Ken merebahkan tubuhnya di atas ranjang lalu memejamkan matanya. Tentu saja dia hanya pura-pura. Ia ingin tahu apa yang akan Loko lakukan. Dan tidak berselang lama Loko pun masuk ke dalam kamar.
" Bagus, obat itu sungguh cepat sekali bereaksi," lirih Loko.
ia lalu membawa seorang wanita untuk masuk juga ke kakar. Ia meminta wanita itu menanggalkan pakaiannya sehingga wanita itu benar-benar telanjanng bulat.
" Naiklah ke tempat tidur, kau harus melakukan sebaik mungkin,"
" Siap Tuan."
Huh sungguh cara yang sangat murahan, batin Ken. Dia tentu bisa mengetahui segala hal yang dilakukan oleh Loko.
Saat Loko meninggalkan kamar dan terdengar suara pintu di tutup, Ken langsung bangun. Wanita yang berbaring di sebelahnya tentu terkejut melihat Ken bangun.
" K-Kau, bagaimana bisa," ucap Wanita itu tergagap sambil menutupi tubuh polosnya dnegan selimut. Aneh bukan, dia melakukan tugas seperti itu tapi begitu takut tubuhnya terlihat oleh Ken.
" Tck, jangan banyak omong. Segera pakai bajumu lagi lalu keluar dari sini melalui jendela. Terimalah lalu pergi, jangan sekali-kali terlibat dengan orang seperti itu. Kau akan menderita," tukas ken. Ia memberi sejumlah uang dan menasehati gadis yang saat ini sedang sibuk merapikan bajunya. Bisa Ken lihat, gadis itu hanyalah gadis biasa yang tidak memilki kekuatan apapun. Gadis tersebut benar-benar hanya seorang wanita yang dimanfaatkan oleh Loko.
Hap!
Ken meminta sang gadis untuk keluar dari jendela. Ia lalu kembali merebahkan tubuhnya di atas kasur yang empuk itu, sangat nyaman. Memang properti orang kaya tidak bisa dibohongi.
Agaknya Ken sudah lupa kehidupan mapan nya di Tanah Air. Selama hidup di luar negeri, Ken memang sangat sederhana. Tentu begitu berbeda ketika dia berada di rumah kedua orang tuanya.
Tap tap tap
Suara beberapa langkah kaki mendekat ke arah kamar. Ken langsung memejamkan matanya kembali. Akting yang dia lakukan harus dilanjutkan dan juga disempurnakan.
Brak!!!
" Kenneth Benjamin! Apa yang kau lakukan hah!"
Suara teriakan yang melengking keluar dari bibir Fiona. Ken menyunggingkan senyum, ia yakin Fiona sudah diprovokasi oleh Loko.
" Euuughh, ada apa Nona begitu berisik. Saya hanya tidur. Apakah hanya tidur saja pun tidak boleh."
" Ehhh???"
Fina yang sudah menarik selimut terkejut saat mendapati tempat tidurnya kosong dan hanya mendapati Ken tidur di sana. Pun dengan Loko, dia juga kaget karena wanita yang ia bayar untuk tidur di ranjang itu tidak ada.
Loko berjalan cepat menuju kamar mandi, siapa tahu wanita itu di sana, tapi tidak ada. Loko juga memeriksa bawah tempat tidur dan juga lemari, tapi semuanya nihil.
" Hoaaam, sebenarnya apa yang Tuan Loko cari," ucap Ken sambil menggaruk kepalanya, bersikap bodoh dan tidak tahu apa-apa.
" Pergi, kau hanya mempermainkan aku Loko. Kau bilang Ken membawa wanita masuk ke kamar, tapi apa, tidak ada! Jangan lancang Loko, bagaimanapun status Ken masihlah suamiku, menantu keluarga Madison, jangan mencoba untuk melakukan Fitnah," teriak Fiona keras.
Loko hanya bisa membuang nafasnya kasar, rencananya ternyata tidak berhasil bahkan begitu mudah untuk digagalkan oleh Ken. Loko merasa Ken tidak lah 'sampah' seperti kelihatannya. Loko melihat Ken dengan seksama, ia yakin Ken memiliki rahasia lain.
