Bab 16. Analisis Eksperimental

Satu bab lagi yang bikin mumet. Namun harus aku tampilkan di sini. Bab ini menjelaskan bagaimana polisi memiliki metode tersendiri memecahkan kasus yang pelik dengan menggunakan ilmu pengetahuan dan memanfaatkan teknologi yang ada. Harap bersabar. Bab ini penuh dengan cobaan 🤭.

Polisi menyelidiki penyebab kejadian jatuhnya maut itu, dengan menggunakan dummy (boneka tiruan) dan percobaan tangga dengan konfigurasi yang sama persis dengan tempat kejadian perkara. Seperti dimensi kenaikan tapak dan lain-lain berdasarkan surat perintah penggeledahan terperinci di tangga sebenarnya. Di mana pemeriksaan dilakukan oleh inspektur publik dan petugas polisi.

Dari analisa percobaan jatuhnya dummy dari tangga, di mana tangga beton tersebut berukuran panjang 178 cm, tinggi 265 cm, lebar 90 cm terdiri dari 28 anak tangga dengan tinggi tapak 17,7cm dan tinggi 23,0 cm, kecuali anak tangga paling atas mempunyai tapak 24,0 cm dan tinggi 26,0 cm dengan pinggiran bahan vinyl anti slip. Kemiringan tangga adalah 54 derajat kecuali bagian atas tangga adalah 48 derajat. Sebuah pegangan dipasang pada salah satu sisi dinding tangga dengan tinggi sekitar 80 cm dari tepi anak tangga. Ketinggian dari lantai 1 sampai emperan di atas tangga adalah 210 cm.

Korban meninggal dua hari setelah terjatuh. Berdasarkan hasil otopsi, daerah oksipital kepala dan tulang bahu kiri bagian atas mengalami retak parah. Tanda pukulan berbentuk elips yang jelas terlihat di area oksipital kepala, dan lebam di sisi kanan belakang. Terlihat korban terjatuh ke belakang dari tangga dan bagian belakang kepala terbentur keras pada permukaan datar yang kokoh. Penyebab kematian utama yang fatal adalah patah tulang tengkorak, cedera intrakranial, dan pendarahan otak akibat benturan. Beberapa tulang rusuk mungkin patah saat memberikan resusitasi manual pemberian nafas buatan. Namun tak terbayangkan benjolan kemerahan berbentuk elips di bagian depan atas dada kiri akan terlihat, jika korban terjatuh ke belakang dari tangga.

Berdasarkan investigasi terhadap eksperimen jatuh ke belakang dari tangga dan dengan menggunakan boneka di permukaan yang rata, diamati bahwa benturan pertama di bagian belakang kepala menyebabkan cedera paling parah dalam satu detik, karena terus bergulir ke lantai bawah. Dalam percobaan ini, fokusnya ditempatkan pada pukulan benturan di kepala tepat setelah terjatuh ke belakang. Pola jatuh yang sebenarnya ini diperiksa untuk menentukan kemungkinan pola jatuh yang menyebabkan cedera kepala yang fatal. Berbagai kemungkinan pola jatuh dianalisis jika terjatuh secara alami dan terjatuh dengan sengaja. Setiap pola jatuh direkam oleh kamera berkecepatan tinggi. Masing-masing dari tiga percobaan besar berikut dilakukan satu kali.

Kejatuhan alami dengan asumsi kejatuhan yang tidak disengaja

- Sebuah boneka yang menghadap ke belakang ditopang dalam posisi tegak di ujung puncak tangga, dan disandarkan ke belakang dengan kecepatan sangat lambat hingga jatuh secara alami dengan sendirinya tanpa adanya kekuatan dari luar.

Jatuh yang disengaja dengan asumsi terjatuh karena mendorong dengan posisi berdiri diam.

- Boneka yang berdiri menghadap ke belakang didorong secara intensif oleh anak laki-laki serta anak perempuan, kemudian orang dewasa di ujung puncak tangga.

Jatuh yang disengaja dengan asumsi terjatuh karena mendorong pada posisi melangkah mundur

- Boneka yang berdiri mundur di atas platform beroda tipis digerakkan dengan kecepatan 1,6 km/jam didorong secara intensif oleh orang dewasa di ujung puncak tangga dan 1k/jam didorong secara intensif oleh anak laki-laki serta kurang dari 1 km/jam didorong secara intensif anak perempuan di ujung puncak tangga.

