Dengan menggunakan sebuah mobil yang baru saja dia beli di area pembelian mobil bekas, Ken mendapatkan sebuah alat transportasi untuk pergi menuju ke Kota Eldoria. Dia bergerak pukul 18.00, jika estimasi perjalanan 4 jam maka dia akan sampai di perbatasan Kota Eldoria pukul 22.00.
" Semoga lancar sampai tujuan."
Bruuummm
Ken mulai mengemudikan mobilnya. Ia juga membawa beberapa tabung formula yang sudah dibuat untuk diujicobakan.
Mulai melintasi jalan lurus yang lumayan sepi, Ken sedikit was-was. Dia merasa diikuti. Akhirnya ia memilih untuk menepikan mobilnya di sebuah market. Ken membeli minuman dan roti untuk cemilan di perjalanan.
Tapi bukan itu tujuan utamanya, Ken hanya ingin tahu apakah mobil yang dibelakangnya itu memang mengikutinya atau tidak.
" Aman , baiklah aku harus segera pergi."
Usai membayar, Ken bergegas kembali ke mobilnya. Dia harus cepat untuk kembali melanjutkan perjalanan. Namun sepertinya kelegaannya yang ia rasakan tidak berlangsung lama. Mobil yang tadi berada di belakangnya kembali mengikuti. Ken mempercepat laju kendaraannya. Ia tentu tidak ingin terjadi apa-apa, bukan dirinya tapi formula-formula ciptaannya. Dia tidak bisa membiarkan hal buruk terjadi. 3 hari ini akan jadi sia-sia.
" Apakah, kamu akan berguna?" gumam Ken saat melihat telapak tangannya.
Ckiiittt
Mobil itu berhenti tepat di depan mobil Ken sehingga ia terpaksa mengerem mendadak.
" Keluar kau sialan!" teriak salah seorang dari mereka.
Jalanan yang gelap dan hanya terkena sorot lampu mobil membuat Ken sedikit kesulitan mengenali orang-orang itu.
" Siapa kalian dan apa yang kalian inginkan," sahut Ken dari dalam mobil. Dia masih belum akan keluar dari mobil jika belum mengetahui jumlah orang-orang itu.
" Heh, kau tidak perlu tahu siapa kami. Tapi yang jelas, kami di sini diutus untuk mengajari kamu bagaimana bersikap sopan dan santun," tukas yang lainnya.
Satu persatu orang yang mencegat mobilnya itu keluar dari mobil. Sekitar 5 orang, dan mereka membawa senjata. Ken mengambil nafasnya dalam-dalam. Lari jelas tidak bisa, jalan satu-satunya adalah melawan. Sebelum orang-orang itu merusak mobilnya, dia harus segera keluar dari.
" Terserah siapapun yang mengutus kalian, aku tidak ada urusan dengan kalian. Aku harap kalian jalan menghalangi jalanku," ucap Ken tegas.
Bugh!
Bugh !
Ken mendapatkan pukulan bertubi. Dia sampai terjatuh dijalan aspal. Mereka tertawa terbahak-bahak saat melihat Ken yang terlihat tidak berdaya.
" Haish, ternyata memang pria sampah. Tampang saja ganteng tapi tidak punya kelebihan apapun," cibir salah satu dari mereka lagi.
Ken bangkit dia mengusap darah yang keluar dari sudut bibirnya. Sebuah seringai terbit di sana. Ken memusatkan pikirannya. Kedua tangannya seketika berubah menjadi es. Terlihat asap tipis muncul di sana menandakan es itu begitu dingin.
" A-apa itu. Apa yang kamu lakukan!"
Bugh
Bugh
Arghhhh
" Hentikan! Ini sangat dingin, aaarhgggg!"
Ken terus memukul membabi buta. Tangannya yang berubah sedingin Es itu, bukan lagi sedingin Es tapi memang menjadi es bisa membekukan aliran darah musuh yang saat ini berkelahi dengannya.
Satu orang ambruk, jatuh ke tanah dengan kondisi tubuh membiru. Tidak ada nafas lagi di sana, ya orang itu jelas mati.
Mata Ken menyorot tajam, ia mengintimidasi para lawannya dengan begitu dalam.
