvian yang terlihat sangat dekat.

"Astaga dia!" gumamnya dengan panik.

"Kenapa aku harus bertemu dengannya lagi, dunia ini benar-benar sangat kecil. Bisa-bisanya aku bertemu dengannya," batin Alea yang mencoba untuk menghindar dari Alvian.

Karena dia tidak mau mendapatkan masalah mengingat kemarin Alvian menariknya ke kamar mandi dan hampir ketahuan oleh Livia.

"Mbak saya ambil yang ini saja," ucap Alea dengan pelan yang tidak mau Alvian melihatnya.

"Baik mbak tunggu sebentar," sahut pelayan itu yang menyiapkan pesanan Alea

Alea mencuri-curi pandang melihat Alvian dari bayangan cermin. Alvian yang memilih bersama Fisya. Dengan Fisya yang nempel-nempel manja pada kakaknya itu.

"Siapa wanitanya itu. Astaga sudah mau menikah tapi masih aja gatal dengan perempuan lain dan wanita itu masih memakai seragam SMA. Apa dia tuh seorang pemain, anak SMA juga diembat," gerutu Alea di dalam hatinya yang menceritai tentang Alvian.

Mungkin bukan hanya Alea saja yang berpikiran. Jika melihat kedekatan Fisya dan Alvian. Orang-orang lain juga akan berpikir jika Alvian dan Fisya adalah berpacaran karena mereka memang sangat dekat dan sangat manis.

Terus melihat Avian dari depan cermin sampai akhirnya Alvian tiba-tiba menoleh ke arah Alea dan membuat area kaget yang langsung mengalihkan pandangannya.

"Jangan sampai di melihatku," batin Alea dengan panik.

"Ini mbak pesananya," sahut pelayan tersebut

"Makasih!" Alea langsung menarik dari tangan wanita itu dan langsung melakukan pembayaran dengan buru-buru yang menghindari Alvian yang masih saja melihatnya.

Alvian yang tidak melihat wajah Alea merasa tidak asing dan sangat aneh dengan gerak-gerik Alea yang sengaja menutupi wajahnya dengan tangannya.

Setelah Alea melakukan pembayaran Alea langsung keluar dari tempat tersebut.

"Apa aku mengenalnya," batin Alvian yang merasa tidak asing yang melihat Alea berjalan dengan cepat.

"Kak Alvian lihat ada apa. Ayo lihat lihat ini," Fisya mengalihkan pandangan Alvian dan kembali fokus untuk memilih jam tangan untuk Fisya.

************

Setela Alea mendapatkan hadiah untuk Galang Alea tidak langsung pulang dia mengisi perutnya sebentar untuk makan karena kebetulan dia juga sangat lapar. Namun tidak terduga lagi di tempat yang sama ternyata Alvian dan juga Fisya sama-sama makan di tempat yang sama dan bahkan jarak mereka yang sangat berdekatan.

Hal itu baru Alea sadari setelah mendengar suara manja Fisya yang mengganggu makannya dan membuatnya menoleh ke arah meja Alvian dan juga Fisya dan hal itu sangat mengejutkan kembali Alea.

"Ya ampun kenapa mereka ada di sini lagi? Apa jangan-jangan dia mengikuti ku sehingga bertemu di sini lagi," batin Alea dengan memejamkan matanya yang mengatur napasnya.

Walau Alea menghindari Alvian namun tetap saja Alea curi-curi pandang dan penasaran dengan Alvian. Alea kembali melihat Fisya yang sangat manja dan sampai Alvian harus menyuapi Fisya yang membuat Alea jijik dan geli sendiri melihat kedua orang itu.

"Dasar laki-laki mesum. Bisa-bisa anak SMA aja di kadali. Masih kecil juga anak orang sudah di ajari yang nggak-nggak. Sudah begitu Livia sangat kecintaan lagi dengannya. Mungkin jika Livia melihat hal ini aku yakin pasti Livia akan kebakaran jenggot dan akan memutuskan hubungan mereka," oceh Alea yang terus menyangka jika Alvian itu adalah kekasih dari wanita itu yang artinya Alvian berselingkuh dari Livia.

"Seharunya mama juga melihat hal ini. Supaya mulutnya diam dan tidak membangga-banggakan calon menantunya yang seorang pemain. Aku pasti sangat sial pernah tidur bersamanya. Issssss itu semua gara-gara kebodohan kamu Alea," Alea mengoceh sendiri dengan mulutnya yang seperti rel kereta api yang menggerutu mengatai dirinya bodoh.

