Tangan Es Menantu 07

Fiona menatap sinis kepada Ken. Ia sangat membenci pria yang berada did alam kamarnya itu. Apapun alasannya, Ken sudah menghancurkan cita-citanya untuk bersama Max. Fiona semakin kesal kepada Ken saat mendengar kata-kata marah dari Max.

" Jangan pernah menghubungiku lagi Fiona. kau sudah menikah! Kau mengkhianati ku! dan sungguh menjijikan, ternyata selera mu adalah pria sampah. Cih! Seroang bartender, seleramu sangat rendahan!"

Itulah yang Max Cristian kepada Fiona. Wajah Fiona merah padam saat melihat Ken masuk ke kamar membawa nampan berisi sarapan.

" Nona, ini sarapan Anda."

Klontang

Pyaaaar

Nampan yang berisi piring berisikan sandwich dan gelas jus itu tercerai berai di lantai. Piring dan gelasnya tentu saja pecah. Fiona menampik nampan pemberian Ken.

" Kau sungguh pria sampah! Kau tidak pantas mendapatkan diriku! Lihat saja, akan ku buat kau menyesal sudah masuk ke dalam kehidupanku."

Ken acuh, dia memilih berjongkok dan membereskan kekacauan yang baru saja dilakukan oleh Fiona. Wanita itu acuh, dia menyambar tas nya lalu keluar dari kamar. Tapi tiba-tiba Fiona kembali, dan apa yang dilakukan membuat Ken murka.

" Auuch!" desis Ken kesakitan. Tangan nya diinjak oleh Fiona yang mengenakan sepatu berhak tinggi.

" Rasakan! Itu baru sedikit rasa sakit yang ku berikan padamu. Kau akan mendapatkannya lebih banyak lagi nanti, dasar pria sampah!"

Dengan seringai yang menghiasi bibirnya, Fiona pergi meninggalkan Ken di kamar itu. Ken hanya bisa membuang nafasnya kasar. Dia harus bertahan untuk sementara waktu. Ken mengaktifkan kemampuannya. Tangannya berubah dingin dan pucat lalu luka itu berangsur sembuh dengan sendirinya.

" Sepertinya aku harus pulang."

Ken merapikan makanan yang berantakan itu, mengganti bajunya lalu menyandang tas ransel miliknya. Ketika dia melewati taman depan mansion, Tuan Felix Madison ternyata sedang melakukan pertemuan oleh beberapa orang.

Ken menundukkan kepala sejenak lalu segera keluar dari rumah. Ia harus berjalan sedikit ke depan untuk memanggil taksi. tak lam dia mendapatkan kendaraan itu untuk menuju ke rumah. Sekitar 30menit perjalanan, Ken sampai juga dirumahnya. Ia langsung melemparkan tubuhnya dai atas ranjang.

" Uuugh, rasanya sungguh sangat nyaman. Baiklah, apa yang akan kita lakukan di sini?"

Drtzzzz

Ponsel Ken berbunyi. Nama Gareth tampak di layar ponselnya.

" Holaaa ma friend, ada kabar baru?"

" Ya, ini sebuah penemuan yang mungkin bisa membantu mu. Aku akan mengirimkan via email. bacalah secara perlahan dan seksama."

" Ya, segera kirimkan."

Ken melompat dari atas ranjang lalu duduk di sebuah kursi. Ia menyalakan komputernya. sebuah pesan di email miliknya sudah masuk. Ken mengklik nama Gareth di sana. Sebuah laporan yang tampaknya Gareth sudah susun sedemikan rupa sehingga Ken mudah untuk menganalisa.

" Organisasi hitam, Corvus Ruber, Aku sepertinya baru mendengar ini. Darti laporan yang Gareth katakan, organisasi dibalik ledakan laboratorium itu adalah Corvus Ruber, tapi mengapa saat kita di rekrut dalam surat perjanjian adalah semua didanai pemerintah negara Carvalon. Sepertinya ada konspirasi di dalamnya. Aku harus bisa menyelidiki ini."

Kenneth mulai melakukan penyelidikan tapi ini sungguh bukan bidangnya. Tampaknya ia harus meminta tolong kepada seseorang agar lebih cepat dalam mengetahui apa yang terjadi.

" Hallo Kak, bisakah membantu ku!"

" Kenneth Barry Winkler, kemana saja kau hah! Sudah beberapa bulan tidak ada kabarnya."

Kenneth menjauhkan ponsel dari telinganya. Ia tahu pasti kakak sepupunya itu akan berteriak seperti ini.

" Kak, please jangan ngamuk dulu. Tolong tanyakan kepada Paman Dean, apakah mengenal nama Organisasi hitam Corvus Ruber?"

