Bab 11. Buku Ruth Hilang

Hari ini merupakan hari pertama Daniella kembali ke sekolah, setelah seminggu lamanya dirawat di rumah sakit. Begitu masuk kelas, Dani langsung menuju kursinya yang terletak paling belakang di barisan tengah. Seperti biasa, ia lebih suka berdiam diri di tempat duduknya dari pada berbaur dengan teman-teman sekelasnya yang lain.

Dari kursinya ia bisa melihat Ruth Handler, siswi populer di kelasnya sedang dikelilingi oleh beberapa orang siswi.

"Hei Ruth, kau sedang membaca apa?" Tanya Betty sembari mendekat ke arah Ruth. Ruth yang sedang asik dengan buku bacaannya, menoleh dengan senyum manis menghiasi wajahnya yang cantik.

"Ohh, ini Winni The Pooh. " Jawab Ruth sambil memperlihatkan sampul buku yang dibacanya berjudul When We Were Very Young.

"Wahh.. Aku belum baca seri yang ini." Ucap Betty sambil mengusap buku yang ada di tangan Ruth.

"Ini volume ke 4 yang belum aku baca dari 4 volume Vintage A Treasury of Winnie The Pooh, karya A. A. Milne. Ayahku baru saja kembali dari London. Ia membawakan buku ini sebagai oleh-oleh." Ujar Ruth bangga.

"Wahhh... Aku iri sekali. " Timpal anak yang lain.

"Kalian boleh meminjam setelah aku selesai membacanya. Tapi dengan satu syarat." Ruth memberi tanda satu dengan telunjuknya.

"Syaratnya apa, Ruth." Tanya Betty.

"Iya syaratnya apa? " Respon anak-anak yang lain.

"Syaratnya, kalian harus menjaga buku ini sebaik-baiknya. Karena buku ini pemberian ayahku yang berharga. Aku tidak ingin buku ini sampai hilang atau pun rusak."

"Tentu saja Ruth. Kami berjanji. " Ucap mereka bersamaan.

Gadis kecil berambut pirang yang bernama Ruth Handler itu memang cantik, ditambah dia juga ramah dan baik hati pada semua orang. Nilai plus lain dari Ruth, dia anak yang pintar. Di kelasnya selalu menempati peringkat teratas. Tak heran, banyak yang menyukai dan ingin berteman dekat dengannya.

Sedangkan Daniella di sekolah termasuk anak yang tidak terlalu menonjol. Di kelas dia juga biasa-biasa saja. Walaupun demikian, dia anak yang rajin. Setiap tugas yang diberikan oleh guru, tidak pernah ia lewatkan. Cuma satu kelemahan Daniella, ia terlalu pendiam dan tertutup. Lebih menyukai menyimpan semua yang dirasakan dalam hati. Setiap anak yang mencoba mengajaknya berbicara akan mati kutu sendiri, karena Dani tidak pintar untuk berkata-kata.

Sejak dari bangku taman kanak-kanak, Daniella selalu satu kelas dengan Ruth. Pemandangan yang tersaji di hadapannya itu, sebenarnya telah menjadi pemandangan biasa yang menjadi rutinitasnya sehari-hari di sekolah. Tapi mengapa hari ini hati Dani terasa panas. Selama ini, ia memang iri dengan segala keberuntungan yang dimiliki oleh Ruth. Keluarga yang sempurna, teman-teman yang selalu ada. Dibanding dengan dirinya, Daniella hanya memiliki seorang ayah yang terlalu sibuk dengan pekerjaannya. Sedangkan teman, tidak seorang pun mau berteman dengannya. Daniella tidak tau rasanya punya teman. Ia juga tidak mengerti bagaimana caranya berteman.

Kehidupannya sangat bertolak belakang dengan Ruth. Salahkah ia jika rasa iri hinggap di hatinya? Ruth memang tidak memiliki kesalahan apa-apa dengannya. Gadis berambut pirang itu memang tidak pernah mengganggunya, tetapi saat ini Daniella merasa terganggu dengan segala keberuntungan gadis kecil itu.

.

.

Pada saat jam pelajaran olah raga berakhir, Ruth yang baru saja tiba di ruang kelas, berniat mengambil botol air minum yang ia simpan di dalam tas.Tiba-tiba, ia menangis histeris begitu menemukan buku pemberian ayahnya telah raib dari dalam tas. Tangisan itu menarik perhatian para siswa yang baru saja kembali dari lapangan.

"Ada apa Ruth?" Tanya Ace, sang ketua kelas.