Untuk mengekstrapolasi kemungkinan pola jatuhnya korban dari tangga, telah disiapkan boneka, model kepala dan tiruan tangga dengan konfigurasi serupa dengan tangga sebenarnya. Berat boneka tersebut adalah 20 kg, dan tingginya 140 cm, kira-kira sama dengan berat dan konfigurasi dimensi korban. Struktur utama boneka itu terbuat dari baja yang dilapisi uretan. (Uretan adalah istilah yang merujuk pada setidaknya tiga zat berbeda: etil karbamat, karbamat, atau poliuretan. Meskipun semua zat ini terkait berdasarkan komposisi kimia molekul nitrogen, hidrogen, dan oksigen, kegunaannya berbeda. Senyawa berbahan dasar uretan umumnya digunakan sebagai pelapis tahan abrasi, perekat, formulasi tahan korosi, dan cetakan injeksi).

Akibatnya, setiap arthro boneka tidak bisa bergerak kecuali sendi bahu. Pusat gravitasi masing-masing anggota badan dan seluruh berat badan diatur dengan memasukkan timah atau besi ke dalam boneka. Model kepala tanah liat dengan konfigurasi dimensi serupa dengan korban dibuat. Model kepala tanah liat ini digunakan untuk mencari titik tumbukan yang ditentukan dari konfigurasi dimensi curam sebenarnya dari tapak dan tanjakan sebelum melakukan percobaan. Tangga tiruan terbuat dari bahan beton.

Model kepala tanah liat dengan dimensi yang mirip dengan kepala korban digunakan untuk memeriksa titik kerusakan luka pada anak tangga. Dengan asumsi bahwa dampak pukulan pertama ke bagian belakang kepala terjadi pada permukaan tapak atau di tepi anak tangga, tanda-tanda cedera eksternal di bagian belakang kepala diamati seperti cedera planar di area parietal kepala. Cedera linier di daerah oksipital kepala. Sebuah boneka, yang kepalanya ditutupi kertas yang dilapisi pewarna merah yang sensitif terhadap tekanan, didorong ke atas anak tangga. Bekas luka merah diamati di daerah parietal kepala. Luka akibat benturan fatal yang terjadi pada korban berupa bekas pukulan berbentuk elips di daerah oksipital kepala.

Kepala boneka itu terbentur pada anak tangga keempat dari tempat yang lebih rendah jika terjatuh secara alami tanpa adanya kekuatan luar. Kepala boneka terbentur pada anak tangga ketiga dari tempat duduk yang lebih rendah, jika terjadi gaya luar terhadap postur berdiri diam. Kepala boneka terbentur pada anak tangga kedua dari tempat yang lebih rendah, jika boneka yang bergerak didorong dengan kecepatan konstan kurang dari 1 km/jam.

Berdasarkan setiap hasil percobaan jatuh dengan menggunakan boneka, kepala boneka tersebut terbentur pada setiap percobaan, korban terjatuh ke belakang dan terlihat jelas area oksipital kepala terbentur secara intensif pada permukaan datar, seperti pendaratan bawah, dilihat dari bukti otopsi yang menunjukkan adanya luka berbentuk elips di area oksipital kepala. Menganalisis hasil percobaan ini bahkan ketika sengaja mendorongnya dengan gerakan mundur, bagian belakang kepala boneka itu tidak berdampak pada pendaratan yang lebih rendah, tetapi pada permukaan tapak.

Berdasarkan hasil percobaan, sangat tidak wajar jika area oksipital kepala korban fatal terbentur kuat pada permukaan datar seperti pendaratan yang lebih rendah tanpa adanya kekuatan eksternal yang lebih kuat. Luka memar kemerahan berbentuk elips di bagian depan atas dada kiri tersebut diduga bukan disebabkan oleh benturan terjatuh, melainkan karena dorongan kuat yang disengaja oleh seorang anak perempuan.

Berdasarkan analisis eksperimental terhadap jatuhnya boneka dari tangga dan pengamatan terhadap cedera kepala yang fatal, sangat mencurigakan bahwa korban secara tidak sengaja salah langkah, kehilangan keseimbangan di puncak tangga, dan jatuh dari lantai atas ke lantai bawah. Metode dan analisis eksperimental ini menjelaskan kemungkinan pola terjatuh dari tangga yang fatal dimana penyebab fatalnya masih kontroversial. Yang jadi pertanyaan, siapakah anak perempuan itu?

.

.

.

Terpopuler

Comments

ramanda

ramanda

anak 12 tahun tinggi badan 140 dengan berat 20 kg itu kurus sekali.