Tetapi Alvian sama sekali tidak sadar jika ada Alea di dekatnya.

**********

Setelah Alea membelikan hadiah untuk Galang dan juga sempat makan dengan di iringi pertemuannya dengan Alvian yang membuatnya sedikit kesal dan moodnya hampir hilang. Karena menurutnya Alvian berkencan bersama anak SMA. Tetapi Alea masih untuk Alvian tidak melihatnya.

Setelah semua kejadian itu. Alea langsung menuju kantor Galang untuk memberikan hadiah yang sudah dibungkus nya dengan cantik.

"Galang pasti suka dengan hadiah ini," batin Alea yang masih berada di dalam mobilnya dan melihat hadiah yang dipegangnya.

"Ini jam istirahat dan Galang pasti ada di ruangannya. Sebaiknya aku cepat-cepat memberinya hadiah ini," batin Alea dengan cerianya dan Alia langsung keluar dari mobilnya.

Ketika berjalan di parkiran. Alea melihat ada mobil yang membuatnya menghentikan langkahnya.

"Bukannya ini mobil Livia. Dia ada di sini juga. Apa dia ada keperluan ?" batin Alea dengan tanda tanya yang mengenali mobil Livia.

Tetapi Alea tidak peduli dan Alea melanjutkan langkahnya memasuki kantor Galang. Dengan langkah yang cantik dan wajah yang berseri-seri Alea Akhirnya sampai di kantor Galang  dan Alea ingin masuk kedalam kantor Galang.

"Tunggu Livia!" langkah Alea terhenti ketika mendengar suara Galang memanggil nama Livia.

"Livia," lirih Alea heran dan melihat kedalam yang pintar ruangan itu terbuka sedikit. Alea tidak masuk dan hanya melihat dari luar saja.

Alea terkejut melihat Galang yang memeluk Livia dari belakang membuat Alea kaget dengan matanya yang melotot dan mulutnya yang mengagga dan langsung di tutupnya.

"Kamu tadi malam mengucapkan selamat ulang tahun kepadaku dan siang ini kamu datang dengan memberiku hadiah lalu apa semuanya Livia. Jika bukan kamu yang menginginkan hubungan kita tetap ada," ucap Galang. Mendengar kata-kata itu membuat Alea semakin kaget dengan napasnya yang naik turun.

