Hari itu berlalu di keluarga Anthony seperti biasanya. Setelah menyelesaikan sarapannya pada pukul sembilan pagi, Anthony terlihat menuju kebun bunga miliknya yang berjarak satu kilometer dari kediamannya, dengan mengendarai mobil pickup Honda Acty keluaran tahun 1997 berwarna merah.
Pada pukul dua belas siang, Dorothy dengan mengendarai sepeda mengantarkan makan siang suaminya yang dibawa menggunakan lunchbox. Ia kembali ke rumah satu jam kemudian.
Pada pukul empat sore, Anthony kembali dari kebun. Ia sempat menyapa Tuan Felix yang berpapasan di jalan, menyapa Nyonya Dolores yang sedang duduk di kursi goyang depan rumahnya dan singgah sebentar ke toko serba ada milik Tuan Davis untuk membeli beberapa bahan makanan, susu dan popok bayi.
Dua hari berlalu sejak saat itu, tidak seorang pun melihat Anthony keluar rumah untuk melakukan aktivitasnya seperti biasa. Hingga suatu hari pada pukul 7 pagi, Helena istri Frank Martinez, yang sedang mempersiapkan sarapan untuk keluarganya, mendengar suara gonggong anjing. Frank Martinez merupakan tetangga Anthony yang rumahnya. berjarak 500 meter dari kediaman keluarga Anthony.
(Perlu diketahui bahwa setiap rumah di kota Colma rata-rata memiliki halaman yang luas. Sehingga jarak dengan tetangga sebelah rumah bisa mencapai 500 meter lebih).
Awalnya Helena tidak menaruh curiga sama sekali. Tetapi setelah gonggongan itu tidak berhenti selama lebih dari 10 menit, ia memanggil suaminya yang berada di depan rumah.
" Frank.. Frank..." Sambil berjalan cepat menuju ke tempat suaminya berada.
Frank yang sedang menaikkan peralatan berkebun ke atas pickup, menjawab panggil istrinya.
" Iya sayang. Aku di sini. " Teriaknya.
Helena yang berjalan terburu-buru mendapati suaminya sedang menutup bak pickup dengan mesin pemotongan rumput telah sedia di atas mobil.
"Frank...Apa kau mendengar suara gonggongan anjing?"
Mendengar perkataan istrinya, Frank terdiam sejenak, sambil menajamkan pendengarannya.
Guk.. Guk.. Guk..
Dari tempatnya berada, sayup terdengar suara gonggongan seekor anjing yang dimaksud istrinya.
"Benar sayang. Sepertinya datang dari arah rumah Anthony."
" Apakah itu suara Bella?" Tanya Helena.
Bella adalah anjing betina jenis Golden Retriever milik keluarga Anthony. Bella kecil dipelihara oleh Anthony sejak pria itu belum menikah. Bella biasa menemani Anthony berkebun. Sejak anak-anak Anthony lahir, Bella seakan-akan menjelma menjadi pengasuh untuk buah hati Anthony dan Dorothy. Ia lebih sering berada di rumah dari pada ikut Anthony ke kebun. Menemani putra putri Anthony bermain.
" Sepertinya begitu, sayang. Biar aku lihat sebentar."
"Aku ikut. " Ucap Helena cepat.
Tanpa menjawab perkataan istrinya, Frank berjalan menuju rumah Anthony diikut oleh Helena di belakangnya. Begitu sampai di depan rumah Anthony, suami istri itu melihat Bella menggonggong dengan wajah menghadap ke rumah.
"Sepertinya ada sesuatu tidak beres yang terjadi pada keluarga Anthony." Ucap Frank. "Biar aku liat ke dalam."
Ketika Frank akan melangkah, Helena dengan cepat menarik lengan suaminya.
"Jangan Frank. Sebaik kita tunggu polisi datang. Kita tidak tahu apa yang telah terjadi di dalam sana. Bisa-bisa nanti kau akan merusak barang bukti."
"Atau aku tenangkan Bella lebih dahulu." Ucap Frank selanjutnya.
"Itu juga jangan, Frank. Bella juga termasuk barang bukti. Kamu mau sidik jarimu melekat di tubuhnya? Dan itu akan menyulitkan polisi untuk melakukan investigasi."
Apa yang dikatakan Helena masuk akal. Dalam hatinya, Frank membenarkan hal itu.
"Kalau begitu kita harus segera menghubungi polisi." Ucap Frank kemudian.
" Ya. Sebaiknya begitu."
" Tapi aku tidak membawa ponselku. Apakah kau membawanya, sayang?" Tanya Frank.
"Aku juga tidak."
"Sebaiknya aku ambil ponselku sebentar. Kau di sini saja."
"Baik, Frank. Pergilah secepatnya."