" Bu, Buku ku.. Huuu.. " Jawab Ruth di sela tangisnya.

"Kenapa dengan buku mu?"

"Buku Winni ku hilaaaaang.. huu huu huu. "

" Hilang? Memangnya kamu taruh di mana?"

"Tadi, aku simpan dalam tas ku. Di sini. " Ruth menunjuk laci utama tasnya. "Sekarang sudah tidak ada lagi. Huuu.. "

"Cari dulu, siapa tahu kamu salah taruh." Hibur Ace

"Salah taruh gimana? Nih tak ada.. " Ruth mengeluarkan semua isi tasnya ke atas meja. "Tidak ada kan?"

"Apa mungkin ada seseorang yang telah mengambilnya? Wah berat ini kasusnya. Sebaiknya urusan ini di selesai oleh wali kelas saja. " Gumam Ace.

"Adam. Cepat kau panggil Mr. Robert. " Perintah Ace pada salah sorang temannya.

"Baik, Ace."

Anak laki-laki yang bernama Adam itu segera berlari menemui wali kelasnya, Mr. Robert Delwyn. Sementara itu, satu per satu siswa mulai masuk ke dalam kelas. Ada yang berkerumun dekat Ruth, ada yang memilih duduk di kursi masing-masing.

Tak beberapa lama kemudian, Mr. Robert Delwyn datang dengan langkah lebar diikuti oleh Adam di belakangnya.

"Apa yang telah terjadi?" Tanya Mr. Robert ketika ia mendapatkan Ruth sesenggukan di tempat duduknya.

"Buku milik Ruth hilang, Mr. " Jawab Ace.

"Hilang bagaimana?"

Ace pun menceritakan kronologi kejadian yang telah menimpa Ruth. Setelah memahami situasi yang sedang terjadi, Mr. Robert meminta semua siswa untuk kembali ke tempat duduk masing-masing.

"Anak-anak. Mengambil sesuatu yang bukan milik kita itu adalah perbuatan yang tidak baik. Buku teman kita, Ruth hilang dari dalam tasnya. Mr beri kesempatan bagi siapa yang merasa mengambil buku itu, untuk berani mengakui perbuatannya. Dan segera mengembalikan buku itu pada pemiliknya."

Mr. Robert mengamati seisi kelas. Memandang wajah-wajah polos siswanya satu persatu. Satu detik. Dua detik. Tiga detik. Sepuluh detik di tunggu, tak ada seorang siswa pun yang mengacungkan tangannya.

"Kalau tidak ada yang mau mengaku, Mr. akan melakukan penggeledahan. Silahkan kalian taruh tas di atas meja masing-masing, kemudian keluar dengan tertib. Tunggulah di luar kelas."

"Baik, Mr. " Jawab para siswa.

Satu persatu siswa keluar dengan tertib mengikuti arahan wali kelas mereka. Begitu semua siswa telah keluar dan kelas menjadi kosong, Mr Robert mulai menggeledah satu persatu tas para siswa. 20 menit berlalu ia belum menemukan apa yang dicarinya. Kemudian ia memerintahkan para siswanya untuk kembali masuk ke dalam kelas.

"Kalian bisa kembali ke kursi masing-masing. Duduklah dengan tertib. Mr keluar sebentar."

"Baik, Mr." Sahut anak-anak.

"Mr.... Bagaimana dengan buku ku?" Tanya Ruth pada Mr. Robert yang baru saja berjalan beberapa langkah.

"Kau tunggu saja di kelas. Percayalah, Mr akan menyelesaikannya."

"Baik, Mr. " Jawab Ruth pelan. Dengan langkah lesu ia kembali ke tempat duduknya bergabung dengan teman-temannya lain yang telah lebih dahulu masuk ruangan.

Guru pria itu pun menjauh. Ia menuju suatu tempat untuk mencari tahu kebenaran dibalik kasus yang jarang terjadi di kelasnya itu.

.

.

.