Bersambung

Episodes
1 Episode 1 pulang
2 Episode 2 perjodohan
3 Episode 3 Mengingat malam itu
4 Episode 4 Hampir ketahuan
5 Episode 5 Ternyata ada maksud.
6 Episode 6 Pertemuan kembali yang mengejutkan.
7 Episode 7 yang terjadi malam itu
8 Episode 8. Alea dan Alvian malam itu.
9 Episode 9 Akhir malam itu.
10 Episode 10 Memuji Alea.
11 Episode 11 Alea dan Damian 1 kamar mandi.
12 Episode 12 Livia ternyata seperti itu
13 Episode 13 Bertemu kembali.
14 Episode 14
15 Episode 15 Menabrak Livia dan Alvian
16 Episode 16 Tamparan.
17 Episode 17 pesan Alea untuk Alvian.
18 Episode 18 Negosiasi Alvian dan Alea
19 Episode Jebakan Alvian
20 Episode 20 Alvian dan Alea terjebak
21 Episode 21. Alea kembali mabuk.
22 Episode 22 Menginap.
23 Episode 23 Alea mengungkapkan semuanya.
24 Episode 24 Kurungan.
25 Episode 25 Menantang.
26 Episode 26 Untung bertemu Alvian.
27 Episode 27 Jatuh kelaut bersama.
28 Episode 28 Alvian tau.
29 Episode 29 perlawanan Alea.
30 Episode 30 Kata-kata mengejutkan Alvian.
31 Episode 32 Membawanya pergi.
32 Episode 32 Alea berada di rumah Alvin.
33 Episode 33 Alea dan Alvian debat
34 Episode 34 Hangat yang di rindukan.
35 Episode 35 selalu bertengkar.
36 Episode 36 Tetap pada keputusan Alvian.
37 Episode 37 Alvian tetap menikah Alea.
38 Episode 38 Tawaran Alvian.
39 Episode 39 Harus terdepan.
40 Episode 40 Herlambang yang menakutkan
41 Episode 41 cinta menurut Alvian
42 Episode 42 Kesabaran Alvian.
43 Episode 43 Alea dan Livia perang.
44 Episode 44 Marahnya Alvian.
45 Episode 45 Dugaan hamil
46 Episode 46 Rumah sakit
47 Episode 47 Penculikan.
48 Episode 48 Dalang
49 Episode 49 Penjahat biadap.
50 Episode 50 kontrak pernikahan.
51 Episode 52 Pembalasan.
52 Episode 52 Menyedihkan sekali.
53 Episode 54 Balasan yang setimpal
54 Episode 54 Kehangatan.
55 Episode 55 Datang kembali.
56 Episode 56 Kok salting
57 Episode 57 Hari Pernikahan.
58 Episode 58 Hampir saja.
59 Episode 59 Pertunjukan seru.
60 Episode 60 Sah
61 Episode 61 Kebebesan.
62 Episode 62 Alvian menggoda.
63 Episode 63 Hal baru.
64 Episode 63 Ada maunya pada Alvian.
65 Episode 65 Alvian mendadak gugup.
66 Episode 66 Waktu untuk berdua.
67 Episode 67 Malam untuk Alvian dan Alea.
68 Episode 68 Malam Kiss
69 Episode 69 Ternyata masih lanjut.
70 Episode 70 Malam yang terulang.
71 Episode 71 Waktu bersama.
72 Episode 72 Meminta saham.
73 Episode 73 Tidak bisa berkutik
74 Episode 74 Alea tetap menjadi pemenangnya.
75 Episode 75 Alea dan Alvian roman mulu
76 Episode 76 Pasangan sama-sama bucin.
77 Episode 77 Jatuh hati.
78 Episode 78 Pemindahan saham.
79 Episode 79 Penyerangan
80 Episode 80 Alvian dalam bahaya.
81 Episode 81 Alea mencari Alvian
82 Episode 82 Bertindak cepat.
83 Episode 83 Pengorbanan Alvian
84 Episode 84 Moment Alea dan Alvian.
85 Episode 85 Jebakan Galang.
86 Episode 86 Suami istri.
87 Episode 87 Kehancuran hidup Livia.
88 Episode 89 Apa cemburu.
89 Episode 90 Penyerahan saham.
90 Episode 90 Aku yang pertama.
91 Episode 91 Suami istri yang sweet.
92 Episode 92 Alea khawatir.
93 Episode 93 Kandunglah anakku.
94 Episode 93 Kok Bucin.
95 Episode 95 Kejutan dari Alea.
96 Episode 96 Alea menang lagi.
97 Episode 96 Insiden Alea.
98 Episode 98 berjuang bersama
99 Episode 99 sakit dalam kebucinan
100 Episode 100 Rumah sakit bukan jadi penghalang.
101 Episode 101. Ketahuan Fisya
102 Episode 102 Apakah Shandra luluh
103 Episode 103 Monica berhadapan dengan Polisi.
104 Episode 104 Kontrak Pernikahan terbongkar.
105 Episode 105 Kontrak Pernikahan.
106 Episode 106 Keadaan berubah.
107 Episode 107 Apa mungkin hamil
108 Episode 108 Kekejaman Monica.
109 Episode 109
110 Episode 110 Alea mulai panik.
111 Episode 110.
112 Episode 111 Ada Alvian
113 Episode 113 Hamil
114 Episode 115 Alvian menyatakan perasaannya.
115 Episode 116 Darah cinta.
116 Episode 117 Monica di penjara.
117 Episode 118 Akhir.
118 Episode 118 Akhir.
119 Episode 119 Tammat.
120 Untuk Pembaca
Episodes

