Bab 16.

"Pergi" Potong Garrick membuat Jennifer terdiam.

Lama kedua nya bertatapan setelah Garrick mengucapkan satu kata tersebut, hingga akhirnya Jennifer memutus tatapan nya dan menarik lengan Maxi.

"Ayo Max!" Ajak nya dengan nada kesal.

Baru melangkah namun tangan nya di cekal oleh Garrick, tetapi dengan cepat Jennifer menghempaskan tangan pria itu.

"Mau apa lagi? Tadi ngusir aku 'kan?!" Sentak nya.

Garrick terdiam beberapa saat, sampai senyum miring tersungging di bibir nya.

"Yang aku suruh pergi, dia" Jelas Garrick melirik sekilas Maxi sebelum akhirnya kembali menatap Jennifer.

Mengetahui bahwa Garrick menyuruh pergi Maxi, Jennifer kini yang terdiam malu. Ia kira sebelum nya Garrick mengusir diri nya.

Pasal nya pria itu berkata 'Pergi' sambil menatap diri nya. Tidak salah jika diri nya berpikir seperti itu 'bukan?

Melihat tangan istri nya masih memegang lengan Maxi, dengan cepat Garrick menengahi nya dan menarik Jennifer ke sisi nya.

"Masih punya telinga 'kan?" Tanya Garrick yang terdengar begitu pedas.

"Jangan bicara seperti itu Garrick!" Peringat tidak suka Jennifer.

"Sudah lah karena suami mu sudah pulang, lebih baik kita batalkan saja" Ucap menengahi Maxi yang sengaja menekan kata 'suami'.

Mendengar kata batal tiba-tiba saja membuat Jennifer sedikit sedih, pasal nya ia sangat ingin bermain.

"Baiklah, hati-hati Max.." Jawab Jennifer lesu.

Maxi mengangguk dengan senyum tipis nya yang tertuju pada Jennifer, kemudian pria itu melirik Garrick sebelum benar-benar pergi.

"Huh.." Hela Jennifer, bersandar pada dada Garrick.

"Mau bermain?" Tanya Garrick yang saat ini tengah mengusap surai Jennifer.

Mendengar pertanyaan itu dengan semangat Jennifer mendongak, menatap berbinar wajah Garrick

"Kamu mau ajak aku main?" Tanya balik Jennifer.

"Jika kamu mau, maka aku akan membawa mu ke sana" Jawab Garrick.

Dengan penuh semangat Jennifer pun kembali menegakkan tubuh nya dan memeluk lengan Garrick.

"Tentu, aku sangat mau!"

"Baiklah ayo"

Garrick hendak melangkah, namun sayang nya Jennifer terlebih dahulu melangkah menarik nya agar berjalan lebih cepat.

"Time zone, aku datang" Seru bahagia Jennifer sebelum memasuki mobil.

Sedangkan Garrick? Pria itu hanya menggelengkan kepala nya samar, hingga akhirnya mulai mengemudikan mobil nya kembali keluar dari rumah nya.

*

*

Pertama kali nya setelah kedua nya tumbuh dewasa dan menjadi sepasang suami-istri, kembali menginjakkan kaki nya di time zone ini.

Jennifer tidak ingat jelas, tetapi ia ingat terakhir kali diri nya bermain bersama Garrick di sini dua hari sebelum pria itu pergi.

Dan kini, sejak lima menit yang lalu kedua nya sampai. Jennifer belum memulai satu game yang mana pun.

Pasal nya saat ini para penggemar mengerumini diri nya, meminta berfoto dan tanda tangan nya yang tentu tidak dapat Jennifer tolak.

"Bye.." Jennifer melambaikan tangan nya pada penggemar terakhir nya yang baru saja berfoto dan meminta tanda tangan di tas nya.

"Huh.." Hela nya lega yang kemudian menghampiri Garrick.

Tentu Garrick berada di situ, hanya saja pria itu sedikit menjauh dengan mata yang terus memperhatikan gerakan kerumunan itu.

"Seperti nya lain kali aku harus membawa bodyguard" Ucap Garrick memberikan sebotol air pada Jennifer.

"Hanya air putih?" Cibir Jennifer.

"Ck, minum saja dulu" Decak kesal Garrick.

