...Happy Reading...
...----------------...
...[16. Monster Mutan]...
...----------------...
Di sebuah barak evakuasi atau seringkali di sebut sebagai shelter darurat di kota Samali, telah di serang oleh sekawanan anjing. Bukan hanya sekedar menyerang dan mengigit saja, kawanan anjing ini juga mulai mencabik dan memakan dagingnya.
Ada lebih dari 30 anak-anak dan 9 orang dewasa yang tewas dalam kericuhan itu.
"Telah muncul sebuah anomali baru, yang di sinyalir adalah seekor makhluk yang telah bermutasi. Entah itu adalah manusia atau hewan.."
Dalam sebuah rapat pimpinan dari setiap Shelter yang aktif topik pokok yang di bahas adalah itu, tentang munculnya makhluk mutasi yang ganas dan agresif.
"Ini adalah contoh dari mahkluk mutasi yang berhasil di ambil.. "
Sebuah papan lcd raksasa menyala dan muncullah sebuah gambar, semua orang yang ikut dalam rapat memekik ngeri.
Seekor makhluk yang mengerikan, yang sudah tidak jelas dari spesies apa asalnya. Namun, dari apa yang di laporkan oleh para profesor yang mengambil sampel dan menyelidikinya di laboratorium mengatakan, jika makhluk itu adalah seekor anjing pada awalnya.
"Astaga ?! Apa itu ? Mengerikan sekali !! "
"Apa benar mahkluk seperti itu ada ?! Bukankah ini benar-benar tak masuk akal !"
Ruangan yang sedikit gelap itu tiba-tiba menjadi begitu ramai, dengungan tak percaya dan takut memenuhi udara.
"Mohon tenang ! Mari kita mulai lagi rapatnya.." Ucap seorang profesor sambil mengetuk meja.
Seketika suasana kembali hening, rapat itu bukan hanya di isi oleh orang-orang dari militer dan pejabat pemerintahan saja, tapi juga oleh para ilmuan dan profesor.
"Percaya tak percaya, makhluk ini memang nyata adanya. Kasus Shelter Somali bukan satu-satunya ! Menurut laporan yang masuk pada yang di terima oleh kepala administrator shelter pusat, ada lebih dari 30 kasus dengan lebih dari 2 spesies mahkluk mutan. " Ucap seorang profesor sambil memindah-mindahkan gambar di layar lcd raksasa itu.
Satu persatu gambar dari mahkluk mutan itu muncul, juga dengan kondisi shelter setelah penyerangan itu terjadi.
Semua diam membeku, bukan karena tak simpati dengan para korban yang ada di shelter itu. Namun lebih kepada perasaan inferior, putus asa dan frustasi.
Mahkluk mutan itu dengan begitu mudahnya memporak-porandakan shelter yang telah di bangun susah payah, itu menjadi pukulan paling berat bagi manusia yang saat ini masih bertahan.
"Lalu solusi apa yang kita gunakan untuk menghalau serangan mutan-mutan itu di masa depan ?" Ucap seorang perwira militer dengan serius.
Profesor yang memimpin jalannya rapat menggelengkan kepalanya lemah, helaan nafas berat dan raut wajah suram dari sang profesor sudah menjadi jawabannya.
......................
Grudukkk !
Grudukk !
Grudukkkkk !
Suara gemuruh dari puluhan langkah kaki terdengar begitu riuh rendah, tak lama kemudian dari kejauhan mulai terlihat sekawanan tikus yang berlari dengan cepat.
Bau amis darah dan bau menyengat bangkai mulai tercium, tak kala kawanan tikus itu semakin mendekat.
Orang yang berjaga di menara pengawas dalam shelter seketika membunyikan alarm darurat evakuasi, orang-orang mulai berlari ketakutan saat mendengar dengingan alarm yang berbunyi nyaring memenuhi shelter.
Namun, naas bagi shelter itu. Kawanan tikus yang menyerbu itu ternyata telah bermutasi, mereka menghancurkan seluruh shelter dalam sekejap. Bungker evakuasi yang terbuat dari baja sekalipun, habis di lahap binatang pengerat itu.
......................
"Satu shelter telah musnah, 2 juta orang tewas. Sekawanan tikus mutan yang berukuran raksasa dengan tinggi 1 meter dan panjang 1,5 meter telah menyerang salah satu shelter darurat di wilayah Eurasia, sekarang shelter itu telah menjadi zona hitam setelah di kuasai oleh kawanan tikus mutan."
Semua orang menatap ke arah layar lcd yang tengah menayangkan sebuah pemandangan mengerikan dari salah satu shelter, yang telah musnah oleh penyerangan monster Mutan dengan pandangan tak percaya.
"Apa ini masih dunia yang aku kenal ? " Seru seorang pria dengan tatapan mata yang shock.
"Cepat atau lambat kita juga akan berakhir seperti itu ?!" Pekik yang lainnya dengan histeris.
Keputusan pemerintah yang mewajibkan penyampaian informasi ke seluruh shelter tanpa di tutup-tutupi, agaknya menimbulkan dua efek yang saling bersinggungan. Seperti pedang bermata dua..
"Ayo.. " Ucap Loyd, "Kondisi di luar semakin hari semakin genting.. "
"Hei, kita akan tetap melanjutkan perjalanan ? Bukankah shelter itu yang seharusnya kita tuju selanjutnya ?" Tanya Serena.
"Betul. Tapi karena Shelter itu telah musnah, kita terpaksa mencari jalur yang lain." Jawab Loyd, pemuda itu menghela nafas panjang. ".. Karena itu maka otomatis waktu yang kita tempuh untuk sampai ke tempat akhir kita semakin jauh.. "
Mereka berdua dengan cepat menghilang di antara orang-orang dan kembali ke kelompoknya, yang kini duduk menunggu di mobil.
Pada awalnya Loyd berencana untuk istirahat sejenak di shelter itu, namun setelah melihat informasi tentang tikus mutan ia membatalkan rencananya dan bergegas melanjutkan perjalanan.
"Ini berbeda dari waktu itu, Kemunculan makhluk yang bermutasi harusnya masih lama. Ini baru paruh pertama bencana.. Apa perubahan itu ada kaitannya ku ?! Jika benar, maka ini akan gawat !"
...----------------...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 22 Episodes
Comments
MAMMON
/Determined/semangat kakak❤️🔥
2024-01-07
1