Tangan Es Menantu 08

Hari selanjutnya, Ken kembali pulang ke rumahnya. Selama dirinya tidak dicari oleh ayah mertua nya maka dia bisa bebas melakukan sesuatu termasuk kembali pulang.

Hari ini dia harus bisa membuat 'hadiah' untuk Fiona. Tapi sepertinya pun dia tidak boleh berlama-lama juga ada di rumahnya itu. Bagaimanapun Felix Madison juga tidak mudah untuk ditangani. Ken harus berhati-hati.

" Baiklah saatnya mulai," ucap Ken. Dia masuk ke sebuah kamar yang disulapnya menjadi laboratorium mini. Ken menyentuh dinding dan merubah suhu kamar itu menjadi lebih dingin dari sebelumnya. Meskipun di dalam sudah ada pendingin udara, tapi ken perlu menurunkan suhu saat dia meracik formula.

Ken mulai larut di sana, setiap meracik formula, pria yang memiliki kemampuan lebih sebagai seorang ilmuwan itu sangat fokus, dan pastinya senang. Berada di laboratorium adalah salah satu kesenangannya setelah berkumpul dengan keluarga.

Maka dari itu, meskipun usia nya sudah 28 tahun, Ken belum pernah merasakan indahnya cinta. Dari masa sekolah hingga kuliah, Ken tidak tertarik dengan yang namanya wanita. Baginya Laboratorium adalah tempat yang ia cintai, dan semua formula yang ada di dalamnya lah kekasihnya.

" Bang, jangan melulu pacaran dengan tuh cairan-cairan, nanti jadi bujang lapuk baru tau rasa!"

Setiap mengingat kata-kata Brisia--adik Ken membuat pria itu terkekeh geli. Agaknya Brisia lupa, bahwa dirinya juga pernah menolak 2 pria yang datang ke rumah untuk menyatakan perasaan. Ken tahu cerita itu dari sang mommy.

Sekitar 3 jam berada di dalam laboratorium mini miliknya akhirnya Ken berhasil membuat 'hadiah' untuk Fiona. Ia menggenggam tabung kecil itu lebih lama sehingga tabung itu membeku. Ia harus menjaga tabung itu agar tetap dingin. Jika suhunya turun maka khasiatnya akan berbeda.

" Baiklah saatnya pulang ke rumah."

Ken menanggalkan perlengkapannya saat meracik formula. Ia memasukkan tabung formula yang baru saja ia buat ke dalam sebuah wadah terlebih dulu baru ke dalam tas. Ken sangat senang karena bisa membuat itu.

Drtzzzz

Ponsel Ken berbunyi. Sebuah pesan dari teman yang kemarin dia hubungi rupanya.

" Ken, aku sudah sampai di kota Eldoria. Nanti aku akan mengabari kamu secara berkala soal keadaan di sini."

" Baik Narya, aku akan menunggu setiap kabar dari mu."

Ken seperti mendapatkan angin segar. Tapi masih ada yang mengganjal dalam dirinya yakni mengenai Organisasi Corvus Ruber. Sampai detik ini dia belum bisa mendapatkan informasi apapun soal organisasi tersebut.

" Lebih baik aku segera pulang ke kediaman Madison sebelum mereka mencari ku."

Ken segera keluar dari rumah dan menghadang taksi. Saat ini jam sudah menunjukkan pukul 12.00 siang. Biasanya jam-jam begini Fiona tidak ada di rumah. Entah apa yang dilakukan wanita itu, Ken tidak peduli.

Sesampainya di Mansion milik Felix Madison, lagi-lagi Ken melihat beberapa orang yang tengah mengadakan pertemuan. Ia melintas dengan acuh, baginya apapun yang dilakukan oleh ayah mertuanya itu bukanlah urusannya.

" Kau berhenti!" panggil Felix. Ken yang hendak masuk ke dalam rumah langsung menghentikan langkahnya. Ia membalikkan tubuhnya lalu berjalan mendekati Tuan Madison.

" Apa Tuan memanggilku?" tanya Ken dengan sopan. Ia benar-benar berlagak seperti pria yang takut dnegan jabatan Felix Madison sebagai Wali Kota Salvalon.

" Mengapa kamu baru pulang jam segini? Kamu bebas bekerja tapi jangan lupakan identitasmu sebagai menantu keluarga Madison," ucap Felix memperingatkan.

