"Aku baik-baik saja. Bukankah aku masih bisa makan dan menendang? Aku belum sekarat," jawab Clarish sedikit bercanda.
Fisiknya sendiri istimewa. Jadi bagaimana mungkin dia akan berbaring di ranjang rumah sakit dan menunggu kematian?
"Jika bos tahu bahwa aku telah memintamu datang, dia pasti akan marah dan memotong gajiku."
Kendrick tahu sifat Elnathan yang tidak suka membiarkan dirinya merepotkan Clarish.
"Kalau begitu, itu masalahmu," ucap Clarish begitu tidak berperasaan. "Tapi aku benar-benar tidak bisa tinggal diam."
Jika Kendrick tidak bisa membantunya sekali pun, ia tetap akan pergi diam-diam.
Clarish tersenyum polos dan membuka salah satu perban yang membungkus kakinya yang terluka. Salah satu kakinya terjepit badan mobil saat itu, untungnya bukan patah tulang serius. Setidaknya tidak serius di matanya.
Dengan cepat, luka kulit di kakinya menghilang dengan sendirinya. Kendrick menyaksikan dengan mata kepalanya sendiri. Ini membuat kepalanya kesemutan.
"Katakan, seberapa kuat dirimu? Jika kamu bergabung dengan Organisasi Supernatural Internasional, kamu pasti menjadi harta," jelasnya.
"Entahlah, aku sendiri tidak tahu."
"Kamu yakin hal ini tidak akan dicurigai siapa pun? Luka sembuh begitu cepat, siapa pun pasti akan curiga, terutama polisi."
Belum lama ini polisi datang menemui Clarish untuk dimintai keterangan. Laporan tentang cederanya juga diperiksa.
"Justru itu, jika bukan karena khawatir dicurigai orang lain, aku tidak perlu repot tinggal di rumah sakit sebagai pasien kecelakaan mobil. Tapi malam ini mendesak, tidak masalah. Aku akan mengacaukan kamera pengawas dan mengatur semuanya."
"Kamu benar-benar esper yang aneh. Sebenarnya, apa kemampuan sejatimu?"
Clarish tidak menjawab. Kendrick juga tidak memaksa untuk mencari tahu. Keduanya meninggalkan rumah sakit tanpa ada yang mengetahuinya. Seolah-olah orang di sekitar tidak melihat keduanya.
"Benar-benar tidak bisa melihat kita? Apakah kamu menggunakan kemampuan tubuh transparan?" tanyanya dengan suara rendah.
"Ya, anggap saja begitu. Tidak perlu bicara pelan, tidak ada yang bisa mendengar suara kita."
"Ini luar biasa."
...----------------...
Kendrick mengendarai mobil menuju ke tempat di mana Geng Demonic berada. Di sana lah mereka menyandera Elnathan dan Sophia. Ini semua berkat petunjuk dari pelacak supernatural di tubuh Sophia.
Lokasinya cukup jauh hingga memakan waktu hampir setengah jam lamanya, bersyukurlah karena jalanan tidak ramai kendaraan saat ini.
"Kenapa penjahat suka sekali tinggal di lokasi yang terpencil?" Clarish selalu bingung dengan operasi para gangster.
Kendrick yang menyetir memberinya jawaban yang realistis. "Itu karena mereka melakukan kejahatan, entah pemerkosaan, pembunuhan dan penculikan hingga transaksi penjualan organ dalam. Tak terkecuali penjualan senjata ilegal."
"Ini lebih buruk dari kelompok mafia, bukan?'
"Tergantung."
Kendrick tak bisa berkata jika Elnathan merupakan orang baik.
Setibanya di jalan sepi yang kiri dan kanannya adalah hutan, mobil Kendrick berhenti. Lampu mobil dimatikan sehingga suasana di sana benar-benar gelap gulita.
"Jangan bertindak gegabah. Kita harus menyelamatkan tuan muda dan nona Sophia lebih dulu sebelum mengambil tindakan lain," jelasnya pada Clarish yang duduk di kursi penumpang, masih mengenakan pakaian pasien rumah sakit.
"Aku tahu." Clarish mengangguk.
Keduanya keluar dan menyusup ke markas Geng Demonic yang cukup jauh di dalam hutan. Tidak ada jalan setapak sama sekali di sana karena Kendrick mengambil jalan pintas untuk tiba di sana.
Ia khawatir jika anak buah Geng Demonic mungkin sudah menunggu anak buah Elnathan lain untuk disergap.