Updated 120 Episodes

1
Episode 1 pulang
2
Episode 2 perjodohan
3
Episode 3 Mengingat malam itu
4
Episode 4 Hampir ketahuan
5
Episode 5 Ternyata ada maksud.
6
Episode 6 Pertemuan kembali yang mengejutkan.
7
Episode 7 yang terjadi malam itu
8
Episode 8. Alea dan Alvian malam itu.
9
Episode 9 Akhir malam itu.
10
Episode 10 Memuji Alea.
11
Episode 11 Alea dan Damian 1 kamar mandi.
12
Episode 12 Livia ternyata seperti itu
13
Episode 13 Bertemu kembali.
14
Episode 14
15
Episode 15 Menabrak Livia dan Alvian
16
Episode 16 Tamparan.
17
Episode 17 pesan Alea untuk Alvian.
18
Episode 18 Negosiasi Alvian dan Alea
19
Episode Jebakan Alvian
20
Episode 20 Alvian dan Alea terjebak
21
Episode 21. Alea kembali mabuk.
22
Episode 22 Menginap.
23
Episode 23 Alea mengungkapkan semuanya.
24
Episode 24 Kurungan.
25
Episode 25 Menantang.
26
Episode 26 Untung bertemu Alvian.
27
Episode 27 Jatuh kelaut bersama.
28
Episode 28 Alvian tau.
29
Episode 29 perlawanan Alea.
30
Episode 30 Kata-kata mengejutkan Alvian.
31
Episode 32 Membawanya pergi.
32
Episode 32 Alea berada di rumah Alvin.
33
Episode 33 Alea dan Alvian debat
34
Episode 34 Hangat yang di rindukan.
35
Episode 35 selalu bertengkar.
36
Episode 36 Tetap pada keputusan Alvian.
37
Episode 37 Alvian tetap menikah Alea.
38
Episode 38 Tawaran Alvian.
39
Episode 39 Harus terdepan.
40
Episode 40 Herlambang yang menakutkan
41
Episode 41 cinta menurut Alvian
42
Episode 42 Kesabaran Alvian.
43
Episode 43 Alea dan Livia perang.
44
Episode 44 Marahnya Alvian.
45
Episode 45 Dugaan hamil
46
Episode 46 Rumah sakit
47
Episode 47 Penculikan.
48
Episode 48 Dalang
49
Episode 49 Penjahat biadap.
50
Episode 50 kontrak pernikahan.
51
Episode 52 Pembalasan.
52
Episode 52 Menyedihkan sekali.
53
Episode 54 Balasan yang setimpal
54
Episode 54 Kehangatan.
55
Episode 55 Datang kembali.
56
Episode 56 Kok salting
57
Episode 57 Hari Pernikahan.
58
Episode 58 Hampir saja.
59
Episode 59 Pertunjukan seru.
60
Episode 60 Sah
61
Episode 61 Kebebesan.
62
Episode 62 Alvian menggoda.
63
Episode 63 Hal baru.
64
Episode 63 Ada maunya pada Alvian.
65
Episode 65 Alvian mendadak gugup.
66
Episode 66 Waktu untuk berdua.
67
Episode 67 Malam untuk Alvian dan Alea.
68
Episode 68 Malam Kiss
69
Episode 69 Ternyata masih lanjut.
70
Episode 70 Malam yang terulang.
71
Episode 71 Waktu bersama.
72
Episode 72 Meminta saham.
73
Episode 73 Tidak bisa berkutik
74
Episode 74 Alea tetap menjadi pemenangnya.
75
Episode 75 Alea dan Alvian roman mulu
76
Episode 76 Pasangan sama-sama bucin.
77
Episode 77 Jatuh hati.
78
Episode 78 Pemindahan saham.
79
Episode 79 Penyerangan
80
Episode 80 Alvian dalam bahaya.
81
Episode 81 Alea mencari Alvian
82
Episode 82 Bertindak cepat.
83
Episode 83 Pengorbanan Alvian
84
Episode 84 Moment Alea dan Alvian.
85
Episode 85 Jebakan Galang.
86
Episode 86 Suami istri.
87
Episode 87 Kehancuran hidup Livia.
88
Episode 89 Apa cemburu.
89
Episode 90 Penyerahan saham.
90
Episode 90 Aku yang pertama.
91
Episode 91 Suami istri yang sweet.
92
Episode 92 Alea khawatir.
93
Episode 93 Kandunglah anakku.
94
Episode 93 Kok Bucin.
95
Episode 95 Kejutan dari Alea.
96
Episode 96 Alea menang lagi.
97
Episode 96 Insiden Alea.
98
Episode 98 berjuang bersama
99
Episode 99 sakit dalam kebucinan
100
Episode 100 Rumah sakit bukan jadi penghalang.
101
Episode 101. Ketahuan Fisya
102
Episode 102 Apakah Shandra luluh
103
Episode 103 Monica berhadapan dengan Polisi.
104
Episode 104 Kontrak Pernikahan terbongkar.
105
Episode 105 Kontrak Pernikahan.
106
Episode 106 Keadaan berubah.
107
Episode 107 Apa mungkin hamil
108
Episode 108 Kekejaman Monica.
109
Episode 109
110
Episode 110 Alea mulai panik.
111
Episode 110.
112
Episode 111 Ada Alvian
113
Episode 113 Hamil
114
Episode 115 Alvian menyatakan perasaannya.
115
Episode 116 Darah cinta.
116
Episode 117 Monica di penjara.
117
Episode 118 Akhir.
118
Episode 118 Akhir.
119
Episode 119 Tammat.
120
Untuk Pembaca

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!