" Maaf tadi saya harus pulang ke rumah saya untuk mengambil beberapa barang. Saya akan sellau ingat dengan status saya saat ini,"

" Huh, bagus. Pergilah!"

Felix mengibaskan tangannya sebagi tanda ia mengusir Ken. Beberapa orang yang ada di sana menatap hina ke arah Ken. Tapi dia lagi-lagi tidak peduli. Keberadaannya menjadi menantu keluarga Madison hanyalah sebagi kamuflase yang sempura. Jadi bodoh amat akan tatapan orang-orang itu.

Ken masuk ke kamar lalu merebahkan tubuhnya di atas ranjang. Hal yang tidak bisa ia lakukan saat Fiona ada di rumah.

" Uuugh, nyamannya. Memang paling bagus itu tidur di kasur dan bukannya di sofa."

Baru saja Ken ingin memejamkan matanya tiba-tiba tubuhnya di guyur oleh air. Ken jelas sangat terkejut, ia langsung berdiri.

" Kau! Apa yang kau lakukan!" Ken tidak bisa menahan amarahnya.

" Heh, beraninya kau marah denganku. Cih, sampah sepertimu tidak layak untuk memarahiku. Cepat bersihkan tempat tidur ku. Aku tidak ingin kuman di tubuhmu menempel di sana! Aku khawatir kamu membawa kuman yang bisa membuatku sakit. Dasar Pria tak berguna!"

Fiona langsung masuk ke kamar mandi dan mencuci tangannya. Ia benar-benar menganggap Ken sebagai benda kotor.

" Wohooo, Nona kau sungguh sangat pandai membuat diriku ini naik darah. Tidak masalah, setelah ini kamu pasti akan menikmati 'hadiah' yang aku persiapkan untukmu."

Ken menyeringai. Sambil mengganti seprai yang basah dia mengeluarkan tabung kecil yang berisi formula buatannya tadi. Ken juga mengambil sarung tangan dan pipit, lalu menuangkan sedikit demi sedikit cairan itu ke beberapa sisi tempat tidur.

" Done, semoga kamu suka dengan hadiah ku Nona Fiona Madison."

Ken segera keluar dari kamar. Tentu dia tidak ingin melihat pertunjukan yang tidak lulus sensor nanti. Ken memilih berangkat ke Pioneer Bar lebih Awal untuk mencari aman.

" Selamat menikmati kamar panas. Anda pasti akan membutuhkan banyak pendingin udara Nona ha ha ha."