2024-11-09

0

Sari Yuliati Pani

Sari Yuliati Pani

wow 😲.. detail bingit thor... good job 👍

2024-04-01

6

Dara

Dara

Keren 👍👍👍

2024-03-20

6

lihat semua
Episodes
1 Bab 1. Keluarga Anthony Chavez
2 Bab 2. Gonggongan Bella Si Golden Retriever
3 Bab 3. Racun Sianida
4 Bab 4. Sean Conley Sang Ilmuan Biologi
5 Bab 5. "Cinta" Pertama Terasa Menyakitkan
6 Bab 6. Patah Hati Berkali-kali
7 Bab 7. Cinta Mania?
8 Bab 8. Aku Lakukan Ini Untukmu Ayah
9 Bab 9. Rumah Sakit (1)
10 Bab 10. Rumah Sakit (2)
11 Bab 11. Buku Ruth Hilang
12 Bab 12. Bukan Aku Pelakunya
13 Bab 13. Perundungan
14 Bab 14. Kecelakaan Yang Disengaja?
15 Bab 15. Pemakaman Betty Friedan
16 Bab 16. Analisis Eksperimental
17 Bab 17. Prototype GenX
18 Bab 18. "Pekerjaan" Membawa Petaka
19 Bab 19. Pindah Ke Ramsey
20 Bab 20. Pengintaian (1)
21 Bab 21. Pengintaian (2)
22 Bab 22. Pengintaian Yang Sia-Sia?
23 Bab. 23. Menuju Ramsey (1)
24 Bab 24. Menuju Ramsey (2)
25 Bab 25. Hari Pertama Di Ramsey
26 Bab 26. Menjauh Dari Rumah
27 Bab 27. Semoga Kau Baik-Baik Saja Dwayne
28 Bab 28. Dia Kekasihku (?)
29 29. Jiwa Paramedisku Menolak Meninggalkan Dia Di Sana
30 Bab 30. Godaan Danau Kecil Di Belakang Rumah
31 Bab 31. Daniella, Bagaimana Kau Melakukannya?
32 Bab 32. Sean Conley Profesor Misterius ?
33 Bab 33. Menuju Minnesota
34 Bab 34. Safe Deposit Box Untuk Alyssa
35 Bab 35. Di Tantang Bruno Kawe
36 Bab 36. Bruno Kawe Paling Oke
37 Bab 37. Jangan Main Api, Mia
38 Bab 38. Interogasi Cindy Davis (1)
39 Bab 39. Interogasi Cindy Davis (2)
40 Bab 40. Rencana Pemanggilan Ke 2
41 Bab 41. Nafsu Membawa Sengsara
42 Bab 42. Uang Damai ?
43 Bab 43. Panggilan Darurat
44 Bab 44. Di Kantor Sheriff
45 Bab 45. Don Pria Yang Dapat Diandalkan
46 Bab 46. Semesta Mengajak Bercanda Atau Sedang Bermain Petak Umpet ?
47 Bab 47. Benarkah Bukan Julian ?
48 Bab 48. Pulang
49 Bab 49. Daniella Demam ?
50 Bab 50. Bagaimana mungkin ?
51 Bab 51. Dwayne Ingat Kejadian Malam Itu?
52 Bab 52. 'Sesuatu' Yang Begitu Menggoda
53 Bab 53. Terlanjur Berjanji
54 Bab 54. Harga Diri Yang Tercabik
55 Bab 55. Kesedihan Dan Penyesalan
56 Bab 56. Akankah Semesta Merestui ?