" Pergi dari kamarku segera!" geram Fiona. Hampir saja dia memaki Ken, tapi untungnya tidak jadi setelah melihat kenyataan yanga ada.
" Ken, bisa kita bicara," ucap Fiona. Nada suara nya berubah begitu rendah dan lembut. Bukannya senang, Ken malah sangat merinding. Bulu kuduk pria itu berdiri.
" Ada apa Nona," jawab Ken berusaha setenang mungkin. Meskipun dia tahu apa yang saat ini dipikirkan oleh Fiona. Apalagi saat Fiona meminta nya duduk di atas ranjang.
Fiona ternyata juga ikut duduk di samping Ken. Bakan duduk mereka begitu dekat. Gaun Fiona yang panjang dan memiliki belahan paha yang tinggi, memperlihatkan paha mulusnya ketika wanita itu menghilangkan kaki. Jangan lupakan bagian dada yang sangat terbuka dan pastinya mepet, sehingga dua aset kembar Fiona menyembul sedikit.
Glek!
Ken menelan saliva nya dengan susah payah. Bagaimanapun dia adalah pria normal, diberi pemandangan begitu tentu sedikit mengusik hasratnya.
" A-apa yang ingin nona bicarakan. Bisakah tidak terlalu dekat," terang Ken. Dia sungguh tidak nyaman dengan posisi Fiona yang begitu dekat dengan dirinya.
" Ken, bisakah kita memulai lagi pernikahan ini," bujuk Fiona.
Ken langsung bangkit dari duduknya lalu menggeleng cepat. Ia membuat nada suara dan ekspresi yang begitu meyakinkan sebagai pria yang tersakit.
" Sebenarnya dari awal saya ingin berusaha menerima Nona, tapi Nona begitu membenci saya. Dan itu sungguh menyakiti hati saya. Tapi saya berusaha untuk menerima, karena apa yang Nona katakan adalah benar. Saya memang pria sampah yang tidak berguna dan tidak selevel dengan Nona. Tapi satu hal yang tidak bisa saya terima dan tidak mungkin lagi kembali kepada Nona adalah, Nona yang sudah memadu kasih dengan Tuan LOko. Bagaimanapun saya punya harga diri sebagai laki-laki. Dengan mata kepala saya sendiri, istri saya berhubungan badan dengan pria lain, sungguh saya tidak bisa terima. Maaf Nona, kita memang tidak ditakdirkan bersama."
Tap tap tap
Brak
Rasanya Ken ingin bertepuk tangan atas apa yang sudah ia lakukan. Sepertinya ia bisa mendapatkan piala pemeran utama pria terbaik saat ini. Aktingnya sangat sempurna.
" Cih, siapa yang mau dengan wanita munafik sepertimu. Nikmati saja tubuh pria itu, bukankah kamu juga begitu menikmatinya. Selamat tinggal Nona Fiona, ha ha ha."
Di dalam kamar Fiona tergugu. Dia tidak menyangka seorang ken, pria yang berprofesi hanya sebagai bartender itu menolak dirinya yang seorang nona muda dari keluarga terpandang. Fiona berteriak kesal dan marah. ia menyalahkan semua ini kepada Loko.
" Argghhh sial, semua ini gara-gara pria itu! Arggh, mana bisa aku menghabiskan hidupku dengan pria yang seperti itu. Tidak, aku tidak sudi!"
TBC
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 70 Episodes
Comments
komalia komalia
hahahaha ken kamu top
2024-09-25
0
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝒌𝒍 𝑲𝒆𝒏 𝒈𝒂𝒌 𝒎𝒂𝒖 𝒌𝒂𝒎𝒖 𝒎𝒂𝒖 𝒂𝒑𝒂 𝑭𝒊𝒐𝒏𝒂 😏😏
2024-08-20
1
GiZaNy
ahh si Fiona ini... sama Ken gamau.. sama Loko gamau.. lhaaa sekarang mbalik mau sama Ken.. nanti lama2 mbalik lagi mau sama Loko... piye tooo,🤣
2023-12-06
0