TBC

Terpopuler

Comments

komalia komalia

komalia komalia

apa yang di kasih sama kamu ken

2024-09-25

0

💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕

💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕

𝒂𝒘𝒂𝒔 𝒂𝒋𝒂 𝒌𝒍 𝑲𝒆𝒏 𝒔𝒂𝒎𝒑𝒆 𝒏𝒚𝒆𝒏𝒕𝒖𝒉 𝑭𝒊𝒐𝒏𝒂 𝒔𝒂𝒚𝒂 𝒔𝒂𝒏𝒕𝒆𝒕 𝒐𝒏𝒍𝒊𝒏𝒆 𝒍𝒉𝒐 😅😅

2024-08-20

0

Edy Sulaiman

Edy Sulaiman

kasih zat afrodisiak ken biar nyaho tuh istri mu...hhhhh

2024-06-24

0

lihat semua
Episodes
1 Tangan Es Menantu 01
2 Tangan Es Menantu 02
3 Tangan Es Menantu 03
4 Tangan Es Menantu 04
5 Tangan Es Menantu 05
6 Tangan Es Menantu 06
7 Tangan Es Menantu 07
8 Tangan Es Menantu 08
9 Tangan Es Menantu 09
10 Tangan Es Menantu 10
11 Tangan Es Menantu 11
12 Tangan Es Si Menantu 12
13 Tangan Es Si Menantu 13
14 Tangan Es Menantu 14
15 Tangan Es Menantu 15
16 Tangan Es Menantu 16
17 Tangan Es Menantu 17
18 Tangan Es menantu 18
19 Tangan Es Menantu 19
20 Tangan Es Menantu 20
21 Tangan Es Menantu 21
22 Tangan Es Menantu 22
23 Tangan Es Menantu 23
24 Tangan Es Menantu 24
25 Tangan Es Menantu 25
26 Tangan Es Menantu 26
27 Tangan Es Menantu 27
28 Tangan Es Menantu 28
29 Tangan Es Menantu 29
30 Tangan Es Menantu 30
31 Tangan Es Menantu 31
32 Tangan Es Menantu 32
33 Tangan Es Menantu 33
34 Tangan Es Menantu 34
35 Tangan Es Menantu 35
36 Tangan Es Menantu 36
37 Tangan Es Menantu 37
38 Tangan Es Menantu 38
39 Tangan Es Menantu 39
40 Tangan Es Menantu 40
41 Tangan Es Menantu 41
42 Tangan Es Menantu 42
43 Tangan Es Menantu 43
44 Tangan Es Menantu 44
45 Tangan Es Menantu 45
46 Tangan Es Menantu 46
47 Tangan Es Menantu 47
48 Tangan Es Menantu 48
49 Tangan Es Menantu 49
50 Tangan Es Menantu 50
51 Tangan Es Menantu 51
52 Tangan Es Menantu 52
53 Tangan Es Menantu 53
54 Tangan Es Menantu 54
55 Tangan Es Menantu 55
56 Tangan Es Menantu 56
57 Tangan Es Menantu 57
58 Tangan Es Menantu 58
59 Tangan Es Menantu 59
60 Tangan Es Menantu 60
61 Tangan Es Menantu 61
62 Tangan Es Menantu 62
63 Tangan Es Menantu 63
64 Tangan Es Menantu 64
65 Tangan Es Menantu 65
66 Tangan Es Menantu 66
67 Tangan Es Menantu 67
68 Tangan Es Menantu 68
69 Tangan Es Menantu 69
70 Tangan Es Menantu 70
Episodes

Updated 70 Episodes

1
Tangan Es Menantu 01
2
Tangan Es Menantu 02
3
Tangan Es Menantu 03
4
Tangan Es Menantu 04
5
Tangan Es Menantu 05
6
Tangan Es Menantu 06
7
Tangan Es Menantu 07
8
Tangan Es Menantu 08
9
Tangan Es Menantu 09
10
Tangan Es Menantu 10
11
Tangan Es Menantu 11
12
Tangan Es Si Menantu 12
13
Tangan Es Si Menantu 13
14
Tangan Es Menantu 14
15
Tangan Es Menantu 15
16
Tangan Es Menantu 16
17
Tangan Es Menantu 17
18
Tangan Es menantu 18
19
Tangan Es Menantu 19
20
Tangan Es Menantu 20
21
Tangan Es Menantu 21
22
Tangan Es Menantu 22
23
Tangan Es Menantu 23
24
Tangan Es Menantu 24
25
Tangan Es Menantu 25
26
Tangan Es Menantu 26
27
Tangan Es Menantu 27
28
Tangan Es Menantu 28
29
Tangan Es Menantu 29
30
Tangan Es Menantu 30
31
Tangan Es Menantu 31
32
Tangan Es Menantu 32
33
Tangan Es Menantu 33
34
Tangan Es Menantu 34
35
Tangan Es Menantu 35
36
Tangan Es Menantu 36
37
Tangan Es Menantu 37
38
Tangan Es Menantu 38
39
Tangan Es Menantu 39
40
Tangan Es Menantu 40
41
Tangan Es Menantu 41
42
Tangan Es Menantu 42
43
Tangan Es Menantu 43
44
Tangan Es Menantu 44
45
Tangan Es Menantu 45
46
Tangan Es Menantu 46
47
Tangan Es Menantu 47
48
Tangan Es Menantu 48
49
Tangan Es Menantu 49
50
Tangan Es Menantu 50
51
Tangan Es Menantu 51
52
Tangan Es Menantu 52
53
Tangan Es Menantu 53
54
Tangan Es Menantu 54
55
Tangan Es Menantu 55
56
Tangan Es Menantu 56
57
Tangan Es Menantu 57
58
Tangan Es Menantu 58
59
Tangan Es Menantu 59
60
Tangan Es Menantu 60
61
Tangan Es Menantu 61
62
Tangan Es Menantu 62
63
Tangan Es Menantu 63
64
Tangan Es Menantu 64
65
Tangan Es Menantu 65
66
Tangan Es Menantu 66
67
Tangan Es Menantu 67
68
Tangan Es Menantu 68
69
Tangan Es Menantu 69
70
Tangan Es Menantu 70

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!