57 Bab 57. Kapan Giliranku ?
58 Bab 58. Tidak Boleh Tidur Sekamar
59 Bab 59. Tamu Dari Minnesota (1)
60 Bab 60. Tamu Dari Minnesota (2)
61 Bab 61. Hari Pertama Sekolah
62 Bab 62. Akhir Perjalanan Bruno Kawe (1)
63 Bab 63. Akhir Perjalanan Bruno Kawe (2)
64 Bab 64. Seandainya Alyssa Mau Sedikit Bersabar
65 Bab 65. Hak Anak Yang Terabaikan
66 Bab 66. Kecewa Pada Polisi
67 Bab 67. Cheers
68 Bab 68. Anonymous (1)
69 Bab 69. Anonymous (2)
70 Bab 70. Menyerah Dengan Keangkuhan Hati
71 Bab 71. Persimpangan Naas
72 Bab 72. Keinginan Alyssa
73 Bab 73. Kunjungan Dokter (1)
74 Bab 74. Kunjungan Dokter (2)
75 Bab 75. Firasat Emma
76 Bab 76. Perkembangan Kasus-kasus
77 Bab 77. Akhir Perjalanan Badut Sulap
78 Bab 78. Teman Gak Ada Akhlak
79 Bab 79. Bullying
80 Bab 80. Daniella Bertahanlah
81 Bab 81. Aktivitas Rahasia Daniella
82 Bab 82. Rudapaksa ?
83 Bab 83. Human Error?
84 Bab 84. Trauma Healing
85 Bab 85. Konfrontir
86 Bab 86. Prom Night
87 Bab 87. Usil Dibayar Tunai
88 Bab 88. Daniella My Beloved Daughter
89 Bab 89. Terjebak Nostalgia
90 Bab 90. Absurd
91 Bab 91. Jebakan Membawa Petaka
92 Bab 92. Aku Tidak Bersalah (1)
93 Bab 93. Aku Tidak Bersalah (2)
94 Bab 94. Bagaimana Bisa Kau Tidak Menyadarinya, Daniella?
95 Bab 95. Leighton Castel (1)
96 Bab 96. Leighton Castel (2)
97 Bab 97. Rahasia Besar Keluarga Leighton
98 Bab 98. Ada Jalan Keluar
99 Bab 99. Guinevere Leighton
100 Bab 100. Fatamorgana ? (1)
101 Bab 101. Fatamorgana ? (2)
102 Bab 102. Kenapa Kau Menghindariku, Daniella ?
103 Bab 103. Kau Tertangkap Basah
104 Bab 104. Ulah Benzodiazepin ?
105 Bab 105. Amplop Coklat Ukuran Folio
106 Bab 106. Bagaikan Bertemu Dengan Hulunya
107 Bab 107. Ku Titipkan Daniella Conley Putriku
108 Bab 108. Kenyataan Yang Bertolak belakang
109 Bab 109. One Step Closer
110 Bab 110. Keberuntungan Atau Musibah?
111 Bab 111. Candaanmu Tidak Lucu Daniella
112 Bab 112. Pencuri Ciuuman Pernikahan
113 Bab 113. Consummate The Marriage.
114 Bab 114. Luka Tak Berdarah
115 Bab 115. Clementine Sang Asisten Eksekutor
116 Bab 116. Last But Not Least 1
117 Bab 117. Last But Not Least 2
Episodes