Jennifer menyengir kuda kemudian mengecup pipi pria itu sebelum akhirnya mengambil alih botol air yang tutup nya sudah di buka itu.

"Terima kasih suami ku" Ujar nya.

Meneguk beberapa kali air putih itu kemudian Jennifer menyerahkan kembali botol tersebut pada Garrick.

Garrick menerima nya tanpa banyak bicara lalu meminum air di botol yang sama, lebih tepat nya sisa Jennifer.

"Astaga tolong ikat aku!!" Batin berteriak Jennifer, sungguh tidak bisa melihat semua ini.

Garrick nya benar-benar telah kembali dan itu mampu memunculkan seburat merah di kedua pipi nya dan senyum manis itu.

"Ayo" Ajak Garrick setelah membuang botol kosong tersebut dan menggenggam tangan Jennifer.

Dengan kartu di tangan nya yang sudah terisi oleh saldo serta menukar beberapa ticket dan koin.

Jennifer terlihat begitu senang. Tawa bahagia akan muncul saat wanita itu memenangkan game yang ia main kan.

Namun bibir nya akan mengerucut jika ia gagal memenangkan nya, seperti saat ini dimana ia terus gagal saat bermain mesin capit untuk mendapatkan boneka hello kitty mini di dalam sana.

"Garrick.." Rengek Jennifer kesal, mendekati Garrick dan memeluk lengan pria itu.

Sedangkan Garrick yang sedari tadi hanya diam memperhatikan dengan senyum kecil nya kini langsung merespon rengekan wanita itu.

"Nyerah?" Tanya Garrick.

Jennifer mengangguk, mata nya berbinar. "Tolong ambilkan boneka itu, aku mau itu" Adu nya.

Dengan bibir yang maju beberapa centi, tentu hal itu membuat Jennifer terlihat semakin menggemaskan.

"Baiklah ayo lihat dan perhatikan" Garrick mengajak Jennifer untuk kembali mendekati mesin capit itu.

Dengan sebelah tangan nya Garrick mulai menggeser tuas tersebut, tatapan nya begitu tenang sebelum ia menekan tombol merah di sebelah nya.

Mulut Jennifer sampai ternganga saat dengan mudah nya dan dalam satu kali percobaan Garrick langsung mendapatkan nya.

Kepala nya langsung menggeleng begitu mengingat bahwa Garrick memang multitalent dalam hal apapun.

Tidak ada yang tidak bisa pria itu lakukan, dan itu tentu menjadi nilai plus bagi Garrick.

"Dapat 'kan?" Garrick mengangkat boneka tersebut di depan wajah Jennifer dengan senyum tipis nya.

"Aaaa terima kasih!!" Seru semangat Jennifer, mengambil alih boneka kecil tersebut kemudian memeluk nya.

"Kenapa ga dari tadi aja huh!" Dengus nya kemudian.

"Sengaja agar kamu merasa puas terlebih dahulu" Jawab Garrick sekena nya.

Jennifer kembali mengerucutkan bibir nya. "Dasar menyebalkan"

Garrick hanya terkekeh samar, kemudian melirik jam yang melingkar di pergelangan tangan nya.

"Kita pulang sekarang 'ya?" Ajak Garrick.

Tentu Jennifer mengangguk, karena ia juga sudah merasa lelah namun bunyi samar dari perut nya membuat bibirnya membungkam sempurna. Merasa malu.

"Kita makan terlebih dahulu, baru pulang" Putus Garrick menuntun langkah Jennifer.

...****************...

Terpopuler

Comments

𝕾𝖚𝖑𝖆𝖐𝖘𝖒𝖎 𝕬𝖎𝖘𝖞𝖆𝖍

𝕾𝖚𝖑𝖆𝖐𝖘𝖒𝖎 𝕬𝖎𝖘𝖞𝖆𝖍

aku main mesin capit abis banyak tapi gak dapet boneka 🤣🤣🤣

2024-03-16

0

YuWie

YuWie

manisss...begitu itu lho ger ger

2023-12-11

3

☠ᵏᵋᶜᶟ❤️⃟Wᵃf 𝐊𝐢𝐤𝐲𝐀⃝🥀

☠ᵏᵋᶜᶟ❤️⃟Wᵃf 𝐊𝐢𝐤𝐲𝐀⃝🥀

gini kan enak liatnya, so sweet😘

2023-12-05

2

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!