Bukan Lawan Mainnya

Dua mobil lawan paling depan melayang. Ketika mobil Lamborghini yang dikendarai Clarish lewat, dua mobil itu langsung menghantam dua mobil lain di belakangnya.

Benturan keras tak terhindarkan. Karena Clarish menggunakan kemampuan astrokinesis, semua benda yang dilewatinya juga terkena dampaknya.

Bahkan lampu jalan langsung pecah setelah terkena tabrakan arus listrik dengan magnet yang ada.

Belum mobil mereka melayang cukup tinggi sebelum akhirnya terjun bebas, membentuk jalanan beraspal. Ledakan tak terhindarkan.

Empat mobil yang menjadi korban tentu saja tidak bisa lagi mengejar. Mereka yang ada di dalam mobil mencoba keluar bahkan jika tubuh dipenuhi luka dan pakaian terbakar.

Tapi, apakah Clarish akan membiarkan mereka hidup?

Tentu saja tidak. Ia tidak bisa meninggalkan bukti tentang dirinya sendiri.

Jadi ketika, Clarish fokus menyetir, salah satu tangannya membuat gerakan aneh yang tidak disadari Sophia.

Seketika, orang-orang yang berusaha merangkak dari mobil yang rusak pun menyentuh dada, merasa jantung berhenti berdetak.

Pada akhirnya, mereka merenggang nyawa karena serangan jantung.

"Apa ... Apa yang terjadi dengan mereka?" Sophia tidak bisa melihat dengan jelas apa yang terjadi belakang. Tapi suaranya bising sekali.

Suara ledakan yang cukup memekakkan telinga. Serta ada api yang berkobar ke langit.

"Mobil mereka mungkin tidak terlalu bagus," jawab Clarish dengan santai. Tapi wajahnya agak pucat.

"Clare, apakah kamu baik-baik saja? Wajahmu seperti nya tidak sehat," kata Sophia.

Clarish menggelengkan kepala. "Aku baik-baik saja. Kamu duduk saja yang benar. Aku akan mengatasi sisanya."

"Jangan pertaruhkan nyawa demi aku," ucap Sophia.

"Aku melakukannya untuk diriku sendiri," candanya.

"Bercandamu tidak lucu!"

Clarish hanya tersenyum dan fokus menyetir.

Empat mobil sudah diatasi. Kini hanya ada dua lagi yang belum menyerah mengejarnya. Tampaknya, dua mobil itu semuanya berasal dari kelompok supernatural.

Pihak lain terus menerus menyerangnya dengan aura supernatural elemen angin. Bahkan tak segan menembak pepohonan di sepanjang sisi jalan agar tumbang.

Clarish menghindari semua pohon yang tumbang di sekitarnya.

"Ahhh! Clare, bagaimana bisa pohon-pohon itu tumbang?" Sophia merasa akan kehilangan akal. Apakah dia gila karena berhalusinasi?

"Mereka menembak pohon untuk membunuh kita."

"Apakah bisa seperti itu?" Ia tidak yakin.

"Mungkin menembak dengan peluru besar."

Jawaban Clarish yang masih asal-asalan membuat Sophia bahkan tidak yakin sama sekali.

Peluru sebesar apa yang bisa menumbangkan pohon? Kenapa mereka tidak menggunakan rudal sekalian.

Mereka semakin dekat dengan titik awal bar sebelumnya. Di sanalah beberapa pengawal Sophia berada sebagian lagi bahkan mungkin dikalahkan oleh orang-orang itu.

Clarish tidak bisa membiarkan dua mobil sisanya mengikuti ke bar. Sehingga ia hanya bisa mengambil cara lain untuk menghentikannya.

"Ingat, apa pun yang terjadi, tutup mata. Jangan membuka mata sampai semuanya tenang." Clarish memperingatinya.

"Huh? Why? What are you going to do?"

"Lakukan saja. Sekarang!"

Clarish kembali memutar setir. Gerakan ini akrab bagi Sophia. Gadis itu pasti kembali memutar mobil untuk menghadapi mereka.

Melihat Sophia yang belum menutup mata, Clarish berteriak. "Tutup matamu!"

Sophia sontak menutup mata dengan kedua tangannya. Ia pasrah dengan kehidupan. Sekilas, ia hanya merasakan cahaya menembus sela-sela jarinya. Cahaya yang sangat menyilaukan.

Sementara itu di mobil pihak lain.

Ketika melihat cahaya yang semakin terang dan terang, hawanya menjadi lebih panas.