" Ampun, ampuni kami. Kami tidak akan mengganggumu. Kami mohon lepaskan kami," mohon orang-orang itu.
" Jika aku melepaskan kalian, maka kalian pasti akan membocorkan apa yang terjadi malam ini," sahut Ken. Dia jelas tidak akan melepaskan orang-orang yang sudah melihat dirinya mengeluarkan kekuatannya.
" Tidak, kami berjanji tidak akan mengatakan apapun."
" Hanya orang mati yang bisa menjaga rahasia," ucap Ken tajam.
Ken menyerang tanpa ampun, ternyata ada sisi lain dari Ken saat ia menggunakan kekuatan tangan Es nya. Yakni hasrat membunuh lawan tidak bisa ia kontrol.
Saat semua tergeletak di jalanan sudah tak bernyawa, Ken menjatuhkan tubuhnya di samping mobil. Tangannya sudah kembali netral seperti semula. Ia pun merasa sedikit terkejut dengan aoapyang sudah di lakukan.
" Ini, kenapa bisa sekuat ini. Ya Tuhan, apakah aku lepas kendali?"
Ken tidak mau berlama-lama di situ, ia segera masuk ke mobil dan melanjutkan perjalanannya. Waktunya sudah lama tertahan. Dia harus segera sampai di Kota Eldoria sebelum tengah malam.
Menurut informasi yang ia terima dark Gareth, setiap pukul 23.00 akan ada pergantian penjaga di perbatasan. Hal itu tentu akan menjadi peluang bagi Ken untuk bisa menyelinap masuk tanpa diketahui.
" Aku harus menghubungi Narya. Dia juga harus bersiap untuk membantuku membawa tabung-tabung formula ini."
Sambil mengemudi Ken mengambil ponselnya dna mengubungi sang teman. Beruntung Narya sedang istirahat dan tidak jatah menjaga pasien sehingga ia akan membantu Ken untuk membawa formula itu ke dalam kota Eldoria.
" Baik tunggu aku, sebelum jam 11 malam aku pastikan sudah sampai di sana."
" Bain Ken, aku menunggu mu."
Narya menghela nafasnya, ada rasa senang bercampur khawatir mengenai apa yang Ken saat ini lakukan. Lama tidak bertemu dnegan sahabat lama, sekalinya bertemu malah dalam situasi yang sepeti ini.
" Apa yang Anda pikirkan dr. Narya?"
" Aah dr. Rose, tidak ada apa-apa. Hanya sedikit memikirkan apa yang terjadi di sini. Setiap hari korban selalu bertambah dan belum ada obat yang bisa mengobati mereka."
Ucapan Narya membuat Rose termenung. Semua itu adalah benar adanya, saat ini yang tim medis lakukan masih sebatas melakukan pencegahan agar ruam itu tidak menyebar ke seluruh tubuh dan menangani korban yang merasa sesak pernapasan. Tapi mereka belum bisa mengobati korban.
" Aku berharap akan ada yang bisa membuat obat itu. Semoga pemerintah Negara Corvalon sudah mulai memikirkan nasib warganya yang berada di kota Eldoria ini."
" Ya aku pun berharap begitu dr. Rose."
TBC
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 70 Episodes
Comments
isni rochman
suka dengan karakter Ken☺️
2025-01-01
0
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝑲𝒆𝒏 𝒌𝒆𝒏𝒂𝒑𝒂 𝒌𝒎𝒖 𝒍𝒏𝒈𝒔𝒏𝒈 𝒃𝒖𝒏𝒖𝒉 𝒉𝒓𝒔𝒏𝒚𝒂 𝒕𝒂𝒏𝒚𝒂 𝒅𝒖𝒍𝒖 𝒔𝒊𝒂𝒑𝒂 𝒚𝒈 𝒏𝒚𝒖𝒓𝒖𝒉 𝒎𝒆𝒓𝒆𝒌𝒂 𝒃𝒖𝒂𝒕 𝒃𝒖𝒏𝒖𝒉 𝒌𝒂𝒎𝒖 🤦♀️🤦♀️🤦♀️
2024-08-20
0
Sugiharti Rusli
apa nanti Ken dan Rose akan saling mengenal,,,
2023-12-05
0