Di seberang sana, dua orang tengah terdiam saat Ken menyebutkan nama salah satu organisasi yang sangat rahasia. Tidak banyak yang tahu mengenai Corvus Ruber, ketua nya pun juga seseorang yang misterius. lantas bagaimana Ken bisa mengetahui nama itu.

" Dari mana kamu dapat nama itu?" tanya sang sepupu.

" Ceritanya panjang, suatu saat nanti akan ku ceritakan. Tapi aku butuh info Corvus Ruber secepatnya."

" Baik, nanti akan kutanyakan pada Daddy, setelah mendapat jawaban kami akan mengabarkan kepada mu."

Ken menghela nafasnya, ternyata dia tidak bisa langsung mendapatkan jawaban dari sang sepupu. Jadi Ken memutuskan untuk mencoba mengumpulkan informasi itu sendiri. Seharian ini Dia berkutat di depan komputernya. Ken bahkan sampai lupa tujuan utamanya unyuk pulang, yakni ingin memberikan 'hadiah' untuk Fiona.

" Aishh, sial ... Udah jam 17.00. Sebaiknya aku tidur sebentar sebelum berangkat ke bar."

Ken akhirnya memilih merebahkan tubuhnya. Dia harus bekerja nanti malam, dan seharian ini dia belum tidur sama sekali.

Di Tanah Air

Rombongan relawan tim medis diberangkatkan. Rose di antar oleh ayah, ibu dan juga adik lelakinya. Beberapa petuah di dapat Rose dari sang Ayah.

" Hati-hati, jaga kesehatan. Jangan lupa minum vitamin yang ayah berikan," ucap Erlan. Dia sangat khawatir mengenai putri kecilnya yang hendak pergi jauh dari pandangan matanya.

" Yah, ayah sudah mengatakan itu lebih dari 10 kali. Aku akan menjaga diri dengan baik. Di sana mungkin aku akan sedikit sibuk, jadi tidak bisa menghubungi ayah dan ibu sering-sering."

" Tidak masalah sayang, yang penting jaga dirimu. Kalau ada waktu kabari ibu oke," imbuh Yasmin.

Rose bergantian memeluk ibu, ayah dan adik lelakinya. Waktu penerbangan pun sudah ditentukan. Rose melenggang menjauh dari keluarganya. Rasanya dia pun berat berpisah, tapi ini adalah salah satu dari cita-citanya. Rose sudah menekatkan dirinya untuk melakukan tugas relawan ini.

" Mas, apa Rose akan baik-baik saja?"rupanya ketenangan Yasmin hanya dia perlihatkan di depan sang putri. Kenyataannya dia lah yang paling khawatir diantara suami dan putranya.

" Percayalah, dia anak yang berani dan cerdas. Semua akan baik-baik saja. Dan entahlah, aku merasa dia akan dapat perlindungan di sana nanti," jawab Erlan. Feeling nya mengatakan bahwa Rose sepenuhnya akan baik-baik saja di negara tersebut. Meskipun Erlan tahu bahwa wabah yang ada di kota Eldoria itu tidaklah perkara mudah.

