Tangan Es Menantu 03

Hari H pernikahan. Sebuah pesta meriah diadakan oleh Felix untuk pernikahan putri tunggalnya itu. Semua orang yang hadir kini percaya bahwa Fiona dan pria yang sata ini berdiri di pelaminan itu adalah sepasang kekasih.

Setelah mengucapkan janji pernikahan, kedua nya tampak kompak melempar buket bunga yang di pegang oleh pengantin wanita. Namun tidka ada yang tahu di balik senyum keduanya itu ada rasa marah dari si mempelai wanita.

" Jangan harap aku menerimamu. Cih! aku tidak sudi menjadi istrimu jika bukan karena ayah. Kau harus memanggilku nona, karena selamanya kamu tidak pernah selevel dengan ku," ucap Fiona dengan penuh penekanan.

" Ba-baik nona," jawab Ken tergagap. Ia sebenarnya merasa bodo amat. Dia juga tidak berharap apapun dari pernikahan ini. Tapi dia tetap harus berakting sedemikian cantik.

Huh, sombong kali wanita itu. Buset deh, aku udah nikah aja. Ini kalau ketahuan mommy bisa habis aku. Mom, maafkan anakmu yang ganteng ini ya.

Ken berbicara dalam hati. Ia sungguh merasa amat bersalah dengan sang ibu. Tapi tidak banyak yang ia lakukan saat ini.

Acara selesai dan keduanya masuk ke sebuah kamar besar. Kamar itu tampaknya sudah dipersiapkan dengan baik oleh pengurus rumah. Kamar yang akan jadi kamar pengantin baru itu di design sangat manis. Tapi bukannya senang, Fiona meledakkan marahnya. Wanita itu terus-terusan mengumpat.

" Kau hanya boleh tidur di sofa itu. Jangan harap kau bisa naik ke ranjangku! Aku tidak sudi tidur satu ranjang bersama pria miskin sepertimu!"

" Terserah nona saja. Saya ikut pengaturan nona. Oh iya, apakah saya tetap beh bekerja!"

" Terserah! Bukan urusanku!"

Fiona masuk ke kamar mandi untuk membersihkan diri dan berganti pakaian. Dan sialnya, wanita itu mengenakan baju tidur yang tipis dan transparan sehingga pakaian dalam nya yang berwarna merah terlihat sangat nyata.

Sial, dia benar-benar memiliki tubuh yang bagus. Andai saja malam itu aku tidak diberi obat tidur sudah ku sikat habis tuh perempuan.

Tampaknya hari-hari ke depan akan sulit bagi Kenneth. Ia harus kuat melihat tampilan 'istrinya' itu yang lumayan mengundang hasrat. Tapi pada dasarnya Kenneth bukan lah pria yang gemar bermain wanita. Usianya yang sudah 28 tahun itu sama sekali belum pernah menyentuh wanita. Padahal dia lumayan lama hidup di luar negri dengan budaya sekss bebas. Tapi Kenneth selalu teringat akan ibu dan adik perempuannya.

🧊🧊🧊

" Stupid! Menemukan satu orang saja kalian tidak becus. Ini sudah 3 bulan lebih, dan dia juga belum kalian dapatkan! Benar-benar tidak bisa diharapkan!"

Dor!

Dor!

Dor!

Seorang pria berperawakan tinggi mengenakan jas hitam dan sepatu pantofel itu menyimpan kembali pistolnya. Tapi agaknya dia belum puas setelah menembak 2 orang yang menurutnya gagal melakukan tugas.

" Tuan Perdana Mentri, sebaiknya kita segera kembali ke Big House. Rapat parlemen akan segera di mulai. Pak Presiden sudah menuju ke sana. Kita jangan sampai telat." Seseorang langsung berusaha untuk menahan orang yang dipanggil Perdana Mentri itu. Jika tidak, orang itu pasti akan lebih banyak lagi yang akan kena tembak.

" Hendrik, kau urus masalah ini. Cari orang itu sampai dapat. Dia satu-satunya yang tahu tentang organisasi kita," teriak sang Perdana Mentri dengan nada marah.

" Siap laksanakan!" Jawab Hendrik patuh

Osbert Gilmar, adalah perdana mentri Negara Corvalon. Negera tersebut berbentuk parlementer sehingga memiliki perdana mentri yang mengepalai para mentri di kabinet. Di negara dengan sistem parlementer, perdana menteri bertugas menetapkan agenda nasional dan menunjuk pejabat dalam kabinet.

