Tangan Es Menantu 20

Seperti rencana semalam, Rose bangun lebih pagi dari yang lain. Dari pertama kali datang ke Eldoria dan mengetahui apa yang terjadi kepada warga membuat Rose penasaran mengenai penyebab sebenarnya.

Rose keluar saat pagi masih gelap itu, dia mengelilingi kota dengan menggunakan sepeda yang memang ada dan dipersiapkan untuk mereka sekedar berkeliling.

" Kota ini benar-benar sepi, seperti kota mati. Tidak ada aktifitas warga. Padahal yang aku tahu Kota Eldoria ini sangat cantik. Banyak perkebunan sayuran di sini. Tapi sekarang semuanya idak lagi sama. keindahan itu hilang dalam waktu sekejap mata."

Rose begitu menyayangkan dengan apa yang terjadi di Eldoria. Pikiran Rose masih tidak bisa menerima, hanya karena guguran awan panas, tentu tidak akan membuat wabah seperti ini.

Rose terus mengayuh sepedanya menuju ke area kaki gunung Magnus Fortis. Ia melihat kegagahan gunung itu dengan takjub. Rose mencoba berkeliling di sekita kaki gunung. Tidak ada yang aneh di sana. Hanya ada beberapa kebun yang terbengkalai karena tidak lagi di urus.

" Apa semua ini hanya perasaanku saja, apakah semua murni hanya bencana alam?" gunan Rose lirih. Tapi meskipun begitu ada sesuatu dalam hatinya yang begitu mengganjal dan membuatnya ingin terus mencari.

" Apa itu? Bukankah itu rumah bibit. Apakah masih beroperasi? Bukankah sudah tidak ada yang mengurusi?"

Rose bersepeda ke arah sebuah tempat yang berbentuk seperti tempat persemaian bibit. Tempat seluas sekitar 7×12 meter itu terbuat dari kaca maka dijuluki rumah kaca. Rumah kaca memang berfungsi untuk memanfaatkan sinar matahari yang masuk melalui kaca atau plastik transparan yang digunakan sebagai atap dan dinding.

Klek

Rose membuka pintu itu dan berjalan masuk dengan perlahan. Di sana banyak terdapat tunas yang mati Karena tidak terawat sama sekali. Ia mengelilingi tempat itu dan melihat tidak ada yang mencurigakan hingga dia menemukan sesuatu. Di dalam rumah kaca itu terdapat sebuah lubang yang hampir seperti sumur. Rose mengambil sebuah benda dan menjatuhkan ke dalam lubang itu untuk mengukur kedalamnya.

Klontang

" Sekitar 7-10 meter dalamnya. Sebentar, mengapa itu seperti mengeluarkan asap tipis."

Rose mengeluarkan ponselnya. Ia mengambil beberapa gambar tempat itu dan juga sumur yang ada di sana. Rose ingin sekali melihat ke dalam tapi hari mulai terang, ia harus segera kembali sebelum orang-orang mencarinya.

" Mungkin lain kali aku kembali untuk memeriksanya. Saat ini pulang dulu saja, aah Bang Ken. Aku harus mengirim foto-foto ini padanya. Siapa tahu dua menemukan sesuatu, sebagai ilmuan pasti ini akan berguna."

Rose menyimpan ponselnya kembali ke sakit jaket dan keluar dari rumah kaca itu dengan tergesa. Ia mengambil sepedanya dan mengayuhnya dengan cepat untuk kembali ke rumah singgah. Rose harus segera ke rumah sakit untuk merawat pasien.

Kediaman Perdana Mentri, Osbert memerintahkan Hendrik untuk menyiapkan pesta penyambutan untuk tim relawan medis yang akan ia adakan 2 hari lagi. Kelihatan sekali Osbert begitu bersemangat. Dengan dalih sebagai ucapan terimakasih atas kerja keras yang dilakukan para Tim Medis, ia benar-benar menyiapkan semuanya secara matang.

" Maaf Tuan jika pertanyaan saya sedikit lancang, lalu apakah Tuan akan menyerah terhadap Kota Eldoria? Bukanlah waktu itu Anda menginginkan Eldoria menjadi kota mati?" tanya Hendrik di sela-sela kegiatannya mengatur para pelayan yang sedang merapikan ruangan.