"Aku merasakan firasat buruk sekarang. Apa yang dia lakukan?" Orang yang menyetir mobil hitam itu mereda jantungnya berdegup kencang.

Seorang dark esper di dalam mobil itu bahkan tidak tahu tujuan pihak lain. Namun jelas jika cahaya putih yang muncul di sekitar mereka juga bukan hal baik.

Hingga akhirnya pria dari dark esper itu pun menunjukkan ekspresi ketakutan.

"Cepat! Cepat putar arah! Menjauh—"

Sayangnya mereka terlambat karena mobil bahkan tak bisa dikendalikan dengan baik.

Clarish memanipulasi cahaya dari lampu jalan di sekitar. Cahaya itu menjadi sangat terang dan semakin terang. Tidak hanya ada hawa panas tapi juga bisa membutakan mata.

Dua mobil lawan yang bergerak di depannya pun sontak mencoba untuk mengerem dan putar arah. Tapi terlambat.

Mereka benar-benar dibutakan oleh cahaya yang sangat terang itu hingga tak bisa memegang setir sebaik sebelumnya.

Hasilnya, mobil mereka melaju kencang ke depan. Clarish yang mengendalikan cahaya tak sempat untuk melakukan hal lain. Ia membuat pertahanan terakhir untuk membuat kedua mobil itu tidak menabrak fasilitas umum apa pun.

Akhirnya, dengan kemampuan yang bersifat magnetis, kedua mobil itu langsung menabrak Lamborghini yang dikendarainya.

Benturan keras tak terhindarkan hingga mobil Lamborghini itu berguling ke belakang berulang kali.

Sophia berteriak histeris. Kepalanya terasa berputar berulang kali namun tak ada rasa sakit akibat benturan sama sekali.

Setelah mobil berguling berkali-kali, akhirnya keluar jalur, berguling lagi ke tepi jalan yang menurun. Sebelum akhirnya membentur batang pohon dan berhenti berguling.

Asap keluar cukup banyak dari mesin mobil.

Ada pun dia mobil pihak lawan, tentu meledak setelah benturan terjadi.

Sophia mengerang seraya menyentuh kepalanya yang pusing. Ia tidak tahu kenapa tidak ada rasa sakit sama sekali. Tapi langsung teringat dengan Clarish.

"Clare!" Sophia memanggil.

Kondisi sekitarnya sangat gelap. Ia tahu jika saat ini mobil telah berguling keluar jalan raya. Belum lagi, tak banyak kendaraan lewat. Bahkan bangunan pun sangat jarang.

Itu karena bar bawah tanah memang berlokasi di tempat yang sepi. Tidak dilarang tapi lebih suka kesunyian.

"Clare, are you okay?" Sophia melepas sabuk pengaman, mencoba melihat keadaan Clarish.

"Tidak apa-apa," jawab Clarish sedikit serak. Tapi penglihatannya sedikit buruk saat ini.

"Kamu tahu bahwa aku sangat takut sekarang. Aku takut mati. tahukah kamu?" Sophia yang menangis seperti meluapkan semua emosinya.

"Aku tahu."

Clarish menggunakan sisa kekuatannya untuk mempertahankan kesadarannya sendiri saat bicara dengan Sophia.

Wanita itu pasti ketakutan sekarang. Di antara semua kecelakaan yang ada, kali ini mungkin lebih parah. Terutama Clarish.

"Kamu memiliki banyak darah, Clare. Jangan mati," kata Sophia mencoba untuk menenangkan diri.

"Jangan khawatir, aku tidak ... tidak bisa mati."

Suara Clarish semakin lemah dan melemah.

Gadis itu bahkan memiliki luka di sekujur tubuhnya. Entah dahinya yang berdarah, wajah pucat pasi, lengan penuh goresan. Mungkin kakinya juga terjepit.

"Clare," panggil Sophia lagi.

Kali ini Clarish tidak merespon secepat sebelumnya. Ia hampir kehabisan tenaga.

Sophia terdiam sejenak. Ia akui jika Clarish memiliki banyak rahasia. Kakaknya sendiri pernah berpesan untuk berteman baik dengannya. Dari pada mempercayai orang yang dikenal, lebih baik percaya pada Clarish. Apa pun itu, jangan ragu untuk cerita pada gadis itu.

Sophia tidak tahu kenapa kakaknya, Elnathan, mengatakan hal seperti itu.

