Kelopak mata Jennifer terbuka perlahan, kepala nya terasa berdenyut sakit begitu pun dengan tubuh nya.
Lagi..
Semalaman hingga pukul empat pagi dini hari Garrick kembali melakukan nya lagi, bahkan tidak memberi jeda pada Jennifer hingga wanita itu tidak sadarkan diri.
Dan kini, jam sudah menunjukkan pukul dua siang. Namun Jennifer tidak merasakan atau pun melihat keberadaan pria egois itu.
Air mata Jennifer menetes, tetapi dengan cepat ia menyeka nya seraya mencoba bangun. Menahan semua rasa sakit nya.
"Shh.." Ringis Jennifer memegang kepala nya, begitu sakit.
Jika sebelum nya Garrick muncul ketika diri nya baru saja membuka kelopak mata nya, tapi tidak untuk kali ini.
"Pria egois, pasti sekarang dia sudah pergi menemui wanita nya di Seattle!" Hardik Jennifer. Meremat sisi kasur nya menahan segala kesedihan nya.
Tanpa berkata-kata apa pun lagi Jennifer langsung berdiri dengan tangan yang berpegangan pada headboard.
Berjalan pelan menahan perih dan sakit, Jennifer terus merambat hingga akhirnya wanita itu sampai di kamar mandi.
Merendam tubuh nya di dalam bathtub yang berisi air hangat, air mata Jennifer kembali menetes di sana.
*
"Dari informasi yang saya dapatkan, saat ini tuan Garrick tengah membangun sebuah hotel di kota Seattle" Ujar orang kepercayaan Wilson.
"Hotel?" Ulang Wilson. "Kamu yakin benar-benar hotel?"
Pria di hadapan Wilson mengangguk yakin. "Selain hotel tuan Garrick juga memiliki beberapa urusan bisnis di sana"
"Garrick tidak pernah membicarakan tentang pembangunan hotel ini dengan ku" Gumam Wilson.
"Lalu apa lagi?" Tanya Victoria. "Apa kamu menemukan informasi lain? Seperti seorang wanita di kota itu yang mendekati Garrick?" Lanjut nya.
"Untuk saat ini saya tidak menemukan selain hal tersebut nyonya, tetapi saya akan terus mencari tahu karena ada beberapa hal yang janggal"
"Apa itu?" Tanya Wilson.
"Seperti tempat yang tuan Garrick tempati saat berada di Seattle, saya belum menemukan nya. Beberapa rute tuan Garrick juga benar-benar tertutup bahkan asisten nya sendiri tidak banyak bicara"
Victoria yang semula merasa sedikit lega, seketika khawatir kembali menyerang nya.
Sepasang suami-istri itu saling bertatapan selama beberapa saat sampai akhirnya Wilson mengangguk.
"Lanjutkan, dan lakukan secepat mungkin" Ujar Wilson pada pria di depan nya.
"Baik tuan, saya permisi"
"Garrick tidak mungkin berselingkuh 'kan dad?" Tanya Victoria mulai ragu.
Wilson mengusap wajah nya kemudian menyandarkan punggung nya pada sofa, sebelum pada akhirnya pria itu menatap lesu istri nya.
"Benar-benar memalukan keluarga jika memang Garrick berselingkuh"
Victoria menggeleng samar, ia tidak menyangka pria yang ia lahirkan dan besarkan dengan penuh kasih sayang melakukan hal tersebut.
"Hubungi Ricard mom, suruh dia pulang. Jika dia menolak bilang saja tidak usah pulang untuk selama nya"
Victoria yang sedang di landa kekecewaan terhadap Garrick hanya mengangguk sebelum akhirnya wanita itu meraih handphone nya.
*
Sedangkan di sisi lain, saat ini Jennifer tengah memakan makan sore nya. Ya makan sore karena sekarang sudah menunjukkan pukul tiga sore.
Di meja makan sana, ia duduk sendiri mengisi perut nya yang terasa begitu lapar.
Seusai makan, Jennifer memegang sebuah pil di tangan nya. Menatap nya begitu lama sebelum pada akhirnya wanita itu membuka mulut nya bersiap memasukkan obat tersebut.
Tapi belum sempat masuk tangan nya di tepis oleh seseorang hingga obat nya terjatuh entah kemana.
"Ingin menggagalkan benih-benih ku, huh?" Dengus sinis Garrick.
Jennifer yang semula kaget karena gerakan kasar Garrick, sempat menatap pria itu namun kini Jennifer memalingkan wajah nya.
"Jangan pernah berniat untuk menggagalkan calon anak ku yang akan tumbuh di rahim mu" Desis tajam Garrick menarik dagu Jennifer agar wanita itu menatap nya.
"Memang nya kenapa hah?!" Tanya Jennifer sedikit tinggi. "Lagi pula aku ingin kita ber--emmhhh!!"
Jennifer memukul dada Garrick saat dengan tidak sopan nya pria itu memotong ucapan nya dengan lum*tan kasar nya.
...****************...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 79 Episodes
Comments
Ida Hamidah
Gerrick tinggal ngomong aja susah bener... tinggal jelasin, udah kaya orang gagu aja luh
2023-12-19
3
YuWie
ngomongo tho rick2...cinta kok menyakitkan
2023-12-11
0
SenjaKala
Hotel buat kejutan di jeni dari gerry chocolatos, dia kan posesif noh udah nyebelin pen nojok sumpah
2023-12-08
3