Keduanya melihat bangunan kecil di tanga yang cukup luas. Kendrick menjelaskan jika markas Geng Demonic ada di ruang bawah tanah. Rumah di luar itu hanyalah penyamaran semata.
"Aku akan masuk duluan. Kamu cari cara untuk masuk sendiri." Clarish tidak bisa membawa Kendrick bersamanya.
Sebelum Kendrick bisa menahannya, gadis itu sudah menghilang dari pandangannya. Hanya menyisakan embusan angin lembut yang menampar wajah.
"Teleport? Seberapa besar kekuatannya?" gumamnya merasa tidak terduga.
Tapi sekarang ia harus memikirkan cara untuk masuk. Ia masih khawatir jika Clarish akan menemukan musuh yang lebih kuat.
Tapi sepertinya Kendrick hanya buang-buang kekhawatiran. Gadis itu sama sekali tidak mengalami masalah apa pun saat memasuki markas Geng Demonic.
Setelah berteleport ke salah satu titik, ia menyembunyikan dirinya dengan baik. Ia bahkan menghindari semua mata kamera pengawas yang terpasang, beberapa senjata bahkan anjing penjaga yang ganas.
Ketika beberapa anjing yang menjaga beberapa titik melihat Clarish, bukannya menggonggong untuk memberi tahu majikan, mereka justru ketakutan. Clarish terlihat seperti raja hutan di mata para anjing penjaga.
Clarish tidak memedulikan semua anjing itu dan melewatinya. Setelah manusia itu lewat, para anjing menjadi malas. Mereka berbaring dan menjadi santai.
Siapa yang berani mencari masalah dengannya? Insting anjing sangat kuat. Mereka bisa melihat sesuatu yang tak bisa dilihat hewan lainnya. Dan ini adalah aura.
Clarish memasuki beberapa tempat untuk mencari tahu. Namun tak ada satu pun yang menarik perhatiannya. Jika Kendrick tahu ini, ia pasti akan marah sampai mati.
Kemudian Clarish berjalan menuju ke salah satu ruangan tempat bos Geng Demonic berada. Dengan santai, ia masuk tanpa permisi.
Di ruangan itu, beberapa pria dan wanita tertawa senang. Mereka tampaknya tengah membicarakan sesuatu tentang keberhasilan mereka menyandera Elnathan dan Sophia.
Namun kedatangan Clarish mengejutkan mereka.
"Siapa kamu? Kenapa kamu bisa masuk ke sini?" tanya salah satu pria dari mereka yang duduk seraya memegang segelas anggur.
Clarish memperhatikan mereka. Tapi langsung membuang mereka. Di antara mereka, tak ada satu pun yang merupakan seorang esper.
Tidak ada gunanya membuang-buang waktu untuk orang yang bahkan tak bisa menyentuh ujung bajunya sama sekali.
Melihat Clarish mengabaikan pertanyaannya, pria itu tidak senang. "Apakah kamu tuli? Beraninya kamu masuk ke sini? Tahukah kamu tempat apa ini?"
Clarish masih tidak menjawab, justru bertanya seolah-olah ia hanya datang untuk satu tujuan itu.
"Di mana Elnathan dan Sophia ditahan?" tanyanya.
"Apa?" Pihak lain sepertinya tidak menyadari jika kedatangan gadis itu hanya untuk Elnathan dan Sophia.
Hanya wanita yang sensitif dengan topik itu dan langsung bertanya pada intinya. "Apakah kamu ada hubungannya dengan kedua orang itu? Siapa kamu bagi mereka?"
Clarish tersenyum polos. "Aku teman Sophia. Mengetahui dia telah diculik, aku datang mencarinya untuk membawa mereka kembali."
Ketika mereka mendengar hal itu, rasanya mendengar lelucon paling menggelikan. Membawa mereka kembali? Tidak mungkin!
"Kamu benar-benar berkhayal. Setelah kamu datang ke sini, kamu pikir bisa pergi dengan mudah?"
Pemimpin Geng Demonic yang duduk sombong seperti raja di antara mereka, menatap Clarish dengan penuh minat. Sepertinya dia ingat jika ada satu gadis yang selalu berada di samping Sophia.
Tampaknya gadis itu adalah orang di depannya.
Bagaimana bisa Clarish masuk ke tempatnya dengan mudah, ini masalah lain.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 104 Episodes
Comments
Fifid Dwi Ariyani
trussehat
2024-02-04
0
dita18
kalian gak tau aja klo di balik kepolosan nya Clarish itu menyimpan bahaya u/ diri kalian sendiri.. 😅😅
2023-12-05
1