Terpopuler

Comments

🏘⃝Aⁿᵘ𝐀⃝🥀му𒈒⃟ʟʙᴄ𝐙⃝🦜ˢ⍣⃟ₛ

🏘⃝Aⁿᵘ𝐀⃝🥀му𒈒⃟ʟʙᴄ𝐙⃝🦜ˢ⍣⃟ₛ

karena kamu terlalu tertutup Dani, cobalah membuka diri mungkin banyak teman yang akan kamu punya

2024-02-10

3

໓աiɛ🌸

໓աiɛ🌸

hhmmm sepwrtinya sisi buruk Dani muncul nih

2024-01-04

4

໓աiɛ🌸

໓աiɛ🌸

Kenapa Dani...padahal berteman itu sangat baik, carilah teman yg se frekuensi denganmu

2024-01-04

4

lihat semua
Episodes
1 Bab 1. Keluarga Anthony Chavez
2 Bab 2. Gonggongan Bella Si Golden Retriever
3 Bab 3. Racun Sianida
4 Bab 4. Sean Conley Sang Ilmuan Biologi
5 Bab 5. "Cinta" Pertama Terasa Menyakitkan
6 Bab 6. Patah Hati Berkali-kali
7 Bab 7. Cinta Mania?
8 Bab 8. Aku Lakukan Ini Untukmu Ayah
9 Bab 9. Rumah Sakit (1)
10 Bab 10. Rumah Sakit (2)
11 Bab 11. Buku Ruth Hilang
12 Bab 12. Bukan Aku Pelakunya
13 Bab 13. Perundungan
14 Bab 14. Kecelakaan Yang Disengaja?
15 Bab 15. Pemakaman Betty Friedan
16 Bab 16. Analisis Eksperimental
17 Bab 17. Prototype GenX
18 Bab 18. "Pekerjaan" Membawa Petaka
19 Bab 19. Pindah Ke Ramsey
20 Bab 20. Pengintaian (1)
21 Bab 21. Pengintaian (2)
22 Bab 22. Pengintaian Yang Sia-Sia?
23 Bab. 23. Menuju Ramsey (1)
24 Bab 24. Menuju Ramsey (2)
25 Bab 25. Hari Pertama Di Ramsey
26 Bab 26. Menjauh Dari Rumah
27 Bab 27. Semoga Kau Baik-Baik Saja Dwayne
28 Bab 28. Dia Kekasihku (?)
29 29. Jiwa Paramedisku Menolak Meninggalkan Dia Di Sana
30 Bab 30. Godaan Danau Kecil Di Belakang Rumah
31 Bab 31. Daniella, Bagaimana Kau Melakukannya?
32 Bab 32. Sean Conley Profesor Misterius ?
33 Bab 33. Menuju Minnesota
34 Bab 34. Safe Deposit Box Untuk Alyssa
35 Bab 35. Di Tantang Bruno Kawe
36 Bab 36. Bruno Kawe Paling Oke
37 Bab 37. Jangan Main Api, Mia
38 Bab 38. Interogasi Cindy Davis (1)
39 Bab 39. Interogasi Cindy Davis (2)
40 Bab 40. Rencana Pemanggilan Ke 2
41 Bab 41. Nafsu Membawa Sengsara
42 Bab 42. Uang Damai ?
43 Bab 43. Panggilan Darurat
44 Bab 44. Di Kantor Sheriff
45 Bab 45. Don Pria Yang Dapat Diandalkan
46 Bab 46. Semesta Mengajak Bercanda Atau Sedang Bermain Petak Umpet ?
47 Bab 47. Benarkah Bukan Julian ?
48 Bab 48. Pulang
49 Bab 49. Daniella Demam ?
50 Bab 50. Bagaimana mungkin ?
51 Bab 51. Dwayne Ingat Kejadian Malam Itu?
52 Bab 52. 'Sesuatu' Yang Begitu Menggoda
53 Bab 53. Terlanjur Berjanji