Terpopuler

Comments

Fifid Dwi Ariyani

Fifid Dwi Ariyani

trussemangat

2024-02-04

0

Erni Nofiyanti

Erni Nofiyanti

lucunya si Sopia

2024-01-04

1

Nur Hayati

Nur Hayati

love you Risa... tiap baca karya mu selalu terhanyut oleh alurnya... keren🌸🌸🫰

2023-12-09

1

lihat semua
Episodes
1 Bertaruh 100 Juta Dollar
2 Bukan Gadis yang Sederhana
3 Menerima Tantangan
4 Kemenangan Penuh
5 Aksi yang Mengagumkan
6 Bukan Lawan Mainnya
7 Uang adalah Segalanya
8 Isyarat Diam-diam
9 Serangan Lanjutan
10 Serangan Lanjutan (2)
11 Memasuki Sarang Musuh
12 Menyelamatkan Elnathan dan Sophia (1)
13 Menyelamatkan Elnathan dan Sophia (2)
14 Bertemu Callie Perres
15 Mendetoksifikasi Tubuh Sophia
16 Kekhawatiran Elnathan yang Tersembunyi
17 Menceritakan Kisah Masa Lalu
18 Tidak Suka Menyusahkan Orang Lain
19 Clarish Kembali Seperti Biasanya
20 Tertarik Dengan Model Pria
21 Mobil Merah Muda
22 Menghadiri Pesta Ulang Tahun (1)
23 Menghadiri Pesta Ulang Tahun (2)
24 Pesta Ulang Tahun yang Kacau
25 Mata-mata yang Tersembunyi
26 Rahasia Butler Charon (1)
27 Rahasia Butler Charon (2)
28 Pasti Itu Dia
29 Rahasia Elnathan dan Clarish
30 Berkemah
31 Semua Tumbuhan Menyapanya
32 Masalah Sophia dan Michella
33 Penyebab Utama Penculikan
34 Selalu Tak Terkalahkan (1)
35 Selalu Tak Terkalahkan 2)
36 Rahasia Gelap
37 Semuanya Terbongkar
38 Pelanggaran Tingkat Satu
39 Mengganti Rugi
40 Memiliki Rencana Sendiri
41 Perkumpulan Keluarga Bangsawan
42 Membayar Kebencian Lama
43 Akibat Dari Mabuk
44 Rasa Haus yang Terobati
45 Hubungan Rahasia
46 Clarish yang Berbahaya
47 Kekayaan Bersih Clarish
48 Orang Tua Elnathan Pulang
49 Elnathan Menyadari Ada yang Salah
50 Bukan yang Asli
51 Sophia Menangis Darah
52 Sophia Akhirnya Tahu
53 Akhir Dari Michella
54 Menemukan Jejaknya
55 Menentukan Status Hubungan
56 Memilih Supercar Kuning
57 Elnathan Merasakan Sensasi Baru
58 Pembalap Dark Esper
59 Nasib Michella
60 Yang Palsu Bertemu Yang Asli
61 Menjadi Calon Tersangka
62 Musuh Datang ke Ibu Kota
63 Keberadaan Clarish Terekspos
64 Yang Asli Perlahan Bergerak
65 Menemukan Petunjuk Penting
66 Keluarga Rahasia yang Tersembunyi
67 Organisasi Turun Tangan
68 Burke Bergerak
69 Pindah ke Keluarga Deminthor
70 Kasus Michella Ditutup
71 Tuan Rumah Asli Kembali
72 Menangani yang Palsu
73 Yang Palsu itu Panik
74 Rencana Nyonya Deminthor Palsu
75 Jatuh Dalam Perangkap
76 Memotong Kekuatan Burke
77 Bertemu Untuk Pertama Kalinya
78 Identitas Asli yang Tak Terduga
79 Mengincar Felix
80 Akhir Dari Felix
81 Berhasil Melarikan Diri
82 Konflik Gangster dan Mafia
83 Clarish Selalu Tahu
84 Penculikan
85 Membuka Dunia Baru
86 Konflik Melibatkan Kelompok Esper
87 Keberadaan Clarish Bocor
88 Meminta Bantuan BLUE Esper
89 Mengincar Clarish
90 Serangan Demon
91 Kebangkitan Holy Esper
92 Petinggi Organisasi Turun Tangan
93 Kekacauan Di Ibu Kota 1
94 Kekacauan di Ibu Kota 2
95 Clarish VS Heos
96 Musuh Lain Memanfaat Kekacauan
97 Ketidakseimbangan Alam
98 Serangan Entitas
99 Melemparnya Kembali Ke Neraka
100 Dorongan Kekuatan White Esper
101 Kembali Seperti Semula
102 Krisis Keluarga Deminthor
103 Tiba-tiba Punya Anak
104 Aku Kembali (Tamat)
Episodes

