...Happy Reading...
...----------------...
...[21.Malam Yang Mencekam]...
...----------------...
Loyd duduk menyendiri di gazebo yang ada di halaman belakang. Asap putih mengepul dari hisapan rokok yang di jepit di antara dua jarinya. Sesekali helaan nafas yang berat keluar dari mulut pemuda itu, dengan raut resah yang tergambar jelas di wajah rupawannya.
"Harusnya saat insiden monster yang bermutasi aku sudah ada di Sweetherland seperti rencana awal. Tapi urutan bencana kali ini berubah, pasti ada orang yang telah memicunya. Hah, ini merepotkan sekali.."
Saat regresi yang ke dua dan tiga, Loyd menyadari siklus perubahan tersebut. Saat regresi pertama, semua berjalan lancar meski ending yang ia alami tak jauh berbeda dengan saat dia ada di titik 0. Lalu pada regresi ke 2, ada sedikit sekali perubahan yang bahkan pada awalnya tak di sadari olehnya. Namun seiring waktu, Loyd yang terus berulang kali kembali ke titik pertama ia semakin paham, dirinya yang kembali dengan ingatan masa lalu menjadi pemicu itu.
Dan setiap kali perubahan muncul, maka dapat di pastikan muncul lagi satu orang yang menjadi regressor dengan membawa ingatan masa lalunya.
"Siapa kali ini ?" Ucap Loyd dengan gumaman rendah.
Loyd tidak tau pastinya mereka harus terjebak di sana untuk sampai kapan, karena semua yang ia tau setelah mengulang tidak akan berjalan sesuai ingatannya. Dan jika memang benar ada satu orang lagi yang mengingat masa lalu, maka dapat di pastikan keberadaan Helio akan semakin berbahaya. Loyd tidak tau orang itu memiliki niat yang sama dengannya atau berlawanan.
"Oh, Loy.. Apa yang kau lakukan, di sini dingin." Ucap Helio sambil berjalan mendekat dengan selimut di bahunya.
"Bukan apa-apa, aku hanya merokok sebentar.."
Helio duduk di samping Loyd dan berbagi selimut. "Aku tak usah, kau pakai sendiri saja." Ucap Loyd.
"Tidak, tidak.. Kau ini ketua, bagaimana jika ketuanya masuk angin dan berakhir tumbang. Aku tidak ingin menjadi ketua.."
Loyd tertawa kecil dengan jawaban Helio, mau tak mau ia pun menurut dan berbagi selimut.
"Kenapa kau keluar, yang lain sudah tidur ?" Tanya Loyd.
"Belum, mereka bermain kartu di dalam.."
Loyd kembali menghisap rokoknya dengan kuat dan langsung membuangnya, "Ayo kita juga masuk, aku sudah selesai merokok."
Loyd berjalan di ikuti Helio, mereka kembali masuk dan bergabung bersama yang lain.
Suasana yang remang-remang karena semua lampu mati, membuat ruangan yang mereka tempati remang-remang oleh cahaya lilin.
Tok
Tok
Tok
Tiba-tiba sebuah ketukan di kaca membuat Loyd bersiaga dan memberi isyarat untuk diam pada yang yang lainnya.
Tok
Tok
Tok
Suara ketukan itu masih terus berlanjut, dengan langkah perlahan Loyd mendekat ke arah jendela dan mencoba mengintip apa yang ada di sana.
Loyd melotot terkejut, ini di luar dugaannya..
......................
Di malam yang gelap dan sunyi, beberapa orang pasti akan memilih tinggal di tempat yang mereka yakini aman. Namun, sepertinya itu tidak berlaku pada sekelompok orang yang berlari menembus gelapnya malam.
"Berhenti ! Cepat ambil mayatnya." Ucap orang berjubah misterius itu.
Beberapa orang yang membawa sebuah kotak bergerak cepat memungut potongan-potongan mayat yang berserak, mereka begitu patuh dengan apa yang di perintahkan oleh ketuanya.
"Kita harus cepat, sebelum matahari terbit kita harus kembali."
Ada banyak kelompok yang terbentuk setelah bencana kiamat tiba, dan orang-orang ini salah satunya. Setiap kelompok bukan orang yang waras, mereka pasti memiliki kegilaannya masing-masing.
Entah untuk apa mereka memungut mayat dai monster dan manusia yang sudah tak berbentuk itu. Namun, yang pasti itu bukan untuk tujuan yang lurus.
...----------------...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 22 Episodes
Comments