" Cih, sungguh merepotkan," gumam Osbert. Dia selalu malas setiap menghadiri rapat parlemen seperti ini. Tapi jika dia tidak tampil sebagai seorang PM yang baik, maka semua yang dia lakukan akan sia-sia.

Big House sebuah istana negara yang di duduki oleh presiden negara tersebut terlihat mulia ramai. Sepertinya memang ada sesuatu yang penting akan di bahasa. Presiden Graham, yang baru saja pulang dari kunjungan luar negeri itu langsung memulai rapat.

" Sebuah kabar yang membuatku geram. Saat aku berada di negeri tetangga, sebuah sumber mengatakan bahwa ada sebuah organisasi yang membiayai penelitian ilegal. Penelitian itu diatasnamakan negara Carvalon, dan tidak menyangka seluruh ilmuwan di sana terbunuh. Beberapa orang mulai menanyakan keberadaan anggota keluarga mereka. Aku harap ini segera diselidiki. Tuan Perdana Mentri aku harap Anda beserta beberapa mentri lainnya segera menyelesaikan ini. Sekian."

Kasak-kusuk langsung terdengar saat Presiden Graham berjalan keluar ruangan. Semua tentu terkejut akan berita ini. Sedangkan Osbert, dia berdecak kesal. Bagaimana hal ini bisa tersebar sampai ke telinga presiden.

" Tuan Osbert, apa yang akan kita lakukan!" Salah satu mentri di sana mulai berbicara.

" Tenang, kalian tidak perlu panik. Aku akan menyelesaikan masalah ini. Kalian kembali lah dulu ke kediaman. Aku bersama orang ku akan melakukan penyelidikan, tentunya bersama dengan badan intelijen yang kita miliki."

Mendengar ucapan Osbert, semuanya terlihat lega. Mereka mengikuti saran dari sang PM untuk kembali ke rumah. Semua yakin jika Osbert bergerak maka semua akan terkendali. Karena selama 2 tahun menjabat Osbert melakukan dengan baik tugasnya. Dia menunjukkan sosok Perdana Mentri yang sangat berdedikasi. Tanpa mereka tahu bahwa semuanya memang dibawah kendali Osbert.

TBC

Terpopuler

Comments

💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕

💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕

𝒌𝒐𝒌 𝒔𝒂𝒚𝒂 𝒈𝒂𝒌 𝒔𝒓𝒆𝒈 𝒚𝒂 𝒌𝒍 𝒏𝒂𝒏𝒕𝒊 𝑲𝒆𝒏 𝒃𝒆𝒓𝒋𝒐𝒅𝒐𝒉 𝒅𝒏𝒈𝒏 𝑭𝒊𝒐𝒏𝒂

2024-08-20

1

axelio

axelio

hayoloh Ken pulang2 dimarahin sama mamah mu Lo nanti soalnya ankny hilang pulng2 jdi duda🗿👍

2024-05-15

0

Sugiharti Rusli

Sugiharti Rusli

nih si PM bergerak atas nama siapa yah, bisa dibilang dia kan si penghianat negara itu