" Tck, apa kau tidak mengerti aku Hen, tentu saja tidak. Kau tahu alasan aku melakukan perjamuan ini bukan? Semua karena Si Cantik dr. Rose Yaslan Brown. Jika aku bisa menahannya di sini maka tidak akan ada lagi yang bisa mengurusi pasien dan mencari cara untuk menyelamatkan mereka," jawab Osbert dengan bibir yang menyeringai.

Hendrik langsung mengangguk cepat, ia tentu paham betul apa keinginan Sang Tuan. Wanita cantik adalah prioritas utama. Bukan hanya itu, tujuan Osbert ingin menjadikan Eldoria menjadi kota mati pun dia tahu.

Eldoria, salah satu kota di Negara Carvolan itu memiliki sumber daya alam yang sangat bagus. Terletak di kaki Gunung Magnus Fortis, menjadikan Eldoria tempat yang past unyuk melakukan ekperimen pribadinya. Meskipun Hendrik tidak tahu persis mengenai eksperimen apa yang diinginkan oleh Osbert, tapi paling tidak dia paham tujuannya.

" Tuan, ada panggilan dari Pak presiden," tukas Hendrik.

" Tck, mau apa lagi pria itu. Sungguh tidak bisa membiarkan aku tenang barang sebentar pun," gerutu Osbert sambil menerima ponsel yang diserahkan oleh Hendrik. Sementara ini dia hanya bisa patuh kepada sang presiden. Sebelum dia menyempurnakan dirinya, maka hanya ini bekerja seperti biasa yang bisa ia lakukan.

" Baik Pak Presiden, saya akan segera berangkat."

Osbert mencengkeram erat ponsel yang baru saja ia gunakan. Bisa Hendrik ketahui, Tuannya saat ini sedang sangat marah.

" Ada apa Tuan Perdana Mentri?"

" Sial, aku harus menahan diri untuk bertemu dengan dr. Rose. Acara perjamuan juga harus kita tunda sampai pekan depan. Si Bodoh Graham itu memintaku menghadiri konferensi antar negar dan itu akan berlangsung selama 3 hari." Segera hubungin Walikota Eldoria bahwa kuta akan menjadwalkan ulang soal perjamuan itu."

" Baik Tuan."

Osbert membuang nafasnya kasar, rencananya gagal total besok. Padahal sedikit lagi dia berharap akan bertemu dengan Rose, wanita cantik yang begitu memikat hatinya.

" Tenang sayang, aku akan menemui setelah urusan dari presiden sialan itu selesai. Setelah itu aku akan membuatmu menjadi wanita paling bahagia nantinya." Seringai Osbert sungguh mengerikan saat melihat foto Rose di layar ponselnya.