54 Bab 54. Harga Diri Yang Tercabik
55 Bab 55. Kesedihan Dan Penyesalan
56 Bab 56. Akankah Semesta Merestui ?
57 Bab 57. Kapan Giliranku ?
58 Bab 58. Tidak Boleh Tidur Sekamar
59 Bab 59. Tamu Dari Minnesota (1)
60 Bab 60. Tamu Dari Minnesota (2)
61 Bab 61. Hari Pertama Sekolah
62 Bab 62. Akhir Perjalanan Bruno Kawe (1)
63 Bab 63. Akhir Perjalanan Bruno Kawe (2)
64 Bab 64. Seandainya Alyssa Mau Sedikit Bersabar
65 Bab 65. Hak Anak Yang Terabaikan
66 Bab 66. Kecewa Pada Polisi
67 Bab 67. Cheers
68 Bab 68. Anonymous (1)
69 Bab 69. Anonymous (2)
70 Bab 70. Menyerah Dengan Keangkuhan Hati
71 Bab 71. Persimpangan Naas
72 Bab 72. Keinginan Alyssa
73 Bab 73. Kunjungan Dokter (1)
74 Bab 74. Kunjungan Dokter (2)
75 Bab 75. Firasat Emma
76 Bab 76. Perkembangan Kasus-kasus
77 Bab 77. Akhir Perjalanan Badut Sulap
78 Bab 78. Teman Gak Ada Akhlak
79 Bab 79. Bullying
80 Bab 80. Daniella Bertahanlah
81 Bab 81. Aktivitas Rahasia Daniella
82 Bab 82. Rudapaksa ?
83 Bab 83. Human Error?
84 Bab 84. Trauma Healing
85 Bab 85. Konfrontir
86 Bab 86. Prom Night
87 Bab 87. Usil Dibayar Tunai
88 Bab 88. Daniella My Beloved Daughter
89 Bab 89. Terjebak Nostalgia
90 Bab 90. Absurd
91 Bab 91. Jebakan Membawa Petaka
92 Bab 92. Aku Tidak Bersalah (1)
93 Bab 93. Aku Tidak Bersalah (2)
94 Bab 94. Bagaimana Bisa Kau Tidak Menyadarinya, Daniella?
95 Bab 95. Leighton Castel (1)
96 Bab 96. Leighton Castel (2)
97 Bab 97. Rahasia Besar Keluarga Leighton
98 Bab 98. Ada Jalan Keluar
99 Bab 99. Guinevere Leighton
100 Bab 100. Fatamorgana ? (1)
101 Bab 101. Fatamorgana ? (2)
102 Bab 102. Kenapa Kau Menghindariku, Daniella ?
103 Bab 103. Kau Tertangkap Basah
104 Bab 104. Ulah Benzodiazepin ?
105 Bab 105. Amplop Coklat Ukuran Folio
106 Bab 106. Bagaikan Bertemu Dengan Hulunya
107 Bab 107. Ku Titipkan Daniella Conley Putriku
108 Bab 108. Kenyataan Yang Bertolak belakang
109 Bab 109. One Step Closer
110 Bab 110. Keberuntungan Atau Musibah?
111 Bab 111. Candaanmu Tidak Lucu Daniella
112 Bab 112. Pencuri Ciuuman Pernikahan
113 Bab 113. Consummate The Marriage.
114 Bab 114. Luka Tak Berdarah
115 Bab 115. Clementine Sang Asisten Eksekutor
116 Bab 116. Last But Not Least 1
117 Bab 117. Last But Not Least 2
Episodes