TBC

Terpopuler

Comments

💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕

💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕

𝒘𝒂𝒉 𝒂𝒅𝒂 𝑫𝒆𝒂𝒏 𝒋𝒈 𝒏𝒊𝒉 𝒋𝒅 𝒌𝒂𝒚𝒂𝒌 𝒓𝒆𝒖𝒏𝒊 𝒚𝒂 𝒕𝒉𝒐𝒓 🤭🤭

2024-08-20

0

Siti Nurjanah

Siti Nurjanah

perlindungan dari kenn mungkin

2024-06-07

0

Sugiharti Rusli

Sugiharti Rusli

eh nama Erlan juga masih berhubungan erat kan yah sama circle mereka,,,

2023-12-05

0

lihat semua
Episodes
1 Tangan Es Menantu 01
2 Tangan Es Menantu 02
3 Tangan Es Menantu 03
4 Tangan Es Menantu 04
5 Tangan Es Menantu 05
6 Tangan Es Menantu 06
7 Tangan Es Menantu 07
8 Tangan Es Menantu 08
9 Tangan Es Menantu 09
10 Tangan Es Menantu 10
11 Tangan Es Menantu 11
12 Tangan Es Si Menantu 12
13 Tangan Es Si Menantu 13
14 Tangan Es Menantu 14
15 Tangan Es Menantu 15
16 Tangan Es Menantu 16
17 Tangan Es Menantu 17
18 Tangan Es menantu 18
19 Tangan Es Menantu 19
20 Tangan Es Menantu 20
21 Tangan Es Menantu 21
22 Tangan Es Menantu 22
23 Tangan Es Menantu 23
24 Tangan Es Menantu 24
25 Tangan Es Menantu 25
26 Tangan Es Menantu 26
27 Tangan Es Menantu 27
28 Tangan Es Menantu 28
29 Tangan Es Menantu 29
30 Tangan Es Menantu 30
31 Tangan Es Menantu 31
32 Tangan Es Menantu 32
33 Tangan Es Menantu 33
34 Tangan Es Menantu 34
35 Tangan Es Menantu 35
36 Tangan Es Menantu 36
37 Tangan Es Menantu 37
38 Tangan Es Menantu 38
39 Tangan Es Menantu 39
40 Tangan Es Menantu 40
41 Tangan Es Menantu 41
42 Tangan Es Menantu 42
43 Tangan Es Menantu 43
44 Tangan Es Menantu 44
45 Tangan Es Menantu 45
46 Tangan Es Menantu 46
47 Tangan Es Menantu 47
48 Tangan Es Menantu 48
49 Tangan Es Menantu 49
50 Tangan Es Menantu 50
51 Tangan Es Menantu 51
52 Tangan Es Menantu 52
53 Tangan Es Menantu 53
54 Tangan Es Menantu 54
55 Tangan Es Menantu 55
56 Tangan Es Menantu 56
57 Tangan Es Menantu 57
58 Tangan Es Menantu 58
59 Tangan Es Menantu 59
60 Tangan Es Menantu 60
61 Tangan Es Menantu 61
62 Tangan Es Menantu 62
63 Tangan Es Menantu 63
64 Tangan Es Menantu 64
65 Tangan Es Menantu 65
66 Tangan Es Menantu 66
67 Tangan Es Menantu 67
68 Tangan Es Menantu 68
69 Tangan Es Menantu 69
70 Tangan Es Menantu 70
Episodes

Updated 70 Episodes

1
Tangan Es Menantu 01
2
Tangan Es Menantu 02
3
Tangan Es Menantu 03
4
Tangan Es Menantu 04
5
Tangan Es Menantu 05
6
Tangan Es Menantu 06
7
Tangan Es Menantu 07
8
Tangan Es Menantu 08
9
Tangan Es Menantu 09
10
Tangan Es Menantu 10
11
Tangan Es Menantu 11
12
Tangan Es Si Menantu 12
13
Tangan Es Si Menantu 13
14
Tangan Es Menantu 14
15
Tangan Es Menantu 15
16
Tangan Es Menantu 16
17
Tangan Es Menantu 17
18
Tangan Es menantu 18
19
Tangan Es Menantu 19
20
Tangan Es Menantu 20
21
Tangan Es Menantu 21
22
Tangan Es Menantu 22
23
Tangan Es Menantu 23
24
Tangan Es Menantu 24
25
Tangan Es Menantu 25
26
Tangan Es Menantu 26
27
Tangan Es Menantu 27
28
Tangan Es Menantu 28
29
Tangan Es Menantu 29
30
Tangan Es Menantu 30
31
Tangan Es Menantu 31
32
Tangan Es Menantu 32
33
Tangan Es Menantu 33
34
Tangan Es Menantu 34
35
Tangan Es Menantu 35
36
Tangan Es Menantu 36
37
Tangan Es Menantu 37
38
Tangan Es Menantu 38
39
Tangan Es Menantu 39
40
Tangan Es Menantu 40
41
Tangan Es Menantu 41
42
Tangan Es Menantu 42
43
Tangan Es Menantu 43
44
Tangan Es Menantu 44
45
Tangan Es Menantu 45
46
Tangan Es Menantu 46
47
Tangan Es Menantu 47
48
Tangan Es Menantu 48
49
Tangan Es Menantu 49
50
Tangan Es Menantu 50
51
Tangan Es Menantu 51
52
Tangan Es Menantu 52
53
Tangan Es Menantu 53
54
Tangan Es Menantu 54
55
Tangan Es Menantu 55
56
Tangan Es Menantu 56
57
Tangan Es Menantu 57
58
Tangan Es Menantu 58
59
Tangan Es Menantu 59
60
Tangan Es Menantu 60
61
Tangan Es Menantu 61
62
Tangan Es Menantu 62
63
Tangan Es Menantu 63
64
Tangan Es Menantu 64
65
Tangan Es Menantu 65
66
Tangan Es Menantu 66
67
Tangan Es Menantu 67
68
Tangan Es Menantu 68
69
Tangan Es Menantu 69
70
Tangan Es Menantu 70

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!