Updated 117 Episodes

1
Bab 1. Keluarga Anthony Chavez
2
Bab 2. Gonggongan Bella Si Golden Retriever
3
Bab 3. Racun Sianida
4
Bab 4. Sean Conley Sang Ilmuan Biologi
5
Bab 5. "Cinta" Pertama Terasa Menyakitkan
6
Bab 6. Patah Hati Berkali-kali
7
Bab 7. Cinta Mania?
8
Bab 8. Aku Lakukan Ini Untukmu Ayah
9
Bab 9. Rumah Sakit (1)
10
Bab 10. Rumah Sakit (2)
11
Bab 11. Buku Ruth Hilang
12
Bab 12. Bukan Aku Pelakunya
13
Bab 13. Perundungan
14
Bab 14. Kecelakaan Yang Disengaja?
15
Bab 15. Pemakaman Betty Friedan
16
Bab 16. Analisis Eksperimental
17
Bab 17. Prototype GenX
18
Bab 18. "Pekerjaan" Membawa Petaka
19
Bab 19. Pindah Ke Ramsey
20
Bab 20. Pengintaian (1)
21
Bab 21. Pengintaian (2)
22
Bab 22. Pengintaian Yang Sia-Sia?
23
Bab. 23. Menuju Ramsey (1)
24
Bab 24. Menuju Ramsey (2)
25
Bab 25. Hari Pertama Di Ramsey
26
Bab 26. Menjauh Dari Rumah
27
Bab 27. Semoga Kau Baik-Baik Saja Dwayne
28
Bab 28. Dia Kekasihku (?)
29
29. Jiwa Paramedisku Menolak Meninggalkan Dia Di Sana
30
Bab 30. Godaan Danau Kecil Di Belakang Rumah
31
Bab 31. Daniella, Bagaimana Kau Melakukannya?
32
Bab 32. Sean Conley Profesor Misterius ?
33
Bab 33. Menuju Minnesota
34
Bab 34. Safe Deposit Box Untuk Alyssa
35
Bab 35. Di Tantang Bruno Kawe
36
Bab 36. Bruno Kawe Paling Oke
37
Bab 37. Jangan Main Api, Mia
38
Bab 38. Interogasi Cindy Davis (1)
39
Bab 39. Interogasi Cindy Davis (2)
40
Bab 40. Rencana Pemanggilan Ke 2
41
Bab 41. Nafsu Membawa Sengsara
42
Bab 42. Uang Damai ?
43
Bab 43. Panggilan Darurat
44
Bab 44. Di Kantor Sheriff
45
Bab 45. Don Pria Yang Dapat Diandalkan
46
Bab 46. Semesta Mengajak Bercanda Atau Sedang Bermain Petak Umpet ?
47
Bab 47. Benarkah Bukan Julian ?
48
Bab 48. Pulang
49
Bab 49. Daniella Demam ?
50
Bab 50. Bagaimana mungkin ?
51
Bab 51. Dwayne Ingat Kejadian Malam Itu?
52
Bab 52. 'Sesuatu' Yang Begitu Menggoda
53
Bab 53. Terlanjur Berjanji
54
Bab 54. Harga Diri Yang Tercabik
55
Bab 55. Kesedihan Dan Penyesalan
56
Bab 56. Akankah Semesta Merestui ?
57
Bab 57. Kapan Giliranku ?
58
Bab 58. Tidak Boleh Tidur Sekamar
59
Bab 59. Tamu Dari Minnesota (1)
60
Bab 60. Tamu Dari Minnesota (2)
61
Bab 61. Hari Pertama Sekolah
62
Bab 62. Akhir Perjalanan Bruno Kawe (1)
63
Bab 63. Akhir Perjalanan Bruno Kawe (2)
64
Bab 64. Seandainya Alyssa Mau Sedikit Bersabar
65
Bab 65. Hak Anak Yang Terabaikan
66
Bab 66. Kecewa Pada Polisi
67
Bab 67. Cheers
68
Bab 68. Anonymous (1)
69
Bab 69. Anonymous (2)
70
Bab 70. Menyerah Dengan Keangkuhan Hati
71
Bab 71. Persimpangan Naas
72
Bab 72. Keinginan Alyssa
73
Bab 73. Kunjungan Dokter (1)
74
Bab 74. Kunjungan Dokter (2)
75
Bab 75. Firasat Emma
76
Bab 76. Perkembangan Kasus-kasus
77
Bab 77. Akhir Perjalanan Badut Sulap
78
Bab 78. Teman Gak Ada Akhlak
79
Bab 79. Bullying
80
Bab 80. Daniella Bertahanlah
81
Bab 81. Aktivitas Rahasia Daniella
82
Bab 82. Rudapaksa ?
83
Bab 83. Human Error?
84
Bab 84. Trauma Healing
85
Bab 85. Konfrontir
86
Bab 86. Prom Night
87
Bab 87. Usil Dibayar Tunai
88
Bab 88. Daniella My Beloved Daughter
89
Bab 89. Terjebak Nostalgia
90
Bab 90. Absurd
91
Bab 91. Jebakan Membawa Petaka
92
Bab 92. Aku Tidak Bersalah (1)
93
Bab 93. Aku Tidak Bersalah (2)
94
Bab 94. Bagaimana Bisa Kau Tidak Menyadarinya, Daniella?
95
Bab 95. Leighton Castel (1)
96
Bab 96. Leighton Castel (2)
97
Bab 97. Rahasia Besar Keluarga Leighton
98
Bab 98. Ada Jalan Keluar
99
Bab 99. Guinevere Leighton
100
Bab 100. Fatamorgana ? (1)
101
Bab 101. Fatamorgana ? (2)
102
Bab 102. Kenapa Kau Menghindariku, Daniella ?
103
Bab 103. Kau Tertangkap Basah
104
Bab 104. Ulah Benzodiazepin ?
105
Bab 105. Amplop Coklat Ukuran Folio
106
Bab 106. Bagaikan Bertemu Dengan Hulunya
107
Bab 107. Ku Titipkan Daniella Conley Putriku
108
Bab 108. Kenyataan Yang Bertolak belakang
109
Bab 109. One Step Closer
110
Bab 110. Keberuntungan Atau Musibah?
111
Bab 111. Candaanmu Tidak Lucu Daniella
112
Bab 112. Pencuri Ciuuman Pernikahan
113
Bab 113. Consummate The Marriage.
114
Bab 114. Luka Tak Berdarah
115
Bab 115. Clementine Sang Asisten Eksekutor
116
Bab 116. Last But Not Least 1
117
Bab 117. Last But Not Least 2

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!