TBC

Terpopuler

Comments

💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕

💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕

𝒔𝒚𝒖𝒌𝒖𝒓𝒊𝒏 😡😡😡

2024-08-20

0

Îen

Îen

skr kynya fokus sm osber ken sm rose yahhhh

2023-12-08

0

Îen

Îen

asap tipis dr sumur itu kali yg bahaya😥😥😥

2023-12-08

0

lihat semua
Episodes
1 Tangan Es Menantu 01
2 Tangan Es Menantu 02
3 Tangan Es Menantu 03
4 Tangan Es Menantu 04
5 Tangan Es Menantu 05
6 Tangan Es Menantu 06
7 Tangan Es Menantu 07
8 Tangan Es Menantu 08
9 Tangan Es Menantu 09
10 Tangan Es Menantu 10
11 Tangan Es Menantu 11
12 Tangan Es Si Menantu 12
13 Tangan Es Si Menantu 13
14 Tangan Es Menantu 14
15 Tangan Es Menantu 15
16 Tangan Es Menantu 16
17 Tangan Es Menantu 17
18 Tangan Es menantu 18
19 Tangan Es Menantu 19
20 Tangan Es Menantu 20
21 Tangan Es Menantu 21
22 Tangan Es Menantu 22
23 Tangan Es Menantu 23
24 Tangan Es Menantu 24
25 Tangan Es Menantu 25
26 Tangan Es Menantu 26
27 Tangan Es Menantu 27
28 Tangan Es Menantu 28
29 Tangan Es Menantu 29
30 Tangan Es Menantu 30
31 Tangan Es Menantu 31
32 Tangan Es Menantu 32
33 Tangan Es Menantu 33
34 Tangan Es Menantu 34
35 Tangan Es Menantu 35
36 Tangan Es Menantu 36
37 Tangan Es Menantu 37
38 Tangan Es Menantu 38
39 Tangan Es Menantu 39
40 Tangan Es Menantu 40
41 Tangan Es Menantu 41
42 Tangan Es Menantu 42
43 Tangan Es Menantu 43
44 Tangan Es Menantu 44
45 Tangan Es Menantu 45
46 Tangan Es Menantu 46
47 Tangan Es Menantu 47
48 Tangan Es Menantu 48
49 Tangan Es Menantu 49
50 Tangan Es Menantu 50
51 Tangan Es Menantu 51
52 Tangan Es Menantu 52
53 Tangan Es Menantu 53
54 Tangan Es Menantu 54
55 Tangan Es Menantu 55
56 Tangan Es Menantu 56
57 Tangan Es Menantu 57
58 Tangan Es Menantu 58
59 Tangan Es Menantu 59
60 Tangan Es Menantu 60
61 Tangan Es Menantu 61
62 Tangan Es Menantu 62
63 Tangan Es Menantu 63
64 Tangan Es Menantu 64
65 Tangan Es Menantu 65
66 Tangan Es Menantu 66
67 Tangan Es Menantu 67
68 Tangan Es Menantu 68
69 Tangan Es Menantu 69
70 Tangan Es Menantu 70
Episodes

Updated 70 Episodes

1
Tangan Es Menantu 01
2
Tangan Es Menantu 02
3
Tangan Es Menantu 03
4
Tangan Es Menantu 04
5
Tangan Es Menantu 05
6
Tangan Es Menantu 06
7
Tangan Es Menantu 07
8
Tangan Es Menantu 08
9
Tangan Es Menantu 09
10
Tangan Es Menantu 10
11
Tangan Es Menantu 11
12
Tangan Es Si Menantu 12
13
Tangan Es Si Menantu 13
14
Tangan Es Menantu 14
15
Tangan Es Menantu 15
16
Tangan Es Menantu 16
17
Tangan Es Menantu 17
18
Tangan Es menantu 18
19
Tangan Es Menantu 19
20
Tangan Es Menantu 20
21
Tangan Es Menantu 21
22
Tangan Es Menantu 22
23
Tangan Es Menantu 23
24
Tangan Es Menantu 24
25
Tangan Es Menantu 25
26
Tangan Es Menantu 26
27
Tangan Es Menantu 27
28
Tangan Es Menantu 28
29
Tangan Es Menantu 29
30
Tangan Es Menantu 30
31
Tangan Es Menantu 31
32
Tangan Es Menantu 32
33
Tangan Es Menantu 33
34
Tangan Es Menantu 34
35
Tangan Es Menantu 35
36
Tangan Es Menantu 36
37
Tangan Es Menantu 37
38
Tangan Es Menantu 38
39
Tangan Es Menantu 39
40
Tangan Es Menantu 40
41
Tangan Es Menantu 41
42
Tangan Es Menantu 42
43
Tangan Es Menantu 43
44
Tangan Es Menantu 44
45
Tangan Es Menantu 45
46
Tangan Es Menantu 46
47
Tangan Es Menantu 47
48
Tangan Es Menantu 48
49
Tangan Es Menantu 49
50
Tangan Es Menantu 50
51
Tangan Es Menantu 51
52
Tangan Es Menantu 52
53
Tangan Es Menantu 53
54
Tangan Es Menantu 54
55
Tangan Es Menantu 55
56
Tangan Es Menantu 56
57
Tangan Es Menantu 57
58
Tangan Es Menantu 58
59
Tangan Es Menantu 59
60
Tangan Es Menantu 60
61
Tangan Es Menantu 61
62
Tangan Es Menantu 62
63
Tangan Es Menantu 63
64
Tangan Es Menantu 64
65
Tangan Es Menantu 65
66
Tangan Es Menantu 66
67
Tangan Es Menantu 67
68
Tangan Es Menantu 68
69
Tangan Es Menantu 69
70
Tangan Es Menantu 70

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!