Updated 104 Episodes

1
Bertaruh 100 Juta Dollar
2
Bukan Gadis yang Sederhana
3
Menerima Tantangan
4
Kemenangan Penuh
5
Aksi yang Mengagumkan
6
Bukan Lawan Mainnya
7
Uang adalah Segalanya
8
Isyarat Diam-diam
9
Serangan Lanjutan
10
Serangan Lanjutan (2)
11
Memasuki Sarang Musuh
12
Menyelamatkan Elnathan dan Sophia (1)
13
Menyelamatkan Elnathan dan Sophia (2)
14
Bertemu Callie Perres
15
Mendetoksifikasi Tubuh Sophia
16
Kekhawatiran Elnathan yang Tersembunyi
17
Menceritakan Kisah Masa Lalu
18
Tidak Suka Menyusahkan Orang Lain
19
Clarish Kembali Seperti Biasanya
20
Tertarik Dengan Model Pria
21
Mobil Merah Muda
22
Menghadiri Pesta Ulang Tahun (1)
23
Menghadiri Pesta Ulang Tahun (2)
24
Pesta Ulang Tahun yang Kacau
25
Mata-mata yang Tersembunyi
26
Rahasia Butler Charon (1)
27
Rahasia Butler Charon (2)
28
Pasti Itu Dia
29
Rahasia Elnathan dan Clarish
30
Berkemah
31
Semua Tumbuhan Menyapanya
32
Masalah Sophia dan Michella
33
Penyebab Utama Penculikan
34
Selalu Tak Terkalahkan (1)
35
Selalu Tak Terkalahkan 2)
36
Rahasia Gelap
37
Semuanya Terbongkar
38
Pelanggaran Tingkat Satu
39
Mengganti Rugi
40
Memiliki Rencana Sendiri
41
Perkumpulan Keluarga Bangsawan
42
Membayar Kebencian Lama
43
Akibat Dari Mabuk
44
Rasa Haus yang Terobati
45
Hubungan Rahasia
46
Clarish yang Berbahaya
47
Kekayaan Bersih Clarish
48
Orang Tua Elnathan Pulang
49
Elnathan Menyadari Ada yang Salah
50
Bukan yang Asli
51
Sophia Menangis Darah
52
Sophia Akhirnya Tahu
53
Akhir Dari Michella
54
Menemukan Jejaknya
55
Menentukan Status Hubungan
56
Memilih Supercar Kuning
57
Elnathan Merasakan Sensasi Baru
58
Pembalap Dark Esper
59
Nasib Michella
60
Yang Palsu Bertemu Yang Asli
61
Menjadi Calon Tersangka
62
Musuh Datang ke Ibu Kota
63
Keberadaan Clarish Terekspos
64
Yang Asli Perlahan Bergerak
65
Menemukan Petunjuk Penting
66
Keluarga Rahasia yang Tersembunyi
67
Organisasi Turun Tangan
68
Burke Bergerak
69
Pindah ke Keluarga Deminthor
70
Kasus Michella Ditutup
71
Tuan Rumah Asli Kembali
72
Menangani yang Palsu
73
Yang Palsu itu Panik
74
Rencana Nyonya Deminthor Palsu
75
Jatuh Dalam Perangkap
76
Memotong Kekuatan Burke
77
Bertemu Untuk Pertama Kalinya
78
Identitas Asli yang Tak Terduga
79
Mengincar Felix
80
Akhir Dari Felix
81
Berhasil Melarikan Diri
82
Konflik Gangster dan Mafia
83
Clarish Selalu Tahu
84
Penculikan
85
Membuka Dunia Baru
86
Konflik Melibatkan Kelompok Esper
87
Keberadaan Clarish Bocor
88
Meminta Bantuan BLUE Esper
89
Mengincar Clarish
90
Serangan Demon
91
Kebangkitan Holy Esper
92
Petinggi Organisasi Turun Tangan
93
Kekacauan Di Ibu Kota 1
94
Kekacauan di Ibu Kota 2
95
Clarish VS Heos
96
Musuh Lain Memanfaat Kekacauan
97
Ketidakseimbangan Alam
98
Serangan Entitas
99
Melemparnya Kembali Ke Neraka
100
Dorongan Kekuatan White Esper
101
Kembali Seperti Semula
102
Krisis Keluarga Deminthor
103
Tiba-tiba Punya Anak
104
Aku Kembali (Tamat)

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!