Baru saja Frank melangkahkan kakinya menuju rumah, dari kejauhan ia mendengar suara motor mendekat. Ternyata Dick Thompson dengan motor custom kebanggaannya, sedang melaju ke arah mereka. Tanpa berfikir panjang Frank segera menghentikan laju kendaraan Dick yang berjalan tidak terlalu kencang itu.
"Dick... Berhenti sebentar..!!!"
Melihat Frank yang merentangkan tangannya di tengah jalan, Dick menekan rem tangannya untuk menghentikan laju motornya.
"Ada apa Frank?" Tanya Dick begitu motornya berhenti.
"Apakah kau membawa ponsel mu, Dick?"
"Ya. Aku ada membawanya. Kenapa?"
"Boleh aku meminjamnya sebentar?"
"Tentu saja." Dick merogoh saku celana. Ia mengeluarkan ponsel miliknya dan memberikan pada Frank. Frank dengan cepat mengambil ponsel yang diberikan Dick. Ia segera menekan nomor darurat. Tak lama kemudian, terdengar suara operator menerima panggilan Frank.
"Kantor kepolisian Colma, ada yang bisa dibantu?"
"Frank Martinez di sini. Bisakah kau mengirimkan sejumlah petugas kepolisian ke rumah Anthony Chavez? Sepertinya terjadi sesuatu dengan mereka."
"Bisa dijelaskan apa yang telah kau lihat, Frank?" Tanya operator wanita itu.
"Bella, anjing Golden Retriever milik Anthony yang bisanya bermain di dalam rumah, sekarang ia sedang berada di luar rumah. Anjing itu menggonggong dengan kencang selama sepuluh menit lebih, dengan wajah menghadap ke rumahnya. Aku khawatir telah terjadi sesuatu pada keluarga itu."
"Baik Frank. Aku mengerti. Bisakah kau menyebutkan alamat lengkapnya?"
Frank kemudian menyebutkan di mana rumah keluarga Anthony berada.
"Oke Frank. Terima kasih atas informasinya. Petugas kami akan tiba bersama dengan pelatih anjing dalam 5 menit. Bisakah kau tetap berada di sana hingga mereka tiba?"
"Tentu saja. Aku akan menunggu kedatangan mereka."
"Terima kasih Frank. Semoga harimu menyenangkan."
"Terimakasih kembali."
Panggil itu pun terputus. Frank segera menyerahkan kembali ponsel milik Dick.
"Terima kasih, Dick."
"Sama-sama, Frank." Dick menyimpan ponselnya kembali ke dalam saku celananya.
"Apa yang terjadi, Frank?"
"Entahlah aku pun tidak tahu. Lihatlah Bella dari tadi menggonggong terus."
Dick yang sedari tadi mendengar pembicaraan telepon yang dilakukan Frank, membenarkan hal itu. Pandangannya pun beralih ke arah rumah Anthony. Ia segera memahami situasi yang tengah terjadi saat itu.
"Sepertinya memang telah terjadi sesuatu dengan keluarga Anthony." Ucap Dick pelan. Sesaat mereka sama-sama terdiam.
"Kenapa kau tidak mencoba menenangkan Bella terlebih dahulu, Frank?" Tanya Dick kemudian.
"Aku ingin melakukannya. Tetapi istriku melarang. Mungkin di tubuh Bella ada sidik jari atau barang bukti. Sentuhan tanganku akan merusak hal itu."
"Oh iya. Kau benar. Aku mengerti."
Seperti yang dijanjikan operator, petugas kepolisian datang 5 menit kemudian. Officer Chris Kohrs beserta beberapa rekannya, turun dari mobil. Mereka segera mengamankan situasi. Melihat Frank dan Dick berada di sana, ia mendekat ke arah mereka.
"Siapa yang telah menghubungi petugas operator kami?"
"Aku Pak. " Jawab Frank
"Bisa kau tetap berada di sini? Kami membutuhkan beberapa keterangan dari mu."
"Baik, Pak."
Setelah berkata begitu, Officer Chris segera bergabung dengan rekan-rekannya yang terlebih dahulu telah memasuki halaman rumah Anthony. Seorang petugas polisi, bernama Lewis Powell, yang berperan sebagai pelatih anjing, segera melakukan tugasnya. Tak membutuhkan waktu lama, ia berhasil menenangkan Bella. Anjing betina berbulu keemasan bergelombang itu, kemudian dibawa naik ke mobil khusus milik polisi.
.
.
.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 117 Episodes
Comments
ramanda
apalagi jika wilayahnya ada di daerah perkebunan atau pertanian
2024-11-07
0
🏘⃝Aⁿᵘ𝐀⃝🥀му𒈒⃟ʟʙᴄ𝐙⃝🦜ˢ⍣⃟ₛ
astaga kukira tadi Bella ini wanita jahat eh ternyata anjing🙈😂
2024-02-08
17
J0€ A£F4❤️
tumben Lum ad komentar disini
2024-01-02
18