Updated 117 Episodes

1
Bab 1. Keluarga Anthony Chavez
2
Bab 2. Gonggongan Bella Si Golden Retriever
3
Bab 3. Racun Sianida
4
Bab 4. Sean Conley Sang Ilmuan Biologi
5
Bab 5. "Cinta" Pertama Terasa Menyakitkan
6
Bab 6. Patah Hati Berkali-kali
7
Bab 7. Cinta Mania?
8
Bab 8. Aku Lakukan Ini Untukmu Ayah
9
Bab 9. Rumah Sakit (1)
10
Bab 10. Rumah Sakit (2)
11
Bab 11. Buku Ruth Hilang
12
Bab 12. Bukan Aku Pelakunya
13
Bab 13. Perundungan
14
Bab 14. Kecelakaan Yang Disengaja?
15
Bab 15. Pemakaman Betty Friedan
16
Bab 16. Analisis Eksperimental
17
Bab 17. Prototype GenX
18
Bab 18. "Pekerjaan" Membawa Petaka
19
Bab 19. Pindah Ke Ramsey
20
Bab 20. Pengintaian (1)
21
Bab 21. Pengintaian (2)
22
Bab 22. Pengintaian Yang Sia-Sia?
23
Bab. 23. Menuju Ramsey (1)
24
Bab 24. Menuju Ramsey (2)
25
Bab 25. Hari Pertama Di Ramsey
26
Bab 26. Menjauh Dari Rumah
27
Bab 27. Semoga Kau Baik-Baik Saja Dwayne
28
Bab 28. Dia Kekasihku (?)
29
29. Jiwa Paramedisku Menolak Meninggalkan Dia Di Sana
30
Bab 30. Godaan Danau Kecil Di Belakang Rumah
31
Bab 31. Daniella, Bagaimana Kau Melakukannya?
32
Bab 32. Sean Conley Profesor Misterius ?
33
Bab 33. Menuju Minnesota
34
Bab 34. Safe Deposit Box Untuk Alyssa
35
Bab 35. Di Tantang Bruno Kawe
36
Bab 36. Bruno Kawe Paling Oke
37
Bab 37. Jangan Main Api, Mia
38
Bab 38. Interogasi Cindy Davis (1)
39
Bab 39. Interogasi Cindy Davis (2)
40
Bab 40. Rencana Pemanggilan Ke 2
41
Bab 41. Nafsu Membawa Sengsara
42
Bab 42. Uang Damai ?
43
Bab 43. Panggilan Darurat
44
Bab 44. Di Kantor Sheriff
45
Bab 45. Don Pria Yang Dapat Diandalkan
46
Bab 46. Semesta Mengajak Bercanda Atau Sedang Bermain Petak Umpet ?
47
Bab 47. Benarkah Bukan Julian ?
48
Bab 48. Pulang
49
Bab 49. Daniella Demam ?
50
Bab 50. Bagaimana mungkin ?
51
Bab 51. Dwayne Ingat Kejadian Malam Itu?
52
Bab 52. 'Sesuatu' Yang Begitu Menggoda
53
Bab 53. Terlanjur Berjanji
54
Bab 54. Harga Diri Yang Tercabik
55
Bab 55. Kesedihan Dan Penyesalan
56
Bab 56. Akankah Semesta Merestui ?
57
Bab 57. Kapan Giliranku ?
58
Bab 58. Tidak Boleh Tidur Sekamar
59
Bab 59. Tamu Dari Minnesota (1)
60
Bab 60. Tamu Dari Minnesota (2)
61
Bab 61. Hari Pertama Sekolah
62
Bab 62. Akhir Perjalanan Bruno Kawe (1)
63
Bab 63. Akhir Perjalanan Bruno Kawe (2)
64
Bab 64. Seandainya Alyssa Mau Sedikit Bersabar
65
Bab 65. Hak Anak Yang Terabaikan
66
Bab 66. Kecewa Pada Polisi
67
Bab 67. Cheers
68
Bab 68. Anonymous (1)
69
Bab 69. Anonymous (2)
70
Bab 70. Menyerah Dengan Keangkuhan Hati
71
Bab 71. Persimpangan Naas
72
Bab 72. Keinginan Alyssa
73
Bab 73. Kunjungan Dokter (1)
74
Bab 74. Kunjungan Dokter (2)
75
Bab 75. Firasat Emma
76
Bab 76. Perkembangan Kasus-kasus
77
Bab 77. Akhir Perjalanan Badut Sulap
78
Bab 78. Teman Gak Ada Akhlak
79
Bab 79. Bullying
80
Bab 80. Daniella Bertahanlah
81
Bab 81. Aktivitas Rahasia Daniella
82
Bab 82. Rudapaksa ?
83
Bab 83. Human Error?
84
Bab 84. Trauma Healing
85
Bab 85. Konfrontir
86
Bab 86. Prom Night
87
Bab 87. Usil Dibayar Tunai
88
Bab 88. Daniella My Beloved Daughter
89
Bab 89. Terjebak Nostalgia
90
Bab 90. Absurd
91
Bab 91. Jebakan Membawa Petaka
92
Bab 92. Aku Tidak Bersalah (1)
93
Bab 93. Aku Tidak Bersalah (2)
94
Bab 94. Bagaimana Bisa Kau Tidak Menyadarinya, Daniella?
95
Bab 95. Leighton Castel (1)
96
Bab 96. Leighton Castel (2)
97
Bab 97. Rahasia Besar Keluarga Leighton
98
Bab 98. Ada Jalan Keluar
99
Bab 99. Guinevere Leighton
100
Bab 100. Fatamorgana ? (1)
101
Bab 101. Fatamorgana ? (2)
102
Bab 102. Kenapa Kau Menghindariku, Daniella ?
103
Bab 103. Kau Tertangkap Basah
104
Bab 104. Ulah Benzodiazepin ?
105
Bab 105. Amplop Coklat Ukuran Folio
106
Bab 106. Bagaikan Bertemu Dengan Hulunya
107
Bab 107. Ku Titipkan Daniella Conley Putriku
108
Bab 108. Kenyataan Yang Bertolak belakang
109
Bab 109. One Step Closer
110
Bab 110. Keberuntungan Atau Musibah?
111
Bab 111. Candaanmu Tidak Lucu Daniella
112
Bab 112. Pencuri Ciuuman Pernikahan
113
Bab 113. Consummate The Marriage.
114
Bab 114. Luka Tak Berdarah
115
Bab 115. Clementine Sang Asisten Eksekutor
116
Bab 116. Last But Not Least 1
117
Bab 117. Last But Not Least 2

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!