2023-12-04

1

lihat semua
Episodes
1 Tangan Es Menantu 01
2 Tangan Es Menantu 02
3 Tangan Es Menantu 03
4 Tangan Es Menantu 04
5 Tangan Es Menantu 05
6 Tangan Es Menantu 06
7 Tangan Es Menantu 07
8 Tangan Es Menantu 08
9 Tangan Es Menantu 09
10 Tangan Es Menantu 10
11 Tangan Es Menantu 11
12 Tangan Es Si Menantu 12
13 Tangan Es Si Menantu 13
14 Tangan Es Menantu 14
15 Tangan Es Menantu 15
16 Tangan Es Menantu 16
17 Tangan Es Menantu 17
18 Tangan Es menantu 18
19 Tangan Es Menantu 19
20 Tangan Es Menantu 20
21 Tangan Es Menantu 21
22 Tangan Es Menantu 22
23 Tangan Es Menantu 23
24 Tangan Es Menantu 24
25 Tangan Es Menantu 25
26 Tangan Es Menantu 26
27 Tangan Es Menantu 27
28 Tangan Es Menantu 28
29 Tangan Es Menantu 29
30 Tangan Es Menantu 30
31 Tangan Es Menantu 31
32 Tangan Es Menantu 32
33 Tangan Es Menantu 33
34 Tangan Es Menantu 34
35 Tangan Es Menantu 35
36 Tangan Es Menantu 36
37 Tangan Es Menantu 37
38 Tangan Es Menantu 38
39 Tangan Es Menantu 39
40 Tangan Es Menantu 40
41 Tangan Es Menantu 41
42 Tangan Es Menantu 42
43 Tangan Es Menantu 43
44 Tangan Es Menantu 44
45 Tangan Es Menantu 45
46 Tangan Es Menantu 46
47 Tangan Es Menantu 47
48 Tangan Es Menantu 48
49 Tangan Es Menantu 49
50 Tangan Es Menantu 50
51 Tangan Es Menantu 51
52 Tangan Es Menantu 52
53 Tangan Es Menantu 53
54 Tangan Es Menantu 54
55 Tangan Es Menantu 55
56 Tangan Es Menantu 56
57 Tangan Es Menantu 57
58 Tangan Es Menantu 58
59 Tangan Es Menantu 59
60 Tangan Es Menantu 60
61 Tangan Es Menantu 61
62 Tangan Es Menantu 62
63 Tangan Es Menantu 63
64 Tangan Es Menantu 64
65 Tangan Es Menantu 65
66 Tangan Es Menantu 66
67 Tangan Es Menantu 67
68 Tangan Es Menantu 68
69 Tangan Es Menantu 69
70 Tangan Es Menantu 70
Episodes

Updated 70 Episodes

1
Tangan Es Menantu 01
2
Tangan Es Menantu 02
3
Tangan Es Menantu 03
4
Tangan Es Menantu 04
5
Tangan Es Menantu 05
6
Tangan Es Menantu 06
7
Tangan Es Menantu 07
8
Tangan Es Menantu 08
9
Tangan Es Menantu 09
10
Tangan Es Menantu 10
11
Tangan Es Menantu 11
12
Tangan Es Si Menantu 12
13
Tangan Es Si Menantu 13
14
Tangan Es Menantu 14
15
Tangan Es Menantu 15
16
Tangan Es Menantu 16
17
Tangan Es Menantu 17
18
Tangan Es menantu 18
19
Tangan Es Menantu 19
20
Tangan Es Menantu 20
21
Tangan Es Menantu 21
22
Tangan Es Menantu 22
23
Tangan Es Menantu 23
24
Tangan Es Menantu 24
25
Tangan Es Menantu 25
26
Tangan Es Menantu 26
27
Tangan Es Menantu 27
28
Tangan Es Menantu 28
29
Tangan Es Menantu 29
30
Tangan Es Menantu 30
31
Tangan Es Menantu 31
32
Tangan Es Menantu 32
33
Tangan Es Menantu 33
34
Tangan Es Menantu 34
35
Tangan Es Menantu 35
36
Tangan Es Menantu 36
37
Tangan Es Menantu 37
38
Tangan Es Menantu 38
39
Tangan Es Menantu 39
40
Tangan Es Menantu 40
41
Tangan Es Menantu 41
42
Tangan Es Menantu 42
43
Tangan Es Menantu 43
44
Tangan Es Menantu 44
45
Tangan Es Menantu 45
46
Tangan Es Menantu 46
47
Tangan Es Menantu 47
48
Tangan Es Menantu 48
49
Tangan Es Menantu 49
50
Tangan Es Menantu 50
51
Tangan Es Menantu 51
52
Tangan Es Menantu 52
53
Tangan Es Menantu 53
54
Tangan Es Menantu 54
55
Tangan Es Menantu 55
56
Tangan Es Menantu 56
57
Tangan Es Menantu 57
58
Tangan Es Menantu 58
59
Tangan Es Menantu 59
60
Tangan Es Menantu 60
61
Tangan Es Menantu 61
62
Tangan Es Menantu 62
63
Tangan Es Menantu 63
64
Tangan Es Menantu 64
65
Tangan Es Menantu 65
66
Tangan Es Menantu 66
67
Tangan Es Menantu 67
68
Tangan Es Menantu 68
69
Tangan Es Menantu 69
70
Tangan Es Menantu 70

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!